Anda di halaman 1dari 22

TUGAS KELOMPOK

MATA KULIAH SEMINAR EKONOMI PUBLIK



" ANALISIS PERKEMBANGAN HASIL SUSU
SEGAR OLEH PETERNAK SAPI KOPERASI SAE
PUJON TERHADAP TEORI KEBIJAKAN PUBLIK
"

P UTR I DWI MAUL I NA 1 0 5 0 2 0 1 0 7 1 1 1 0 4 6
AS R I MAR WA UMNI ATI 1 1 5 0 2 0 1 0 0 1 1 1 0 0 9
S E TY A WI R A 1 1 5 0 2 0 1 0 0 1 1 1 0 0 6
R ADE N AHMAD F AUZ AN 1 1 5 0 2 0 1 0 0 1 1 1 0 0 8

TEORI KEBIJAKAN PUBLIK
kebijakan publik/public
policy sebagai suatu
program yang
diproyeksikan dengan
tujuan-tujuan, nilai-nilai,
dan praktik-praktik
tertentu (a projected of
goals, values, and
practices)
Harold D. Laswell dan Abraham
Kaplan dalam Howlett dan
Ramesh (1995:2)
suatu tindakan
pemerintah yang berupa
program- program
pemerintah untuk
pencapaian sasaran atau
tujuan
George C. Edwards III dan Ira Sharkansky
dalam Suwitri (2008: 10)
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
NOMOR PER/04/M.PAN/4/2007 TENTANG PEDOMAN UMUM
FORMULASI, IMPLEMENTASI, EVALUASI KINERJA, DAN REVISI
KEBIJAKAN PUBLIK DI LINGKUNGAN LEMBAGA PEMERINTAH
PUSAT DAN DAERAH.
keputusan yang dibuat oleh pemerintah atau
lembaga pemerintahan untuk mengatasi permasalahan
tertentu, untuk melakukan kegiatan tertentu atau untuk
mencapai tujuan tertentu yang berkenaan dengan
kepentingan dan manfaat orang banyak
Kebijakan dapat pula dipandang sebagai
sistem. Bila kebijakan dipandang sebagai
sebuah sistem, maka kebijakan memiliki
elemen-elemen pembentuknya
LATAR BELAKANG
Dewasa ini pentingnya pembangunan pertanian
khususnya subsektor peternakan telah dirasakan dalam
menunjang pembangunan Nasional secara menyeluruh.
Pembangunan pertanian, pada dasarnya bertujuan untuk
meningkatkan produksi menuju swasembada, memperluas
kesempatan kerja dan meningkatkan serta meratakan taraf
hidup masyarakat.
Usaha ternak sapi perah merupakan bisnis yang
prospektif dan dapat memberikan kesejahteraan kepada
peternak jika dikelola dengan baik, seperti pemberian pakan
ternak dengan kualitas yang baik sehingga susu yang
dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan harga jual yang
tinggi.

90% peternak
sapi tergabung
dalam koperasi
Menguatkan kelompok peternak
dalam menghadapi pasar susu
yang cenderung oligopoli
Susu dibeli murah
oleh perusahan multi
nasional
Perusahan multi
nasional UNTUNG
Peternak sapi RUGI
PROYEKSI PRODUKSI SUSU TAHUN KERJA 2013
Bulan Jumlah Hari Produksi Susu
Liter/Hari
Total
Januari 31 92500 2867500
Februari 28 92500 2590000
Maret 31 92000 2852000
April 30 97000 2910000
Mei 31 100000 3100000
Juni 30 102000 3060000
Juli 31 106000 3286000
Agustus 31 105000 3255000
September 30 102000 3060000
Oktober 31 99500 3084500
November 30 99500 2985000
Desember 31 97000 3007000
Jumlah 365 36.057.000
Kualitas Susu Segar Koperasi SAE Pujon Malang
BAIK
KETERANGAN KUALITAS (%) SNI (%)
FAT 4,10 3,0
SNF (SOLID NON
FAT)
7,90 8,0
TS (TOTAL
SOLID)
12.00 11,00
MASALAH YANG DIRASAKAN
PETERNAK SAPI PERAH
MASALAH
PANGAN
HARGA SUSU
SEGAR
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG
PERKOPERASIAN
BAB II
LANDASAN, ASAS, DAN TUJUAN
Pasal 4
Koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan Anggota
pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan
perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan.

