Anda di halaman 1dari 30

PROPOSAL LAPORAN AKHIR

PENGARUH VARIASI PEREKAT TERHADAP BRIKET CAMPURAN


AMPAS TEBU DENGAN TEMPURUNG KELAPA
Diajukan Dalam Rangka Memenuhi Pe!"aa#an
Ma#a Kuliah La$%an Akhi &uu!an Teknik Kimia
P%gam S#u'i D III Teknik Kimia
OLEH
OVIANTI SITOMPUL
()**+(,((+-.
&URUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI SRI/I&A0A
PALEMBANG
.(*,
I1 &u'ul Peneli#ian
Pengaruh Variasi Perekat Terhadap Briket Campuran Ampas Tebu Dengan
Tempurung Kelapa.
II1 Pen'ahuluan
Limbah merupakan buangan hasil produksi yang kehadirannya pada waktu
dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena akan memberikan
pengaruh yang merugikan (aeni! "##$ dalam Adityanto! %&&'(. Berdasarkan
karakteristiknya! limbah dapat dikelompokkan men)adi tiga )enis yaitu limbah
padat! *air dan gas. Ampas tebu dan tempurung kelapa merupakan salah satu dari
limbah padat. Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah! yang seringkali tidak
dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditin)au
se*ara kimiawi! limbah ini terdiri dari bahan kimia senyawa organik dan senyawa
anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu! kehadiran limbah dapat
berdampak negati+ terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia!
sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya kera*unan
yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada )enis dan karakteristik limbah.
Dengan adanya kebutuhan bahan bakar minyak (BB,( yang semakin
meningkat saat ini! men)adikan penduduk dunia mulai mengantisipasinya dengan
men*ari sumber energi alternati+. alah satu *ara yang diambil adalah
memproduksi bahan bakar pengganti atau pen*ampur pada bahan bakar minyak!
sehingga pemakaian bahan bakar dapat lebih hemat. Peman+aatan limbah ampas
tebu dan tempurung kelapa ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber bahan
bakar alternati+! sehingga selain dapat mengurangi )umlah limbah yang diproduksi
baik oleh pabrik maupun domestik! )uga dapat menghemat penggunaan BB,.
-asil dari peman+aatan limbah tersebut dapat dipasarkan sehingga memiliki nilai
)ual yang lebih dan dapat membantu mengurangi pemakaian BB, dengan adanya
bahan bakar alternati+ ini.
Biomassa dapat digunakan langsung sebagai sumber energi panas! sebab
biomassa telah mengandung energi yang dihasilkan dalam +otosintesis saat
tumbuhan hidup. .amun penggunaan biomassa se*ara langsung sebagai bahan
bakar kurang e+isien! maka perlu diubah men)adi energi kimia lebih dahulu. ebab
biobriket! bioarang memiliki nilai bakar lebih tinggi dibandingkan biomassa
(/idarto dan uryanta dalam 0uwono! %&&#(.
,enurut rumus Prit1elwit1 (-ugot! "#$2( tiap kilogram ampas tebu dengan
kandungan gula sekitar %!3 4 akan memiliki kalor sebesar "$%3 kkal. .ilai bakar
tersebut akan meningkat dengan menurunnya kadar air dan gula dalam ampas.
edangkan arang tempurung kelapa adalah bahan organik yang memiliki nilai
kalor yang sangat tinggi dan apabila terbakar mampu bertahan lama serta
mengandung karbon 5 '&4 sehingga arang tempurung kelapa sulit untuk
untuk melakukan pembakaran awal.
Dengan men*ampurkan ampas tebu dengan tempurung kelapa yang
memiliki nilai kalor yang sangat tinggi diharapkan dapat menghasilkan briket
yang bersi+at mudah menyala! nilai kalor tinggi serta mampu bertahan lama
sehingga dapat diman+aatkan untuk membuat briket yang diharapkan tidak
membutuhkan minyak tanah dalam penyalaannya.
III1 Peumu!an Ma!alah
Limbah padat berupa ampas tebu dan tempurung kelapa masih mengandung
*ukup banyak kandungan hidrokarbon yang dapat diman+aatkan men)adi sumber
energi! salah satunya adalah briket. elain dapat mengurangi )umlah penumpukan
limbah padat! hasil dari peman+aatan limbah tersebut dapat dipasarkan sehingga
memiliki nilai )ual yang lebih dan dapat membantu mengurangi pemakaian BB,.
6leh karena itu! yang men)adi permasalahan dalam penelitian ini adalah
bagaimana memperoleh bahan bakar alternati+ berupa briket *ampuran dari
limbah ampas tebu dan tempurung kelapa. Dan berapakah perbandingan
komposisi terbaik serta perekat apa yang menghasilkan briket yang memenuhi
spesi+ikasi standar mutu briket di pasaran.
