Anda di halaman 1dari 2

PRAKTIKUM

PENANAMAN KULTUR BAKTERI

TUJUAN
Untuk mengetahui cara pembuatan agar dengan pososi miring dan tegak pada tabung
reaksi dan menginokulasi biakan bakteri pada media tersebut.

TINJAUAN PUSTAKA
Mikroorganisme dapat ditemukan di tanah,air,udara,makanan,tubuh manusia dan lain
sebagainya.Bakteri dapat dikultur dan ditumbuhkan di laboratorium untuk keperluan
dianostik maupun penelitian.
Secara artifisial di laboratorium,untuk dapat hidup dan tumbuh,mikroorganisme
bergantung pada suplai nutrisi yang adekuat dan lingkungan pertumbuhan yang
optimal.Kebutuhan nutrisi ini dikandung oleh suatu larutan yang disebut dengan media
kultur.Karena berbagai bakteri patogen membutuhkan nutrisi yang berbeda,maka
dikembangkan berbagai jenis media kultur untuk keperluan mikrobiologi
diagnostic.Untuk beberapa bakteri tertentu,kebutuhannya relatif kompleks,dan
membutuhkan komponene media tertentu.Bakteri ini dikatakan sebagai bakteri fastidious.

METODE PENELITIAN
1.Waktu dan Tempat
Praktikum”PEWARNAAN GRAM”dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan
Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas RIAU pada hari
selasa 30 Juni 2009 pukul 09.00-14.30 WIB.
2. Cara Kerja
-Pertama-tama mempersiapkan bahan dan alat terlebih dahulu yaitu:
a.Alat :Rak tabung,tabung reaksi,ose,bunsen.
b.Bahan :Biakan bakteri E.Coli dan S.Aureus,media NA(Nutrien Agar)
-Tuang media NA pada masing-masing kedalam 4 tabung reaksi,2 tabung untuk media
agar miring,dan 2 tabung lagi untuk media agar tegak
-pada tabung miring beri sebanyak 5 ml,dan 10 ml untuk media agar tegak
-Setela media agar yang miring dan tegak mengeras,masukkan biakan bakteri yang telah
ditanam sebelumnya di media agar lain yang juga mengeras.
-Untuk media agar yang miring,mengambil biakan bakterinya menggunakan ose yang
berbentuk bulat dan bengkok,lalu diletakkan di permukaan media agar yang miring
-Untuk media agar yang tegak,mengambil biakan bakterinya menggunakan ose yang
berbentuk lurus,lalu ditusukkan kedalam media agar yang tegak tersebut
-Kemudian ke tabung reaksi yang berisi NA dimasukkan ke dalam plastik yang sudah
steril
-lalu masukkan kedalam inkubator
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dari percobaan yang telah dilakukan maka hasil yang diperoleh adalah
-Pada agar miring :bakteri E.Coli dan S.Aureus memiliki bentuk koloni yang sama
yaitu mengkilat dan permukaannya licin,serta merupakan merupakan jenis bakteri yang
dapat tumbuh dipermukaan atau membutuhkan udara.
-Pada agar tegak :Terdapat perbedaan antara bakteri E.Coli dan S.Aureus yaitu

-pada bakteri E.Coli


*Aerob fakulatatif
*Terdapat pada setengah media agar
-pada bakteri S.Aureus
*Anaerob fakultatif
*Terdapat sampai pada dasar media agar

KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah bahwa posisi dari media agar dapat
mempengaruhi keberadaan bakteri.Pada media agar miring,kedua bakterinya bersifat
membutuhkan udara dan hanya terdapat di permukaan saja,sedangkan pada media agar
tegak memiliki perbedaan antara kedua bakteri tersebut.Disini bakteri S.Aureus dapat
menebus sampai ke dasar media agar,itu berarti tanpa udara pun dia dapat
tumbuh,sedangkan E.Coli membutuhkan udara untuk dapat tumbuh.Itu berarti bakteri
S.Aureus memiliki tingkat hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan bakteri E.Coli.

DAFTAR PUSTAKA
Brooks, G.F, Batel, J.S, Morse, S.A, Mikrobiologi Kedokteran (Medical
Microbiology),Buku 2, Terjemahan,Penerbit Slaemba Medika,Jkarta,2005.
Migula. 1895. E. Coli. http://en.wikipedia.org/wiki/E.coli/
Morgan. 1999. 'The Biology of Bacteria' publishers Houghton Mifflin.
Pelczar, M. J. Dan E. C. S. Chan, 1986. Dasar-dasar Mikrobiologi. Universitas Indonesia
Press. Jakarta.