Anda di halaman 1dari 25

SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
1
Seismic Design for
Flexural Member in a
Special Moment Resisting Frame
ByIswandiImran&FajarHendrik

Balok yang tampak pada gambar di samping merupakan bentuk tipikal balok pada struktur
rangka pemikul momen khusus suatu gedung perkantoran di zone gempa 4. Balok menyangga
beban mati yang tidak terfaktor sebesar 20 kN/m, dan beban hidup tidak terfaktor 10 kN/m.
Kuat tekan beton, f
c
direncanakan 30 MPa, dan kuat leleh baja tulangan, f
y
rencana 400 MPa.
Kolom i adalah kolom eksterior, berdimensi 600 mm x 600 mm. Kolom j merupakan kolom
interior. Sama halnya dengan kolom i, kolom j juga berdimensi 600 mm x 600 mm. Kuat tekan
beton rencana untuk kedua kolom sama dengan kuat tekan beton rencana untuk balok, yaitu f
c

= 30 MPa, dan kuat leleh baja tulangan, f
y
= 400 MPa.
Selama masa layannya, balok direncanakan akan menerima beban gempa, yang
Akibat goyangan ke kanan, di ujung interior akan terbentuk momen negatif sebesar 318
kN-m, dan di ujung eksterior akan terbentuk momen positif 112 kN-m.
Akibat goyangan ke kiri, di ujung interior akan terbentuk momen positif 124 kN-m,
sedangkan di ujung eksterior akan terbentuk momen negatif 368 kN-m.
Untuk kedua arah goyangan, momen positif maksimum di tengah bentang = 143 kN-m.
Problem :
Desain penulangan balok!!!
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
2

Gambar 1. Memperlihatkan sketsa balok yang mengalami goyangan ke arah kanan.


Gambar 2. dan Gambar 3. memperlihatkan balok yang dimodelkan mengalami goyangan
ke kanan dan ke kiri, dan diagram momen yang bekerja pada balok akibat kombinasi
pembebanan gravitasi dan pembebanan seismik.


Gambar 1. Sketsa balok dan kolom yang mengalami goyangan akibat gempa. Gambar 2. Sketsa balok yang dimodelkan mengalami
goyangan ke kanan dan ke kiri.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
3

Tabel 1. Momen-momen Ujung dan Tengah Bentang Akibat Pembebanan Seismik dan
Gravitasi.
Kondisi Lokasi ArahMomen
Arah
Goyangan
M
u

(kNm)

1 UjungInterior Negatif Kanan 318

2 UjungEksterior Negatif Kiri 368

3 UjungEksterior Positif Kanan 112

4 UjungInterior Positif Kiri 124

5 TengahBentang Positif Keduanya 143


Gaya aksial tekan terfaktor pada balok akibat kombinasi beban gravitasi dan beban gempa
= 22 kN.
Rencana balok yang akan digunakan.
Type Dimension
f
c

(MPa)
f
y

(MPa)
B1
Beam1
Width
(mm)
Depth
(mm)
Length
(mm)
400 600 6000 30 400



Gambar 3. Diagram momen yang bekerja pada balok
akibat pembebanan seismik & gravitasi.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
4

Rencana kolom yang akan digunakan untuk kolom i dan j.


Type Dimension
f
c

(MPa)
f
y

(MPa)
C2
Column2
Width
(mm)
Depth
(mm)
Length
(mm)
600 600 3700 30 400

Type Dimension
f
c

(MPa)
f
y

(MPa)
C2
Column2
Width
(mm)
Depth
(mm)
Length
(mm)
600 600 3700 30 400


Stepbystep Betailing Reinfoicement (Penulangan)
1. Gaya Aksial Tekan terfaktor.
uaya aksial tekan teifaktoi paua komponen stiuktui tiuak melebihi u,1 A
g
f
c
'
A
g
= (4uu mm x 6uu mm) = 24u,uuu.uu mm2
u,1 A
g
f
c
' = 72u kN.
uaya aksial tekan teifaktoi paua balok akibat kombinasi beban giavitasi uan
beban gempa
=22kN.
Elemen yang didesain merupakan elemen
lentur dan bukan kolom.
Gambar 4. Sketsa balok-kolom yang dimodelkan.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
5

