Anda di halaman 1dari 8

1

NAMA : MONICA JULIANI


NPM : 14211601
KELAS : 3EA27

TUGAS 3 SOFTSKILL BAHASA
INDONESIA 2

LAPORAN ILMIAH
Ibu Rini Sawitri

2
LAPORAN ILMIAH
A. Pengertian Umum
Secara Umum, laporan ilmiah diartikan sebagai sejenis tulisan atau karangan ilmiah
yang membahas mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang cara penyusunannya
berdasarkan data yang berasal dari uji coba, peninjauan, pengamatan, atau membaca
tulisan ilmiah lainnya, yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang
tertentu. . Menurut E.Zaenal Arifin (1993) Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun
melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah
disepakati oleh para ilmuwan.
Laporan ilmiah dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang
berbentuk tulisan disebut karangan. Karangan tersebut bisa dikatakan sebagai suatu bentuk
laporan ilmiah jika berisikan mengenai serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari
hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan.
Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam laporan ilmiah.
a. Kegiatan menulis laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu
kegiatan ilmiah.
b. Laporan ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas,
terperinci, dan ringkas.
c. Laporan ilmiah merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan
akademisi atau sesama ilmuwan.

3
d. Laporan ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam
memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil
temuan, serta implikasinya.
e. Laporan ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga
syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan.
f. Laporan ilmiah, umumnya, mempunyai garis besar isi (outline) yang berbeda-beda,
bergantung dari bidang yang dikaji dan pembaca laporan tersebut. Namun, umumnya,
isi laporan terdiri atas tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.

B. Unsur - Unsur Kerangka Laporan
Secara umum, Unsur kerangka laporan ilmiah yang lengkap terdiri dari 3 bagian
pokok, yaitu bagian pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.
1. Bagian Pembuka.
Penggunaan bagian pembuka dalam laporan jika tulisan yang berdiri sendiri secara
utuh. Tidak seluruh unsur dalam bagian pembuka tersebut digunakan pada laporan
penelitian dalam jurnal atau bagian dari sebuah buku, . Bagian pembuka ini terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal,
kota penyusunan, dan tahun.
b. Halaman pengesahan (jika perlu).
c. Prakata.
d. Daftar isi.
e. Daftar tabel (jika ada).

4
f. Daftar grafik (jika ada).
g. Daftar gambar (jika ada).
h. Abstrak : uraian singkat tentang isi laporan.

2. Bagian Isi
Pada bagian isi ini, penulis menyajikan atau mengomunikasikan informasi ilmiah yang
ingin disampaikan. Pada bagian isi seluruh komponen pendahuluan, kajian pustaka dan
kerangka teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan dan saran
disajikan secara lengkap. Bagian isi terdiri dari :
a. Bab I Pendahuluan
Pendahuluan merupakan tulisan yang disusun untuk memberikan orientasi kepada
pembaca mengenai isi laporan penelitian yang akan dipaparkan, sekaligus
perspektif yang diperlukan oleh pembaca untuk dapat memahami informasi yang akan
disampaikan Pendahuluan terdiri atas :
(a) Latar belakang.
(b) Identitas masalah.
(c) Pembatasan masalah.
(d) Rumusan masalah.
(e) Tujuan dan manfaat.
b. Bab II Kajian Pustaka
Pada bagian kajian pustaka berisikan tentang pembahasan teori-teori serta hasil
penelitian terdahulu yang pernah dilakukan pada topik yang sama atau serupa. Berdasarkan
analisis terhadap pustaka tersebut, peneliti dapat membatasi masalah dan ruang lingkup

5
penelitian, serta menemukan variabel penelitian yang penting dan hubungan antar variabel
tersebut.
c. Bab III Metode
Metode menjelaskan secara rinci mengenai desain penelitian, populasi dan sampel
penelitian, metode pengumpulan dan analisis data, serta kelemahan penelitian.
d. Bab IV Pembahasan
Pada bagian pembahasan pada dasarnya merupakan inti dari sebuah tulisan
ilmiah. Pada bagian ini penulis menyajikan secara cermat hasil analisis data serta
pembahasannya berdasarkan kajian pustaka dan kerangka teori yang telah dijelaskan pada
bagian sebelumnya.
e. Bab V Penutup
Bagian penutup berisikan mengenai kesimpulan dan saran dari laporan ilmiah
tersebut. Kesimpulan merupakan gambaran umum seluruh analisis dan relevansinya
dengan hipotesis dari penelitian yang dilakukan. Kesimpulan diperoleh dari
uraian analisis, interpretasi dan deskripsi yang telah dituliskan pada bagian
analisis dan pembahasan. Untuk menulis simpulan, penulis perlu mengajukan
pertanyaan pada diri sendiri tentang hasil apa yang paling penting dari penelitian
yang dilakukan. Jawaban dari pertanyaan tersebutlah yang dituliskan pada bagian
simpulan. Pada bagian akhir, biasanya kesimpulan disertai dengan saran mengenai
penelitian lanjut yang dapat dilakukan.


6
3. Bagian Penutup
a. Daftar Pustaka
b. Daftar Lampiran
c. Indeks daftar istilah

C. Manfaat Penyusunan Laporan
Penyusunan laporan ilmiah yang disusun pasti memiliki manfaat. Berikut manfaat
penyusunan laporan ilmiah khususnya bagi pihak-pihak sebagai berikut :
1. Peneliti
Manfaat penyusunan laporan penelitian bagi peneliti adalah :
Merupakan bukti bahwa peneliti telah menemukan sesuatu.
Untuk menunjukkan hasil temuannya agar dikenal oleh banyak pihak (ilmuwan,
pemerintah serta masyarakat).
Membuat hasil penelitian menjadi lebih bermakna.
2. Para Ilmuwan
Dengan penemuan melalui penelitian, khasanah ilmu pengetahuan akan bertambah luas.
Penambahan ilmu berarti bertambah pula tempat berpijak bagi mereka dalam
mengembangkan pengetahuan lebih lanjut.
3. Pemerintah
Informasi yang diperoleh dari penelitian akan bermanfaat bagi penentuan kebijakan
sehingga daya dukung kebijakan tersebut cukup kuat karena berupa data actual.

7
4. Masyarakat
Dengan adanya informasi dari penelitian ilmiah, kehidupan manusia menjadi lebih
sempurna dan semakin mudah. Contoh : penemuan listrik, telepon dan televisi.


D. Jenis Laporan Ilmiah
a. Laporan Lengkap (Monograf).
1) Menjelaskan proses penelitian secara menyeluruh.
2) Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam
bidang ilmu yang bersangkutan.
3) Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
4) Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang
dicapai.
5) Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab
dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b. Artikel Ilmiah
1) Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
2) Isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang
obyektif.
3) Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang
terdapat dalam laporan lengkap.

8
c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang
lebih mudah dimengerti olehmasyarakat umum.

Anda mungkin juga menyukai