Anda di halaman 1dari 4

KASUS

Ibu B melahirkan kembar dengan dukun bayi terlatih didesanya pada jam 10.00 WIB, bayi yang satunya
meninggal dunia. Sampai jam 14.00 WIB Ibu B mengalami pendarahan yang tidak henti-hentinya dan
membuat ibu B lemah. Kemudian salah satu saudara Ibu Bmemanggil perawat T untuk dimintai bantuan.
Perawat T ememriksa ibu B tekanan darah 80/60 mmHg dan tampak pucat serta sclera anemis.
Pendarahan masih belum berhenti. Bila saudara sebagai perawat T apa yang akan dilakukan?



IDE & PENULIS NASKAH
1.Hafizh Ilman Asvito
2.Akhlis Hidayatul Akbar
3.Ari Mukti Wibowo


ISI ROLE PLAY
Isi dari role play ini dimaksudkan untuk mempraktikkan kasus 4 dan memperagakan dari bagaimana
keadaan pasien, langkah yang diambil perawat rumah dalam kasus 4, proses perujukkan ke rumah sakit,
perawatan di IGD, kolaborasi dengan dokter, dan proses penyembuhan pasien hingga pasien dinyatakan
diizinkan kembali ke rumahnya.
Naskah role play sebagai berikut :
pada pagi hari ketika ibu Santy sedang menyapu tiba-tiba merasakan rasa mulas dia beranggapan bahwa
dirinya akan melahirkan, lalu beliau memanggil suaminya.
Ibu Santy : Aduh.pak cepat kesini perutku sakit.
Bapak uji : Ya bu.sebentar (sambil berlari-lari dengan nafas yang tersengal-sengal).
Ibu Santiy : Cepat pak!
Bapak Uji : Ada apa bu?
Ibu Santy : Ni pak perut ibu sakit sekai kayaknya ibu dah mau melahirkan.
Bapak Uji : Ya dah ibu tunggu dulu ya bapak akan memanggil mbok Daryem (sambil membaringkan di
kamar).
Ibu Santy : Ach.pak cepat!
Bapak Uji : Imah kesini cepat jangan kemana-mana tunggu ibu disini!

Bapak Uji menuju kerumah mbok Daryem dengan sangat tergesa-gesa dan nafas tersengal-
sengal.setelah sampai di rumah mbok Daryem, bapak Uji mengetok pintu.

Bapak Uji : Mbokmbok Daryem..!!!
Mbok Daryem : Iya Ada apa ya pak?
Bapak Uji : Aaa..nu ituuu.
Mbok Daryem : Anu itu apa pak?
Bapak Uji : Siti mbok, Siti perutnya sakit..kayanya mau melahirkan. Tolong mbok
Mbok Daryem : Ya dah saya mau mengambil perlengkapanya dulu.
Bapak Uji : Cepat mbok!
Mbok Daryem : Ya sebentar.

Bapak Uji dan mbok Daryem menuju ke rumah dangan cepat.Sedangkan ibu di rumah ditemani sang
anak.
Bapak Uji : Assalamualaikum.ayu mbok cepat ibu sedang di kamar,mbok cepat!
Mbok Daryem : Ya.sabar pak.
Bapak uji : Bu tenang bu,mbok Daryem sudah datang.Imah tefon om, kakek sama nenek suruh cepat
datang ibu mau melahirkan!
Imah : Baik pak.

Beberapa menit kemudian kakek,nenek dan om tiba di tempat dan langsung menanyakan kabar kepada
Imah.
Nenek : Gimana Imah, bagaimana ibu kamu?
Imah : Itu nek dikamar sudah di tangani mbok Darmy.

Setelah beberapa saat pada proses melahirkan akhirnya bu Santy melahirkan bayi kembar namu salah
satu bayinya meningal.
Mbok Daryem : Selamat bapak, ibu berhasil melahirkan anak kembar.
Semuanya : Alhamdulilah.
Mbok Daryem : Namun mohon maaf bapak , anak bapak yang satu tidak bisa saya selamatkan.
Bapak Uji : Innalilahi yang benar mbok?
Mbok Daryem : Ya pak saya sudah berusaha tapi apa daya itu kuasa tuhan.Jadi tabahkan saja hati bapak,
tapi kaadaan ibu sudah bisa dilihat.

