Anda di halaman 1dari 21

L/O/G/O

Referat
Hipertensi Essensial
www.themegallery.com
Tiwi Qira Amalia*

Supervisor
Dr. Adi Purnawarman, Sp.JP-FIHA**


* Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Senior Bagian Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala / RSUDZA Banda Aceh.
** Pembimbing Bagian/SMF Kesehatan Kulit Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUDZA Banda Aceh.

Pendahuluan
HIPERTENSI
WHO 2003 DEPKES 2007
Penderita hipertensi di seluruh
Dunia adalah 600 juta orang,
dengan 3 juta kematian setiap
tahun,7 dari setiap 10 orang
tidak mendapatkan
pengobatan secara adekuat
Hipertensi di Indonesia mencapai 31,7%
dari jumlah penduduk. Hipertensi sebagai
penyebab kematian nomor 3
setelah stroke dan tuberkulosis,
jumlahnya mencapai 6,8%
Prevalensi hipertensi di Aceh adalah 30,2%
Pendahuluan
HIPERTENSI
ESSENSIAL
(90-95%)
SEKUNDER
5-10%
pada arteri
Tekanan
Darah
Penyebabnya
Tidak diketahui
Definisi
90-95 % kasusc
Klasifikasi
Klasifikasi
Tekanan Darah
Tekanan Darah
Sistolik (mmHg)
Tekanan Darah
Diastolik (mmHg)
Normal < 120 dan < 80
Prehipertensi 120 – 139 atau 80 – 89
Stage 1 Hipertensi 140 – 159 Atau 90 – 99
Stage 2 Hipertensi ≥ 160 Atau ≥ 100
Klasifikasi hipertensi untuk remaja berumur 18 tahun atau
lebih menurut JNC 7, 2004:
Kategori
Sistolik
(mmHg)
Diastolik
(mmHg)
Optimal
Normal
Normal tinggi
Hipertensi
Derajat 1(ringan)
Derajat 2 (sedang)
Derajat 3 (berat)
Isolated systolic hypertension
< 120
120-129
130-139
140-159
160-179
≥ 180
≥ 140
dan
dan/atau
dan/atau
dan/atau
dan/atau
dan/atau
dan
< 80
80-84
85-89
90-99
100-109
≥ 110
< 90
Klasifikasi tekanan darah menurut ESH/ESC 2007
Umur
Jenis
kelamin
Genetik
tekanan darah akan naik
dengan bertambahnya
umur terutama setelah
umur 40 tahun. Umur
dibawah 40 tahun masih
berada dibawah 10%,
tetapi di atas umur 50
tahun meningkat
mencapai 20 - 30%,
Pria lebih banyak yang
menderita hipertensi
dibandingkan dengan
wanita. Pria diduga
memiliki gaya hidup yang
cenderung dapat
meningkatkan tekanan
darah dibandingkan
dengan wanita .
Dua kali lipat pada
seseorang yang orang
tuanya mempunyai
riwayat hipertensi
dibandingkan dengan
orang lain yang tidak
mempunyai riwayat
hipertensi pada orang
tuanya
Faktor resiko yang tidak dapat di modifikasi
Rokok
Obesitas
Stres
menyebabkan
peningkatan
curah jantung
(Cardiac
Output) dan
tahanan perifer
yang
menyebabkan
peningkatan
tekanan darah
Faktor resiko yang dapat di modifikasi
Asupan
garam
jaringan lemak >>
sehingga
meningkatnya
kebutuhan
metabolik dan
konsumsi oksigen
secara
menyeluruh,
akibatnya curah
jantung bertambah
merangsang
kelenjar supra
renal
melepaskan
hormon
Adrenaline dan
memacu jantung
berdenyut lebih
cepat sehingga
tekanan darah
dapat
menyebabkan
peningkatan
volume air dan
akan
meningkatkan
volume darah
sehingga
menyebabkan
tekanan darah
Efek faktor hypertensiogenic pada tekanan darah
Patofisiologi
Anam-
nesis
Pem. Fisik
Pem.
Penunjang
Penegakan Diagnosa
1. Lama menderita
hipertensi dan derajat
tekanan darah
2. Indikasi adanya
hipertensi sekunder
3. Faktor resiko
4. Gejala kerusakan
organ
5. Riwayat pengobatan
Penatalaksanaan
Modifikasi gaya hidup
• Diet
• Aktivitas fisik yang teratur : akumulasi 30-
60 menit moderate intensity latihan
dinamis (berjalan, jogging, bersepeda,
berenang) 4-7 hari per minggu, di samping
kegiatan sehari-hari
• Konsumsi alkohol <
• Mencapai dan menjaga berat badan ideal
( BMI 18,5-24,9 kg/m2 )

• Lingkar pinggang yang sehat : < 102 cm untuk pria , < 88
cm untuk wanita
• Pengurangan asupan sodium ke tingkat yang
direkomendasikan oleh Healthy Canada





• Sebuah lingkungan bebas asap rokok
• Manajemen Stres

Obat Anti Hipertensi
1. Diuretic tiazida
2. Antagonis kalsium















3. ACEi (Angiotensin Converting Enzym inhibitors)
4. ARB
5. betablockers
Rekomendasi Terapi Kombinasi (ESC/ESH)

Jantung
2
Otak
1
Komplikasi
Ginjal
4
Mata
3
Kesimpulan
• Hipertensi :peningkatan tekanan darah sehingga
melebihi batas normal.
• Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibagi menjadi 2:
(1) hipertensi esensial : penyebabnya tidak diketahui
(90-95% kasus) dan (2)hipertensi sekunder yang
diketahui penyebabnya seperti gangguan ginjal yang
terjadi pada 5-10% kasus.
• Mekanisme terjadinya hipertensi adalah melalui
terbentuknya angiotensin II dari angiotensin I iconverting
enzyme (ACE).
• Tujuan pengobatan hipertensi adalah menurunkan dan
mencegah kejadian kardiovaskular dan renal melalui
penurunan tekanan darah dan juga pengendalian dan
pengobatan faktor-faktor resiko

L/O/G/O
Thank You!
www.themegallery.com