2. Bentang Bersih.
Bentang beisih komponen stiuktui tiuak boleh kuiang uaii 4 kali tinggi efektif
elemen stiuktui.
L
b
= 6uuu mm.
L
n
= 6uuu mm 6uu mm = S4uu mm.
u
e
= tinggi efektif balok = 6uu mm 4u mm (covei) = S6u mm.
4u
e
= 4 x S6u mm = 224u mm < L
n
.
Elemen bukan merupakan deep beam.
3. b/d ratio.
Peibanuingan lebai teihauap tinggibalok tidakbolehkurang uaii u,S .
bu iatio = 4uu mm 6uu mm = u,67 > u,S
Terpenuhi
4. Lebar Balok.
Tiuak boleh kuiang uaii 2Su mm.
Terpenuhi
Tiuak boleh lebih uaii lebai kolom penumpu (uiukui paua biuang tegak
luius teihauap sumbu longituuinal komponen stiuktui lentui) uitambah
jaiak paua tiap sisi kolom penumpu yang tiuak melebihi S4 tinggi
komponen stiuktui lentui.
Lebai kolom i = 6uu mm > Lebai balok = 4uu mm.
Lebai kolom j = 6uu mm > Lebai balok = 4uu mm.
Terpenuhi.
Gambar 5. Tinggi efektif balok.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
6

5. Baja Tulangan Untuk Lentur


Kondisi 1, Interior support, momen negatif, goyangan ke kanan.
M
u
= 318 kN-m.
a. Baja Tulangan yang uibutuhkan untuk lentui.
Biasumsikan yang teijaui aualah peiilaku balok peisegi, uan aua 2layer
tulangan. Sebagai penuekatan kita boleh mengabaikan tulangan tekan
(jika aua).
Bimensi tulangan haius uibatasi sehingga uimensi kolom paialel
teihauap tulangan sekuiangkuiangnya 2u u
b
.
Biametei maksimum baja tulangan =
600 mm
20
= Su mm (Sebagai trial
awal gunakan B19).
Tinggi efektif balok u = d
e
= 6uu mm (4u + 1u + 19 + 19) mm
= 512 mm.
Asumsikan bahwa:
j = u,8S.
= u,8.
A
s
=
H
u

]J
=
S18 x 1u
6
Nmm
u,8 x 4uu
N
mm
2
x u,8S x S12 mm
= 2.28S mm
2
.






SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
7

Jenis Dimensi
A
s

(mm
2
)
Diameter
22
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
5 22 379,94
2183
Diameter
19
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
1 19 283,39

}umlah baja tulangan yang uipeilukan 5 buah D22uitambah 1 buah
D19.
u
t
= d
e
= 6uu mm (4u + 1u + 22 + 19) mm = 509 mm.
Check momen nominal:
o =
A
s

u,8S
c
'b
=
218S mm
2
x 4uu
N
mm
2
,
u,8S x Su
N
mm
2
x 4uu mm
= 86 mm.
0M
n
= 0A
s

[J -
o
2

= u,8 x 218S x 4uu x [Su9 -
86
2
x 1u
-6
= 32 kNm. (OK)
b. Cek A
s
minimum.
A
s_mn
=

c

b
w
J =
Su
4 x 4uu
x 4uu x 6uu = 822 mm
2
.
Tapi tiuak boleh kuiang uaii
A
s
=
1,4

b
w
J
=
1,4 x 4uu
4uu x 6uu
= 84 mm
2
.
Ok, syarat tulangan minimum terpenuhi.
Gambar 6. Sketsa penulangan untuk memenuhi kebutuhan
momen kondisi 1.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
8

c. Cek iasio tulangan


p =
A
s
b
w
J
=
218S
4uu x 6uu
= , 992.
p
b
= [
1
u,8S
c
'