IV1 Tujuan
Berdasarkan uraian diatas! penelitian ini diren*anakan dengan tu)uan sebagai
berikut 7
". ,eman+aatkan limbah ampas tebu dan tempurung kelapa yang tidak
terman+aatkan.
%. ,enghasilkan briket *ampuran yang memenuhi spesi+ikasi standar
mutu bahan bakar padat.
V1 Man2aa#
Penelitian ini selain berman+aat dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi (8PT9K( )uga memberikan kontribusi bagi mahasiswa dan
politeknik.
". ebagai salah satu persyaratan untuk dapat menyelesaikan studi D 888
Teknik Kimia di Politeknik .egeri riwi)aya.
%. ,enambah pengetahuan dan wawasan dalam bidang pengembangan
8PT9K khususnya dalam pengembangan sumber bahan bakar alternati+.
VI1 Tinjauan Pu!#aka
VI1* Lim3ah
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik
industri maupun domestik (rumah tangga(! yang lebih dikenal sebagai sampah
yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki
lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditin)au se*ara kimiawi!
limbah ini terdiri dari bahan kimia senyawa organik dan senyawa anorganik.
Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu! kehadiran limbah dapat berdampak
negati+ terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia! sehingga perlu
dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya kera*unan yang
ditimbulkan oleh limbah tergantung pada )enis dan karakteristik limbah.
Karakteristik limbah se*ara umum terbagi men)adi :! yaitu 7
". Berukuran makro
%. Dinamis
;. Penyebarannya berdampak luas
:. Berdampak )angka pan)ang
<enis = )enis limbah berdasarkan wu)udnya 7
". Limbah padat
Limbah padat atau bisa disebut sampah merupakan limbah yang terbanyak
di lingkungan. 8stilah sampah diberikan kepada barang>barang atau bahan>
bahan buangan rumah tangga atau pabrik yang tidak digunakan lagi atau
tidak terpakai dalam bentuk padat.
%. Limbah *air
,enurut PP .o. $% Tahun %&&"! limbah *air adalah sisa dari suatu hasil
usaha atau kegiatan yang berwu)ud *air. <enis>)enis limbah *air dapat
digolongkan berdasarkan si+atnya! yaitu +isika dan si+at agregat! parameter
logam! anorganik nonmetalik! organik agregat! dan mikroorganisme.
;. Limbah gas
<enis limbah gas yang berada di udara terdiri dari berma*am>ma*am
senyawa kimia. ,isalnya! karbon monoksida (C6(! karbon dioksida!
nitrogen oksida! sul+ur dioksida! asam klorida (-Cl(! amonia! metan!
klorin.
<enis = )enis limbah berdasarkan sumbernya 7
". Limbah domestik (rumah tangga(
Limbah domestik adalah limbah yang berasal dari kegiatan pemukiman
penduduk (rumah tangga( dan kegiatan usaha seperti pasar! restoran! dan
gedung perkantoran.
%. Limbah industri
Limbah industri merupakan sisa atau buangan dari hasil proses industri.
;. Limbah pertanian
Limbah pertanian berasal dari daerah atau kegiatan pertanian maupun
perkebunan.
:. Limbah pertambangan
Limbah pertambangan berasal dari kegiatan pertambangan. <enis limbah
yang dihasilkan terutama berupa material tambang! seperti logam dan
batuan.
3. Limbah pariwisata
Kegiatan wisata menimbulkan limbah yang berasal dari sarana transportasi
yang membuang limbahnya ke udara! dan adanya tumpahan minyak dan
oli yang dibuang oleh kapal atau perahu motor di daerah wisata bahari.
2. Limbah medis
Limbah yang bersal dari dunia kesehatan atau limbah medis mirip dengan
sampah domestik pada umumnya. 6bat>obatan dan beberapa 1at kimia
adalah *ontoh limbah medis.
<enis = )enis limbah berdasarkan senyawanya 7
". Limbah organik
Limbah organik merupakan limbah yang berasal dari makhluk hidup
(alami( dan si+atnya mudah membusuk?terurai.
%. Limabah anorganik
Limbah anorganik merupakan segala )enis limbah yang tidak dapat atau
sulit terurai?busuk se*ara alami oleh mikroorganisme pengurai.
;. Limbah Bahan Berbahaya dan Bera*un (B;(
Limbah bahan berbahaya dan bera*un adalah kelompok limbah yang
se*ara langsung maupun tidak langsung dapat men*emarkan!
membahayakan lingkungan! kesehatan dan kelangsungan hidup manusia
dan makhluk hidup lainnya.
)1. Am$a! Te3u
Tebu (Saccharum officinarum( adalah tanaman yang ditanam untuk bahan
baku gula. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah beriklim tropis. Tanaman
ini termasuk )enis rumput>rumputan. @mur tanaman se)ak ditanam sampai bisa
dipanen men*apai kurang lebih " tahun. Di 8ndonesia tebu banyak dibudidayakan
di pulau <awa dan umatera (Anonim! %&&'e(.

