Anda di halaman 1dari 7

1.

Latar Belakang Pelarangan Khamr di Aceh


Nangroe Aceh Darusalam adalah daerah yang sering disebut dengan serambi
mekah. Pada hakikanya aceh mendapatkan julukan seperti itu karena penerapan syariat
islam yang amat kuat di daerah tersebut. Keistimewaan tersebut dikarenakan adanya
otonomi khusus yang di berikan untuk Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nangroe
Aceh Darussalam berdasarkan Undangundang nomor !! tahun "### dan Undang
undang nomor "$ tahun %&&". Anrata lain bertujuan mengaplikasikan 'yari(at Islam
dalam kehidupan masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang
sejahtera tentram mencapai ridha Allah.
Undangundang di atas juga menjadi alasan pertimbangan dari Undangundang
pelarangan khamr atau minuman keras. )inuman keras apabila di konsumsi dapat
merusak akal pikiran kita sehingga larangan meminum munuman keras adalah bagian
dari penetapan 'yariat Islam. )inuman keras adalah induk dari segala macam tindak
kejahatan baik criminal maupun pelecehan seksual karena dengan mengonsumsi
minuman keras maka si pengguna dapat melakukan segala tindakan di luar kendalinya.
)aka tidak menutup kemungkinan untuk timbulnya tindakan seperti merampok*
memperkosa* atau bahkan membunuh.
Dalam Al+uran surat Al)aidah ayat #& yang artinya* ,,-ai orangorang yang
beriman* sesungguhnya .meminum/ khamar* berjudi* .berkorban untuk/ berhala*
mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. )aka*
jauhilah perbuatanperbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.,, Dalam ayat ini*
manusia dituntut untuk meninggalkan minum khamar* karena hal ini termasuk perbuatan
keji atau perbuatan setan.
1
1 Chandra Mandela, Implementasi Qanun No. 13 Tahun 2003 Tentang Khamr dalam Penerapan !ariat
Islam di Pro"insi #$eh%, dia&ses dari http'((mandela)*ighters.+logspot.$om(2010(0,(implementasi)-anun)
no)13)tahun)2003.html, pada tanggal 2. #pril 201/ pu&ul 12'01
2. Implementasi Qanun No. 13 Tahun 23 Tentang Khamr dalam Penerapan !"ariat
Islam di Pro#insi Aceh
'etelah lahirnya Undangundang 0tonomi Khusus bagi Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam . Undangundang No. "$ tahun %&&" /* dalam rangka mengimplementasikan
pelaksanaan 'yariat Islam di Nanggroe Aceh Darussalam yang telah menjadi
kewajibannya* Pemerintah Daerah telah menetapkan pula beberapa +anun yang berkait
dengan pelaksanaan 'yariat Islam* yang diantaranya adalah +anun Nomor "% 1ahun%&&2
tentang )inuman Khamar dan 'ejenisnya. +anun No. "% 1ahun %&&2 tentang Khamar
.minuman keras dan sejenisnya/* secara substanti3 tidak memiliki kontradiksi dengan
produk perundangundangan lainnya.
2
)inuman berakohol atau yang biasa disebut dengan khamr ini merupakan induk
kejahatan karena orang yang mabuk akan hilang kendali kesadarannya. 0leh karena itu*
meminum khamar termasuk salah satu dosa besar. -al ini disebutkan dalam hadis riwayat
1abrani dari Abullah bin Umar yang artinya* ,,Khamar adalah ibu kejahatan dan terbesar
dosadosa besar dan barangsiapa meminum khamar* maka akan meninggalkan salat dan
terjatuh .menggauli/ ibu dan bibinya.,, Nabi 'A4 juga menggambarkan orang yang
meminum khamar ibarat orang yang menyembah berhala* artinya telah hilang Islamnya.
.-5 Ibnu )ajah dari Abu -urairah/.
Dari sisi kesehatan mengonsumsi na6a akan mengakibatkan gangguan daya ingat*
gangguan koordinasi* penyakit jantung* liver* ginjal* -I78AID'* bahkan kematian karena
over dosis. 'elain 3isik* pengguna juga mengalami gangguan mental dan perilaku.
)engunakan na6a akan mengakibatkan kerusakan pada jaringan syara3. 1erjadi gangguan
pada sinyal penghantar syara3 selsel otak. Akibatnya pikiran* perasaan* dan perilaku
pemakai na6a akan terganggu.
3
2 #li 0eno, Qanun Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Minuman Khamar dan e1enisn!a se$ara !uridis%,
dia&ses dari http'(( http'((aligeno+erutu.+logspot.$om(2012(0/(-anun)nomor)12)tahun)2003)tentang.html,
pada tanggal 2. #pril 201/ pu&ul 11'2.
