Anda di halaman 1dari 2

Tiara Kurnia Candra

21040111130054
Hubungan antara Globalisasi dengan Pembangunan Berkelanjutan

Secara garis besar, globalisasi mengarah kepada pengertian mengenai aliran barang lintas
negara, produksi, investasi, dan juga teknologi. Globalisasi juga memiliki pengertian lain yaitu
memperbaiki kualitas hidup seluruh dunia melalui perdagangan, investasi dan tenaga kerja dalam
skala global. Hal-hal yang menggarisbawahi pengertian daripada globalisasi ini sangat erat
kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan.
Dalam film the New Rules of the World digambarkan kondisi negara di dunia yang
terkena dampak globalisasi. Namun ironisnya, dampak globalisasi tersebut tidak membawa
perubahan yang positif khususnya bagi negara berkembang seperti Indonesia. Memang bagi
negara-negara yang sudah maju, efek globalisasi sangat memberikan keuntungan. Hal ini
disebabkan negara-negara maju tersebut memiliki sumber daya manusia yang jauh lebih baik,
sehingga mampu bertahan menghadapi era globalisasi dengan cara membuat teknologi-teknologi
yang sangat bermanfaat bagi seluruh warga negaranya. Namun, lain halnya dengan negara
berkembang seperti Indonesia. Indonesia adalah negara dimana imperialism lama bertemu
dengan imperialism baru. Negara Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam yang melimpah
seperi tembaga, emas, minyak, kayu, dan lain-lain.
Pada abad ke 16, Indonesia dijajah oleh belanda dan negara-negara di utara yang lainnya,
sehingga sekarang, negara yang amat kaya seperti Indonesia berubah menjadi negara pengemis.
Sebagian orang berpendapat bahwa globalisasi dapat menyatukan umat manusia dari berbagai ras
di seluruh dunia dan mengurangi kemiskinan secara merata. Namun kenyataannya, yang terjadi
justru sebaliknya. Orang miskin justru semakin miskin dan orang-orang kaya justru semakin kaya.
Sebagian orang berpesta pora dalam kemewahan sedang 70 juta orang lainnya berada dalam
kondisi yang teramat miskin. Banyak buruh Indonesia yang dibayar hanya dengan 9 ribu rupiah
sehari untuk membuat barang-barang dengan merk terkenal. Buruh Indonesia yang bekerja di
perusahaan asing milik Taiwan, Korea dan negara-negara maju lainnya tidak diperlakukan secara
manusiawi. Mereka bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 12 malam dengan posisi berdiri dengan
alasan bahwa barang tersebut harus di ekspor secepatnya.
Globalisasi telah menyebabkan keadaan dunia penuh dengan ketidakadilan dan
diskriminasi. Hal inilah yang menjadi latar belakang diperlukannya adanya pembangunan
berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memikirkan
Tiara Kurnia Candra
21040111130054
keberlangsungan hidup orang-orang di masa yang akan datang, dengan memperhatikan aspek
lingkungan, ekonomi dan sosial. Contohnya, jika dilihat dari aspek sosial, pembangunan
berkelanjutan mempertimbangkan dampak negatif globalisasi yaitu misalnya eksploitasi tenaga
kerja di perusahaan-perusahaan negara maju yang cenderung seringkali menggunakan buruh
murah. Namun realitanya di masyarakat, perusahaan-perusahaan tersebut tidak menerapkan kode
etik yang disepakati. Selain dalam hal sosial, permasalahan dalam aspek ekonomi juga dapat
teratasi dengan adanya pembangunan berkelanjutan. Tentunya permasalahan yang berdampak
pada lingkungan juga sangat tepat diatasi dengan pembangunan berkelanjutan. Contohnya adalah
perubahan iklim yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat. Pembangunan
berkelanjutan dapat diimplementasikan dalam pembangunan infrastruktur dan juga
pembangunan gedung atau perumahan serta penataan tata letak bangunan di suatu kota.