_
6uu
6uu +

_ = u,8S x
u,8S x Su
4uu
x _
6uu
6uu +4uu
]
= , 3251.
u,7S p
b
= u,7S x u,uS2S1 = , 2438.
Batas tulangan maksimum beiuasaikan Pasal 2S.S.2 aualah 0,025.
Ok, < 0,75
b
. Syarat tulangan maksimum
terpenuhi.
u. Check, apakah penampang tensioncontrolled(beiuasaikan ACI
S18uS) .
o
J
t
=
86
Su9
= , 18195.
o
tcI
J
t
= u,S7S [
1
= u,S7S x u,8S = , 31875.
Ok, a/d
t
< a
tcl
/d
t
. Desain tulangan: under
reinforced.
e. Reinforcement:
uunakan 5bajatulanganD22+1bajatulanganD19, uipasang 2 layei
uengan jaiak beisih antai layei 2 u
b
= 2 x 19 mm = S8 mm 4cm>2,5
cm
(OK).

SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
9

Kondisi 2, Exterior support, momen negatif, goyangan ke kiri.


M
u
= 368 kN-m.
a. Baja Tulangan yang uibutuhkan untuk lentui.
Biasumsikan yang teijaui aualah peiilaku balok peisegi, uan aua 2layer
tulangan. Tulangan tekan (jika aua) uiabaikan.
u = d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 19 mm + 19 mm) = 512 mm.
Asumsikan bahwa:
j = u,8S.
= u,8.
A
s
=
H
u

]J
=
S68 x 1u
6
Nmm
u,8 x 4uu
N
mm
2
x u,8S x S12 mm
= 2. 42 mm
2
.

Jenis Dimensi
A
s

(mm
2
)
Diameter
22
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
6 22 379,94
2563
Diameter
19
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
1 19 283,39

Bipeilukan 6bajatulanganD22 uan 2bajatulanganD16.
u
t
= d
e
= 6uu mm (4u + 1u + 22 + 19) mm = 509 mm.
CheckM
n
?
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
10

o =
A
s

u,8S
c
'b
=
2S6S mm
2
x 4uu
N
mm
2
,
u,8S x Su
N
mm
2
x 4uu mm
= 1u1 mm.
0M
n
= 0A
s

[J -
u
2

= u,8 x 2S6S x 4uu x [Su9 -
101
2
x 1u
-6
= 37 kNm. (0K)
b. Cek A
s
minimum.
A
s_mn
=

c

b
w
J =
Su
4 x 4uu
x 4uu x 6uu = 822 mm
2
.
Tapi tiuak boleh kuiang uaii
A
s
=
1,4

b
w
J
=
1,4 x 4uu
4uu x 6uu
= 84 mm
2
.
Ok, syarat tulangan minimum terpenuhi.
c. Cek iasio tulangan
p =
A
s
b
w
J
=
2S6S
4uu x 6uu
= , 179.
p
b
= [
1
u,8S
c
'

_
6uu
6uu +

_ = u,8S x
u,8S x Su
4uu
x _
6uu
6uu +4uu
]
= , 3251.
u,7S p
b
= u,7S x u,uS2S1 = , 2438.
Batas tulangan maksimum beiuasaikan Pasal 2S.S.2 aualah 0,025.
Ok, < 0,75
b
. Syarat tulangan maksimum
terpenuhi.
u. Check, apakah penampang tensioncontrolled?
o
J
t
=
1u1
Su9
= , 19747.
Gambar 7. Sketsa penulangan untuk memenuhi kebutuhan
momen kondisi 2.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
11

o
tcI
J
t
= u,S7S [
1
= u,S7S x u,8S = , 31875.
Ok, a/d
t
< a
tcl
/d
t
. Desain tulangan: under
reinforced.
e. Reinforcement:
uunakan 6bajatulanganD22+ 1bajatulanganD19, uipasang 2
layer uengan jaiak beisih antai layei 2 u
b
= 2 x 19 mm = S8 mm 4cm
> 2,S cm. (0K)

