Anda di halaman 1dari 33

REFERAT

STROKE HEMORAGIK
Pembimbing :
Dr. Agus Yudawijaya, Sp.S.Msi.Med
Disusun Oleh :
Riduan Adoro Lumban Gaol
!"#$%%
KEPA&ITERAA& KLI&IK ILM' PE&(AKIT SARAF
PERIODE )* A+ril )#% , )$ Mei )#%
FAK'LTAS KEDOKTERA&
'&I-ERSITAS KRISTE& I&DO&ESIA
.AKARTA
[Type text]
STROKE HEMORAGIK
I/ PE&DAH'L'A&
Stroke atau bencana gangguan peredaran darah di otak (cerebro
vascular accident) paling banyak menyebabkan orang cacat pada
kelompok usia diatas 45 tahun. banyak penderita menjadi cacat, invalid,
tidak mampu lagi mencari nafkah seperti sediakala, menjadi tergantung
kepada orang lain dan tidak jarang menjadi beban bagi keluarganya.
Beban ini dapat berupa beban tenaga, beban perasaan, dan beban
ekonomi.
ngka kejadian stroke meningkat dengan bertambahnya usia..
!akin tinggi usia, makin banyak kemungkinan untuk mendapatkan stroke.
"encegahan stroke merupakan salah satu tujuan utama dari program
kesehatan. "engenalan faktor utama dari program kesehatan, pengenalan
faktor risiko dan tindakan untuk menghilangkan atau menurunkan
berbagai akibat yang ditimbulkannya merupakan upaya utama untuk
mengurangi tingkat kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh stroke.
II/ DEFE&ISI
Stroke menurut definisi #$% adalah manifestasi klinik dari
gangguan fungsi serebral baik lokal maupun menyeluruh (global),
berlangsung cepat, lebih dari &4 jam atau berakhir dengan maut tanpa
ditemukan penyebabnya selain gangguan vaskuler.
dapun penyakit atau kelainan dan penyakit pembuluh darah otak,
yang mendasari terjadinya stroke, misalnya arteriosklerosis otak,
[Type text]
aneurisma, angioma pembuluh darah otak dan sebagainya disebut
penyakit'penyakit peredaran darah otak (cerebrosvakular disease()*+).
III/ EPIDEMIOLOGI
+i negara industri penyakit stroke umumnya merupakan penyebab
kematian ,o - pada kelompok usia lanjut setelah penyakit jantung dan
kanker. +i .ndonesia stroke merupakan salah satu penyebab kematian
dan kecacatan neurologis yang utama.
Secara pukul rata dapat dikatakan bah/a angka kejadian (insiden)
stroke adalah &00 per 100.000 penduduk. +alam satu tahun, di antara
100.000 penduuk, maka &00 orang mendapat stroke.
+itaksir bah/a dari 1000 orang yang berusia 55'24 tahun, dalam
satu tahun 1,3 orang atau kira'kira & orang mendapat stroke.
I-/ KLASIFIKASI
Klasifikasi modifikasi MARSHALL adalah sebagai berikut :
. Berdasarkan patologi anatomi
1. Stroke iskemik
a. 4ransiet .schemic ttack (4.)
b. 4rombosis serebri
c. 5mboli serebri
&. Stroke hemoragik
a. "erdarahan intraserebral
b. "erdarahan subarachnoid
B. Berdasarkan stadium(pertimbangan /aktu
a. 4ransient .schemic ttack 4.
b. 6eversible .schemic ,eurological +eficit (6.,+)
c. Stroke in evolution
d. )ompleted stroke
[Type text]
). Berdasarkan sistem pembuluh darah
a. Sistem karotis
b. Sistem vertebro 7 basilar
-/ PATOFISIOLOGI
STROKE HEMORAGIK
!enurut #$%, dalam internasional stasticial classification of disease
and related health problem 10 th revision, stroke hemoragik dibagi atas 8
1. "erdarahan .ntra Serebral (".S)
&. "erdarahan Sub rakhnoid ("S)
 PERDARAHAN INTRASEREBRAL (PIS)
• De0inisi
".S adalah peredaran yang primer berasal dari pembuluh darah dalam
parenkim otak dan bukan disebabkan oleh trauma
• Pembagian 1linis
9yundyk dan Schoen membagi ".S menurut cepatnya gejala klinis
memburuk, sebagai berikut 8
1. kut dan cepat memburuk dalam &4 jam
&. Subakut dengan krisi terjadi antara - dan : hari
-. Subkronis, bila krisisnya : hari
• Pa2ologis dan +a2o0isiologi
:0; kasus ".S terjadi di kapsula interna &0; di fossaposterior
(batang otak dan serebelum) dan 10; di hemisfer (diluar kapsula
interna). <ambaran patologik menunjukkan ekstravasasi darah karena
robeknya pembuluh darah otak, diikuti pembentukan edema dalam
jaringan otak disekitar hematoma. kibatnya terjadi diskontinuitas
jaringan dan kompresi oleh hematoma dan edema pada struktur
sekitar termasuk pembuluh darah otak dan menyempitkan(
menyumbatnya, sehingga terjadi puka iskemi pada jaringan yang
dilayaninya. !aka gejala klinis yang timbul bersumber dari destruksi
[Type text]
jaringan otak, kompresi otak, kompresi pembuluh darah otak(iskemi
dan akibatnya kompresi pada jaringan otak lainnya.
• Ge3ala4ge3ala 1linis
<ejala prodromal tidak jelas, kecuali nyeri kepala karena hipertensi.
Serangan8 seringkali di siang hari, /aktu begriat atau emosi(merah.