3 Chandra Mandela, Implementasi Qanun N2. 13 Tahun 2003 Tentang Khamr dalam Penerapan !ariat
Islam di Pro"insi #$eh%, dia&ses dari http'(( http'((mandela)*ighters.+logspot.$om(2010(0,(implementasi)
-anun)no)13)tahun)2003.html, pada tanggal 2. #pril 201/ pu&ul 12'01
1ujuan larangan )inuman khamar dan sejenisnya ini sesuai dengan +anun No.2
1ahun %&"2 pasal 2 yaitu 9
a. )elindungi masyarakat dan berbagai bentuk kegiatan dan8atau perbuatan yang
merusak akal:
+. )encegah terjadinya perbuatan atau kegiatan yang timbul akibat )inuman khamar
dalam masyarakat:
$. )eningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah dan memberantas terjadinya
perbuatan.
/
3. !anksi $ukum Khamr di Aceh
Pemerintah Aceh mengharamkan khamr dan sejenisnya* bahkan pengharaman ini
tertulis dalam bentuk peraturan daerah .perda/ larangan dan pengharaman khamr dalam
peraturan daerah .perda/ di aceh itu sangat tegas dan meliputi segala bentuk kegiatan dan
perbuatan yang berhubungan dengan segala minuman yang memabukkan. 1entunya hal
ini melibatkan peran serta masyarakat dalam upacaya pemberantasan minuman khamr
tersebut. 0leh karena itu* masyarakat yang bersangkutan diwajibkan melapor kepada
pejabat yang berwenang apabila mengetahui adanya pelanggaranterhadap larangan
minuman khamr tersebut baik secara lisan maupun tulisan. Ketentuan pelanggaran ini
menyangkut tertangkap tangan oleh masyarakat yang harus diserahkan beserta barabg
bukti kepada pihak yang berwenang.
;
Khamar yang apabila meminumnya haram mempunyai daya merusak bagi
kesehatan manusia. 0leh karena itu upaya untuk menghilangkan kebiasaan meminum
minuman yang memabukkan dapat dilakukan dengan jalan peran serta pengawasan
! #+dulah Puteh, Qanun Pro"insi Nangroe #$eh 3arussalam
a. No 12 Tahun 2003%, dia&ses dari 444.+phn.go.id(data(do$uments(03pd a$eh 012.pd* pada
tanggal 25 #pril 201/ pu&ul 13'6., h. /.
; 7ainal #ri*in, tudi Per+andingan #ntara Peraturan 3aerah 8P9:3#; !ari<at Islam di #$eh dan
Pendapatan #l)Imam #s!)s!a*i<I 'Telaah #tas Kasus Khamr 8=og!a&arta' &ripsi 200>;, h. //.
masyarakat. 1erkait hukuman cambuk yang diputuskan bagi peminum khamar dapat
menimbulkan rasa jera dan malu sehingga tidak diulangi kembali. Dengan adanya
gambaran tersebut maka distribusi khamar dalam suatu daerah dapat diminimalisir.
<
)aka untuk itu pemerintah daerah aceh sangat tegas hukumanya bagi pelanggar
khamr. Apalagi setelah di jelaskannya otonomi khusus untuk daerah aceh. )aka
pemerintah aceh tidak akan memberi tolerir bagi masyarakat yang melanggar syariat
islam.
'anksi adalah sebuah cara untuk menjadikan seorang yang melakukan
pelanggaran berhenti dan tidak lagi mengulanginya* selain itu juga menjadi pelajaran
kepada orang lain untuk tidak mencobacoba melakukan pelanggaran itu. 'etiap
peradaban =pasti memiliki bentuk hokum dan jenis hukuman tersendiri. Dann masing
masing bisa berjalan sesuai dengan apa yang digariskan.
'esuai dengan +anun No. 2 1ahun %&"! maka ketentuan sanksi yang diberikan
kepada pelanggar adalah sesuai dengan pasal %< yaitu9
a. 'etiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ;* diancam
dengan u>ubat hudud !&.empat puluh/ kali cambuk.
+. 'etiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal < samiai
Pasal $ diancam dengan ?U>ubat ta(6ir berupa kurungan paling lama " .satu/ tahun*
paling singkat 2 .tiga/ bulan darlatau denda paling banyak 5p @;.&&&.&&&* .tujuh puluh
lima juta rupiah/* paling sedikit5p %;.&&&.&&&* .dua puluh lima juta rupiah/.