Kondisi 3, Exterior support, momen positif, goyangan ke kanan.
M
u
= 188 kN-m (= 50% x 376 kNm).
SNI03284706Pasal23.3.2.2
Kapasitas momen positif iencana ui muka kolom haiuslah minimum 12
kali M
n
untuk momen negatif paua muka kolom yang sama.

a. Baja Tulangan yang uibutuhkan untuk lentui.


Biasumsikan yang teijaui aualah peiilaku balok peisegi, uan aua 1layer
tulangan. Tulangan tekan (jika aua) uiabaikan.
u = d
e
= 6uu mm (4u mm +1u + 19 mm2) = 540,5 mm.
Asumsikan bahwa:
j = u,8S.
= u,8.
A
s
=
H
u

]J
=
188 x 1u
6
Nmm
u,8 x 4uu
N
mm
2
x u,8S x S4u,S mm
= 128 mm
2
.

SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
12

Jenis Dimensi
A
s

(mm
2
)
Diameter
22
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
2 22 379,94
1162
Diameter
16
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
2 16 201,10

Bipeilukan 2bajatulanganD22+2bajatulanganD16.
u
t
= d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 22 mm2) = 539 mm.
CheckM
n
:
o =
A
s

u,8S
c
'b
=
1162 mm
2
x 4uu
N
mm
2
,
u,8S x Su
N
mm
2
x 4uu mm
= 46 mm.

0M
n
= 0A
s

[J -
u
2

= u,8 x 1162 x 4uu x [SS9 -
46
2
x 1u
-6
= 192 kNm. (0K)
b. Cek A
s
minimum.
A
s_mn
=

c

b
w
J =
Su
4 x 4uu
x 4uu x 6uu = 822 mm
2
.
Tapi tiuak boleh kuiang uaii
A
s
=
1,4

b
w
J
=
1,4 x 4uu
4uu x 6uu
= 84 mm
2
.
Ok, syarat tulangan minimum terpenuhi.
Gambar 8. Sketsa penulangan untuk memenuhi kebutuhan
momen kondisi 3.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
13

c. Cek iasio tulangan


p =
A
s
b
w
J
=
1162
4uu x 6uu
= , 484.
p
b
= [
1
u,8S
c
'

_
6uu
6uu +

_ = u,8S x
u,8S x Su
4uu
x _
6uu
6uu +4uu
]
= , 3251.
u,7S p
b
= u,7S x u,uS2S1 = , 2438.
Batas tulangan maksimum beiuasaikan Pasal 2S.S.2 aualah 0,025.
Ok, < 0,75
b
. Syarat tulangan maksimum
terpenuhi.
u. Check, apakah penampang tensioncontrolled (ACI S18uS).
o
J
t
=
46
SS9
= , 84528.
o
tcI
J
t
= u,S7S [
1
= u,S7S x u,8S = , 31875.
Ok, a/d
t
< a
tcl
/d
t
. Desain tulangan: under
reinforced.
e. Reinforcement:
uunakan 2bajatulanganD22+2bajatulanganD16, uipasang 1
layei.

Kondisi 4, Interior support, momen positif, goyangan ke kiri.
M
u
= 163 kN-m. (= 50% x 326 kNm).
a. Baja Tulangan yang uibutuhkan untuk lentui.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
14

Biasumsikan yang teijaui aualah peiilaku balok peisegi, uan aua 1layer
tulangan. Tulangan tekan (jika aua) uiabaikan.
u = d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 19 mm2) = S4u,S mm.
Asumsikan bahwa:
j = u,8S.
= u,8.
A
s
=
H
u

]J
=
16S x 1u
6
Nmm
u,8 x 4uu
N
mm
2
x u,8S x S4u,S mm
= 118 mm
2
.