Sifat nyeri kepala, nyeri yang hebat sekali. !ual'muntah, sering
terdapat pada permulaan serangan. =esadaran, biasanya menurun
dan cepat masuk koma (25; terjadi kurang dari setengah jam, &-;
antara > ' & jam, dan 1& jam, dan 1&; terjadi setelah & jam, sampai
1? hari).
 PERDARAHAN SUBARAKNOID (PSA)
' +efinisi
"S adalah keadaan terdapatnya(masuknya darah kedalam
ruangan subarakhnoid
"embagian8
1. "S spontan primer, yakni "S yang bukan akibat trauma atau
".S
&. "S sekunder, adalah perdarahan yang berasal di luar
subarakhnoid, umpamanya dari ".S atau dari tumor otak
' <ejala dan tanda'tanda klinis
1. <ejala prodromal8 nyeri kepala hebat perakut, hanya 10;, ?0;
tanpa keluhan sakit kepala
&. =esadaran sering terganggu dan sangat bervariasi dari tak
sadar sebentar, sedikit delirium sampai koma
-. <ejala(tanda rangsangan meningeal8 kaku kuduk, tanda kerni@
ada
4. Aundus okuli 8 10; penderita mengalami edema papil beberapa
jam setelah perdarahan. Sering terdapat perdarahan subhialoid
karena pecahnya aneurisma pada a. =omunikasi anterior atau
a. =arotis interna
5. <ejala'gejala neurologik fokal8
[Type text]
Bergantung pada lokasi lesi
2. <angguan fungsi saraf otonom
+emam setelah &4 jam , demam ringan karena rangsangan
meningeal dan demam tinggi bila dilihatkan hipotalamus.
Begitupun muntah, berkeringat, menggigil dan takikardia, ada
hubungannya dengan hipotalamus. Bila berat, maka terjadi ilkus
peptikum disertai peningkatan kadar gula darah, glukosuria,
albuminuria dan perubahan pada 5=<
-I/ FAKOR RESIKO
Aaktor resiko bagi stroke ialah kelainan atau penyakit yang
membuat seseorang lebih rentan terhadap serangan stroke.
1. 4idak dapat dimodifikasi
• Bsia
• Cenis kelamin
• $erediter
• 6as
&. +apat dimodifkasi
Fa12or40a12or resi1o 5ang 1ua2 6ma5or7
1. 4ekanan darah tinggi (hipertensi)
&. "enyakit jantung
a. .nfark miokard
b. 5lektrokardiogram abnormal disritmia, hipertrofi bilik kiri
c. "enyakit katup jantung
d. <agal jantung kongestif
-. Sudah ada manifestasi arterosklerosis secara klinis
a. <angguan pembuluh darah koroner (angina pectoris)
b. <angguan pembuluh darah karotis
[Type text]
4. +iabetes melitus
5. "olisitemia
2. "ernah mendapat stroke
:. !erokok
Fa12or40a12or resi1o 5ang lemah 6minor7
1. =adar lemak yang tinggi di darah
&. $ematokrit yang tinggi
-. =egemukan
4. =adar asam urat tinggi
5. =urang gerak badan(olahraga
2. Aibronogen tinggi
-II/ GE.ALA KLI&IS
Setiap stroke menunjukkan gejala'gejala yang khas, yaitu
terjadinya defisit neurologik kontralateral terhadap pembuluh yang
tersumbat dan mendadak akibat gangguan peredaran darah otak dan pola
gejalanya berhubungan dengan /aktu. =esadaran dapat menurun sampai
koma terutama pada perdarahan otak. Sedang pada stroke iskemiklebih
jarang terjadi penurunan kesadaran.
Perdarahan o2a1

%nset sangat mendadak diikuti rasa sakit kepala hebat, muntah'muntah
dan kadang'kadang disertai kejang. Sering terjadi pada penderita yang
sedang aktif atau emosional. "erdarahan otak umumnya terjadi pada usia tua
atau setengah tua dengan atau tanpa hipertensi, tergantung dari faktor
penyebabnya. 9i@uor yang berdarah berasal dari perdarahan ekstraserebral
primer atau perdarahan intraserebral yang merembas ke dalam ventrikel atau
ruangan subarakhnoid, ini akan menimbulkan gejala kaku kuduk.
[Type text]
Ge3ala +erdarahan in2raserebral a2au subara1hnoidal
1. "erdarahan dalam parenkim otak ini adalah akibat pecahnya mikroaneurisma
oleh hipertensi. Bila darah merembes intraventrikuler atau keruangan
subarakhnoid, akan bercampur dengan likuor dan merangsang menings.
Biasanya perdarahan intraserebral terjadi sangat mendadak pada orang tua
dengan tensi tinggi. =arena jaringan otak terdorong, maka timbul gejala
defisit neurologik yang cepat menjadi berat dalam beberapa jam. =esadaran
menurun sampai koma, bila volume darah lebih dari 50 cc. "ada saat
permulaan perdarahan penderita merasa sakit kepala hebat, muntah dan
kadang'kadang mengalami kejang.
