Anda di halaman 1dari 7

1

Resume Gordis
Chapter 1
Subbab 1
Epidemiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang distribusi penyakit
dalam suatu populasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi dan menentukan
distribusi tersebut. Kenapa suatu penyakit berkembang pada beberapa orang dan
tidak dengan yang lainnya. Tampaknya, setiap orang memiliki karakteristik khusus
yang memungkinkannya untuk terlindungi atau cenderung terjangkit suatu
penyakit. Karakteristik ini mungkin disebabkan oleh genetik atau lingkungan.
Setiap saat, kita mungkin dihadapkan dengan interaksi genetik dan lingkungan
dengan perkembangan suatu penyakit.
Subbab 2
Tujuan epidemiologi:
1. engidentifikasi penyebab dari suatu penyakit dan faktor resiko yang
terkait.
!. enetapkan jenis penyakit yang tersebar luas dalam suatu komunitas.
". empelajari perjalanan alami dan prognosis penyakit.
#. enilai kinerja pelayanan kesehatan dalam pencegahan dan pengobatan
suatu jenis penyakit.
$. emberikan dasar pertimbangan pelaksanaan peraturan umum mengenai
masalah lingkungan, genetic issues, dan pertimbangan lainnya yang
berhubungan dengan pencegahan penyakit dan promosi kesehtan.
Subbab 4
%akta-fakta epidemiologi dapat digunakan untuk mengidentifikasi faktor resiko
suatu penyakit sehingga mempermudah upaya pencegahannya.
Tipe Pencegahan Definisi Contoh
Pencegahan primer encegah permulaan
perkembangan penyakit
&munisasi atau mengurangi
faktor resiko
1
Pencegahan sekunder
Pencegahan tersier
'eteksi dini keberadasan
penyakit untuk
mengurangi keparahan
dan komplikasi
engurangi dampak
penyakit
Screening untuk kanker
(ehabilitasi untuk stroke
)encegahan primer: menjadi upaya terbaik untuk mencegah kejadian suatu
penyakit karena sasarannnya merupakan orang-orang yang belum menderita sakit.
)encegahan sekunder: berupa suatu pemeriksaan untuk mendeteksi suatu
penyakit, sasarannya adalah orang-orang yang telah memperlihatkan gejala atau
tanda a*al menderita suatu penyakit +fase preklinik,.
)encegahan tersier: upaya untuk mencegah suatu penyakit berdampak lebih buruk
bagi penderita, sasarannya adalah orang-orang yang telah terjangkiti suatu
penyakit +fase klinik,.
)endekatan yang digunakan untuk mencegah kejadian suatu penyakit dapat
dilakukan pada orang-orang dengan faktor resiko tinggi atau tidak. -iasanya,
untuk orang dengan faktor resiko tinggi membutuhkan biaya dan sifatnya in.asif,
begitupun sebaliknya.
Subbab
Epidemiologi didasarkan pula pada praktek klinis yang bersifat menggali etiologi
suatu penyakit sehigga didapatkan fakta yang sesungguhnya.
Subbab !
)endekatan epidemiologi untuk mengetahui penyebab suatu penyakit:
1. enetapkan hubungan antara pajanan suatu faktor +e/: lingkungan, atau
karakteristik seseorang +e/: orang dg kadar kolesterol tinggi, dengan
perkembangan suatu penyakit.
!. engidentifikasi apakah hubungan tersebut merupakan hubungan sebab
akibat.
1
Chapter 2
Subbab 1
Suatu penyakit timbul akibat adanya interaksi antara host +orang,, agent +kuman
penyakit,, dan lingkungan serta dipengaruhi oleh kecenderungan genetik. Selain itu
.ektor +m0:nyamuk, juga berperan di dalamnya. 'aya tahan tubuh manusia
+diperoleh mslnya dari nutrisi, genetik, atau status imun,membuatnya cenderung
untuk tidak terjangkit suatu penyakit.
%aktor penyebab penyakit mencakup faktor biologis, fisik, dan kimia.
Cara Transmisi Pen"akit
1angsung: kontak orangorang
Tidak langsung:
- common .ehicle, pajanan pertama, berkali-kali, atau berkelanjutan
- .ektor
Subbab 2
1
Penyakit Klinis dan Subklinis
Pen"akit #$inis
)enyakit klinis digolongkan berdasarkan tanda dan gejala.
Pen"akit %onk$inis &'napparent(
2ang termasuk penyakit nonklinis sebagai berikut 3
1. )enyakit preklinik: belum memperlihatkan tanda-tanda klinis tapi
cenderung dapat berkembang menjadi penyakit klinis
!. )enyakit subklinis: tidak memperlihatkan tanda klinis dan tidak
memperlihatkan kecenderungan untuk berkembang menjadi penyakit
klinis.
". )enyakit persisten +kronik,: menjangkiti tubuh selama bertahun-tahun.
#. )enyakit laten: &nfeksi dengan pembelahan tidak aktif dari suatu agen
penyebab penyakit. isalnya agen berdiam di dalam sel.

