Anda di halaman 1dari 2

PRAKTIKUM PROTEIN I

REAKSI PENGENDAPAN DAN REAKSI WARNA
A. REAKSI PENGENDAPAN
1. REAKSI PENGENDAPAN OLEH LOGAM BERAT
Prinsip: Pentralan muatan
Fungsi reagen: ZnSO4, Fe, Cu  sebagai donor kation untuk menetralkan muatan protein,
penembahan blabla berlebih bertujuan untuk menjenuhkan larutan
Hasil dan pembahasan: Endapan timbul pada semua larutan, endapan ZnSO4 dan Cu
berwarna putih sedangkan pada Fe berwarna oranye. Setelah ditambahkan garam berlebih
semua endapan hilang. Pada kondisi basa, protein akan bermuatan negatif, muatan ini
selanjutnya akan dinetralkan oleh kation dari logam , menghasilkan garam proteinat yang
mendendap. Bila ditambahkan garam berlebih, lalrutan akan menjadi jenuh dan endapan
kembali larut (reaksi recersible).
Reaksi: di modul halaman 64
Hasil sudah sesuai dengan teori
2. Pengendapan degan Reagen alkaloid
Prinsip: Penetralan muatan
Fungsi reagen dan perlakuan:
- Asam sumfosalisilat, kalium ferrosianida, asam cuka glasial: penyumbang anion untuk
menetralkan protein.
- H2SO4 dari reagen esbach menciptakan suasana asam sehingga protein bermuatan
positif.
Hasil dan pembahasan: Pada larutan Protein pada kondisi asam akan bermuatan positif.
Anion-anion dari reagen alkaloid akan menetralkan muatan protein kemudian
mengendapkannya. Endapan putih akan larut setelah ditambahkan asam encer dan tidak
akan larut bila dipanaskan.

Sumber: Sumardjo, Damin.2009 . Pengantar Kimia.Jakarta: EGC.
3. Pengendapan oleh garam-garam dan alkohol pekat
Prinsip: Penarikan air oleh garam-garam alkohol
Fungsi reagen dan perlakuan:
- Ammonium sulfat jenuh dan alkohol pekat  untuk menarik air dari gugus –OH, NH,
NH3, dan –CO
- Penggojogan  untuk mempercepat reaksi
Hasil dan pembahasan: Pada reaksi dengan ammonium sulfat timbul endapan putih yang
tidak larut apabila ditambah air. Amonium sulfat dan alkohol yang memiliki sifat higroskopis
menarik molekul air dari gugus –OH, NH2, NH3, dan –CO sehingga protein menggumpal.
Setelah ditambah air, protein kembali mengkikat air sehingga larut kembali. Pada alkohol
protein tidak larut sempurna ketika ditambah air karena protein telah rusak oleh alkohol.
4. Pengendapan oleh asam
Prinsip: Asam dapat menyebabkan denaturasi protein yang bersifat irreversible.
Fungsi Reagen dan Perlakuan:
- HNO3 dan asam asetat  asam untuk mendenaturasi protein
- Reagen Millon Nasse  untuk mengidentifikasi gugus hidroksifenil (asam amino Tirosin)
- Penambahan dengan memiringkan tabung - agar cincin putih hasil reaksi tidak pecah
- Pemanasan  mempercepat reaksi