&. "erdarahan subarakhnoidal
neurisma ialah pelebaran pembuluh darah arteri setempat yang sifatnya
kongenital di sirkulus #illisi atau percabangan arteri lain. neurisma besar
sering menyebabkan sakit kepala khronik atau menekan organ sekitarnya.
neurisma ini mudah pecah pada orang yang sedang aktif atau hipertensi,
mendadak dirasakan sakit kepala hebat, muntah dan mungkin penurunan
kesadaran. =aku kuduk diebabkan oleh adanya darah dalam likuor. =alau
ada defisit neurologik fokal, ini disebabkan oleh vasospasme yang biasanya
terjadi beberapa hari kemudian. "erdarahan subarakhnoidal ini kebanyakan
terjadi pada usia -0 7 20 tahun. "erdarahan subarakhnoidal karena *!
pecah, gejalanya sama, hanya lebih sering terdapat pada usia kurang dari &0
tahun
!anifestasi klinik gejala'gejala ini dapat berupa 8
1. 4ransient .schemic ttack dimana gejala fungsi otak akan pulih dalam &4 jam
&. Stroke .n 5volution dimana gejala neurologik menjadi makin berat
-. 6eversibel ,eurological +eficit dimana gejala neurologik menghilang dalam
/aktu - minggu, tetapi lebih daripada &4 jam
[Type text]
4. )ompleted Stroke dimana gejala neurologik menetap
Sis2em 8aro2is
+isebut stroke hemisferik.
<ejalayang timbul sangat mendadak.Carang mengalami penurunan kesadaran,
kecuali pada stroke yang luas. $al ini disebabkan karena struktur'struktur
anatomi yang menjadi substrat kesadaran yaitu formatio retikularisdi garis tengah
dan sebagian besar terletak dalam fossa posterior.
Aungsi vital umumnya baik.
"ada pemeriksaan neuroologis, saraf otak yang sering terkena adalah8
• , *.. dan , D..
!ulut mencong, bicara pelo dan deviasi lidah bila dikeluarkan dari mulut
• <angguan konjugat pergerakan bola mata dan lapangan pandang
$ampir selalu terjadi hemiparesis. +an dapat dijadikan patokan bah/a jika ada
perbedaan kelumpuhan yang nyata antaralengan dan tungkai hampir dipastikan
bah/a kelainan aliran darah otak berasal dari daerah kortikal. Sedangkan jika
kelumpuhan sama berat,maka gangguan aliran darah terjadi di daerah
subkortikal atau vertebro'basiler.
+apat juga terjadi gangguan sensorik.
"ada fase akut, refleks fisiologis pada sisi yang lumpuhakan menghilang.
Setelah beberapa hari,akan muncul kembali.
Sis2em -er2ebro4basiler
4erdapat penurunan kesadaran yang cukup berat.+isertai kombinasi
berbagaisaraf otak yang terganggu, vertigo,diplopia dan gangguan bulbar.
)iri khusus8 gangguan long'tract sign, yaitu parestesi keempat anggota gerak
(ujung'ujung distal), parestesi perioral, hemianopia altitudinaldan ske/ deviation.
-III/ DIAG&OSA STROKE
#/ Anamnesa
namnesis ditemukan kumpulan anggota gerak sebelah badan, mencong
atau bicara pelo, dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik keadaan ini
[Type text]
timbul sangat mendadak dapat se/aktu bangun tidur, sedang bekerja,
atau se/aktu istrihat.
!itonyalan mula faktor'faktor resiko yang menyantai sroke, dan dilakukan
pencatatan perkembangan kesadaran sejak serangan terjadi.
)/ Pemeri1saan 0isi1
+efisit neurologik yang sudah jelas mudah dikenal terutama
hemiparesis yang jelas. Selain itu teradpat pula tanda'tanda pengiring
hemiparesis yang dinamakan tanda'tanda gangguan EBpper !otor
,euronF (B!,) ialah8
a. 4onus otot pada lesi yang lumpuh meninggi
b. 6efleks tendon meningkat pada sisi yang lumpuh
c. 6efleks patologis positif pada sisi yang lumpuh
!engenal manifestasi stroke yang sangat ringan adalah lebih penting
daripada mengenal hemiparesis yang sudah jelas. !anifestasi stroke
yang paling ringan sering berupa gangguan ketangkasan gerak maka
dari itu urutan pemeriksaan susunan motorik sebagai berikut 8
&. "emeriksaan ketangkasan gerak
-. "enilaian tenaga otot'otot
4. "enilaian refleks tendon
5. "enilaian refleks patologis, seperti8
a. 6efleks babinski
b. 6efleks opppenheim
c. 6efleks gordon
d. 6efleks schaefer
e. 6efleks gonda dan lain'lain
#/ Pemeri1saan +enun3ang
• 9aboratorium
"emeriksaan darah lengkap
"emeriksaan kimia darah lengkap
1. <ula darah se/aktu
[Type text]
&. )holesterol, ureum, kreatinin, asam urat, fungsi hati, enGim
S<%4(S<"4, prafil lipid.
"emeriksaan darah lengkap
1. 9aju endap darah
&. $emoglobin
-. 5ritrosit
4. 9eukosit
5. $emotoknik
2. 4rombosit
"emeriksaan penunjang
1. 5=<
&. Aoto thoraks
-. )t'Scan
4. lumbal punksi
+engan pemeriksaan )4'Scan otak, kita dapat lebih memastikan
apakah strokenya berdarah atau iskemik. $al ini sangat penting
karena penanganannya berbeda.
=ita mengetahui bah/a stroke adalah gangguan pasokan darah di
otak dan faktor yang banyak peranannya pada peredaran darah otak
adalah jantung, pembuluh darah dan darah.
Bntuk mendiagnosis stroke, konsensus nasional pengolahan stroke
di .ndonesia, 1???, antara lain mengemukakan hal berikut 8
' +iagnosis stroke ditegakkan berdasarkan temuan klinis
' )4'Scan tanpa kontras merupakan pemeriksaan baku emas untuk
menentukan jenis patologi stroke, lokasi dan ekstensi lesi serta
menyingkirkan lesi non vaskuler.
' "ungsi lumbal dapat dilakukan bila ada indikasi khusus
[Type text]
' !6. dilakukan untuk menentukan lesi patologik stroke secara lebih
tajam.
