Anda di halaman 1dari 15

PENGUKURAN PENCAHAYAAN

(Penerangan)
Oleh :
Romulus Situmorang
110401156

Metrologi teknik
Defenisi Cahaya

Cahaya merupakan sejenis energi berbentuk
gelombang elekromagnetik yang bisa dilihat
dengan mata
Cahaya bisa dikatakan sebagai suatu bagian
yang mutlak dari kehidupan manusia.
Untuk mendukung teknik pencahayaan buatan
yang benar, tentu saja perlu diketahui
seberapa besar intensitas cahaya tersebut
dibutuhkan pada suatu tempat.
Maksud dan Tujuan
Untuk mengetahui seberapa besar intensitas
cahaya tersebut dibutuhkan suatu alat ukur
cahaya dapat digunakan untuk mengukur
terangnya cahaya dalam satuan lux / candle /
lumen.

Untuk mengukur tingkat pencahayaan di
butuhkan sebuah alat yang bisa bekerja
secara otomatis mampu mengukur intensitas
cahaya dan menyesuaikannya dengan
cahaya yang dibutuhkan. Alat tersebut di
sebut sebagai lux meter.


Lux Meter
Lux meter adalah sebuah alat yang digunakan
untuk mengukur intensitas cahaya atau tingkat
pencahayaan dalam suatu ruangan.
Biasanya Lux Meter digunakan dalam ruangan.
Kebutuhan pencahayaan setiap ruangan terkadang
berbeda. Semuanya tergantung dan disesuaikan
dengan kegiatan yang dilakukan.
Dengan alat ini kita dapat mencegah pemborosan
ketika akan memilih lampu. Dengan alat ini pula kita
memiliki alasan yang tepat untuk mengganti lampu
yang terlalu
terang atau terlalu redup
Lux Meter


Fungsi bagian- bagian alat ukur

Layar panel : Menampilkan hasil
pengukuran
Tombol Off/On : Sebagai tombol untuk
menyalakan atau mematikan alat
Tombol Range : Tombol kisaran
ukuran
Zero Adjust VR : Sebagai
pengkalibrasi alat (bila terjadi error)
Sensor cahaya : Alat untuk
mengkoreksi/mengukur cahaya.
Prosedur Penggunanaan Alat
Adapun prosedur penggunaan alat ini adalah
sebagai berikut :

Geser tombol off/on kearah On.
Pilih kisaran range yang akan diukur (
2.000 lux, 20.000 lux atau 50.000 lux) pada
tombol Range.
Arahkan sensor cahaya dengan
menggunakan tangan pada permukaan
daerah yang akan diukur kuat
penerangannya.
Lihat hasil pengukuran pada layar panel.

Cara Mengukur Pencahayaan dengan Lux
meter
Letakkan lux meter diatas meja dalam ruangan dimana
intensitas cahaya ingin di ketahui
Setelah beberapa saat, layar penunjuk Lux meter akan
menapilkan tingkat pencahayaan dalam ruangan
tersebut
Setelah di dapat nilai intensitas
cahayanya, bandingkan nilai tersebut dengan standar
SNI
Jika nilai tingkat pencahayaan lebih tinggi dari standar,
lampu sebaiknya diganti dengan yang lebih rendup
Jika nilai tingkat pencahayaan lebih rendah dari
standar, lampu sebaiknya diganti dengan lampu yang
lebih terang
Jika tingkat pencahayaan ruangan telah sesuai
dengan fungsinya, effisien energi untuk penerangan
telah tercapai.
Prinsip Kerja Lux Meter
Alat ini didalam memperlihatkan hasil
pengukurannya menggunakan format
digital. Alat ini terdiri dari rangka, sebuah
sensor dengan sel foto dan layar panel.
Sensor tersebut diletakan pada sumber
cahaya yang akan diukur intenstasnya.
Cahaya akan menyinari sel foto sebagai
energi yang diteruskan oleh sel foto
menjadi arus listrik. Makin banyak
cahaya yang diserap oleh sel, arus yang
dihasilkan pun semakin besar.

Kalibrasi Alat
Pengkalibrasian alat ukur ini dilakukan
dengan jarak antara sumber cahaya
ke sensor sebesar 100 cm atau
1meter dan dalam posisi tegak lurus.
Untuk mendapatkan sumber cahaya
digunakan sebuah lampu dan
pengkalibrasian ini dilakukan dalam
sebuah ruangan dengan kondisi
ruangan gelap.dapat dilihat pada
gambar:
Cara Pengkalibrasian Alat
Cara Pembacaan Alat Ukur
Pada tombol range ada yang dinamakan kisaran
pengukuran. Terdapat 3 kisaran pengukauran yaitu
2000, 20.000, 50.000 (lux). Hal tersebut menunjukan
kisaran angka (batasan pengukuran) yang digunakan
pada pengukuran. Memilih 2000 lux, hanya dapat
dilakukan pengukuran pada kisaran cahaya kurang
dari 2000 lux. Memilih 20.000 lux, berarti pengukuran
hanya dapat dilakukan pada kisaran 2000 sampai
19990 (lux). Memilih 50.000 lux, berarti pengukuran
dapat dilakukan pada kisaran 20.000 sampai dengan
50.000 lux. Jika Ingin mengukur tingkat kekuatan
cahaya alami lebih baik baik menggunakan pilihan
2000 lux agar hasil pengukuran yang terbaca lebih
akurat. Spesifikasi ini, tergantung kecangihan alat.

Persentase Kesalahan
Alat ukur ini merupakan alat ukur yang cukup
akurat sehingga persentase kesalahannya amat
kecil bahkan dapat dihiraukan, namun
Apabila hasil pengukuran tidak seharusnya
terjadi, sebagai contoh diruangan yang dengan
kekuatan cahaya normal setelah dilakukan
pengukuran ternyata hasilnya tidak normal maka
dapat dilakukan pengkalibrasian ulang dengan
menggunakan tombol Zero Adjust.
Hal- hal yang harus diperhatikan dalam
perawatan alat ini adalah sensor cahaya yang
bersifat amat sensitif
Selain dari sensor, yang harus diperhatikan pada
alat ini pun adalah baterainya
DAFTAR PUSTAKA
Kanginan Marthen. 2005. Seribu
Pena Fisika SMA jilid 1 kelas X.
Jakarta: Erlangga.
www.bugishq.blogspot.com
http://belajar-elka.blogspot.com/