Sumber : wikipedia. 2014
Aambar ". Potongan Tebu dan Ampas Tebu
Ampas tebu adalah hasil samping dari proses ekstraksi (pemerahan( *airan
tebu. Ampas tebu banyak dihasilkan pabrik gula dan pedagang es tebu. -usin
(%&&'( menambahkan! berdasarkan data dari Pusat Penelitian Perkebunan Aula
8ndonesia (P;A8( ampas tebu yang dihasilkan sebanyak ;%4 dari berat tebu
giling. Pembuangan ampas tebu tanpa pengolahan se*ara tepat akan
mengakibatkan pen*emaran yang berkepan)angan. Ampas tebu sebagian besar
mengandung ligno-cellulose. Berikut adalah komposisi kimia ampas tebu.
Kan'ungan Ka'a 456
A3u
Lignin
Selul%!a
Sai
Pen#%!an
SiO.
;!$%
%%!&#
;'!23
"!$"
%'!#'
;!&"
Tabel ". Komposisi Kimia Ampas Tebu
ebagai bahan bakar )umlah ampas dari stasiun gilingan adalah sekitar ;& 4
berat tebu dengan kadar air sekitar 3& 4. Dalam kondisi kering! ampas tebu
terdiri dari unsur C (karbon( :' 4! - (-idrogen( 2!3 4! 6 (6ksigen( :: 4 dan
Ash (abu( %!3 4. ,enurut rumus Prit1elwit1 (-ugot! "#$2( tiap kilogram ampas
dengan kandungan gula sekitar %!3 4 akan memiliki kalor sebesar "$%3 kkal.
.ilai bakar tersebut akan meningkat dengan menurunnya kadar air dan gula dalam
ampas.
Pada umumnya! pabrik gula di 8ndonesia meman+aatkan ampas tebu sebagai
bahan bakar bagi pabrik yang bersangkutan! setelah ampas tebu tersebut
mengalami pengeringan. Disamping untuk bahan bakar! ampas tebu )uga banyak
digunakan sebagai bahan baku pada industri kertas! parti*leboard! +ibreboard! dan
lain>lain (8ndriani dan umiarsih! "##%(. Kelebihan ampas Ampas mudah terbakar
karena didalamnya terkandung air! gula! serat dan mikroba! sehingga bila
tertumpuk akan ter+ermentasi dan melepaskan panas. Briket dari ampas tebu akan
lebih ter)amin sebab bersi+at renewable (mudah diperbaharui(.
)1+ Tem$uung Kela$a
Kelapa (Cocos nucifera( adalah anggota tunggal dalam marga Cocos dari
suku aren>arenan atau Arecaceae. Tumbuhan ini diman+aatkan hampir semua
bagiannya sehingga dianggap sebagai tumbuhan serbaguna. Pohon kelapa atau
sering disebut pohon nyiur biasanya tumbuh pada daerah atau kawasan tepi
pantai. Buah kelapa terdiri dari kulit luar! sabut! tempurung! kulit daging (testa(!
daging buah! air kelapa dan lembaga. Buah kelapa yang sudah tua memiliki bobot
sabut (;34(! tempurung ("%4(! endosperm (%$4( dan air (%34( (etyamid)a)a!
D.! "##3(. Tempurung kelapa adalah salah satu bahan karbon akti+ yang
kualitasnya *ukup baik di)adikan arang akti+.

Sumber : wikipedia. 2014
Aambar %. Tempurung kelapa dan arang tempurung kelapa
e*ara +isologis! bagian tempurung merupakan bagian yang paling keras
dibandingkan dengan bagian kelapa lainnya. truktur yang keras disebabkan oleh
silikat (i6
%
( yang *ukup tinggi kadarnya pada tempurung kelapa tersebut. Berat
dan tebal tempurung kelapa sangat ditentukan oleh )enis tanaman kelapa. Berat
tempurung kelapa ini sekitar ("3 = "#( 4 dari berat keseluruhan buah kelapa!
sedangkan tebalnya sekitar (; = 3( mm. Berikut adalah komposisi kimia
tempurung kelapa.
K%m$%!i!i Pe!en#a!e 45
6
Lignin %#!:&
Pentosan %'!'&
Selulosa %2!2&
Ai $!&&
Solvent Ekstraktif :!%&
Uronat Anhidrat ;!3&
A3u &!2&
Ni#%gen &!"&
Tabel %. Komposisi Kimia Tempurung Kelapa
)1, Bike#
Briket adalah sebuah blok bahan yang dapat dibakar yang digunakan
sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api. Briket yang
paling umum digunakan adalah briket batu bara! briket arang! briket gambut! dan
briket biomassa. Briket dibuat dengan menekan dan mengeringkan *ampuran
bahan men)adi blok yang keras. Bahan yang digunakan untuk pembuatan briket
sebaiknya yang memiliki kadar air rendah untuk men*apai nilai kalor yang tinggi.
