Anda di halaman 1dari 14

ALLERGIC RHINITIS (AR

)
(RINITIS ALLERGI)
Pe’kit inflamasi selaput lendir hidung (SLH) karena
allergi
Tanda karakteristik:
1. Bersin-bersin
2. Gatal dlm hidung & beringus (rhinorrhea)
3. Kadang saluran napas macet
4. Disertai rasa gatal kerongkongan, mata dan
telinga
Pnyebab : hipersensitivitas tipe I (allergi) & tipe IV
TIMBULNYA ALLERGI
Awalnya SLH terpapar bhn allergenik/imunogen
secara inhalasi, kmd terjadi respon imun spesifik
(trbtk Ig E yg melekat dipermukaan membran Sel-
Mast/Basofil). Bila kmd terpapar lagi dgn alergen
(An) yang sama, maka terjadi ikatan IgE-An yg
mengakibatkan Sel Mast/Basofil mengalami degra
nulasi, dan terbebas mediator yg bioaktif (
Histamin).
Ada 2 tipe AR:
1. Tipe AR Musiman
2. Tipe AR Tahunan
• Tipe AR Musiman
Disebut juga Hay-Fever (demam jerami), krn
respon terhdp alergen musiman ( serbuk sari
pd musim bunga, dll )
• Tipe AR Tahunan
Pkit alergi siklus tahunan, krn respon terhdp
alergen yg tdk bermusim seperti: debu rumah,
tungau, kutu, bulu binatang, jamur, dll dimana
simpomnya tidak nampak.
Ada pasien yg memiliki ke2nya, shingga sepjang
tahun AR dan eksarbasi pd musim tertentu.
MASALAH
Di USA :
▪ 20 % penduduk menderita AR
▪ AR menempati peringkat 6 pe’kit kronis
▪ Berdampak pd ekonomi :
Milyaran $ dikeluarkan u/dokter, obat,
perawatan.
Thn 1980, $ 2 juta biaya siswa/hari
$ 3,5 juta biaya karyawan/hari
> $ 150 juta kerugian akibat AR,
utk membayar gaji pegawai yg
bolos krn sakit AR/bulan
• DAMPAK AR
- Terbatasnya/me↘ kemampuan kerja
- Konsentrasi terganggu
- Gangguan tidur
- Menyebabkan interaksi sosial terbatas
- Mudah tersinggung/emosional
• KOMPLIKASI
□ Dgn sinusitis
□ Tuba eustachiutis/otitis media
□ Kronis → perubahan wajah yi :
Allergic salute & Allergic skiner
SIMPTOM AR
1. Rongga hidung basah ( Rhinorrhea )
2. Kambuhan macet saluran hidung
3. Meler, dan mata, telinga berair
SIMPTOM KOMPLIKASI ( bila tdk dirawat )
1. Sukar tidur
2. Tidak enak badan / capek
3. Kerja tidak baik / kinerja me↘
4. Prestasi belajar / IP me↘
5. Hilang cita-rasa ( Hiposmia )
PENCEGAHAN & PENGOBATAN
AR
• Pencegahan : Kenali & hindari sumber alergen
• Pengobatan dgn :
1. Antihistamin
2. Dekongestan
3. Anti inflamasi steroid
4. Na-Kromolin
5. Imunoterapi
6. Obat AR masa depan
OBAT-OBAT AR
• 1. Antihistamin
Sbg antagonis Reseptor H-1 yi mencegah secara kompetitif
terikatnya histamin pada reseptornya (H-1)
1.1 Loratidin, (t½ 7,8-15 jam) 10 mg/hari
1.2 Terfenadin, (t½ 16-23 jam) 60 mg 2 x sehari
1.3 Astemizole, (t½ 20-60 jam) 30 mg/hari-1
20 mg/hari-2
10 mg/hari-3 dst
1.4 Klorfeniramin maleat, 4 mg setiap 6 jam
Klorfeniramin maleat (SR), 8-12 mg wkt tidur, atau
8-12 mg setiap 8 jam
1.5 Difenhidramin HCl, 25-50 mg setiap 8 jam
1.6 Clemastin fumerat; 1,34 mg 2 x sehari spi 2,68 mg 3 x sehari
• 2. Dekongestan
Simpatomimetik = adrenergik, yi mengaktifkan enzim adenilat-
siklase yg merubah ATP → cAMP menyebabkan konstriksi/menciut
SLH dan menyusut inflamasi; rongga hidung/saluran napas melebar
2.1 Dekongestan Topikal (Inhaler)
a) Kerja singkat (spi 4 jam)
2.1.1 Fenilefrin HCl, 0,125-0,5 % dlm air
b) Kerja sedang (4-6 jam)
2.1.2 Nafasolin HCl, 1 %
2.1.3 Tetrahidralazin HCl, 0,25-0,5 %
c) Kerja lama (spi 12 jam)
2.1.4 Oksimetazolin HCl, 0,5-1,0 %
2.1.5 Xylometazolin HCl, 0,5-1,0 %
2.2 Dekongestan Sistemik
2.2.1 Pseudoefedrin (t½ 3-8 jam)
Dosis: 60 mg setiap 4-6 jam
(SR) 120 mg seiap 12 jam
2.2.2 Efedrin (t½ 3-6 jam)
Ds :Efedrin sulfat 25-50 mg setiap 4 jam
2.2.3 Fenilpropanolamin (t½ 3-4 jam)
Dosis: 25 mg setiap 4 jam
(SR) 50 mg stiap 8 jam

3. Steroid Topikal (Sprays)
Mencegah pembentukan Asam Arakhidonat
• 3.1 Beklometason, Diproprionat (inhalasi)
Usia > 12 thn, 42 ug/nostril, 2-4 x sehari (max 336 ug/hari)
Usia 6-12 thn, 42 ug/nostril, 3 x sehari
• 3.2 Budesonide
Usia > 6 thn, 2 x semprotan @ 64 ug/nostril, pagi & petang
atau 4 x semprotan/nostril, pagi (max 256 ug)
• 3.3 Flunisolide
Dws: 2 x semprotan @ 50 ug/nostril, pagi & petang (max 400 ug/h)
Ank: 1 x semprotan/nostril, max 3 x sehari
• 3.4 Triamsinolon/Asetonide
Usia > 12 thn, 2 x semprotan @ 110 ug/nostril, 1 x sehari
(max: 440 ug/hari)
• 4. Na-Kromolin ( Cromolyn-Na )
Kerjanya, menghambat masuknya Ca²⁺ kedlm sel-mast,
dimana kalsium membantu konstriksi /degranulasi. Diberikan
dlm btk semprotan/sprays 20 mg/ml, Dosis Dws & Anak > 6
thn = 1 semprotan/nostril, 3-4 x sehari dlm interval sama ( 6-8
jam ).
• 5. Imunoterapi
Pemberian alergen diawali dosis rendah (hiposensitasi) spi
dosis tertentu utk menginduksi pembtkan antibodi G ( IgG )
dimana IgG ini akan memblokir ikatan antara IgE dgn alergen
• 6. Obat-obat lain (Obat AR Masa depan)
6.1 Acrivastine = antihistamin nonsedatif
6.2 Azelastine = antihistamin
6.3 Cetirizine = antihistamin
6.4 Fluocortin butil = topikal steroid
6.5 Ipratropium = antikolinergik
6.6 Ketotifen = antihistamin & stabilizer Mast-Cell
6.7 Mequitazine = antihistamin
6.8 Oxatomide = antihistamin & stabilizer Mast-Cell
6.9 Zilenton = antagonis leukotrin
SELESAI ALLERGIC RHINITIS