Setelah itu bapak Uji menuju ka kamar untuk menemani istrinya dan menanyakan kondisi istrinya.Dan
pada waktu itu bapak Uji juga spontan, panik setelah melihat istrinya yang mengalami pendarahan.
Bapak Uji : Ibuibubagaimana keadaan ibu?
Ibu Santy : Sakit banget pak & lemas banget.
Bapak Uji : Ibu yang sabar ya?
Ibu Santy : Sabar!sabar!Duh
Ohya pak bagaimana anak kita?
Bapak Uji : Anak kita kembar bu, akan tetapi
Ibu Santy : Tapi kenapa pak? Anak kita kenapa?
Bapak Uji : Ibu yang sabar ya? Anak kita yang satu tidak terselamatkan.
Ibu Santy : Apa pak?

Setelah mengetahui keadaan anaknya yang sudah meninggal, ibu Santy langsung drop ( lemas & pucat
).Dan pada saat itu juga ibu Santy mengalami pendarahan dan pak Uji langsung kebingungan setelah
mengetahui istrinya mengalami pendarahan. Lets check it out
Bapak Uji : De, bagaimana ini?
Om Hafizh : Ada apa ya mas?
Bapak Uji : Mbak Santy, pendarahan! Mbak Tri ada di rumah nggak ya?
Tolong panggilkan suruh ke rumah, periksa mbak Santy.
Om Hafizh : Baik mas !!!

Beberapa menit kemudian.mbak Tri tiba di rumah untuk memeriksa keadaan mbak Santy.
Perawat Tri : Assalamualaikumada apa pak?
Bapak Uji : ( Hanya terduduk lemas tak berdaya ).
Kakek Ari : Begini loh mbak, santy tiba-tiba melemas dan pendarahan setelah melahirkan.
Perawat Tri : Boleh saya lihat mbak Santy dulu?
Kakek Ari : Silahkan mbak.
Perawat Tri : ( lalu Tri melakukan pemeriksaan ).
Assalamualaikummaaf mbak saya akan memeriksa keadaan mbak sebentar
Kakek Ari : Bagaimana mbak keadaan Santyanak saya?
Perawat Tri : Maaf pak saya tidak bisa menanganinya.Mbak Santy harus dirujuk ke RS untuk
mendapatkan perawatan intensive. Soalnya kondisi tubuh mbak santy tidak memungkinkan untuk
dirawat di rumah. Mbak santy juga terlalu banyak kehilangan darah akibat pendarahan, dan juga
kehilangan banyak cairan sehingga harus segera dibawa ke rumah sakit.bagaimana pak?
Kakek Ari : Eee..
Perawat Tri : Begini pak berhubung mbak Santy kondisinya melemah & mengalami pendarahan, mbak
Santy harus segera mendapatkan penanganan intensif.Dan harus dirujuk ke RS.
Kakek Ari : Baiklah kalau memang itu yang terbaik.

Setelah itu bu Santy pun dibawa ke RS, atas rujukan dari mbak Tri. Sesampainya di RS bu Santy langsung
masuk ke ruang UGD.Disamping itu keluarga bu Santy melakukan registrasi.
Kakek Ari : Bagaimana pak keadaan anak saya?
Perawat Eko : Begini pak bapak tenang saja, percayakan pada kami.Bahwa anak bapak akan segera
mendapatkan penaganan intesif dari kami.
Perawat Wahyu: Disamping itu kita juga harus berdoa demi keselamatan & kelancaran penanganannya.

Disamping itu perawat Yupi di ruang UGD menangani pasien.
Perawat Yupi : Assalamualaikumnama saya perawat Yupi.Kondisi ibu terlihat sangat lemas,jadi saya
mohon izin untuk memasang infus pada tangan ibu untuk memenuhi cairan yang hilang. Bagaimana
ibubersedia?
Ibu Santy : ( hanya mengangguk ).
Perawat Yupi : Bila merasa sakit harap ditahan sebentar ya bu? Ibu bisa menarik nafas agar rasa sakitnya
berkurang, ibu sudah siap?
Ibu Santy : ( mengangguk ).
Perawat Yupi : Baiklah

Setelah bu Santy mendapatkan penaganan intesif, perawat Yupi melaporkan keadaan bu Santy kepada
dokter Taufik.
Perawat Yupi : Ini dok keadaan bu Santy saat iniini datanya.
Dokter Taufik : Oiya trima kasih, tolong panggilkan salah satu keluarga dari mereka!
Perawat Yupi : Baik dok.

Setelah beberapa saat perawat Yupi menemui salah satu dari keluarga pasien agar segera menemui
dokter
Perawat Yupi : Maaf pak, saya ditigaskan oleh dokter supaya bapak menemui beliau sekarang, mari saya
antar pak.