Anda di halaman 1dari 10

TINGKAT KEBISINGAN PADA KAPAL

PENANGKAP IKAN
(STUDI KASUS PADA MODERN BOAT
LIFT NET KM OMEGA J AYA DI PULO
AMPEL SERANG, BANTEN)
LATAR BELAKANG
Kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan di atas
kapal sering menimbulkan ketidaknyamanan.
Ketidaknyamanan dapat disebabkan beberapa
faktor diantaranya bau, suara bising dan panas
yang dapat menggangu kesehatan Anak Buah
Kapal (ABK).
HASIL PENELITIAN
NILAI KEBISINGAN DAN SEBARAN
KEBISINGAN
a
kontinyu
dengan
spektrum
frekuensi
yang
luas
b
kontinyu
dengan
spektrum
frekuensi
sempit
c
terputus-
putus
a1
implusif
a2
implusif
berulang.

Berdasarkan Tabel 4 dapat dilihat bahwa nilai kebisingan yang tertinggi
pada kondisi mesin utama menyala berada di ordinat c,13 sebesar
105,36 dB(A). Nilai terendah berada di ordinat c,0 sebesar 72,63
dB(A). Nilai perbedaan antara nilai kebisingan tertinggi dan terendah
sebesar 32,91 dB(A) dengan jarak 13 m dan rata-rata pengurangan
nilai kebisingan sebesar 2,3 dB(A) di setiap penambahan jarak 1 m.
Nilai kebisingan pada kondisi mesin
utama menyala
Nilai kebisingan pada kondisi mesin
generator menyala
Berdasarkan data pada Tabel 5 dapat dilihat bahwa nilai kebisingan yang
tertinggi pada kondisi mesin utama menyala berada di ordinat c,9 sebesar
104,72 dB(A). Nilai terendah berada di ordinat c,0 sebesar 70,01 dB(A). ). Nilai
perbedaan antara nilai kebisingan tertinggi dan terendah sebesar 34,02 dB(A)
dengan jarak 9 m dan rata-rata pengurangan nilai kebisingan sebesar 2,79
dB(A) di setiap penambahan jarak 1 m. Nilai rata-rata kebisingan secara
keseluruhan sebesar 93,85 dB(A).
GANGGUAN YANG TERIMA OLEH
PEKERJA
Berdasarkan kuesioner diperoleh hasil bahwa
sebanyak 60% mengatakan kebisingan hanya
mengganggu komunikasi sedmgkan 40%
mengatakan ganguan keseimbangan seperti
konsentrasi yang menurun, kelelahan, pusing
sampai mual-mual.
PENGENDALIAN KEBISINGAN
Pemeliharaan
mesin
Mengganti
mesin
Menggunakan
peredam
Pengendalian
kebisingan
SARAN
1. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang
pengurangan dampak kebisingan di atas kapal
2. Membuat standarisasi struktur ruang mesin
mencakup redaman yang baik di ruang mesin
oleh pihak terkait
3. Mewajibkan para pemilik kapal untuk membuat
SOP di atas kapal.