Anda di halaman 1dari 4

Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV,

Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 ISSN : ISSN : ISSN : ISSN : 2301 2301 2301 2301- -- -9425 9425 9425 9425
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Certainty Factor.
Oleh : Nur Anjas Sari
!!
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT DEMAM
BERDARAH MENGGUNAKAN METODE
CERTAINTY FACTOR
Nur Anjas Sari (0911111

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan
Jl. Sisimangaraja No.33 Sim!ang "imun Medan
www.stmik#$udidarma.a%.id &&'mail ( nuranja)*3+,gmail.%om


ABSTRAK

Penyakit demam berdarah merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan
melalui gigitan Nyamuk Aedes aegepty dan Aedes albopictus. Demam berdarah dangue merupakan salah satu
penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan menyebabkan kematian. Seringkali penyakit demam
berdarah terlambat didiagnosa. Pada penelitian ini penulis membuat suatu penerapan metode certainty factor
agar masyarakat dapat mengenali dan menanggulangi penyakit yang dideritanya.
Sistem pakar untuk diagnosa penyakit demam berdarah ini merupakan suatu sistem pakar yang dirancang
sebagai alat bantu untuk mendiagnosa penyakit demam berdarah dengan basis pengetahuan yang dinamis.
Dimana sistem pakar merupakan sistem komputer yang dapat melakukan penalaran seorang pakar dengan
keahlian pada suatu keahlian tertentu. Sistem pakar dapat menggantikan peran seorang pakar yang prinsip
kerjanya dapat memberikan hasil yang pasti, seperti yang dilakukan oleh seorang pakar. Metode sistem pakar
yang dipakai adalah certainty factor. Sistem pakar ini akan menampilkan pilihan gejala yang dapat dipilih oleh
user, dimana setiap pilihan gejala akan membawa user kepada pilihan gejala selanjutnya sampai mendapatkan
hasil akhir. Pada hasil akhir, sistem akan menampilkan pilihan gejala user, dan penyakit yang diderita. Sistem
tersebut memberikan hasil berupa kemungkinan penyakit yang dialami, persentase keyakinan, serta nilai
keyakinan yang diberikan oleh pengguna dalam menjawab pertanyaan selama sesi konsultasi ketika
menggunakan sistem ini.

Ka!a "un#i Sistem pakar, certainty factor, demam berdarah

1$ P%n&a'u(uan
1$1 )a!ar B%(a"an*
Sistem pakar adalah sistem yang mampu
menirukan penalaran seorang pakar agar komputer
dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa
dilakukan oleh para ahli. Pengetahuan yang
disimpan didalam sistem pakar umumnya diambil
dari seorang manusia yang pakar dalam masalah
tersebut. Peran penting seorang pakar dapat
digantikan oleh program komputer yang pada
prinsip kerjanya untuk memberikan solusi yang
pasti seperti yang biasa dilakukan oleh pakar.
Sistem pakar biasanya digunakan untuk konsultasi,
analisis, diagnosis dan membantu mengambil
keputusan.
Penyakit demam dengue atau demam berdarah
merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh
virus dengue dan ditularkan melalui gigitan
Nyamuk Aedes aegepty dan Aedes albopictus.
Penyakit ini merupakan salah satu jenis gangguan
kesehatan yang mengganggu produktivitas setiap
orang dan merupakan salah satu penyakit menular
yang sering menimbulkan wabah dan menyebabkan
kematian. !leh karena itu penyakit ini sering
menimbulkan kepanikan masyarakat. Seorang yang
menderita penyakit demam berdarah pada awalnya
akan menderita demam tinggi. Dalam keadaan
demam ini tubuh banyak kekurangan cairan karena
terjadinya penguapan yang lebih banyak dari pada
biasanya. "ejala penyakit demam berdarah selama
ini hanya didiagnosa masyarakat awam berdasarkan
ciri#ciri yang diketahui tanpa oleh fakta dan
pertimbangan medis lainnya. Sehingga masyarakat
atau penderita sulit membedakan penyakit demam
berdarah dengan penyaki#penyakit demam biasa
pada umumnya. $kibatnya penyakit tersebut
ditangani dengan cara yang salah.
!leh karena itu agar tidak ada kesalahan
diagnosa dan untuk mempermudah masyarakat atau
penderita mengetahui sejak dini penyakit yang
diderita dan agar tidak terlambat mendapatkan
pengobatan dikarenakan seorang dokter atau pakar
memiliki keterbatasan waktu. Maka dibangun suatu
sistem yang dapat membantu menyelesaikan
masalah tersebut berupa sistem pakar dengan
menggunakan metode certainty factor. Metode
certainty factor %&'( merupakan metode yang
mendefenisikan ukuran kepastian terhadap suatu
fakta atau aturan, untuk menggambarkan tingkat
keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang
dihadapi, dengan menggunakan certainty factor ini
dapat menggambarkan tingkat keyakinan pakar.
Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 ISSN : ISSN : ISSN : ISSN : 2301 2301 2301 2301- -- -9425 9425 9425 9425
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Certainty Factor.
Oleh : Nur Anjas Sari
!