$. Pelanggaran terhadap larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ; adalah jarimah
hudud.
d. Pelanggaran terhadap larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal < sampai Pasal $
adalah Aarimah ta(6ir
>
, Chandra Mandela, Implementasi Qanun N2. 13 Tahun 2003 Tentang Khamr dalam Penerapan !ariat
Islam di Pro"insi #$eh%, dia&ses dari http'(( http'((mandela)*ighters.+logspot.$om(2010(0,(implementasi)
-anun)no)13)tahun)2003.html, pada tanggal 25 #pril 201/ pu&ul 16'01
@ #+dulah Puteh, Qanun Pro"insi Nangroe #$eh 3arussalam
a. No 12 Tahun 2003%, dia&ses dari 444.+phn.go.id(data(do$uments(03pd a$eh 012.pd* pada tanggal
25 #pril 201/ pu&ul 16'6., h. ..
Di dalam >anun ini u>ubat ta(6ir cambuk dianggap sebagai alternati3 atas u>ubat
ta(6ir penjara: cambuk satu kali dianggap setara dengan penjara satu bulan. 'edang denda
tidak ditetapkan sebagai u>ubat alternati3* tetapi sebagai tambahan atas u>ubat ta(6ir cambuk.
4alaupun ditetapkan sebagai tambahan* tetap diikuti kesejalanan bahwa cambuk satu kali
sama dengan denda sepuluh gram emas
$
?U>ubat cambuk dilakukan oleh petugas yang diperintahkan oleh jaksa penuntut
umum* jaksa penuntut ini di dalam tugasnya harus berpedoman dalam ketentuan yang
berlaku yang diatur dalam >anun peraturan daerah dan juga ketentuan yang akan diatur
dalam >anun tentang hokum 3ormil.
'etelah penyidikan dan penuntutan dilakukan terhadap seseorang yang diduga
melakukan pelanggaran larangan khamr atau meminum minuman beralkohol dan sejenisnya*
maka diadakan penangkapan terhadap tesangka dan polisi Nangroe Aceh Darusalam erhak
menangkap untuk ditindak lanjuti dan tersangka harus melakukan ukuman kurungan
sebagaimanan yang diatur dalam perundangundangan yang berlaku.
Pelaksanaan ?u>ubat dilakukan segera setelah putusan hakim mempunyai
kekuatan hokum tetap. Penundaan hukuman hanya dapat dilakukan berdasarkan penetapan
dari Kepala Kejaksaan apabila terdapat halhal yang membahayakan terhukum setelah
mendapat keterangan dokter yang berwenang.
Ketentuan ?u>ubat cambuk dilakukan di temapta yang dapat disaksikan orang
banyak dengan dihadiri jaksa penuntut umum dan dokter yang ditunjuk. Pencabukan
dilkukan dengan rotan yang berdiameter &*@; sampai dengan " cm* panjang " meter dan tidak
memiliki ujung ganda8belah.
Pencabukan ini dilakukan pada bagian tubuuh kecuali kepala* muka* leher* dada*
dan kemaluan. 1erhukum lakilaki dicambuk dalam posisi berdiri tanpa penyangga* tanpa
diikat* dan memakai baju tipis yang menutup aurat* sedangkan perempuan dalam posisi
duduk dan ditutup kain diatasnya. Pencambukan terhadap perempuan hamil dilakukan
setelah <& hari yang bersangkutan melahirkan.
Ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah tersebut wajib ditaati semua
masyarakat yang ada dalam daerah Nangroe Aceh Darussalam yang si3atnya memaksa.
. 2p$it, Chandra mandela
Apabila selama pencambukan timbul halhal yang membahayakan terhukum* berdasarkan
dokter yang ditujuk* maka sisa cambukan ditunda sampai dengan waktu yang memungkinkan
dan semua yang menyangkut dengna teknis pelaksanaan diatur lebih lanjut dengan
Keputusan Bubernur.
#
5 7ainal #ri*in, tudi Per+andingan #ntara Peraturan 3aerah 8P9:3#; !ari<at Islam di #$eh dan
Pendapatan #l)Imam #s!)s!a*i<I 'Telaah #tas Kasus Khamr 8=og!a&arta' &ripsi 200>;, h./,.
DAC1A5 PU'1AKA
? Ari3in* Dainal. %&&@. 'tudi Perbandingan Antara Peraturan Daerah .PE5DA/ 'yari(at
Islam di Aceh dan Pendapatan AlImam Asysya3i(I 91elaah Atas Kasus Khamr.
Fogyakarta9 'kripsi
? http'((mandela)*ighters.+logspot.$om(2010(0,(implementasi)-anun)no)13)tahun)
2003.html
? 444.+phn.go.id(data(do$uments(03pd a$eh 012.pd*
? http988aligenoberutu.blogspot.com8%&"%8&!8>anunnomor"%tahun%&&2tentang.html