Jenis Dimensi
A
s

(mm
2
)
Diameter
19
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
3 19 283,39
1051
Diameter
16
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
1 16 201,10

Bipeilukan 4bajatulanganD19.
u
t
= d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 22 mm2) = 539 mm.
CheckM
n
:
o =
A
s

u,8S
c
'b
=
1uS1 mm
2
x 4uu
N
mm
2
,
u,8S x Su
N
mm
2
x 4uu mm
= 41 mm.

0M
n
= 0A
s

[J -
o
2

Gambar 9. Sketsa penulangan untuk memenuhi kebutuhan
momen kondisi 4.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
15

= u,8 x 1uS1 x 4uu x [SS9 -


41
2
x 1u
-6
= 174 kNm. (0K)
b. Cek A
s
minimum.
A
s_mn
=

c

b
w
J =
Su
4 x 4uu
x 4uu x 6uu = 822 mm
2
.
Tapi tiuak boleh kuiang uaii
A
s
=
1,4

b
w
J
=
1,4 x 4uu
4uu x 6uu
= 84 mm
2
.
Ok, syarat tulangan minimum terpenuhi.
c. Cek iasio tulangan
p =
A
s
b
w
J
=
1uS1
4uu x 6uu
= , 4379.
p
b
= [
1
u,8S
c
'

_
6uu
6uu +

_ = u,8S x
u,8S x Su
4uu
x _
6uu
6uu +4uu
]
= , 3251.
u,7S p
b
= u,7S x u,uS2S1 = , 2438.
Batas tulangan maksimum beiuasaikan Pasal 2S.S.2 aualah 0,025.
Ok, < 0,75
b
. Syarat tulangan maksimum
terpenuhi.
u. Check, apakah penampang tensioncontrolled (ACI S18uS).
o
J
t
=
41
SS9
= , 7475.
o
tcI
J
t
= u,S7S [
1
= u,S7S x u,8S = , 31875.
Ok, a/d
t
< a
tcl
/d
t
. Desain tulangan: under
reinforced.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
16

e. Reinforcement:
uunakan 3bajatulanganD19+1bajatulanganD16, uipasang 1
layer.

Kondisi 5, Midspan, momen positif, goyangan ke kanan dan ke
kiri.
M
u
= 143 kN-m.
a. Baja Tulangan yang uibutuhkan untuk lentui.
Biasumsikan yang teijaui aualah peiilaku balok peisegi, uan aua 1layer
tulangan. Tulangan tekan (jika aua) uiabaikan.
u = d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 19 mm2) = 540,5 mm.
Asumsikan bahwa:
j = u,8S.
= u,8.
A
s
=
H
u

]J
=
14S x 1u
6
Nmm
u,8 x 4uu
N
mm
2
x u,8S x S4u,S mm
= 973 mm
2
.

Jenis Dimensi
A
s

(mm
2
)
Diameter
19
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
2 19 283,39
969
Diameter
16
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
2 16 201,10

Gambar 10. Sketsa penulangan untuk memenuhi kebutuhan
momen kondisi 5.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
17

Bipeilukan 2bajatulanganD19+2bajatulanganD16.
u = d
e
= 6uu mm (4u mm + 1u + 19 mm2) = 540,5 mm.
CheckM
n
:
o =
A
s

u,8S
c
'b
=
969 mm
2
x 4uu
N
mm
2
,
u,8S x Su
N
mm
2
x 4uu mm
= S8 mm.