Subbab )
Status Carrier* 4rang yang didalam tubuhnya mengandung agen penyebab
penyakit tapi tidak memperlihatkan tanda-tanda kesakitan dan tidak terbukti
5terinfeksi6 melalui uji serologis. 'apat menularkan ke orla.
Subbab 4
Endemik, Epidemik, dan Pandemik
Endemik: kebiasaan munculnya suatu penyakit di area geografi tertentu.
Epidemik: munculnya suatu penyakit dalam jumlah besar dan di luar dugaan
dalam suatu daerah.
)andemik: epidemik yg t7jadi di seluruh dunia.
Subbab
Desease outbreak
Common+,ehic$e e-posure* terpaparnya seseorang dengan penyebab penyakit.
4utbreak hanya terjadi pada orang-orang yang terpapar tersebut.
Single e/posure: terpapar cuma sekali.
ultiple e/posure: terpapar berkali-kali.
1
8ontinuous e/posure: terpapar secara berkelanjutan.
K arakteristik outbreak
1. -ersifat eksplosif +terdapat kenaikan jumlah kasus yang cepat dan tiba-
tiba,.
!. Terbatas pada orang 9orang yang mengalami common e/sposure.
". )ada food-borne outbreak kasus jarang terjadi pada indi.idu yang mendapat
paparan untuk pertama kalinya.
Subbab !
:umlah kemunculan suatu penyakit dalam suatu populasi tergantung pada
keseimbangan antara populasi yang rentan +sehingga beresiko terkena penyakit,
dan yang kebal atau imun +sehingga tidak beresiko,. :ika dalam suatu populasi
lebih banyak yang rentan maka kemungkinan munculnya outbreak akan lebih
tinggi. &mun didapatkan karena pernah terpajan penyakit yang sama atau karena
mendapatkan imunisasi atau karena genetik.
Subbab .
;eard immunity: resistensi sekumpulan orang terhadap suatu penyakit sehingga
5menularkan6 imunitasnya ke orla di daerah yang sama.
Syarat munculnya heard immunity: agen penyakit harus terbatas pada spesies
tertentu, transmisi harus relatif langsung dari satu anggota spesies ke anggota yang
lain dan tidak ada reser.oir dari spesies yang berbeda.
Subbab /
Periode 'nkubasi
)eriode inkubasi merupakan masa inter.al pemasukan infeksi hingga onset dari
gejala klinis penyakit. 'alam periode inkubasi, orang tersebut akan merasa sehat
dan tidak menunjukkan gejala sama sekali.
asa ini menunjukkan masa yang diperlukan organisme infeksius untuk bereplikasi
secara terus menerus hingga mencapai jumlah yang dapat menunjukkan gejala
klinis dari penyakit. :umlah agen infeksius yang masuk ke dalam tubuh akan
mempengaruhi lamanya masa inkubasi. Semakin banyak yang masuk, semakin
cepat masa inkubasinya.
1
&solasi dapat dilakukan pada orang yang dicurigai menderita penyakit tertentu tapi
belum memperlihatkan tanda klinis sampai periode inkubasinya berakhir. &ni
dilakukan untuk mencegah penularan penyakit tersebut ke orang lain.
Subbab 0
<ttack (ate
:umlah orang yang beresiko terhadap munculnya penyakit tertentu karena suatu pajanan
Total :umlah orang yang berisiko
<ttack rate berfungsi untuk membandingkan resiko penyakit dengan pajanan yang
berbeda.
)rimary case: org yang mendapatkan penyakit dari pajanan langsung dengan agen
infeksi.
Secondary case: org yang mendapatkan penyakit dari primary case.
<ttack rate pada secondary case penting untuk menilai penyebaran penyakit dari
satu orang ke orang lainnya. 'apat juga dilakukan pada penyakit yang sifatnya tdk
menular untuk menilai pengaruh genetik dalam penyebaran penyakit.
Subbab 11
Ketika suatu kejadian penyakit melebihi le.el endemik, maka in.estigasi untuk
mengetahui kejadian tersebut dilakukan melalui analisis beberapa pertanyaan
yaitu:
a. Siapa yang diserang=
b. Kapan penyakit tersebut timbul=
c. 'imana kasus tersebut terjadi=
Siapa
Karakteristik seseorang cenderung mengacu pada penyakit tertentu, misalnya jenis
kelamin, umur dan ras.
Kapan
)enyakit tertentu muncul di *aktu tertentu. isalnya diare, biasanya muncul pada
musim panas. 'apat juga untuk mengidentifikasi tren penyakit pada suatu daerah
dari satu *aktu ke *aktu tertentu.
1
'imana
)enyakit tidak secara random muncul di suatu ka*asan, biasanya teratur
berdasarkan tempat hidup .ektor atau agen infeksi.
Subbab 11
&n.estigasi outbreak dapat dilakukan secara deduktif atau induktif. 1angkah-
langkahnya:
1. enentukan outbreak dan mem.alidasi keberadaan oubreak tersebut.
a. Tentukan nominator +kasus,
i. Tanda klinis: apakah penyakitnya diketahui=
ii. <pa aspek serologis dan kulturalnya=
iii. <pakah penyebab penyakit telah sepenuhnya diketahui=
b. Tentukan denominator: populasi yang berada dalam resiko=
c. enetapkan apakah jumlah kasus melebihi ekspektasi=
d. enghitung attack rate.
!. enilai distribusi kasus.
a. >aktu
b. Tempat
". encari rele.ansi antar.ariabel. <da banyak .ariabel.
#. engembangkan hipotesis berdasarkan:
a. )engetahuan yang sudah ada tentang penyakit tersebut +jika ada,.
b. <nalogi penyakit dari etiologi yang telah diketahui.
c. )enemuan dari in.estigasi outbreak.
$. ?ji hipotesis
a. <nalisis lebih lanjut data yang sudah ada +case-control study,
b. enyaring hipotesis dan mengumpulkan data yang mungkin
dibutuhkan
@. engajukan upaya pengontrolan.
a. engontrol outbreak yang sedang terjadi
b. encegah timbulnya outbreak yang sama di masa mendatang.
A. empersiapkan laporan tertulis dari in.estigasi dan penemuan tersebut.
B. enginformasikan penemuan tersebut ke pemerintah dan masyarakat luas.