1$1 P%ru+usan Masa(a'

)erdasarkan pada uraian latar belakang maka
yang menjadi rumusan masalah adalah sebagai
berikut
*. )agaimana merepresentasekan gejala penyakit
demam berdarah kedalam rule+
,. )agaimana menerapkan metode certainty factor
dalam mendiagnosa penyakit demam berdarah +
-. )agaimana merancang sistem pakar untuk
mendiagnosa penyakit demam berdarah
menggunakan certainty factor?

1$, Tujuan
.ujuan penelitian ini adalah
*. Mengetahui representase rule dari gejala
penyakit demam berdarah.
,. Menerapkan suatu sistem pakar yang dapat
memberikan pengetahuan terhadap masyarakat
penderita penyakit demam berdarah.
-. Merancang suatu sistem pakar yang dapat
digunakan untuk melakukan diagnosa penyakit
demam berdarah.

,$ Sis!%+ Pa"ar
Sistem pakar adalah sistem yang mampu
menirukan penalaran seorang pakar agar komputer
dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa
dilakukan oleh para ahli. Pengetahuan yang
disimpan didalam sistem pakar umumnya diambil
dari seorang manusia yang pakar dalam masalah
tersebut.

,$1 C%r!ain!- Fa#!.r
'aktor kepastian %certainty factor) menyatakan
kepercayaan dalam sebuah kejadian %fakta atau
hipotesa( berdasar bukti atau penilaian pakar
%.urban, ,//0(. Certainty factor menggunakan
suatu nilai untuk mengasumsikan derajat keyakinan
seorang pakar terhadap suatu data.
&'12,34 5 M)12,34 6 MD12,34 1,.*4
7eterangan
&'%2,3( 5 certainty factor hipotesa yang
dipengaruhi oleh evidence e diketahui
dengan pasti
M)%2,3( 5 measure of belief terhadap hipotesa
2, jika diberikan evidence 3 %antara /
dan *(
MD%2,3( 5 measure of disbelief terhadap
evidebce 2, jika diberikan evidance 3
%antara / dan *(
Certainty factor untuk kaidah premis
tunggal
&'12,34
*
5 &'124 8 &'134 1,.,4

Certainty Factor untuk kaidah dengan kesimpulan
yang serupa (similarly concluded rules)
&'
combine
&'12,34
*,,
5 &'12,34
*
9 &'12,34
,
8 1*#
&'12,34
*
4 1,.-4

&'
combine
&'12,34
old
,
-
5&'12,34
old
9&'12,34
-
8 %*#
&'12,34
old
4 1,.:4

/$ Ana(isa M%!.&% Certainty Factor
$dapun logika metode certainty factor pada
pada sesi konsultasi sistem, pengguna konsultasi
diberi pilihan jawaban yang masing#masing
memiliki bobot sebagai berikut

Ta0%( 1 1 Ta0%( Ni(ai User
N. K%!%ran*an Ni(ai Us%r
*. .idak /
,. .idak tahu /.,
-. Sedikit yakin /.:
:. &ukup yakin /.;
0. <akin /.=
; Sangat yakin *