0M
n
= 0A
s

[J -
o
2

= u,8 x 969 x 4uu x [S4u,S -
38
2
x 1u
-6
= 12 kNm. (0K)
b. Cek A
s
minimum.
A
s_mn
=

c

b
w
J =
Su
4 x 4uu
x 4uu x 6uu = 822 mm
2
.
Tapi tiuak boleh kuiang uaii
A
s
=
1,4

b
w
J
=
1,4 x 4uu
4uu x 6uu
= 84 mm
2
.
Ok, syarat tulangan minimum terpenuhi.
c. Cek iasio tulangan
p =
A
s
b
w
J
=
969
4uu x 6uu
= , 43.
p
b
= [
1
u,8S
c
'

_
6uu
6uu +

_ = u,8S x
u,8S x Su
4uu
x _
6uu
6uu +4uu
]
= , 3251.
u,7S p
b
= u,7S x u,uS2S1 = , 2438.
Batas tulangan maksimum beiuasaikan Pasal 2S.S.2 aualah 0,025.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
18

Ok, < 0,75


b
. Syarat tulangan maksimum
terpenuhi.
u. Check, apakah penampang tensioncontrolled (Beiuasaikan ACI
S18uS).
o
J
t
=
S8
S4u,S
= , 7282.
o
tcI
J
t
= u,S7S [
1
= u,S7S x u,8S = , 31875.
Ok, a/d
t
< a
tcl
/d
t
. Desain tulangan: under
reinforced.
e. Reinforcement:
uunakan 2bajatulanganD19+2bajatulanganD16, uipasang 1
layer.

6. Kapasitas Minimum Momen Positif dan
Momen Negatif
SNI03284706Pasal23.3.2.2
Kapasitas momen positif uan negatif minimum paua sebaiang penampang ui
sepanjang bentang balok tiuak boleh kuiang uaii 14 kali kapasitas momen
maksimum yang uiseuiakan paua keuua muka kolom balok teisebut.

Nomen positifnegatif teibesai paua bentang = 376 kNm.


14 momen negatif teibesai = 94 kNm.
Ok, kapasitas momen terkecil sepanjang
bentang adalah di tengah bentang = 162 kN-
m > 94 kN-m.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
19

Namun untuk momen negatif uitengah bentang, seuiakan juga tulangan


atas 2B19 + 2B16 uengan M
n
= 162 kNm.
7. Probable Moment Capacities
SNI03284706Pasal23.3.4.2
uesei seismic paua beam uihitung uengan mengasumsikan senui plastis
teibentuk ui ujungujung balok uengan tegangan tulangan lentui mencapai
hingga 1,25f
y
uan =1

a. Nomen untuk iangka beigoyang ke kanan


Kondisi1
o
p
=
1,2S A
s

u,8S
c
i
b
=
1,2S x 218S x 4uu
u,8S x Su x 4uu
= 17 mm.
M
pr_1
= 1,2S A
s

[J -
o
p
2

= 1,2S x 218S x 4uu x _Su9 -
1u7
2
] x 1u
-6
= 497 kNm.
Searah jarum jam di ujung interior.
Kondisi3
o
p
=
1,2S A
s

u,8S
c
i
b
=
1,2S x 1162 x 4uu
u,8S x Su x 4uu
= 57 mm.
M
pr_3
= 1,2S A
s

[J -
o
p
2

= 1,2S x 1162 x 4uu x _SS9 -
S7
2
] x 1u
-6
= 297 kNm.
Searah jarum jam di ujung exterior.
b. Nomen untuk iangka beigoyang ke kiii
Gambar 11. Probable Moment konfigurasi penampang untuk
menahan goyangan ke kanan.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
20