Keberadaan bahan Bolatil )uga mempengaruhi seberapa *epat la)u pembakaran
briket. Bahan yang memiliki nilai Bolatil yang tinggi akan lebih *epat habis
terbakar.
Sumber : wikipedia. 2014
Aambar ;. Briket dengan berbagai bentuk
Banyak bahan>bahan yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan
briket! *ontohnya sekam padi! )erami! ampas tebu! batok kelapa! serbuk gerga)i!
dedaunan dan lain>lain. Bahan>bahan yang digunakan untuk membuat briket
akan melalui proses pembakaran tidak sempurna sehingga tidak sampai men)adi
abu. Pada pemanasan ini prosesnya dilakukan pada tempat yang Bakum!
selan)utnya arang tersebut di*ampur dengan perekat! dipadatkan dan
dikeringkan kemudian disebut sebagai briket.
Proses pembuatan briket *ukup sederhana dan dapat diker)akan sendiri
tanpa membutuhkan peralatan khusus dan tidak membutuhkan banyak tenaga.
Aambaran mudahnya adalah bahan baku briket kita panaskan dalam tempat yang
Bakum sehingga menghitam! lalu kita haluskan kemudian di*etak. Proses
pembuatan briket se*ara umum adalah sebagai berikut.
". Pengurangan Kadar Air
Bahan baku yang akan digunakan untuk membuat briket harus
dikurangi kadar airnya terlebih dahulu! sehingga proses pemanasan pada
ruang Bakum akan sempurna. Proses pengurangan kadar air ini dapat
dilakukan se*ara konBensional (pen)emuran dengan sinar matahari(. Apabila
bahan baku pembuatan briket telah memiliki kadar air yang sangat sedikit
maka dapat langsung melakukan tahapan proses berikutnya.
%. Proses Karbonisasi
Bahan>bahan selan)utnya dikarbonisasi dengan menggunakan drum
bekas yang bersih. Drum diberi lubang>lubang ke*il pada bagian dasar agar
tetap ada udara yang masuk ke dalam drum. Pada proses karbonisasi kegiatan
yang dilakukan adalah bahan dimasukkan ke dalam drum yang telah
diletakkan pada tatakan batu dan api dinyalakan. emua bahan dalam drum
akan terbakar men)adi arang! ditandai dengan terlihat asap putih dari atas
drum. Bahan dalam drum akan menyusut seiring dengan ter)adinya
pengarangan di bagian bawah. Ketika semua bahan telah men)adi arang!
segera dinginkan dengan *ara disiram dengan air hingga bara dalam arang
mati.
;. Perekatan
Bahan baku yang telah menghitam setelah melalui proses pirolisis
kemudian dikumpulkan dan dibentuk. .amun sebelum dibentuk material di
haluskan hingga men)adi serbuk atau bentuk yang ke*il = ke*il lalu di*ampur
dengan bahan perekat. Bahan perekat yang dapat digunakan berma*am>
ma*am! bisa tepung kan)i atau tanah liat. ,isalnya proses ini menggunakan
tepung kan)i karena memiliki kerekatan yang kuat. Perbandingan berat untuk
men*ampur tepung kan)i dengan material adalah "&7". Dimana materialnya
"& dan tepung kan)inya adalah ". Lalu ditambahkan air dengan perbandingan
berat " 7 " terhadap material! kemudian diaduk hingga rata lalu dipanaskan
sebentar.
:. Pembentukan
Bahan hasil *ampuran antara material hasil pirolisis! air dan tepung
kan)i selan)utnya dibentuk menggunakan *etakan. Bahan hasil *ampuran
dimasukan kedalam *etakan dan ditekan dengan tekanan yang besar sekitar
":&>%&& kg?*m
%
. Dengan tekanan ini membuat hasil *etakan benar>benar
terbentuk sesuai dengan *etakannya. Lalu setelah di*etak material dikurangi
kadar airnya lagi karena dalam proses perekatan ter)adi penambahan air. Cara
yang digunakan bisa dengan pen)emuran atau dengan dioBen dalam suhu
tinggi hingga benar>benar kering.
yarat briket yang baik adalah 7
> Permukaannya halus dan rata
> Tidak meninggalkan bekas hitam di tangan
> ,udah dinyalakan
> Tidak mengeluarkan asap
> 9misi gas hasil pembakaran tidak mengandung ra*un
> Kedap air dan hasil pembakaran tidak ber)amur bila disimpan pada waktu
lama
> ,enun)ukkan upaya la)u pembakaran (waktu! la)u pembakaran! dan
suhu pembakaran( yang baik.
> Tidak mengeluarkan bau! tidak bera*un dan tidak berbahaya.
,utu Briket berdasarkan tandar .asional 8ndonesia (.8(.
