Anda di halaman 1dari 11

F

aktor
internal (semua faktor yang dapat menimbulkan
kelemahan, menurunnya percaya diri, rasa takut sakit,
hilang kontrol dan lainnya)
Faktor eksternal ( penganiayaan fisik, kehilangan orang yang dicintai, krisis dan lainnya)
(Fitria, 2009)
Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik, baik kepada diri sendiri maupun orang
lain (Yosep, 2007)
eori biologik ( pengaruh neurofisiologik seperti system limbik yang menstimulasi timbulnya perilaku kekerasan, pengaruh biokimia seperti penurunan
serotonin dan !"#" pada cairan serebrospinal serta peningkatan androgen dan norepineprin)
eori psikologik
eori sosiokultural
(Fitria, 2009)
PREDISPOSISI
PRESIPITASI
PENYEBAB
atapan mata ta$am
%enyerang orang lain
%engancam, mengumpat, berbicara dengan nada keras&
%enarik diri
Postur tubuh kaku&
(Fitria, 2009)
TANDA & GEJALA
PERILAKU KEKERASAN
DEFINISI
LAPORAN PENDAHULUHAN
RENTANG RESPON PERILAKU KEKERASAN
'('()"*"+
"!)(*,F
P"*,F
F)-*"*,
"*(),F
)(*P.+ %"/"0"P,F
)(*P.+ "0"P,F
(*umber 1 Fitria, 2009)
'(()"+!"+ 1
"*(),F 1 indi2idu dapat mengungkapkan marah tanpa menyalahkan orang lain dan memberikan ketenangan&
F)-*"*, 1 indi2idu gagal dalam mencapai tu$uan kepuasan saat marah dan tidak dapat menemukan alternatif&
P"*,F 1 indi2idu tidak dapat mengungkapkan perasaannya&
"!)(*,F 1 perilaku yang menyertai marah, terdapat dorongan untuk menuntut tetapi masih terkontrol&
'('()"*"+ 1 perasaan marah dan bermusuhan yang kuat serta hilangnya kontrol&
'.P,+! '(/-")!" ,0"' (F(',F
)(!,%(+ ()"P(,' ,+(F(',F
PP*1 3"/-*,+"*,
)(*,'. ,+!!, %(+4(0()",0,),, .)"+! /",+ 0"+ /,+!'-+!"+
,*./"*, *.*,"/
#()0-'" 0,*F-+!*,.+"/
3")!" 0,), )(+0"3 ').+,*
PERILAKU KEKERASAN
POHON MASALAH
'(3,/"+!"+ %(%.), P0 P(+0()," 0(%(+*,
PATHWAY
!"+!!-"+ ,%P-/* %"+,' 5 P(+0()," P*,'.,'
!"+!!-"+ 6,7"
!"+!!-"+ *,*(% /,%#,' ."'
!"+!!-"+ P(+!.+)./"+ (%.*,
PERILAKU KEKERASAN
*',8.F)(+ 0"+ !"+!!-"+ P*,'.,' /",++Y"
P(+,+!'""+ "',9,"* 0.P"%,+
P(+,+!'""+ +.)(P,+(P),+ :"+0).!(+
P(),/"'- "!)(*,F
!"+!!-"+ P(+!"-)"+ (%.*,
!"+!!-"+ 7"3"%, 3"/-*,+"*, 0"+ %(+"),' 0,), P0 '/,(+ *',8.F)(+
P(+-)-+"+ *()..+,+ : !"#"
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
TUPAN 1
*etelah dilakukan tindakan kepera;atan, klien tidak melakukan tindakan kekerasan, baik pada orang lain, diri sendiri, lingkungan, maupun kekerasan secara
2erbal, klien dapat memahami cara mengendalikan perilaku agresi5amuk, klien dapat menetukan cara yang adaptif menyalurkan energi marah&
DX : Resiko e!i"#k$ keke!#s#%
,+0"'"+ 1
#3*P (#ina 3ubungan *aling Percaya)
%oti2asi klien untuk menentukan cara kontrol marah yang cocok untuk klien&
%oti2asi klien untuk mempraktekkan cara mengontrol marah
.bser2asi perilaku klien yang menun$ukkan tanda<tanda munculnya perilaku marah&
"n$urkan klien memasukkan cara kontrol yang dipilih ke dalam $ad;al harian klien&
.bser2asi ketaatan klien dalam melakukan $ad;al harian (latihan kontrol marah)
,+0"'"+ 1
#3*P (bina hubungan saling percaya)
"$arkan klien tentang cara mengontrol marah dengan = cara yaitu secara fisik, sosial, spiritual dan farmakologi&
.bser2asi pemahaman klien tentang cara kontrol marah yang telah dia$arkan&
%oti2asi klien untuk mempraktekkannya bila marah datang&
0"F") P-*"'"
*tuart, !ail 7iscar>t& Buku Saku Keperawatan Jiwa edisi 3& 2002& 6akarta1 (!4&
9iedebeck, *heila& 200?& #uku "$ar 'epera;atan 6i;a& 6akarta& (!4&
Yosep, ,& (2007)& 'epera;atan 6i;a #andung1 )afika "ditama