Kondisi2
o
p
=
1,2S A
s

u,8S
c
i
b
=
1,2S x 2S6S x 4uu
u,8S x Su x 4uu
= 12 mm.
M
pr_2
= 1,2S A
s

[J -
u
pr
2

= 1,2S x 2S6S x 4uu x _Su9 -
126
2
] x 1u
-6
= 572 kNm.
Berlawanan arah jarum jam di ujung exterior.
Kondisi4
o
p
=
1,2S A
s

u,8S
c
i
b
=
1,2S x 1uS1 x 4uu
u,8S x Su x 4uu
= 52 mm.
M
pr_4
= 1,2S A
s

[J -
o
p
2

= 1,2S x 1uS1 x 4uu x _SS9 -
S2
2
] x 1u
-6
= 271 kNm.
Berlawanan arah jarum jam di ujung interior.
8. Diagram Gaya Geser
Reaksi gesei ui ujungujung balok akibat pembebanan stiuktui secaia
giavitasi =
w
u
= 1,2 BL + 1,u LL = 1,2 (2u kNm) + 1,u (1u kNm)
= 34 kNm
F
g
=
w
u
l
n
2
=
S4
kN
m
x S,4 m
2
= 92 kN.
a. Rangka beigoyang ke kanan
Gambar 12. Probable Moment konfigurasi penampang untuk
menahan goyangan ke kiri.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
21

F
xway_ka
=
H
p_1
+ H
p_3
l
n
=
497 + 297
S,4
= 147 kN.
Total ieaksi gesei ui ujung kiii balok = 92 147 = 55 kN
Ke bawah.
Total iekasi ui ujung kanan balok = 92 + 147 = 239 kN
Ke atas.
b. Rangka beigoyang ke kiii
F
xway_k|
=
H
p_2
+ H
p_4
l
n
=
S72 + 271
S,4
= 15 kN.
Total ieaksi gesei ui ujung kiii balok = 92 + 1S6 = 248 kN
Ke atas.
Total ieaksi ui ujung kanan balok = 92 1S6 = 64 kN
Ke bawah.
9. Stirrups untuk Gaya Geser
SNI03284706Pasal23.3.4.2
v
c
uapat uiambil = u jika:
a. uaya gesei v
sway
akibat senui plastis ui ujungujung balok melebihi V atau
lebih kuat gesei peilu maksimum v
u
.
b. uaya tekan aksial teifaktoi, teimasuk akibat pembebanan seismik, kuiang
uaii A
g
f
c
2u.

}ika ini tiuak uipenuhi, v
c
mengikuti atuian reguler:
I
c
=
]
c
i
6
b
w
J =
30
6
x 4uu x 6uu x 1u
-3
= 219 kN
Gambar 13. Diagram gaya geser akibat goyangan ke kanan.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
22

Tumpuan
V
ugrav

(kN)
V
tot_ka

(kN)
V
tot_ka

(kN)
V
tot_ki

(kN)
V
tot_ki

(kN)
Eksterior
92
55 27,5 248 124
Interior
239 119 64 32

a. 0jung eksteiioi.
Naximum sheai, v
u
= 248 kN.
I
s
=
I
u

-I
c
=
248
u,7S
- u = 331 kN.
SNI03284706Pasal13.5.6.9
Naksimum, v
s
=
I
s_mux
=
2
c
'
S
b
w
J
=
2 x Su
S
x 4uu x 6uu x 1u
-3
= 87 kN.
Ok, V
u
= 331 kN < 876 kN. Syarat V
s

maksimum terpenuhi.
Spasi tulangan uiatui melalui peisamaan:
A

s
=
I
s

J

Coba uiametei tulangan sengkang 1u mm.




Gambar 14. Diagram gaya geser akibat goyangan ke kiri.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
23

}enis baja tulangan.


Jenis Dimensi
A
v

(mm
2
)
S
(mm)
Diameter
10
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
3 10 78,50 236 164

I
s
=
A

J
s
=
2S6 x 4uu x 6uu
1Su
x 1u
-3
= 378 kN
}aui gunakan 3legbajatulanganD10 uengan spasi15cm.

b. 0jung inteiioi.
Naximum sheai, v
u
= 2S9 kN.
I
s
=
I
u

- I
c
=
2S9
u,7S
- u = 319 kN.
Again, syarat Vs maksimum terpenuhi.
Coba uiametei tulangan sengkang 1u mm.

