Anda di halaman 1dari 2

Berhenti Menjadi Tawanan Pikiran Negatif

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort
Alcan lama yang sudah digunakan untuk menampung para narapidana selama ratusan
tahun. Setelah para napi dipindahkan ke tempat tinggal mereka yang baru, mereka
menjadi bagian dari pasukan pekerja untuk mencopoti kayu, alat-alat listrik, dan pipa
yang masih dapat digunakan dari penjara lama. Di bawah pengawasan para penjaga, napi-
napi itu mulai melucuti dinding-dinding penjara lama.
Saat mereka melakukannya, mereka terperanjat oleh apa yang mereka temukan.
alaupun gembok-gembok besar mengunci pintu-pintu logam, dan batangan-batangan
baja dua inci menutupi jendela sel-sel, dinding-dinding penjara itu sebenarnya terbuat
dari kertas dan tanah liat, dicat sedemikian rupa sehingga menyerupai besi! "ika ada dari
para narapidana yang memukul atau menendang dinding itu dengan keras, mereka
dengan mudah dapat membuat lubang di situ, dan melarikan diri. Selama bertahun-tahun,
bagaimanapun juga, mereka tinggal berjubel dalam sel-sel terkunci mereka, menganggap
bahwa melarikan diri adalah
sesuatu yang mustahil.
#ak seorang pun pernah $%&C'BA melarikan diri, karena mereka B%()*+*( itu
mustahil.
Sahabat,.
Saat ini pun banyak orang yang terpenjara dan berpikir mereka tidak mampu lagi untuk
keluar dari penjara tersebut. -a, mereka terpenjara oleh pikiran negati.e yang ada
dalam dirinya. $ereka memiliki impian besar, namun mereka terpenjara oleh rasa takut.
$ereka tak pernah berusaha mengejar impian / impian tersebut karena berpikir hal
tersebut merupakan sesuatu yang mustahil. $ereka enggan mengejar impiannya karena
menganggap mereka memiliki keterbatasan dalam dirinya.
Sahabat,
$emiliki impian besar adalah sesuatu yang mulia. "angan pernah mengubur
semua impian anda hanya karena keterbatasan yang ada pada diri anda.
Banyak sekali orang-orang yang sukses memiliki keterbatasan dalam
hidupnya. Banyak para konglomerat yang ada pada saat ini terlahir dari
keluarga yang miskin, banyak pengusaha dan pebisnis besar yang memulai
usahanya dengan modal dengkul alias nol, banyak tokoh-tokoh besar di
dunia yang memiliki kekurangan 0isik, banyak pula orang-orang besar yang
tidak mengenyam pendidikan 0ormal. &amun mereka telah membuktikan
bahwa kekutan impian dan cita-citalah yang membuat mereka termoti.asi
untuk gigih memperjuangkan kehidupannya.
Bagaimana dengan kita1
*ngin menjadi orang2 yang terpenjara oleh rasa takut dan pikiran negati0...
Atau berusaha mendaobrak keterbatasan dan kemudian mampu mengukir
sejarah kita.
Semua hal-hal yang besar berawal dari keberanian untuk
memulai
3Sally Berger4