Anda di halaman 1dari 5

Akuntansi Pajak

CONTOH SKRIPAI AKUNTANSI PAJAK [ KODE Y ] FILE HARDCOPY ORDER
FILE : 089619959333
1. ANALISIS PERBANDINGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 MENURUT UU
NO : 10 TAHUN 1994 DENGAN UU NO : 17 TAHUN 2000 (STUDI PUSTAKA
(2006)
2. PEMAHAMAN PEMILIK USAHA KOS TENTANG PERATURAN PAJAK
PENGHASILAN (2006)
3. ANALISIS KONTRIBUSI MASING-MASING JENIS PAJAK TERHADAP PAJAK
DAERAH (2007)
4. EVALUASI PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN YANG TERUTANG WAJIB
PAJAK BADAN DALAM RANGKA MEMINIMALKAN JUMLAH PAJAK
TERUTANG (STUDI KASUS PADA PT. TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI
SURAKARTA (2007)
5. ANALISIS PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KONSINYASI
SEBAGAI ALAT DAN STANDAR PEMENUHAN KEWAJIBAN PAJAK
PERTAMBAHAN NILAI (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN KONVEKSI
ERLYN FASHION) (2005)
6. ANALISIS SIKAP WAJIB PAJAK ASSESMENT SYSTEM BERDASARKAN
TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PAJAK PARKIR DI KOTA YOGYAKARTA
(2007)
7. ANALISIS PERANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN TERHADAP
PENDAPATAN DAERAH (STUDI KASUS PADA KAB. KLATEN TAHUN 2000-
2004) (2007)
8. ANALISIS PERANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN TERHADAP
PENDAPATAN DAERAH (STUDI KASUS PADA KAB. KLATEN TAHUN 2000-
2004) (2007)
9. KONTRIBUSI DAN PERTUMBUHAN PAJAK DAERAH SEBAGAI SALAH SATU
SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH
KUANTAN SINGINGI PROP. RIAU) (2007)
10. ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN LABA BUMN TERHADAP
PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI KASUS PADA KAB. BOYOLALI) (2006)
11. EVALUASI PENURUNAN BIAYA PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA
PENERBIT PERCETAKAN KANISIUS YK) (2002)
12. ANALISIS PERKEMBANGAN PENDAPATAN DAERAH SEBELUM DAN
SELAMA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (STUDI KASUS PADA
PEMERINTAH KAB.KLATEN) (2008)
13. KONTRIBUSI RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH
(STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KAB. KARANGANYAR TAHUN 2000 –
2004) (2005)
14. KONTRIBUSI DANA PERIMBANGAN TERHADAP PENDAPATAN DAERAH
SERTA PERUBAHAN DAN PREDIKSI DANA PERIMBANGAN UNTUK TAHUN
MENDATANG (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KOTA YK) (2006)
15. ANALISIS PERIMBANGAN PENERIMAAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH
SEBELUM DAN SELAMA OTONOMI KHUSUS (2006)
16. TINJAUAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 BAGI WAJIB PAJAK BADAN
DAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENURUT PERATURN UU PERPAJAKAN
TAHUN 2000 (2004)
17. EVALUASI KESESUAIAN PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21
TERHADAP PERATURAN PERPAJAKAN YANG BERLAKU PADA TAHUN 2005
(STUDI KASUS PADA RS. X) (2007)
18. PERANAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN
ASLI DAERAH (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KAB. SINTANG
KALIMANTAN BARAT PADA TAHUN 2001 – 2004 (2006)
19. ANALISIS PEMBAYARAN PAJAK DAN FAKTA-FAKTA YANG DAPAT
MENGURANGI JUMLAH PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK
ORANG PRIBADI YANG MEMPUNYAI KEGIATAN USAHA (STUDI KASUS
PADA WAJIB PAJAK XX) (2006)
20. PERILAKU AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN ATAS PEMBERIAN FRINCE
BENEFITS DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA
PT. INDUSTRI SANDANG II (PERSERO) UNIT PABRITEKS TEGAL (MENURUT
UU PAJAK PENGHASLIAN 1995) (1997)
21. ANALISA PENGENAAN PAJAK TERHADAP TRANSKASI AKTIVA (TANAH
DAN BANGUNAN ) YANG DIBIAYAI SECARA BOT (BUILT, OPERATE AND
TRANSFER) STUDI PUSTAKA (1997)
22. PENYESUAIAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN ATAS PAJAK
PENGHASILAN NO. 10 TAHUN 1994 PADA CV. SUMBER JATI KEDIRI (1999)
23. PENGARUH PELAKSANAAN PUNGUTAN PAJAK PEMBANGUNAN I SEBAGAI
SALAH SATU SEKTOR PENUNJANG PEMBANGUNAN DAERAH (TINJAUAN
PADA KANTOR DINAS PENDAPATAN DAERAH KODYA DATI II MALANG
(1996)
24. PERBEDAAN PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS BEBAN MENURUT UU PAJAK
PENGHASILAN 1994 DENGAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 1995
(STUDI KASUS PADA CV. BRANTAS MALANG) (1997)
25. SISTEM PENGAWASAN DAN PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH SEBAGAI
UPAYA MENINGKATKAN SUMBER PENDAPATAN PADA DISPENDA TK I
JATIM DI NGAWI (2001)
26. PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) PPH PASAL 25 DALAM RANGKA
PENGHEMATAN KAS (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR PT.