,eurosonografi dilakukan untuk mendeteksi adanya stenosis
pembuluh darah ekstrakranial dan intrakranial dalam membantu
evaluasi diagnostik, etiologik, terapi dan prognos.
I9/ PEM:AGIA& KLI&IS
+ari segi klinis, stroke dibagi atas8
' Serangan iskemia sepintas (transient ischemic attack(4.)
' Stroke iskemik atau stroke non hemoragik
' Stroke hemoragik
=lasifikasi stroke berdasarkan Siriraj Stroke Score (SSS)
SSS H(&,5 I kesadaran) J (& I muntah) J (& I sakit kepala) J (?,11 I
tekanan darah diastol) 7 (- I ateroma) 7 1&.
,ilai
=esadaran 8 sadar
+elirium, stupor
Semikoma dan koma
0
1
&
!untah(sakit kepala dalam dua jam 8 tidak
ada
0
1
terom(ri/ayat diabetes 8 tidak ada
1 atau lebih
0
1
SSS diagnosa
K 1 "erdarahan serebral
L '1 .nfark serebral
' 1 sampai 1 diagnosa tidak pasti gunakan kurva kemungkinan(
)4'Scan
[Type text]
9/ PE&ATALAKSA&AA& STROKE HEMORAGIK
Perdarahan Intraserebral
=arena biasanya penderita berada dalam koma, maka pengobatan
dibagi dalam pengobatan umum dan pengobatan spesifik.
1."engobatan umum
"erhatikan pedoman berikut ini8
' Calan napas harus bebas untuk menjamin keperluan oksigen
' +arah dijaga agar tekanan darah tetap cukup (tinggi) untuk
mengalirkan darah (perfusi) ke otak dan menjaga komposisi
darah (0&, $b, glukosa) tetap optimal untuk metabolisme otak
' %tak, mencegah terjadinya edema otak dan timbulnya kejang
dengan kortikosteroid, gliserol atau manitol untuk edema dan
valium i.v pelan'pelan terhadap kejang'kejang
' <injal, saluran kemih dan balans cairan diperhatikan
' <astrointestinum, fungsi defekasi(pencernaan dannutrisi jangan
diabaikan
&. "engobatan spesifik
pengobatan ialah pengobatan kausal. "engobatan terhadap
perdarahan di otak dengan tujuan hemostatis, misalnya asa
traneksamat 1 gam(4 jam i.v pelan'pelan selama - minggu,
kemudian dosis berangsur'angsur diturunkan. =hasiatnya adalah
antifibrinolitik, sehingga mencegah lisinya bekuan darah, jadi
mencegah perdarahan ulang.
Perdarahan Subarkhnod
[Type text]
1.!enurunkan tekanan darah untuk mencegah perdarahan ulang.
&..stirahat total paling sedikit 4 minggu
-.4ekanan dalam rongga otak diturunkan dengan cara8
' !eninggikan kepala 15'-0; ( 1bantal)
' !emberikan obat antidema
' !emberikan deksametason
4.!encegah perdarahan ulang dengan pemberian antifibrinolitik, misalnya
asam traneksamat 4'2 gram selama & minggu.
5.!encegah spasme arteri dengan nimodipine 4I-0'20 mg sehari selama
& minggu.
9I/ PE&8EGAHA& STROKE
Banyak penderita stroke yang meninggal, menjadi cacat atau
invalid seumur hidup. Stroke dapat dicegah setidak'tidaknya dapat
diundurkan munculnya dengan berbagai pencegahan, antara lain 8
a. "encegahan primer
!emasyarakatkan gaya hidup sehat bebas stroke8
' !enghindari 8 rokok, stress mental, alkohol, kegemukan, konsumsi
garam berlebihan, obat'obat golongan amfetamin, kokain dan
sejenisnya
' !engurangi8 kolesterol dan lemak dalam makanan
' !engendalikan8 hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung
misalnya fibrilasi atrium, infark miokard akut, penyakit jantung
reumatik), penyakit vaskular aterosklerotik lainnya
b. "encegahan sekunder
1. !odifikasi gaya hidup beresiko stroke dan faktor resiko, misalnya8
' $ipertensi8 diet, obat anti hipertensi yang sesuai
' +iabetes melitus8 diet, obat hipoglikemik oral(insulin
' "enyakit jantung aritmia nonvalvular (antikoagulan oral)
[Type text]
' +islipidemia 8 diet rendah lemak dan obat anti dislipidemia
' Berhenti merokok
' $indari alkohol, kegemukan dan kurang gerak
' $iperurisemia8 diet dan antihiperurisemia
&. !elibatkan peran serta keluarga seoptimal mungkin
"encegahan stroke merupakan salah satu tujuan utama dari
program kesehatan. "engenalan faktor resiko dan tindakan untuk
menghilangkan atau menurunkan berbagai akibat yang
ditimbulkannya merupakan upaya utama guna mengurangi tingkat
kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh stroke.
9II/ REHA:ILITASI
4ujuan rehabilitasi ialah menjaga atau meningkatkan
kemampuan jasmani, rohani, sosial, keadaan ekonomi,dan
kemampuan kerja semampu mungkin. Berbagai usaha untuk
mencapai tujuan ini, diantaranyaM terapi fisik(fisioterapi, latihan
bicara,latihan mental, terapi okupasi, psikoterapi, memberi alat
bantu, ortoti prostet, olah raga.
Bentuk tindakan yang disebut diatas tentunya disesuaikan
berat ringannya cacat, kemampuan atau tingkat mental penderita.
"enanganan rehabilitasi ini merupakan pendekatan multidisiplin.