Parameter tandar ,utu Briket Arang
Kayu (.8 .o. "?2%;3?%&&&(
Kadar Air (4( C $
Kadar Abu (4( C $
Kadar Karbon (4( D ''
.ilai Kalor (kal?g( D 3&&&
Sumber : Badan eneli!ian dan engembangan "ehu!anan #1$$4% dalam San!osa
Tabel ;. ,utu briket berdasarkan .8
VII1 Me#%'%l%gi Peneli#ian
V88." /aktu dan Tempat
Penelitian dilaksanakan lebih kurang selama " (satu( bulan yang bertempat
di Laboraturium Biobriket PT. Bukit Asam (Persero( tbk.! Tan)ung 9nim.
V88.% Alat dan Bahan
V88.%." Alat yang Digunakan
". Eurna*e
%. 6Ben
;. Ayakan #Sie&e Shaker%
:. Cawan porselen
3. Desikator
2. .era*a Analitik
'. Bom Kalorimeter
$. Ka*a arlo)i
#. patula
"&. Aelas Kimia
"". Pipet ukur dan bola karet
"%. Aelas @kur
";. Crusher dan 'rinder
V88.%.%Bahan yang Digunakan
". Ampas Tebu
%. Tempurung Kelapa
;. Tetes Tebu
:. Tepung Kan)i
3. Tepung Beras
2. Lem Kayu
'. Tepung Ketan
V88.; Prosedur Penelitian
Pada penelitian pembuatan briket dari limbah ampas tebu dan tempurung
kelapa dengan perekat berupa tetes tebu dan tepung kan)i! per*obaan yang
dilakukan adalah 7
Tahap persiapan
Tahap pembuatan
Tahap analisa hasil
a. Tahap Persiapan
Pada tahap ini! ada dua bahan baku yang disiapkan yaitu ampas tebu dan
tempurung kelapa.
> Ampas Tebu
Ampas tebu dikeringkan dengan *ara pengeringan konBensional
(menggunakan sinar matahari( tahap ini dilakukan bertu)uan untuk
mengurangi kadar air yang terdapat dalam bahan baku. Ampas tebu
yang telah dikeringkan! kemudian dikarbonisasi (pengarangan(.
etelah itu hasil karbonisasi dihaluskan dengan menggunakan 'rinder
dan kemudian diayak dengan ukuran 2& mesh. etelah itu ampas tebu
ditimbang untuk kemudian di*ampurkan dengan arang tempurung
kelapa.
> Tempurung Kelapa
,ula>mula dilakukan proses pengeringan dengan *ara konBensional
(menggunakan sinar matahari(! kemudian tempurung yang telah
kering dikarbonisasi (pengarangan(. Proses pengarangan ini
menggunakan sistem pembakaran tidak sempurna. Pembakaran
dilakukan diruangan tertutup dengan adanya sedikit pemasukan
oksigen. Dari proses pengarangan ini akan dihasilkan arang
tempurung kelapa yang kemudian akan dihaluskan dengan
menggunakan 'rinder dan kemudian diayak dengan ukuran 2& mesh.
Baru setelah itu arang tempurung kelapa ditimbang yang kemudian
di*ampurkan dengan ampas tebu.
b. Tahap Pembuatan
Pada tahap ini dilakukan pen*ampuran ampas tebu! arang tempurung
kelapa! dan bahan perekat. 0ang mana pada penelitian ini menggunakan
Bariasi perekat berupa tetes tebu! tepung kan)i! lem kayu! tepung beras
dan tepung ketan. Perbandingan antara material (ampas tebu dan arang
tempurung kelapa( dengan perekat yaitu "&7". etelah pen*ampuran
hingga benar = benar homogen! *ampuran tersebut di*etak dengan
menggunakan alat pen*etak briket bertekanan. Kemudian briket yang
telah di*etak dikeringkan kembali se*ara konBensional (menggunakan
sinar matahari(. Pengeringan ini dilakukan agar briket yang sudah )adi
dari hasil pen*etakan men)adi lebih kering.
*. Tahap Analisa
Pada tahap ini dilakukan beberapa pengu)ian seperti 7
Pengu)ian Kadar Air Lembab ((nheren! )ois!ure(
Kadar air dapat ditentukan dengan *ara menghitung
kehilangan berat dari *ontoh yang dipanaskan pada kondisi standar.
emakin sedikit kadar air yang ada dalam briket maka kualitas
pembakaran briket tersebut semakin bagus.
Cara ker)a 7
"( Botol timbang yang kosong dipanaskan dalam oBen pada suhu
"&3
o
C! dengan posisi tutup botol terbuka! kemudian didinginkan di
dalam dessi*ator selama "3 menit! dan ditimbang beratnya.
%( ampel ditimbang sebanyak " gram! kemudian dimasukkan
kedalam botol timbang yang sudah diketahui beratnya.
