Anda di halaman 1dari 10

WIWI FITRIYANTI

11.6A.24
CYBERCRIME DAN CYBERLAW
TENTANG PENCEMARAN NAMA BAIK

• Cybercrime
 kejahatan komputer sebagai aksi kriminal
dimana komputer digunakan sebagai senjata
utama



•Cyberlaw
 hukum yang digunakan untuk mengendalikan
kejahatan di internet (cybercrime)

•UU ITE Tentang Pencemaran Nama Baik

a. Pasal 27 ayat 3
“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak
mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau
membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau
Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan
dan/atau pencemaran nama baik.”
b. Pasal 45 ayat 1
“Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana
dimaksud dalam pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau
ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6
(enam) tahun dan/atau denda paling banyak
Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”
•Pencemaran nama baik

Adalah tindakan mencemarkan nama baik seseorang
atau instansi dengan cara menyatakan sesuatu melalui
lisan maupun tulisan.

•Dampak pencemaran nama baik

a. Merusak Popularitas
b. Merusak Pencitraan

•Penanggulangan

1. Masyarakat lebih berhati-hati dalam
menggunakan lisan maupun tulisan didalam
media sosial.
2. Adanya UU ITE tentang pencemaran nama baik

•Contoh Kasus

Kasus Prita Mulyasari dengan pihak Rumah sakit OMNI
Internasional Tangerang

•Kesimpulan

Teknologi informasi dan komunikasi selain
bermanfaat, juga dapat merugikan sebagian pihak
diantaranya yaitu dengan adanya pencemarkan
nama baik yang disebarluaskan oleh pihak yang
tidak bertanggung jawab melaui media sosial yang
ada.

•Saran

1. Cybercrime adalah kejahatan yang harus segera
diberantas, dan cyberlaw adalah salah satu
perangkatnya.
2. Masyarakat agar lebih berhati-hati dalam
menggunakan lisan dan tulisan di berbagai media
yang ada, agar tidak terjerat tindakan yang
melanggar hukum.