!obilisasi dilakukan secepat keadaan mengiGinkan. Secara
bertahap penderita disuruhduduk pasif, duduk aktif, berdiri
dipapah,beralan dipapah, berdiri dengan alat bantu, jalan dengan
alat bantu, dan bila mungkin berjalan mandiri. 9atihan melakukan
kegiatan sehari'hari secara mandiri.
[Type text]
STATUS NEUROLOGI
!AMA "#$isial% : !y& S MAS'K T(L :))*+,*-+).
/0!#S K0LAM#! : 1erempua$ K0L'AR T(L :
'M'R : 23 tahu$ M0!#!((AL T(L :
10K0R/AA! : Karya4a$ 56KT0R : 5r& 7y$thia Sahetapy Sp&S
10!5#5#KA! : SMA K6ASS#ST0! : Ridua$ Adoro Lumba$ (aol
ANAMNESI S
 A'T6 * ALL6 : Alloa$am$esa de$ga$ a$ak pasie$
 K0L'HA! 'TAMA : tidak sadarka$ diri
 K0L'HA! TAM8AHA! :
 R#9A:AT 10R/ALA!A! 10!:AK#T :
 1asie$ data$g diba4a oleh keluarga de$ga$ tidak sadarka$ diri setelah sempat
dira4at di Rumah Sakit 7ila$dak& A4al$ya pasie$ data$g de$ga$ keluha$ sakit
kepala seperti ditimpa be$da berat ketika seda$g maka$ bakso diikuti mual da$
mu$tah da$ pasie$ sempat ke;a$g setelah mu$tah kura$g lebih selama , me$it&
Setelah <;am dira4at di RS 7ila$dak pasie$ me$galami ke;a$g u$tuk ke-
kali$ya da$ mulai ter;adi pe$uru$a$ kesadara$& T5 saat masuk RS 7ila$dak
-)+*))+ mmHg& Sela$;ut$ya pasie$ dira4at di #7' RS 7ila$dak selama 2 hari
kare$a teka$a$ darah pasie$ ya$g tidak stabil da$ tidak sadarka$ diri&
 R#9A:AT 10!:AK#T 5AH'L' :
1asie$ memiliki ri4ayat Hiperte$si se;ak , tahu$ SMRS da$ biasa$ya memi$um
obat =aptopril $amu$ tidak terko$trol& 1asie$ ;uga memiliki ri4ayat >ertigo )
tahu$ sebelum masuk rumah sakit hi$gga dira4at di RS& 1asie$ me$ya$gkal
ada$ya ri4ayat asam urat? me$ya$gkal ada$ya ri4ayat kolesterol?da$ me$ya$gkal
[Type text]
ada$ya ri4ayat asma& Me$urut a$ak pasie$? pasie$ sempat demam ) hari sebelum
masuk rumah sakit $amu$ tidak diukur da$ pasie$ tidak mi$um obat&
 MAKA!? M#!'M? K08#ASAA! : &
 68AT68ATA! :A!( 10R!AH 5#M#!'M : 7aptopril
 R#9A:AT K0HAM#LA! 1A5A 9A!#TA : 1.A+
PEMERIKSAAN UMUM
K0SA5ARA! : TS8 K6610RAT#@: tidak kooperatif
!A5# : ))- x*me$it S'H' : 2+&)
+
7
T0KA!A! 5ARAH : ),+*))+ mmHg R0S1#RAS# : .< x*me$it
'M'R KL#!#S : ,+a$
80!T'K 8A5A! : Atletikus
(#A# : 7ukup
ST#(MATA : Tidak ada TR6@#K : 8aik
K'L#T : Sa4o mata$g T'R(6R : 8aik
K'K' : Sia$osis LA#!LA#! :
K0L& (0TAH 80!#!( : Tidak teraba membesar
10M8'L'H 5ARAH :
A& 7arotis 7omu$is : 1alpasi ka$a$ da$ kiri : Teraba kuat? =ukup a$gkat? reguler
Auskultasi : Tidak ada bisi$g arteri
PEMERIKSAAN REGIONAL
K01ALA : !ormo=ephali
KALBAR#'M : Tidak ada kelai$a$
MATA : Ko$;u$gti>a tidak a$emis? sklera tidak ikterik
H#5'!( : 8e$tuk biasa? Lapa$g? Sekret *
M'L'T : Tidak ada kelai$a$
T0L#!(A : 8e$tuk biasa? serume$ *
6KS#1'T : Tidak ada kelai$a$
L0H0R : Tidak ada kelai$a$
TH6RAKS : !ormo=hest
[Type text]
/A!T'!( : #$speksi : iktus kordis tidak terlihat
1alpasi : #ktus kordis teraba
1erkusi : 8atas ka$a$ ;a$tu$g #7S B li$ea paraster$al
dextra? 8atas kiri ;a$tu$g #7S B li$ea midkla>ikularis
si$istra%?
Auskultasi : 8/ # da$ ## $ormal? murmur ? gallop
1AR'1AR' : #$speksi : pergeraka$ di$di$g dada simetris
1alpasi : >o=al fremitus simetris
1erkusi : so$or simetris ka$a$ kiri
Auskultasi : 8!5 >esikuler? 9heeCi$g *? Rho$ki *
A856M0! : #$speksi : perut tampak datar
Auskultasi : 8' D . kali*me$it
1alpasi : supel? tidak ada $yeri teka$
Auskultasi : timpa$i? tidak ada $yeri ketok
H01AR : Tidak teraba membesar
L#0! : Tidak teraba membesar
B0S#KA 'R#!AR#A : 8ulgi$g ? $yeri ketok
(0!#TAL#A 0KST0R!A : Tidak dilakuka$
0KSTR0M#TAS : Simetris? akral ha$gat? edema
S0!5#S0!5# : Tidak ada kelai$a$
6T6T6T6T : Tidak ada kelai$a$
(0RAKA! L0H0R : Tidak ada keterbatasa$ Ra$ge of Mo>eme$t
(0RAKA! T'8'H : Tidak ada keterbatasa$ Ra$ge of Mo>eme$t
!:0R# K0T6K :
!:0R# S'M8' :
PEMERIKSAAN NEUROLOGIS
)& TA!5ATA!5A 10RA!(SA!(A! M0!#!(0!