;( Botol timbang yang berisi sampel dipanaskan di dalam oBen
padasuhu "&3
o
C selama " )am! dengan posisi tutup botol terbuka.
:( 6Ben dibuka dan tutup botol timbang yang tadinya terbuka! ditutup
se*ara *epat.
3( Botol timbang yang berisi sampel didinginkan di dalam dessi*ator
selama "3 menit! kemudian ditimbang beratnya.
2( Kadar air lembab dapat dihitung dengan rumus7
Dimana7
a F berat botol timbang G tutup (gr(
b F berat botol timbang G tutup G sampel (gr( sebelum pemanasan
* F berat botol timbang G tutup G sampel (gr(setelah pemanasan
Pengu)ian Kadar Abu (Ash(
Kadar abu ditentukan dengan *ara menimbang residu (sisa(
pembakaran sempurna dari *ontoh pada kondisi standar. emakin
banyak kadar abu yang dihasilkan maka semakin buruk kualitas
( )
( )
"&& (4( *
a b
c b
Air "adar

=
briket. ,enurut standar .8! briket yang diperbolehkan adalah briket
dengan kadar abu kurang dari $4.
Cara Ker)a 7
"( ampel ditimbang sebanyak " gram kedalam *awan yang telah
diketahui beratnya.
%( Cawan yang berisi sampel tersebut dimasukkan kedalam +urna*e
dingin! kemudian dipanaskan dengan suhu +urna*e men*apai :3&
o
C
selama " )am.
;( ampel dipanaskan sampai suhu +urna*e men*apai $"3
o
C selama "
)am.
:( Cawan di dalam +urna*e diangkat kemudian didinginkan di udara
terbuka selama "3 menit.
3( ampel yang telah didinginkan di udara terbuka selama "3 menit!
kemudian dimasukkan kedalam dessi*ator selama "3 menit.
2( etelah dingin *awan yang berisi abu ditimbang beratnya.
'( Kadar abu dapat dihitung dengan rumus7
Dimana7
a F berat *awan kosong (gr(
b F berat *awan G sampel (gr(
* F berat *awan G abu(gr(
Pengu)ian Kadar Hat Terbang (&ola!ile ma!!er(
Kadar 1at terbang ditentukan dengan *ara menghitung
kehilangan berat dari *ontoh yang dipanaskan (tanpa dioksidasi( pada
kondisi standar! kemudian dikoreksi terhadap kadar air lembab.
+ola!ile adalah kandungan bahan lain yang menguap selain air! seperti
-
%
dan .
%
.
( )
( )
"&& (4( *
a b
a c
Abu "adar

=
Cara Ker)a 7
"( ,enimbang masing = masing " gram *ontoh beserta crucible dan
tutup
%( ,emasukkan dan meletakkan crucible berisi *ontoh keadaan
tertutup didalam furnace
;( ,emanaskan pada temperatur #&&
o
C selama ' menit
:( ,engeluarkan crucible berisi residu dari +urna*e
3( ,endingnkan di udara bebas dan kemudian dimasukkan kedalam
desikator selama "& menit
2( ,enimbang berat residu beserta *ru*ible dan tutup
'( Kadar 1at terbang dapat dihitung dengan rumus7
Dimana7
a F berat *awan G tutup (gr(
b F berat *awan G tutup G sampel (gr( sebelum pemanasan
* F berat *awan G tutup G sampel (gr( setelah pemanasan
Pengu)ian Kadar Karbon terikat (fi*ed carbon(
Kadar karbon padat ditentukan dengan persamaan berikut7
,i*ed Carbon #-% . 100 - #() / Ash / +)%
Dimana7
8, F Kadar air lembab
Ash F Kadar Abu
( )
( )
"&& (4( *
a b
c b
0erbang 1a! "adar

=
V, F Kadar Hat Terbang
Pengu)ian .ilai Kalor
.ilai kalor yang didapat! menggambarkan berapa banyaknya
energi yang terdapat dalam briket. .ilai kalor ditentukan dengan *ara
membakar *ontoh di dalam calorime!er bomb.
Cara Ker)a 7
"( ampel dimasukkan ke dalam *awan! dan ditimbang sebanyak "
gram kemudian ditempatkan kedalam kaitan yang tersedia pada
bomb kalorimeter.
%( Benang pembakar dari katun sepan)ang "& *m dipasang pada kawat
yang menghubungkan kedua kutub bomb head! kemudian benang
dipelintir sampai u)ungnya menyentuh sampel.
;( Bomb head yang sudah berisi sampel dimasukkan kedalam alat
kalorimeter! kemudian diputar sampai tertutup dan terkun*i.
:( Tekan tombol IstartJ! lalu tekan *ontinue! masukkan nama kode
atau 8D sampel! kemudian tekan enter! lihat 8D bomb sesuaikan
dengan kode bomb headnya lalu tekan enter dan ketik berat sampel!
kemudian tekan enter kembali se*ara otomatis alat akan
menganalisis sampel dan menghitungnya.
