Anda di halaman 1dari 5

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Unit usaha pabrik gula bungamayang didirikan sebagai salah satu
perwujudan usaha pemerintah untuk memenuhi dan melestarikan swasembada gula.
Tanaman tebu diperoleh dari tanaman perusahaan dan tebu rakyat dengan sistem jual
beli. Guna kelancaran produktifitas yang mampu gilingnya berkisar 6000 10000 ton
per hari ( Hamim,2011 ) !G "ungamayang didukung dengan mesin mesin yang
kapasitasnya ber#ariasi. $esin mesin tersebut digunakan sebagai pencacahan tebu
ekstraksi pemindah bahan dan sumber daya energi.
Gula sebagai salah satu bahan pokok yang sangat dibutuhkan manusia
sehingga wajar bila usaha penyediaan bahan ini tetap memperoleh perhatian
yang besar. Tebu merupakan bahan baku utama yang digunakan dalam
pembuatan produk gula. "ila tebu dipotong akan terlihat serat serat dan
terdapat cairan yang manis. %erat dan kulit batang biasa disebut sabut dan
cairannya disebut dengan nira. &ira terdiri dari air dan bahan kering baik
yanglarutmaupun maupun yang tidak larut dalam nira. Gulamerupakan produk
akhir bari pengolahan tebu terdapat dalam bahan kering yang larutdalam nira.
!roses produk gula dipabrik dilakukan melalui beberapa tahapan
tertentu meliputi penimbangan pengumpulan dimeja tebu pencacahan tebu
pemerahan serabut tebu di diffuser pemerasan di stasiun gilingan pemurnian
nira penguapan kristalisasi sentrifugasi dan pengeringan nira sebagai hasil
2
pemisahan dari bahan sabut penyusun batang tebu yang dilakukan dalam
stasiun gilingan. %ecara kasarsusunan nira terdiri dari air ' (at pelarut ). Gula '
sukrosa ) dan (at (at lain ' (at bukan gula ).
!ada stasiun gilingan serabut tebu diperas untuk mendapatkan nira
sebanyak mungkin. *alaupun pemerasan telah dilakukan berulang kali
dengan tekanan yang tinggi. &amun terdapat sebagian gula yang tertiggal
dalam ampas yang tidak dapat lagi keluar dari ampas hanya dengan
pemerasan. Untuk menperoleh gula sebanyak banyaknya dari tebu perlu
dilakukan pembilasan atau ekstrasi yang dilakukan dengan pemberian
imbibisi. +mbibisi dilakukan dengan menyemprotkan air kepada ampas tebu
agar air dapat bercampur dengan ampas tebu dan dapat mengencerkan gula
yang masih tertinggal dalam ampas tebu tersebut dengan cara diperas kembali
paada gilingan.
,ewatering dan drying mill pada !G bungamayang merupakan stasiun yang
berfungsi untuk pemerahan nira yang terkandung dalam sabut tebu yang telah di
ekstrak dalam difffuser Tujuan akhir dari satasiun gilingan ini adalah untuk
mengupayakan agar losses gula pada proses ekstraksi sekecil mungkin sehingga
memaksimalkan proses ekstraksi gula dan dapat menyediakan ampas sebagai bahan
bakar boiler dengan nilai kalor yang sebesar mungkin. %angat diharapkan ' normatif )
ampas yang dihasilkan setelah melewati gilingan memiliki pol yang rendah ' -1./
) dan (at kering yang tinggi ' 0.0/ ).
,iunit usaha "ungamayang menggunakan 1 unit %i2 roll $ill. 1 unit
,ewatering $ill yang berfungsi untuk memeras nira yang masih terkandung didalam
ampas dari Diffuser yang akan disaring dan dikembalikan ke Diffuser. Unit lainnya
3
sebagai Drying Mill yang berfungsi mengeringkan ampas. 3asil dari Dewatering dan
Drying Mill ini adalah ampas dengan kadar (at kering 0 .0 / dan pol - 1..
,alam proses pemerahan dibutuhkan tambahan air imbibisi untuk
membantu melarutkan gula yang melekat pada sabut. !emerahan nira tergantung
pada tekanan hidrolik dan putaran roll yang bekerja pada sabut tebu. 3al ini
menekankan bahwa kinerja roller harus maksimal sehingga hasil pemerahan dalam
katagori baik. &amun dalam beberapa kejadian suka ditemukan beberapa hasil
pemerahan yang masih mengandung kadar nira sehingga jika ampas tebu tersebut
keluar dari pemerasan kurang maksimal maka perlu dianalisa kerja roller terhadap
pemerasan nira tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
4dapun rumusan masalah dalam penyusunan tugas ini adalah 5
1. 6aktor apa yang mempengaruhi kinerja roller gilingan
1. "agaimana kemampuan kerja roller pada pemerahan.
1.3 Tujuan
Tujuan dari kerja peraktek ini adalah 5
Tujuan Umum
4
1. $engetahui proses pengolahan tebu menjadi gula siap
konsumsi.
1. $embuka wawasan mengenai manejemen dunia industri
khususnya di UU !G "ungamayang.
7. $enerapkan ilmu ilmu yang didapatkan dibangku
perkuliahan didunia industri.
Tujuan 8husus
1. Untuk mengetahui 6aktor yang mempengaruhi kinerja roller
gilingan.
1. Untuk mengetahui kemampuan kerja roller pemerahan.
1. Batasan Masalah
4dapun batasan batasan masalah yang diperlukan untuk menghin
dari peluasan pertanyaan 5
1. 4nalisa dan pembahasan hanya pada kerja top roller serabut
ampas tiga tandem !ada draying mill.
1. ,iameter roll 1110 mm dan panjang roll 1700 mm
5
7. ,aya turbin penggerak 1100 k* dengan putaran turbin .100 rpm.
9. "eberapa transmisi yang digunakan seperti gear book kopel roda
gigi pinion dengan putaran . rpm tidak dihitung lebih jauh.