KAK' K'5'K : 8R'5A#!SK# # :
K0R!#( : * 8R'5A#!SK# ## : *
LAS0E'0 : FG+
+
*FG+
+
[Type text]
-& (A!(('A! SARA@ 6TAK
• N. I (OLFAKTORIUS)
Kaa Kiri
7AB'M !AS# tidak dilakuka$
T0ST 10!(H#5' tidak dilakuka$
• N. II (OPTIKUS)
Kaa Kiri
B#S'S " kasar% tidak dilakuka$
L#HAT 9AR!A tidak dilakuka$
KAM1'S "K6!@R6!TAS#% tidak dilakuka$
@'!5'SK61# tidak dilakuka$
• N. III, IV, VI (OKULOMOTORIUS, TROKHLEARIS, ABDUSEN)
S#KA1 86LA MATA: simetris
1T6S#S :
STRA8#SM'S :
!#STA(M'S :
0KS61TALM'S :
0!61TALM'S :
5#1L61#A :
50B#AS# K6!/'(0 :
10R(0RAKA! 86LA M ATA
LAT0RAL KA!A! : tidak dilakuka$
LAT0RAL K#R# : tidak dilakuka$
ATAS : tidak dilakuka$
8A9AH : tidak dilakuka$
80R1'TAR : tidak dilakuka$
[Type text]
1'1#L
80!T'K : 8ulat? H 2 mm*. mm
#S6K6R : A$isokor
Kaa Kiri
R0@L0KS 7AHA:A
La$gsu$g D D
Ko$se$sual D D
• N. V (TRIGEMINUS)
Kaa Kiri
M 6T6R#K
M0M8'KA M'L'T tidak dilakuka$
(0RAKA! RAHA!( tidak dilakuka$
M0!((#(#T "1alpasi% tidak dilakuka$
S0!S6R#K
RASA RA8A tidak dilakuka$
RASA !:0R# tidak dilakuka$
RASA S'H' tidak dilakuka$
R0@L0KS K6R!0A D D
R0@L0KS MAS0T0R D
• N. VII (FASIALIS%
S#KA1 9A/AH "dalam istirahat% : Simetris
M#M#K : 8iasa
Kaa Kiri
A!(KAT AL#S tidak dilakuka$
K0R'T 5AH# tidak dilakuka$
LA(6@TALM'S tidak dilakuka$
K0M8'!( 1#1# tidak dilakuka$
M0!:0R#!(A#
RASA K07A1 "-*. depa$% tidak dilakuka$
@0!6M0!A I7HB6ST0KI
[Type text]
• N. VIII (VESTIBULOKOKHLEARIS)
B 0ST#8'LAR#S
!#STA(M'S
B0RT#(6
K6KHL0AR#S Kaa Kiri
S'ARA 8#S#K tidak dilakuka$
(0S0KA! /AR# tidak dilakuka$
T0S R#!!0 tidak dilakuka$
T0S 9080R tidak dilakuka$
T0S S7H9A8A7H tidak dilakuka$
• N. IX, X (GLOSOFARINGEUS, VAGUS)
ARK'S @AR#!( : tidak dilakuka$
'B'LA : tidak dilakuka$
1ALAT'M M6L0 : tidak dilakuka$
5#S@6!# : tidak dilakuka$
5#SARTR#A : tidak dilakuka$
5#S@A(# : tidak dilakuka$
8AT'K : tidak dilakuka$
M0!0LA! : tidak dilakuka$
R0@L0KS @AR#!( : tidak dilakuka$
R0@L0KS 6K'L6KAR5#AK : 1ositif
R0@L0KS S#!'S KAR6T#K'S : 1ositif
[Type text]
• N. XI (ASESORIUS)
Kaa Kiri
M0!6L0H "ka$a$? kiri? ba4ah% tidak dilakua$
A!(KAT 8AH' tidak dilakuka$
• N. XII (HIPOGLOSUS)
S#KA1 L#5AH 5ALAM M'L'T : 5idalam
/'L'R L#5AH ! tidak dilakuka$
(0RAKA! L#5AH : tidak dilakuka$
TR0M6R : tidak dilakuka$
@AS#K'LAS# : tidak dilakuka$
T0!A(A 6T6T L#5AH :tidak dilakuka$
". MOTORIK
• DERAJAT KEKUATAN OTOT (0-5): #a$era#isasi siis$ra
• TONUS OTOT (Hi!", #$"%$, &i$, '($#i)
Kaa Kiri
L0!(A! @leksor !ormoto$i !ormoto$i
0kste$sor !ormoto$i !ormoto$i
T'!(KA# @leksor !ormoto$i !ormoto$i
0kste$sor !ormoto$i !ormoto$i
• TROFI OTOT
Kaa Kiri
L0!(A! 0utrofi 0utrofi
T'!(KA# 0utrofi 0utrofi
• GERAKAN SPONTAN ABNORMAL
K0/A!( :
T0TA!# :
TR0M6R :
KH6R0A :
AT0T6S#S :
8AL#SM'S :
5#SK#!0S#A :
M#6KL6!#K :
[Type text]
%. KOORDINASI
• STATIS
5uduk : tidak dilakuka$
8erdiri : tidak dilakuka$
Test Romberg : tidak dilakuka$
• DINAMIS
Telu$;uk hidu$g : tidak dilakuka$
/ari;ari : tidak dilakuka$
Tumit lutut : tidak dilakuka$
&. RE'LEKS
• REFLEKS TENDO
Kaa Kiri
8iseps DD DD
Triseps DD DD
Radius DD DD
'l$a DD DD
K$ee 1es Reflex DD DD
A=hilles 1es Reflex DD DD
• REFLEKS ABNORMAL
8abi$ski D
7haddok
6ppe$heim
(ordo$
S=heffer
Rossolimo
Me$del 8e=htere4
Hoffma$ Tromer
Klo$us lutut
Klo$us kaki
(. SENSI)ILITAS
• EKSTEROSEPTIF