Nilai / menunjukkan bahwa pengguna
konsultasi menginformasikan bahwa user tidak
mengalami gejala seperti yang ditanyakan oleh
sistem. Semakin pengguna konsultasi yakin bahwa
gejala tersebut memang dialami manusia, maka
semakin tinggi pula hasil prosentase keyakinan
yang diperoleh. Proses penghitungan prosentase
keyakinan diawali dengan pemecahan sebuah
kaidah yang memiliki premis majemuk, menjadi
kaidah#kaidah yang memiliki premis tunggal.
7emudian masing#masing aturan baru dihitung
certainty factornya, sehingga diperoleh nilai
certainty factor untuk masing#masingaturan,
kemudian nilai certainty factor tersebut
dikombinasikan. Sebagai contoh, proses pemberian
bobot pada setiap premis %gejala( hingga perolehan
prosentase keyakinan untuk penyakit demam
berdarah.
7aidah#kaidah produksi atau rule yang
berkaitan dengan penyakit demam adalah sebagai
berikut
7aidah
>' nyeri seluruh tubuh
$ND nyeri sendi
$ND nyeri otot
$ND nyeri perut
$ND demam
$ND bintik merah pada kulit
$ND sakit kepala
$ND konstipasi
$ND mual
$ND muntah
$ND nafsu makan berkurang
$ND denyut nadi cepat dan lemah
$ND tubuh terasa dingin
$ND kesadaran menurun
$ND mengalami pendarahan
$ND dengue shok syndrome
Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 ISSN : ISSN : ISSN : ISSN : 2301 2301 2301 2301- -- -9425 9425 9425 9425
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Certainty Factor.
Oleh : Nur Anjas Sari
!"
.23N demam berdarah

?angkah pertama, pakar menentukan nilai
&' untuk masing#masing gejala sebagai berikut

&'
pakar
%nyeri seluruh tubuh( 5 *./
&'
pakar
%nyeri sendi( 5 *./
&'
pakar
%nyeri otot( 5 /.=
&'
pakar
%nyeri perut( 5 /.;
&'
pakar
%demam( 5 *
&'
pakar
%bintik merah pada kulit(5 /.;
&'
pakar
%sakit kepala( 5 /.:
&'
pakar
%konstipasi( 5 #/.:
&'
pakar
%mual( 5 /.:
&'
pakar
%muntah( 5 /.:
&'
pakar
%nafsu makan berkurang(5 *./
&'
pakar
%denyut nadi cepat dan lemah(5 /.=
&'
pakar
%tubuh terasa dingin( 5 /.;
&'
pakar
%kesadaran menurun( 5 #/.:
&'
pakar
%mengalami pendarahan( 5 *./
&'
pakar
%Dengue shok syndrome(5 *./

7emudian dilanjutkan dengan penentuan
nilai bobot user. Misalkan user memilih jawaban
sebagai berikut

Nyeri seluruh tubuh5 Sedikit yakin 5 /.:
Nyeri sendi5 .idak tahu 5 /.,
Nyeri otot5 .idak 5 /
Nyeri perut5 .idak tahu 5 /.,
Demam 5 <akin 5 /.=
)intik merah pada kulit5 .idak tahu 5 /.,
Sakit kepala 5 &ukup yakin 5 /.;
7onstipasi 5 .idak tahu 5 /.,
Mual 5 .idak 5 /
Muntah 5 .idak 5 /
Nafsu makan berkurang5Sedikityakin5 /.:
Denyut nadi cepat dan lemah 5Sedikit yakin 5 /.:
.ubuh terasa dingin5 .idak 5 /
7esadaran menurun5 Sedikit yakin 5 /.:
Mengalami pendarahan5 .idak tahu 5 /.,
Dengue shok syndrome5 .idak 5 /

?angkah kedua, kaidah#kaidah tersebut
kemudian dihitung nilai &'nya dengan mengalikan
&'
Pakar
dengan &'
@ser
menjadi
&'12,34
*
5 &'124
*
8 &'134
*

5 *./ 8 /.:
5 /.:
&'12,34
,
5 &'124
,
8 &'134
,

5 *./ 8 /.,
5 /.,
&'12,34
-
5 &'124
-
8 &'134
-

5 /.=8 /
5 /
&'12,34
:
5 &'124
:
8 &'134
:

5 /.; 8 /.,
5 /.*,
&'12,34
0
5 &'124
0
8 &'134
0

5 *./ 8 /.=
5 /.=
&'12,34
;
5 &'124
;
8 &'134
;

5 /.; 8 /.,
5 /.*,
&'12,34
A
5 &'124
A
8 &'134
A
5 /.: 8 /.;
5 /.,:
&'12,34
=
5 &'124
=
8 &'134
=

5 #/.: 8 /.,
5 #/.=
&'12,34
B
5 &'124
B
8 &'134
B

5 /.: 8 /
5 /
&'12,34
*/
5 &'124
*/
8 &'134
*/

5 /.: 8 /
5 /
&'12,34
**
5 &'124
**
8 &'134
**

5 *./ 8 /.:
5 /.:
&'12,34
*,
5 &'124
*,
8 &'134
*,

5 /.= 8 /.:
5 #/.-,
&'12,34
*-
5 &'124
*-
8 &'134
*-

5 /.; 8 /
5 /
&'12,34
*:
5 &'124
*:
8 &'134
*:

5 #/.: 8 /.:
5 #/.*;
&'12,34
*0
5 &'124
*0
8 &'134
*0

5 *./ 8 /.,
5 /.,
&'12,34
*;
5 &'124
*;
8 &'134
*;

5 *./ 8 /
5 /
?angkah yang terakhir adalah
mengkombinasikan nilai &' dari masing#masing
kaidah. )erikut adalah kombinasikan &'12,34
*

dengan &'12,34
,


&'
combine
&'12,34
*,,
5 &'12,34
*
9 &'12,34
,
8 %*#
&'12,34
*
4
5 /.:9 /., 8 %*#/.:(
5 /.:9 /.*,
5 /.0,
old
&'
combine
&'12,34
old,-
5 &'12,34
old
9 &'12,34
-
8 %*#
&'12,34
old
4
5 /.0, 9 / 8 %*#/.0,(
5 /.0,
old,

&'
combine
&'12,34
old,,:
5 &'12,34
old,
9 &'12,34
:
8
%*#&'12,34
old,
4
5 /.0, 9 /.*, 8 %*#/.0,(
5 /.0, 9 /./0
5 /.0A
old-

&'
combine
&'12,34
old-,0
5 &'12,34
old-
9 &'12,34
0
8
%*#&'12,34
old-
4
5 /.0A 9 /.= 8 %*#/.0A(
5 /.0A 9 /.-
5 /.=A
old:

Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 Pelita Informatika Budi Darma, Volume : IV, Nomor: 3, Agustus 2013 ISSN : ISSN : ISSN : ISSN : 2301 2301 2301 2301- -- -9425 9425 9425 9425
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Certainty Factor.
Oleh : Nur Anjas Sari
!#
&'
combine
&'12,34
old:,;
5 &'12,34
old:
9 &'12,34
;
8
%*#&'12,34
old:
4
5 /.=A 9 /.*, 8 %*#/.=A(
5 /.=A 9 /./*
5 /.==
old0

&'
combine
&'12,34
old0,A
5 &'12,34
old0
9 &'12,34
A
8
%*#&'12,34
old0
4
5 /.== 9 /.,: 8 %*#/.==(
5 /.== 9 /./,
5 /.B
old;

&'
combine
&'12,34
old;,=
5 &'12,34
old;
9 &'12,34
=
8
%*#&'12,34
old;
4
5 /.B 9 %#/.=( 8 %*#/.B(
5 /.B 9 %#/./=(
5 /.=,
oldA
&'
combine
&'12,34
oldA,B
5 &'12,34
oldA
9 &'12,34
B
8
%*#&'12,34
oldA
4
5 /.=, 9 / 8 %*#/.=,(
5 /.=,
old=

&'
combine
&'12,34
old=,*/
5&'12,34
old=
9 &'12,34
*/
8
%*#&'12,34
old=
4
5 /.=, 9 / 8 %*#/.=,(
5 /.=,
oldB

&'
combine
&'12,34
oldB,**
5&'12,34
oldB
9 &'12,34
**
8
%*#&'12,34
oldB
4
5 /.=, 9 /.: 8 %*#/.=,(
5 /.=, 9 /./A
5 /.=B
old*/