Jenis Dimensi
A
v

(mm
2
)
S
(mm)
Diameter
10
mm
Jumlah
Diameter
(mm)
Luas/bar
(mm
2
)
3 10 78,50 236 164

I
s
=
A

J
s
=
2S6 x 4uu x 6uu
1Su
x 1u
-3
= 378 kN
Gambar 15. Konfigurasi penulangan sengkang di interior
support.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
24

}aui gunakan 3legbajatulanganD10 uengan spasi15cm.

SNIPasal23.3.3.1
Bipeilukan hoopssepanjang jaiak 2h uaii sisi (muka) kolom teiuekat. }aui 2h
=12uu mm.

SNIPasal23.3.3.2
Hoopsyang peitama uipasang paua jaiak Su mm uaii muka kolom teiuekat, uan
yang beiikutnya uipasang uengan spasi teikecil ui antaia:
1. u4 = Su94 = 128 mm.
2. 8 kali uiametei tulangan longituuinal teikecil, = 8 x 16 = 128 mm.
S. 24 kali uiametei tulangan hoop, = 24 x 1u mm = 24u mm.
4. Suu mm. = Suu mm.
Beiaiti, tulangan gesei uiatas (yaitu S leg B1u) uipasang uengan spasi 12S mm
uiuaeiah ui sepanjang 2h (=12uu mm) uaii muka kolom.
SNIPasal23.3.3.4
Maximumspacing tulangan gesei uisepanjang balok SRPNK aualah u2.

s
mox
=
J
2
=
6uu - 6u
2
= 27u mm
Beiaiti, uiluai uaeiah 2h (= 12uu mm), tulangan gesei uapat uipasang uengan
spasi 2Su mm.

10. Splicing for Continues Bars
SNIPasal23.3.2.1
Gambar 16. Konfigurasi penulangan sengkang di eksterior
support.
SHORTCOURSE HAKI

21AGUSTUS08|HOTELBOROBUDUR|JAKARTAINDONESIA|DetailingBalok
25

Seuikitnya haius aua 2 layer baja tulangan yang dibuat kontinyu, ui bagian
atas uan bagian bawah penampang. untuk kasus uesain ini suuah teipenuhi,
kaiena tulangan longituuinal teipasang minimum aualah 2B19 uan 2B16, yang
uipasang baik uisisi atas maupun sisi bawah penampang.
Nomen ui tengah bentang uapat beiupa momen positif (tekan) atau momen
negatif (taiik ) yang ielatif kecil. Kaiena tulangan yang uiseuiakan uitengah
bentang paua uasainya uitentukan oleh syaiat uetailing, maka SNI Pasal14.15.2.
mengizinkan Class A Lapsplice, untuk penyambungannya, uengan panjang
penyaluian l
u
, uimana l
u
= 48 u
b
(beiuasaikan Tabel 11 Pasal 14.2.2 untuk kasus
tulangan atas).

Beiuasaikan Pasal 2S.S.4.2 nilai panjang penyaluian ini tiuak boleh kuiang uaii
S,S kali panjang penyaluian tulangan beikait yang uihitung beiuasaikan Peis
126 (Pasal 2S.S.4.1), yaitu = 47.Su
b
. (0K)

Balam contoh ini baja tulangan yang haius uisaluikan aualah baja
tulangan B19.
}aui l
u
= 48 u
b
= 912 mm.
SNIPasal23.3.2.3
Baja tulangan yang uisaluikan haius uiikat uengan hoopsyang uipasang uengan
spasi maksimum yaitu yang teikecil ui antaia u4 uan 1uu mm.
u4 = (6uu mm 6u mm) 4
= 1SS mm.
}aui, spasi hoopsui uaeiah penyambungan tulangan = 100 mm.
Gambar 17. Konfigurasi penulangan sengkang di midspan.