Rasa raba "pakai kapas% : tidak dilakuka$
Rasa $yeri "pakai ;aru% : tidak dilakuka$
Rasa suhu "pakai tabu$g air pa$as * air di$gi$% : tidak
dilakuka$
• PROPIOSEPTIF
Kaa Kiri
Rasa sikap tidak dilakuka$
Rasa getar "garpu tala% tidak dilakuka$
*. +EGETATI'
• M#KS# : baik
• 50@0KAS# : baik
• SAL#BAS# : tidak dilakuka$
• S0KR0S# K0R#!(AT : tidak dilakuka$
,. 'UNGSI LU-UR
• M0M6R# : tidak dilakuka$
• 8AHASA : tidak dilakuka$
• A@0K 5A! 0M6S# ! tidak dilakuka$
• B#S'6S1AT#AL : tidak dilakuka$
• K6(!#T#@ : tidak dilakuka$
[Type text]
.. R ESUME
1asie$ seora$g perempua$ berusia 23 tahu$ data$g diba4a oleh keluarga
de$ga$ tidak sadarka$ diri setelah sempat dira4at di Rumah Sakit 7ila$dak&
A4al$ya pasie$ data$g de$ga$ keluha$ sakit kepala seperti ditimpa be$da
berat ketika seda$g maka$ bakso diikuti mual da$ mu$tah da$ pasie$ sempat
ke;a$g setelah mu$tah kura$g lebih selama , me$it& Setelah <;am dira4at di
RS 7ila$dak pasie$ me$galami ke;a$g u$tuk ke- kali$ya da$ mulai ter;adi
pe$uru$a$ kesadara$& T5 saat masuk RS 7ila$dak -)+*))+ mmHg&
Sela$;ut$ya pasie$ dira4at di #7' RS 7ila$dak selama 2 hari kare$a teka$a$
darah pasie$ ya$g tidak stabil da$ tidak sadarka$ diri& Ri4ayat Hiperte$si
tidak terko$trol"D%? ri4ayat >ertigo "D%? ri4ayat diabetes disa$gkal?ri4ayat
merokok disa$gkal? ri4ayat kolesterol ti$ggi disa$gkal? ri4ayat asma
disa$gkal&
5ari 1emeriksaa$ @isik didapatka$ :
Kesadara$ : Soporokoma
(7S : 0
-
B
-
M
-
Teka$a$ 5arah : ),+*))+ mmHg
@rekue$si !adi : ))- kali*me$it
@rekue$si !apas : .< kali*me$it
Suhu : 2+&) J 7
Ra$gsa$g Me$i$geal :
Saraf 6tak : ! ###? #B? B# : pupil a$isokor 2mm*.mm
Motorik : lateralisasi si$i$stra
Refleks @isiologis : DD*DD
[Type text]
Refleks 1atologis : babi$ski D*
'AKTOR RESIKO
N Hiperte$si ,tahu$ tidak terko$trol
SIRIRA/ STROKE S0ORE
K " -?, x - % D " - x ) % D " - x ) % D " +?) x ))+ % L " . x ) % )-
K & 1S$r23e -e42ragi35
GA/A- MADA S0ORE
Terdapa$ peurua 3esadara
Terdapa$ yeri 3epa#a
Terdapa$ re6#e3s )a7is3i
8 S$r23e -e42ragi3
DIAGNOSIS
• KL#!#S : 1e$uru$a$ kesadara$ D hemiparese si$istra
• T61#S : Korteks serebri hemisfer dextra
• 0T#6L6(#S : Stroke hemoragi= D Hiperte$si (rade ##
TERAPI
5iet : 1uasa
#B@5 : # RL D ### Kettese * -2;am
Mm : Terta=ef -x) gr
Kal$ex .x) amp
Bit K )x) amp
Ma$itol .x)-, ==
1he$itoi$ .x)++ mg
[Type text]
7iti=holi$e -x-++ mg
PEMERIKSAAN AN/URAN
H-TL?(5S?elektrolit?ureum?kreati$i$&
@oto thorax da$ 7T8rai$
PROGNOSIS
A5 B#TAM : 5ubia ad bo$am
A5 SA!AS#6!'M : 5ubia
A5 @'!(S#6!'M : 5ubia ad bo$am
[Type text]
FOLLO; 'P : HARI # 6##<$<)#%7
+ari "emeriksaan Aisik didapatkan 8
 =esadaran 8 Sopor
 <)S 8 5&*I!5 8 :I
 ,adi 8 103 I(menit
 4ekanan +arah 8 150(110 mm$g
 Suhu 8 -: O )
 6espirasi 8 &4 I(menit
 6angsang !eningen 8 ,egatif
 ,ervus =ranialis 8 , ..., .*, *. 8 pupil anisokor 4mm(-mm
 !%4%6.=
 +erajat =ekuatan %tot 8 9ateralisasi sinistra
,ormotoni ( normotoni
5utrofi ( 5utrofi
 Sensibilitas 8 tidak dilakukan
 4es fisiologis 8 normorefleks simetris
 4es patologis 8 Babinski (J(')
 *egetatif 8 tidak dilakukan
 Aungsi 9uhur 8 tidak dilakukan
+iagnosa 8
 Klinis 8 "enurunan =esadaran, hemiparesis sinistra
 To+is 8 =orteks serebri hemisfer deItra
[Type text]
 E2iologis8 S$ J $ipertensi <r ..