BUKIT BARISAN TRACO DI MALANG (1997)
27. EFEKTIVITAS PUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PAJAK DAERAH
DAN RETRIBUSI DAERAH GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI
DAERAH KAB. BLITAR DALAM MENGHADAPI OTONOMI BEBAS (2001)
28. ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN DAN PEMBEBANAN PAJAK
PENGHASILAN PASAL 23 MENURUT UU PERPAJAKAN TERHADAP LAPORAN
KEUANGAN PADA PERUSAHAAN ROKOK GUDANG SORGUM MALANG
(2001)
29. REKONSISLIASI LAPORAN LABA RUGI KOMERSIAL TERHADAP
PERATURAN PERPAJAKAN UU NO. 10 TAHUN 1994 UNTUK MENYUSUN
LAPORAN LABA RUGI FISKAL PADA PT. PANCAMITRA ICHGO JAYA
MALANG (1997)
30. PERLAKUAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS
BARANG MEWAH PADA PENJUALAN TERHADAP ALIRAN KAS PADA PT.
TIGA BERLIAN AUTO GRAHA SEMARANG (1999)
31. OPERASIONAL AUDIT DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN
EFEKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI (STUDY KASUS PADA PT. HARSA
SATRIA MALANG) (1996)
32. DAMPAK PAJAK PENGHASILAN TERHADAP PERENCANAAN LABA PADA
PERUSAHAAN KUNINGAN KRISNA DI JUANA (1996)
33. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PADA
KUD DHARMA BHAKTI TANI SANAN KULON BLITAR (2001)
34. EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN
BANGUNAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN TK II BIMA
(1997)
35. PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PAJAK DAERAH
DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DIKAB. DATI II
TABANAN (1999)
36. PERLAKUAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN
PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN
KONTRAKTOR PT. SAHEMAS ABADI JAYA SURABAYA (1997)
37. PERLAKUAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN
PENGARUHNYA PADA LAPORAN KEUANGAN PADA PT. SUMBER URIP
MALANG (1999)
38. MEKANISME PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21,
22, 23, 25, & 29 PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK (STUDI PADA
PT.TELKOM INDONESIA TBK KANDATEL YK) (2008)
39. EVALUASI PELAKSANAAN PENETAPAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN
BADAN DI PT. MADUBARU (PG/PS MADUKISMO YK (2008)
40. EVALUASI PEMAHAMAN WAJIB PAJAK DALAM MENGISI SURAT
PEMBERITAHUAN SPT DI KPP PRATAMA MAGELANG (2008)
41. EVALUASI PENGURANGAN PBB PASCA GEMPA BUMI TERHADAP
PENERIMAAN PBB TAHUN 2006 , 2007 DAN 2008 DI KPP PRATAMA YK (2008)
42. MEKANISME PENGAJUAN RESTITUSI PAJAK PENGHASILAN BADAN OLEH
WAJIB PAJAK (STUDI KASUS DI KANTOR WAJIB PAJAK (STUDI KASUS DI
KANTOR PELAYANAN PAJAK YK SLEMAN) (2008)
43. PROSES PENGAJUAN KEBERATAN PAJAK PADA KANTOR WILAYAH
DIREKTORAT JENDERAL DIY (2008)
44. EVALUASI SISTEM REKONSILIASI DAN PENYUSUNAN LAP. KEUANGAN
FISKAL DI PT. ASELI DAGADU JOGJA (2005)
45. EKSTENSIFIKASI JUMLAH WAJIB PAJAK DENGAN PEMBERIAN NPWP
SECARA JABATAN DAN PWPM DI KPP PRATAMA SLEMAN (2008)
46. ANALISIS PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN MENURUT PERUSAHAAN
DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANGN PERPAJAKAN (STUDI
KASUS PADA PERUSAHAAN MINUMAN TRADISIONAL GULAS JUISARI)
(1999)
47. ANALISIS PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) DAN PAJAK
PENJUALAN ATAS BARANG NEWAH (PPNBM) TERHADAP TRANSAKSI E.