3( etelah analisis! bomb *alorimeter dibersihkan dan dikeringkan.
Pengu)ian Tekanan Biobriket
@)i tekan dilakukan untuk mengetahui kekuatan briket dalam menahan
beban dengan tekanan tertentu.
Pengu)ian Lama Penyalaan
@)i nyala api dilakukan untuk mengetahui berapa lama waktu briket
habis sampai men)adi abu. Pengu)ian lama nyala api dilakukan dengan
*ara briket dibakar seperti pembakaran terhadap arang.
Spesific 'rafi!2 (Berat <enis(
Berat )enis adalah salah satu si+at +isika hidrokarbon yang dalam
Teknik Perminyakan umumnya dinyatakan dalam Specific 'ra&i!2
(A( atau dengan KAP8. Specific 'ra&i!2 (A( dide+inisikan sebagai
perbandingan antara densitas minyak dengan densitas air yang diukur
pada tekanan dan temperatur standart (2& KE dan ":!' psia(.
Berat )enis 1at padat dapat ditentukan se*ara langsung dengan
menggunakan piknometer bila Bolume dan berat 1at padat tersebut
diketahui! dengan rumus 7
Berat )enis 1at padat F Berat 1at padat dalam piknometer
Volume 1at padat dalam piknometer
Dimana 7
Volume 1at padat F Berat 1at air dalam piknometer
Berat )enis 1at *air
V88.:Pelaksanaan Penelitian
Ampas
Tebu
Dikeringkan
Penghancuran dan
Pengayakan
Menimbang Ampas
Tebu
Pencampuran bahan
baku
Briket yang telah dibuat kemudian dikeringkan
Tahap
pembuata
n briket
Pencetakan
Briket
Penghancuran dan
Pengayakan
Analisa
bahan baku
Analisa
bahan baku
Menimbang Ampas
Tebu
Pereka
t
Analisa hasil
Tahap
persiapan
bahan baku
Kadar
air
Kadar
abu
Volatile
matter
Fixed
carbon
Nilai
kalor
Lama Penyalaan
Spesific Gravity
Tempurun
g Kelapa
Pengarang
an
Dikeringkan
Pengarang
an
Uji
tekan
Aambar :. Diagram Alir Pembuatan Briket dari Limbah Ampas Tebu dan
Tempurung Kelapa
V88.3Data Pengamatan
Karbonisasi Ampas Tebu
N%1
Sam$el
47 *((g6
Suhu 4
%
C6 /ak#u 4meni#6
". ampel " 3&
%. ampel % "&&
;. ampel ; "3&
:. ampel : %&&
3. ampel 3 %3&
2. ampel 2 ;&&
'. ampel ' ;3&
$. ampel $ :&&
#. ampel # :3&
"&. ampel "& 3&&
Karbonisasi Tempurung Kelapa
N%1
Sam$el
47 *((g6
Suhu 4
%
C6 /ak#u 4meni#6
". ampel " 3&
%. ampel % "&&
;. ampel ; "3&
:. ampel : %&&
3. ampel 3 %3&
2. ampel 2 ;&&
'. ampel ' ;3&
$. ampel $ :&&
#. ampel # :3&
"&. ampel "& 3&&
Analisa Briket
uhu
Karbonisasi
(
o
C(
Variabel
Pengamatan
Variasi Perekat Pada Briket Campuran Ampas Tebu dan
Tempurung Kelapa
Tepung
Kan)i
Tetes
Tepung
ketan
Lem Kayu
Tepung
Beras
.ilai kalor
Kadar air
Kadar abu
Hat terbang
Kadar karbon
@)i tekan
.yala api
spgr
VIII1 &a'8al Peneli#ian
Adapun ren*ana pelaksanaan penelitian ini akan dilakukan selama 5 " (satu(
bulan! terhitung mulai dari tanggal " April s?d ;& April %&": dengan rin*ian
sebagai berikut7
N%1 Kegia#an
Minggu Ke 9
* . + ,
" Pengambilan ampel
% Penelitian
; Pengambilan Data
: Analisa Data
Pekiaan Bia"a
". Pembuatan Proposal Penelitian
.o. Anggaran <umlah atuan -arga atuan Total
" Kertas A: '&gsm " Lim Lp ;&.&&&!&& Lp ;&.&&&!&&
% Print ;& Lembar Lp ".&&&!&& Lp ;&.&&&!&&
;
Pen)ilidan
Proposal
% Buah Lp ;.&&&!&& Lp 2.&&&!&&
: ,ap plastik % Buah Lp ;.&&&!&& Lp 2.&&&!&&
ub Total R$ :+1(((;((
%. Penelitian dan Analisa Penelitian
.o. Anggaran -arga
" Penyewaan Lab Lp :&&.&&&!&&
% Pembelian Hat Lp ;&&.&&&!&&
ub Total R$ :((1(((;((
;. Pembuatan Laporan -asil Penelitian (Laporan Akhir(
.o. Anggaran <umlah atuan -arga atuan Total
" Kertas A: '&gsm % Lim Lp ;&.&&&!&& Lp 2&.&&&!&&
% Print "3& Lembar Lp ".&&&!&& Lp "3&.&&&!&&
; Photo *opy ;&& Lembar Lp %&&!&& Lp 2&.&&&!&&
: Pen)ilidan Laporan ; Buah Lp ;&.&&&!&& Lp #&.&&&!&&
3 ,ap plastik ; Buah Lp ;.&&&!&& Lp #.&&&!&&
ub Total R$ +)<1(((;((
T%#al ke!eluuhan = R$ *1*,*1(((;((
PERSONALIA PEMBIMBING DAN PENELITI
Pem3im3ing I
a. .ama Lengkap dan Aelar 7 8r. ,uhammad 0eri1am! ,.T.