&'
combine
&'12,34
old*/,*,
5&'12,34
old,*/
9&'12,34
*,
8
%*#&'12,34
old*/
4
5 /.=B 9 /.-, 8 %*#/.=B(
5 /.=B 9 /./-
5 /.B,
old**

&'
combine
&'12,34
old**,*-
5&'12,34
old**
9&'12,34
*-
8
%*#&'12,34
old**
4
5 /.B,9 /8 %*#/.B,(
5 /.B,
old*,

&'
combine
&'12,34
old*,,*:
5 &'12,34
old*,
9 &'12,34
*:

8 %*#&'12,34
old*,
4
5 /.B, 9 %#/.*;( 8 %*#/.B,(
5 /.B, 9 %#/./*(
5 /.B*
old*-

&'
combine
&'12,34
old*-,*0
5 &'12,34
old*-
9 &'12,34
*0

8 %*#&'12,34
old*-
4
5 /.B* 9 /., 8 %*#/.B*(
5 /.B* 9 /./*
5 /.B,
old*:

&'
combine
&'12,34
old*:,*;
5 &'12,34
old*:
9 &'12,34
*;

8 %*#&'12,34
old*:
4
5 /.B, 9 / 8 %*#/.B,(
5 /.B,
old*0

&'12,34
old*0
8 *// C5 /.B, 8 *// C
5 B, C
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
perhitungan certainty factor pada penyakit demam
berdarah memiliki persentase tingkat keyakinan B,
C.

2$ K%si+3u(an &an Saran
2$1 K%si+3u(an
*. "ejala penyakit demam berdarah telah berhasil
direpresentasekan ke dalam bentuk rule agar
dapat dimengerti oleh komputer.
,. Penerapan metode certainty factor dapat
mempermudah dan memberikan perhitungan
penyelesaian seberapa pasti para user atau
pasien menderita penyakit demam berdarah.
-. $plikasi sistem pakar ini dirancang untuk dapat
digunakan dalam mengetahui penentuan
penyakit demam berdarah.

2$, Saran
*. Perlu dilakukan penambahan data untuk gejala
penyakit demam berdarah beserta solusi dan
cara pencegahannya, sehingga informasi yang
dimiliki oleh sistem semakin banyak.
,. Metode sistem pakar yang digunakan tidak
harus menggunakan metode certainty factor,
namun dapat dikembangkan dengan
membandingkan dengan metode#metode yang
lainnya.
-. Sistem pakar yang dibangun tidak harus
menggunakan bahasa pemograman visual
basic.net ,//=, namun dapat dikembangkan
dengan menggunakan bahasa pemograman
lainnya sehingga user dapat merasakan
kepuasan saat menggunakan sistem.

Da4!ar Pus!a"a

1*4 Sutojo. .,S.Si.,M.kom, Mulyanto
3dy,S.Si.,M.kom dan Dr. Suhartono
Dincent. 7ecerdasan )uatan. $ndi
<ogyakarta @nidus.,/**
1,4 Desiani $nita E $rhami Muhammad,
7onsep Dasar 7ecerdaasan )uatan, $ndy
<ogyakarta, ,//;.
1-4 $rhami Muhammad, 7onsep Dasar Sistem
Pakar, $ND>, ,//0
1:4 Dini Siti $nggraeni. Stop Demam )erdarah
Dangue. )ogor Publishing 2ouse. &etakan
Pertama. ,/*/
104 Mufidah 'atchul, Penyakit#penyakit yang
rentan diderita anak usia sekolah, 'lashbook.
&etakan Pertama. ,/*,
1;4 Nugroho $di, Fekayasa Perangkat ?unak
)erorientasi !bjek, $ND>, ,/*/
1A4 SholiG, Pemodelan sistem >nformasi
)erorientasi !bjek Dengan @M?, "raha
>lmu. &etakan Pertama. ,//;
1=4 Daniel, "loria Dirginia, >mplementasi
Sistem Pakar @ntuk mendiagnosis Penyakit
Dengan "ejala Demam Menggunakan
Metode &ertainty factor, ,/*/.