Anda di halaman 1dari 3

AW Corner 13 Sikap Miskin Mental yang Dihindari Orang Sukses

HOME ARTIKEL CONTACT US


13 Sikap Miskin Mental yang Dihindari Orang Sukses
Oleh Tim AndrieWongso - Kamis, 3 April 2014
Seseorang yang memiliki sikap Kaya Mental setiap kali menghadapi situasi sulit dan tampak tak mungkin, tidak akan
menyerah. Sebaliknya, mereka yang memiliki sikap Miskin Mental, saat menghadapi situasi yang mudah pun, akan
melihatnya teramat sulit.
Sebenarnya orang yang memiliki sikap kaya mental pun berhadapan dengan situasi untuk menyerah, tetapi mereka menolak
menyerah. Sikap miskin mental seperti apa yang paling umum mereka hindari? Seorang kolumnis Majalah Forbes, Cheryl Snapp
Conner, mengumpulkan 13 sikap miskin mental yang dihindari orang sukses.
1. Buang waktu menyesali diri sendiri. Orang kaya mental tak akan menyesali kondisi kurang beruntung yang dimilikinya. Mereka
juga tidak menyalahkan pihak lain. Mereka selalu beranggapan dan belajar bahwa tanggung jawab tindakan dan hasilnya berada
pada dirinya sendiri. Jika hasil tindakannya ternyata buruk, mereka tak menyesalinya tapi langsung membuat tindakan positif
berikutnya agar ia tetap bisa melangkah
2 . Merendahkan orang lain. Orang kaya metal menghindari tindakan dan perkataan yang merendahkan orang lain. Mereka sadar
bahwa kekuatannya terletak pada kemampuannya mengelola respons. Mereka memahami bahwa emosi dan tindakannya selalu bisa
dikendalikan.
3 . Malu berubah. Yang mereka takutkan bukan perubahan tetapi justru stagnan. Karena itu orang kaya mental selalu menyambut
baik perubahan dan menganggapnya sebagai tantangan.
4. Buang energi pada sesuatu yang tak dapat dikendalikan. Orang kaya mental tak mengeluhkan kemacetan, kehilangan bagasi,
atau tentang orang lain karena mereka menyadari bahwa respons terhadap semua faktor itu pada dasarnya bisa dikendalikan. Jika
hal itu terjadi padanya mereka selalu bisa mengendalikan diri.
5. Khawatir saat menyenangkan orang lain. Apakah menyenangkan orang lain cermin kelemahan atau kekuatan? Banyak orang
yang khawatir ketika akan membuat orang lain senang karena itu akan merusak imejnya. Tetapi orang kaya mental tak pernah
mengkhawatirkannya, sejauh ia berlaku adil dan wajar.
6. Takut menghitung risiko. Orang kaya mental senang menghitung risiko karena dengan demikian mereka bisa menghitung risiko
buruknya dan menimbang keuntungannya secara bersamaan.
7. Berdiam di masa lalu. Orang kaya mental menghindari untuk terus terpuruk pada masa lalu atau membanggakan kejayaan masa
lalu. Mereka selalu menginvestasikan energi terbesarnya dengan mengoptimalkan masa kini dan masa depan.
8. Membuat kesalahan yang sama berulang-ulang. Seseorang yang kaya mental selalu bertanggung jawab pada hasil kerjanya di
Andrie Wongso | 13 Sikap Miskin Mental yang Dihindari Orang Sukses http://m.andriewongso.com/articles/details/12960/13-Sikap-Miskin-Ment...
1 of 3 4/3/2014 2:04 PM
masa lalu dan menjadikan kesalahan masa lalu sebagai bahan pembelajaran sehingga kesalahan yang sama tak terulang.
9. Membenci keberhasilan orang lain. Dibutuhkan kekuatan karakter untuk merasakan sukacita yang tulus dan semangat untuk
keberhasilan orang lain. Orang kaya mental memiliki kemampuan ini. Mereka tidak cemburu atau marah ketika orang lain berhasil.
10. Menyerah setelah gagal. Setiap kegagalan adalah kesempatan untuk memperbaiki. Orang kaya mental bersedia gagal lagi dan
lagi, jika perlu, selama pengalaman belajar dari setiap "kegagalan" dapat membawa mereka lebih dekat ke tujuan akhir mereka.
11. Takut sendirian. Orang kaya mental tak takut sendirian. Saat sendiri justru mereka butuhkan atau lakukan untuk merencanakan
sesuatu yang lebih produktif.
12. Merasa dunia berutang banyak kepadanya. Orang bermental miskin merasa dunia memperlakukannya tidak adil dengan selalu
beranggapan ia seharusnya meraih pendapatan, gaji, atau hasil lebih baik dari saat ini. Sedangkan orang kaya mental selalu
beranggapan bahwa mereka harus selalu siap bekerja dan seberapa tingginya pendapatan (suksesnya) bergantung pada seberapa
besar, seberapa keras kerja mereka.
13. Mengharapkan hasil segera. Orang kaya mental selalu menganggap hasil terbaik tak mungkin datang tiba-tiba atau dengan
cepat. Apa yang mereka lakukan saat ini adalah investasi untuk masa depan. Mereka tahu setiap sukses ada harga yang harus
dibayar berupa perjuangan, kerja keras, dan juga waktu.
Itulah perbandingan sikap miskin mental dan kaya mental. Mari kikis sikap miskin mental untuk menjemput sukses!
_______
Foto ilustrasi: Goziyan.com

Bagikan ke: Twitter Facebook
Artikel Terkait:
Lima Kunci Sukses
8 Sikap Profesional Membangun Sukses
Artikel Lain dari AW Corner:
Seluruh Penumpang MH370 Dinyatakan Tewas...
Jokowi Masuk Pemimpin Terbaik Dunia Vers...
Anak 8 Tahun Merawat Ayahnya di Atas Bec...
Back
ARTIKEL
MOTIVASI
Catatan Andrie Wongso
AW Artikel
Artikel Anda
Chinese Corner
English Corner
Success Story
BERITA
AW Corner
Ada-Ada Aja
Peristiwa Luar Biasa
Sport Corner
Techno Corner
TIPS
Campus Corner
Entrepreneur Corner
Family Corner
Health Corner
Resensi Buku
AW FOR YOU
AW Inspirational Video
Komik Motivasi AW
Back to Top Index Desktop Version Contact Us
Andrie Wongso | 13 Sikap Miskin Mental yang Dihindari Orang Sukses http://m.andriewongso.com/articles/details/12960/13-Sikap-Miskin-Ment...
2 of 3 4/3/2014 2:04 PM
2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. Site by Antikode.
Andrie Wongso | 13 Sikap Miskin Mental yang Dihindari Orang Sukses http://m.andriewongso.com/articles/details/12960/13-Sikap-Miskin-Ment...
3 of 3 4/3/2014 2:04 PM