HDI (Human Development
Index) di peringkat 121 dari 186
negara pada tahun 2012
Kualitas pangan yang
dikonsumsi sebagai penentu
kualitas SDM
1. Indonesia = 14,60 liter/kapita/tahun
2. Malaysia = 22,10 liter/kapita/tahun
3. Thailand = 33,70 liter/kapita/tahun
4. India = 42,08 liter/kapita/tahun

Susu Ultra High Temperature (UHT) lebih disenangi
ketimbang susu bubuk. Perbandingan
peningkatannya per tahun adalah 15,7% dan 4,5%
PERBANDINGAN KONSUMSI SUSU ANTARNEGARA
TAHUN 2012
Konsumsi VS Produksi

1. Masih terdapat kesenjangan
yang tinggi
2. Proporsi impor masih
mendominasi
3. Jumlah sapi tidak mencukupi
dan produktivitasnya rendah

1. Harga jual terlalu rendah
2. Hanya bisa bertindak sebatas price taker
3. Industri pengolah susu cenderung menggunakan produk impor (berupa
powder)
4. Kurangnya perlindungan dari pemerintah
PERMASALAHAN YANG UMUM DIALAMI
PETERNAK
LETAK GEOGRAFIS
Pujon adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa
Timur yang berjarak lebih kurang 30 km arah barat ibukota
Kabupaten malang. Luas Kecamatan Pujon adalah 13.738 Ha yang
terdiri dari 10 desa, 36 dusun, 85 RW, dan 306 RT.

Pujon terletak di dataran tinggi yang memiliki kontur berbukit
dengan ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut, dikelilingi
oleh gunung dan bukit dengan suhu rata-rata 19-26 derajat celcius
dan curah hujan 2.310 mm per tahun. Kondisi ini menjadikan
pujon tergolong sebagai wilayah dingin.



1. Persentase mata pencaharian penduduk Kecamatan
Pujon adalah peternak sebesar 63%, petani 31%,
pegawai 2%, dan pedagang sebesar 4%
2. Mampu menghasilkan hingga 95.000 liter/hari
3. Populasi terbesar sapi perah di seluruh Malang, yaitu
40,11%
4. Memiliki koperasi susu yang tergolong besar di
Indonesia dengan asset hingga sekitar 21 milyar per
tahun, yaitu koperasi SAE (Sinau Andandani Ekonomi)
5. Pemasok susu sapi terbesar untuk PT Nestle dan telah
bermitra selama 38 tahun. Juga penghasil susu sapi
terbesar di Jawa Timur
6. Produk susu unggulan yang dimiliki: yogurt di Desa
Ngabab dan susu pasteurisasi di Desa Pujon Lor



KONDISI SOSIAL EKONOMI YANG MENUNJANG SEKTOR
PETERNAKAN, TERUTAMA SAPI PERAH
Tahun 2008 2009 2010 2011 2012
Populasi sapi perah 22.967 24.218 27.711 28.069 26.240
Produksi susu per
hari (dalam ton)
93,7 99,4 106 120 113
PERTUMBUHAN POPULASI SAPI PERAH DAN
PRODUKSI SUSU TAHUN 2008-2012
HUBUNGAN ANTARA PETERNAK,
PEDAGANG (KOPERASI), DAN PASAR
KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha)
dibentuk melalui Kepres No. 75 Tahun 1999.
Tugasnya adalah menciptakan ketertiban dalam
persaingan usaha dan menciptakan serta
memelihara iklim persaingan yang kondusif.
Namun, dalam pelaksanaannya KPPU mengalami
banyak kendala untuk membuktikan eksistensi
dari pelanggaran yang terjadi.
PERANAN KPPU
PENUTUP
a. Kritik
Keberpihakan pemerintah terhadap koperasi dinilai
semakin menurun. Belakangan, program-program
pembinaan terhadap koperasi hanya sekadar upaya untuk
menggugurkan kewajiban. Pemerintah dinilai lebih
cenderung menggarap usaha kecil menengah (UKM),
walaupun label koperasi tidak dihilangkan.
Sejak krisis moneter 2008, liberalisasi perekonomian mulai
masuk ke seluruh sendi perekonomian, termasuk koperasi
di Jatim. Alhasil, koperasi menjadi korban ekonomi pasar
karena pada dasarnya tidak siap untuk menghadapi
liberalisasi tersebut.
Pemerintah daerah tidak berusaha melindungi koperasi
yang tidak sesuai dengan tujuan yg telah dirancang di
undang-undang koperasi.
b. Saran
Dalam sebuah penetapan kebijakan yang telah
direalisasikan kepada masyarakat ada kalanya sebuah
kebijakan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,
karena mampu menanggulangi krisis dan ketimpangan
serta masalah-masalah yang ada, akan tetapi ada kalanya
pemerintah membuat sebuah kebijakan yang tidak bisa
diimplimentasikan di masyarakat karena kebijakan tersebut
dinilai tidak sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada
dalam lingkungan tersebut.
Oleh karena itu perlu adanya peran pemerintah
sebagai pelindung masyarakat dan penegakan hukum yang
tegas terhadap kebijakan yang telah dibuat untuk menjamin
kesejahteraan masyarakat.