" 8
+iet 8 puasa
.*A+ 8 . 69 J - amp kettese (&4 jam
S" "erdipine
!!( 4erfacef &I1 gr
=alneI -I1 amp
*it = 1I1 amp
!anitol -I1&5
%!P &I40 mg
"henitoin -I100 mg
)iticholine &I&50

FOLLO; 'P : HARI III 6#%<$<)#%7
+ari "emeriksaan Aisik didapatkan 8
 =esadaran 8 Sopor
 <)S 8 5&*I!5 8 :I
 ,adi 8 105 I(menit
 4ekanan +arah 8 120(100 mm$g
 Suhu 8 -: O )
 6espirasi 8 &0 I(menit
 6angsang !eningen 8 ,egatif
 ,ervus =ranialis 8 , ..., .*, *. 8 pupil isokor &mm(&mm
 !%4%6.=
 +erajat =ekuatan %tot 8 9ateralisasi sinistra
,ormotoni ( normotoni
[Type text]
5utrofi ( 5utrofi
 Sensibilitas 8 tidak dilakukan
 4es fisiologis 8 normorefleks simetris
 4es patologis 8 Babinski (J(')
 *egetatif 8 tidak dilakukan
 Aungsi 9uhur 8 tidak dilakukan
+iagnosa 8
 Klinis 8 "enurunan =esadaran, hemiparesis sinistra
 To+is 8 =orteks serebri hemisfer deItra
 E2iologis8 S$ J $ipertensi <r ..
" 8
+iet 8 puasa
.*A+ 8 . 69 J - amp kettese (&4 jam
. 69 J & amp ergotina
. +eItrose 5; ,S >
. triofusin 1200
S" Aentanyl & amp(&4 jam
S" "erdipine
S" "aracetamol 500 mg ( 3jam
lbumin &0; hari ke .
!!( )eftriaIone &I1 gr
=alneI -I1 amp
*it = 1I1 amp
%!P &I1
"henitoin -I100 mg
)iticholine &I500
.kapenitoin -I100 mg
[Type text]
!&0 -I:5
Qmlodipine 1I10
FOLLO; 'P : HARI - 6#$<$<)#%7
+ari "emeriksaan Aisik didapatkan 8
 =esadaran 8 Sopor
 <)S 8 5&*I!5 8 :I
 ,adi 8 ?5 I(menit
 4ekanan +arah 8 1-0(100 mm$g
 Suhu 8 -: O )
 6espirasi 8 &- I(menit
 6angsang !eningen 8 ,egatif
 ,ervus =ranialis 8 , ..., .*, *. 8 pupil isokor -mm(-mm
 !%4%6.=
 +erajat =ekuatan %tot 8 9ateralisasi sinistra
,ormotoni ( normotoni
5utrofi ( 5utrofi
 Sensibilitas 8 tidak dilakukan
 4es fisiologis 8 normorefleks simetris
 4es patologis 8 Babinski (J(')
 *egetatif 8 tidak dilakukan
 Aungsi 9uhur 8 tidak dilakukan
[Type text]
+iagnosa 8
 Klinis 8 "enurunan =esadaran, hemiparesis sinistra
 To+is 8 =orteks serebri hemisfer deItra
 E2iologis8 S$ J $ipertensi <r ..
" 8
+iet 8 S* 2D100 cc, putih telur J ikan gabus
.*A+ 8 . 69 J dicinon 2 amp
. 69 J - amp kettese (&4 jam
. 69 J & amp ergotina J 1 amp ikaneuron
. +eItrose 5; ,S >
.. triofusin 1200
S" "erdipine
S" "aracetamol 500 mg ( 3jam
lbumin &0; hari ke ...
!!( !eropenam &I1 gr
!etronidaGole -I500 mg
=alneI -I1 amp
*it = &I1 amp
%!P &I1
+eIamethasone -I100
)iticholine &I500
.kapenitoin -I100 mg
!&0 -I:5
Q mlodipine 1 I 10
Q )aptopril - I 1&.5
Q .npepsa - I & sdk
Q Alumucyl -I1
Q =S6 &I1
[Type text]
DAFTAR P'STAKA
1. 9umban 4obing S!, "rof.+6.dr, Stroke Ben!ana Peredaran Darah d
Otak" Balai "enerbit Aakulas =edokteran Bniversitas .ndonesia, Cakarta,
1??4
&. #udelne Stroke $%%%" seri "ertama, =elompok Studi Serebrovaskuler
dan ,eurogeriatri, "erhimpunan +r. Sp.Saraf .ndonesia "56+%SS.
-. !ahar !arjono, "riguna S, Neurolo& Klns Dasar. +ian 6akyat
4. 9umban 4obing, S!, "rof.+6.dr, 'Neuro&eratr( Balai "enerbit Aakultas
=edokteran Bniversitas .ndonesia, &001
5. Natonal Stroke Ass!aton, http://www.stroke center.org/pat/about.htm
<& http://www.me cinet.com/stroke/article/htm
[Type text]