COMMERCE MELATI INTERNET (1999)
48. ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA TINGKAT
KEPATUHAN MASYARAKAT TERHADAP KETENTUAN UMUM PERPAJAKAN
KHUSUSNYA PAJAK PENGHASILAN (STUDI KASUS PADA PENGUSAHA
WARNET DI KAB. SLEMAN) (2008)
49. PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) DAN PAJAK PERTAMBAHAN
NILAI (PPN) PADA PT. BUMI PAMALAYU MAHEBAT KOTA JAMBI (STUDI
KASUS USAHA REAL ESTATE RUMAH SEDERHANA SEHAT) (2009)
50. EVALUASI PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 (STUDI KASUS
PADA DINAS PENDIDIKAN (2009)
51. PERANAN SISTEM INFORMASI PERPAJAKAN DALAM PENGELOLAAN SURAT
PEMBERITAHUAN TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA
KANTOR PELAYANAN PAJAK JAKARTA TANJUNGPRIOK (2000)
52. PERHITUNGAN PPH BADAN DAN PPH 21 CV. OTO DI CV. SWARTA MITRA
KONSULTAN (2009)
53. PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PASAL 23 DAN PASAL 25
PADA CV. MIDAS SPORT GLOVE TAHUN 2008 (2009)
54. TINGKAT EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK DI KPP PRATAMA BANTUL
PERIODE 2008-2009 (2010)
55. PENGHITUNGAN PPH BADAN DAN PPH 21 TAHUN 2008 PT X DI CV. SWARTA
MITRA KONSULTAN UTY (2009)
56. PERBEDAAN PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BERDASARKAN
PEMBUKUAN DAN NORMA PENGHITUNGAN (STUDI KASUS PADA
RESTORAN BUNTUT SAPI SOUP AND GRILL) (2009)
57. MEKANISME PERHITUNGAN PPH CV. ALTAR WISIA DAN PELAKSANAAN
KEWAJIBAN PPH PASAL 21 (2009)
58. MEKANISME PERHITUNGAN PAJAK TERUTANG ATAS PENGHASILAN AKSA
OPTIK DAN KEWAJIBAN PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PAJAK
PENGHASILAN KARYAWAN (2009)
59. MEKANISME PELAKSANAAN PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT
PAKSA KEPADA WAJIB PAJAK (2009)
60. PERANAN PAJAK PENGAMBILAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C TERHADAP
PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH KAB. MALUKU TENGGARA (2009)
61. ANALISIS POTENSI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PAJAK HIBURAN KOTA YK
(STUDI KASUS TEMPAT BILLYARD) (2009)
62. SEWA GUNA USAHA (LEASING) SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAYAAN
UNTUK PENGHEMATAN PAJAK ATAS KEPEMILIKAN AKTIVA KENDARAAN
PADA PT. CENTRIS RAYA TAXI TRANSPORTASI (CENTRIS ) TAXI (2009)
63. MEMBANDINGKAN PERHITUNGAN PPH BADAN DAN PPH 21PADA
PT.INDRACIPTA PARISATRIA BERDASARKAN UU NO.17 TAHUN 2000
DENGAN UU NO. 36 TAHUN 2008 (2009)
64. ANALISIS REVALUASI ASET TETAP SERTA KAITANNYA DENGAN ASPEK
PERPAJAKAN PT ZYX (2009)