b. Tempat?Tanggal Lahir 7 Palembang! &# <uli "#2"
*. <enis Kelamin 7 Laki>Laki
d. .8P 7 "#2"&'&#"#$#&"&&%
e. Disiplin ilmu 7 Teknik Kimia?Teknik Kimia
+. Pangkat?Aolongan 7 Pembina TK. "?8V.a
g. <abatan +ungsional?truktural 7 Lektor Kepala
h. <urusan?Program tudi 7 Politeknik .egeri riwi)aya?Teknik
Kimia
Pem3im3ing II
a. .ama Lengkap dan Aelar 7 8r. Eadarina! ,.T.
b. Tempat?Tanggal Lahir 7 "3 ,aret "#3$
*. <enis Kelamin 7 Perempuan
d. .8P 7 "#3$&;"3"#$'"&%&&"
e. Disiplin ilmu 7 Teknik Kimia
+. Pangkat?Aolongan 7 Pembina TK. "?8V.b
g. <abatan +ungsional?stru*tural 7 Lektor Kepala
h. <urusan?Program tudi 7 Politeknik .egeri riwi)aya?Teknik
Kimia
Peneli#i
a. .ama Lengkap 7 6Bianti itompul
b. Tempat?Tanggal Lahir 7 Palembang! "" Eebruari "##;
*. <enis Kelamin 7 Perempuan
d. .8, 7 &2"";&:&&;3%
e. tatus 7 ,ahasiswi
+. 8nstitusi 7 Politeknik .egeri riwi)aya
g. <urusan?Program tudi 7 Teknik Kimia?D888 Teknik Kimia
h. Alamat Lumah 7 <l. emeru .o. &' PA. Cinta ,anis! 6gan
8lir
i. Telepon?9>mail 7 &$3;$:'"'%33
sitompul.oBiantiMyahoo.*om
L9,BAL P9L9T@<@A. PL6P6AL LAP6LA. AK-8L
Pengaruh Variasi Perekat Terhadap Briket Campuran Ampas Tebu Dengan
Tempurung Kelapa
6leh 7
6Bianti itompul
&2"";&:&&;3%
Palembang! ,aret %&":
Pembimbing 8! Pembimbing 88!
8r. ,uhammad 0eri1am! ,.T. 8r. Eadarina! ,.T.
.8P. "#2"&'&#"#$#&"&&% .8P. "#3$&;"3"#$'"&%&&"
,engetahui!
Ketua <urusan Teknik Kimia
8r. Lobert <unaidi! ,.T
.8P. "#22&'"%"##;&;"&&;
DA>TAR PUSTAKA
utiyono. %&&$. embua!an Brike! Arang dari 0empurung "elapa dengan Bahan
engika! 0e!es 0ebu dan 0apioka. Palembang.
NNNNNNN. %&":. enger!ian 3imbah 4an "arak!eris!ikn2a. (online(!
(http7??id.wikipedia.org?wiki?Limbah(.
NNNNNNN. %&":. <enis = <enis Limbah. (online(! (http7??blogspot>>
id.blogspot.*om?%&";?"&?pengertian>karateristik>dan>)enis>)enis.html(.
NNNNNNN. %&":. enger!ian Ampas 0ebu 4an "omposisin2a. (online(!
(http7??repository.usu.a*.id?bitstream?"%;:32'$#?"#%;#?:?Chapter4%&88.pd+(.
NNNNNNN. %&":. enger!ian 0empurung "elapa 4an "omposisin2a. (online(!
(http7??www.sharemyeyes.*om?%&";?"&?tempurung>kelapa.html(.
NNNNNNN. %&":. S!andar 5asional (ndonesia #S5(% Brike!. (online(!
(http7??titinkita.blogspot.*om?%&";?&;?karakteristik>briketN#&%#.html(.
NNNNNNN. %&":. enger!ian Brike!. (online(! (http7??id.wikipedia.org?wiki?Briket(.