Anda di halaman 1dari 4

OBAT PLASMA 10 sampel (11juni 2013

)
VARIABEL VIEW
1. name: kadar, label: kadar obat dlm plasma
Data view
2. entry data dua kel nyambung ke bawah
Variable view
3. name: grup, value: 1=kelompok 1, 2= kelompokm 2
Data view
4. entry kel 1 & 2 di var grup
UJI KELOMPOK 1
5. data  selct cases  if  add grup = 1  ok  continue
6. analyse  non parametric tes  one sample KS  add kadar obat dlm plasma  OK.  lihat
asymp sig 2-tailed (p)  p = 0,999 > α 0,05  Ho diterima
 Jika p < α  Ho ditolak
UJI KELOMPOK 2
7. data  selct cases  if  add grup = 2  ok  continue
8. analyse  non parametric tes  one sample KS  add kadar obat dlm plasma  OK.  lihat
asymp sig 2-tailed (p)  p = 0,999 > α 0,05  Ho diterima
 Jika p < α  Ho ditolak
 Kalau ada satu kel yg tidak normal  pakai mann whitney
9. data  select cases  all cases
UJI STATISTIK
9. data  select cases  all cases
10. analyse  compare meanse  independent t test  add kadar obat di kotak atas  grup di
kotak bawah.  continue  ok
11. LIHAT table bawah  LIHAT α di kolom p sig. 2 tailed  LIHAT di baris yg penuh (bisa yg
variance assumed, bisa jg yg variances not assumed)  p = 0,999 > α 0,05  Ho diterima
 Jika p < α  Ho ditolak

OBAT PLASMA 24 SAMPEL (11 juni 2013)
VARIABEL VIEW
1. name: kadar, label: kadar obat dlm plasma
Data view
2. entry data dua kel nyambung ke bawah
Variable view
3. name: grup, value: 1=kelompok 1, 2= kelompokm 2
Data view
4. entry kel 1 & 2 di var grup

UJI KELOMPOK 1
5. data  selct cases  if  add grup = 1  ok  continue
6. analyse  non parametric tes  one sample KS  add kadar obat dlm plasma  OK.  lihat
asymp sig 2-tailed (p)  p = 0,999 > α 0,05  distribusi NORMAL
 Jika p < α  distribusi TIDAK NORMAL

UJI KELOMPOK 2
7. data  selct cases  if  add grup = 2  ok  continue
8. analyse  non parametric tes  one sample KS  add kadar obat dlm plasma  OK.  lihat
asymp sig 2-tailed (p)  p = 0,999 > α 0,05  DISTRIBUSI NORMAL
 Jika p < α  distribusi TIDAK NORMAL
 Kalau ada satu kel yg tidak normal  pakai mann whitney
9. data  select cases  all cases

UJI MANN WHITNEY
10. analyse  non parametric test  2. Independent samples  add KADAR OBAT di kotak ATAS 
GRUP di kotak BAWAH  define grup  grup 1=1, grup 2=2  continue  ok
11. LIHAT asymp. Sig 2-tailed  p > 0,05  Ho diterima  ada perbedaan signifikan.
 p < 0,05  Ho ditolak  TIDAK ada perbedaan signifikan.
SUNTIK INSULIN (before-after) 12 juni 2013

VARIABLE VIEW
1. name 1= before, name 2 = after  label 1 = before penyuntikan, label 2 = after penyuntikan
2. entry data di before & after
UJI DISTRIBUSI
3. analyse  non parametric test  1 sample KS  add before & after 
4. lihat asymp sig 2 tailed  p > alfa 0,05  distribusi normal ;;;;; p<alfa  distribusi tidak normal
UJI PAIRED T TEST
5. analyse  compare means  paired sample t test  LIHAT asymp sig 2 tailed di table paired
sample test (yg paling panjang)  p = 0,000 < alfa  Ho ditolak
6. kesimpulan: ada penurunan signifikan antara sebelum dan sesudah penyuntikan insulin.

SKOR TINGGI MENENGAH RENDAH (ordinal) 12 juni 2013

1. name 1 = penilaian
2. name 2 = grup  value 1= pendidikan tinggi , 2= pendidikan menengah, dst
3. entry data urut ka bwah
4. entry grup urut ke bawah

UJI KRUSKAL WALLIS
5. analyse  non parametric  K sample KS  kotak atas = penilaian , kotak bawah = grup 
define range  min =1, max = 3 (sesuai jumlah grup)  continue  centang KRUSKAL WALLIS ok
6. lihat p sig 2 tailed  p < alfa  Ho ditolak
KESIMPULAN : ada perbedaan penilaian masyarakat berdasarkan strata pendidikan terhadap
pelayanan kesehatan di poli gigi

MENGHITUNG MEDIAN (kl ditanya rata2 penilaian kelompok tertentu)
7. data  select case  if grup = 1
8. analyse  descriptive  frekuensi  add penilaian  statistic  median  continue  ok
9. ulangi utk grup 2, 3

POROSITAS VERTEX 12 juni 2013
1. name 1 = porositas, label 1 = porositas
2. name 2 = grup  value  1= stellon, 2 = vertex, 3=hylux
3. entry data urut ke bawah  entry grup 1-10= 1, 11-20 = 2, 21-30 = 3

UJI DISTRIBUSI
4. data  select case  if grup = 1
5. analyse  non parametric  1 sample KS  ok  LIHAT asymp sig 2 tailed
6. ulangi grup 2 dan 3
7. data  select cases  all cases

UJI ONE WAY ANOVA
8. analyse  compare means  1 way anova  kotak atas = porositas, kotak bawah = grup 
options  centang HOMOGENITY OF VARIANCE  continue  ok
9. lihat sig di table ANOVA.  p < alfa  signifikan ada perbedaan

UJI MULTIPLE COMPARATIONS
9. analyse  compare means  one way anova  post hoc  TUKEY
10. lihat mean di HOMOGENOUS SUBSET
 YG PALING JELEK = nilai yg paling besar
 lihat nilai yg paling kecil jika yg ditanyakan yg paling baik
 Kl di 1 kelompok ada yg nilainya 2  jawabannya 2 tadi karena keduanya tdk signifikan.
 Kl siginifikan  ada di grup sendiri.

Kesimpulan: merek akrilik yg paling baik adalah Vertex dan Stellon