Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN), sebagai salah satu bagian dari
kewajiban bagi setiap mahasiswa untuk menempuh program tersebut, program ini
berasaskan atas solidaritas pemerintah terhadap masyarakat yang luas sehingga
terciptanya sebuah hubungan antara pihak akademik dengan instansi lain. Dalam
sejarah kemahasiswaan Kuliah Kerja Nyahta (KKN) adalah sebuah mata kuliah
yang harus ditempuh.program ini sebagai media yang menjembatani antara
masyarakat kampus dan masyarakat pada umumnya, sehingga kesenjangan dan
elitisasi masing-masing kelompok dalam sistem kemasyarakatan dapat
dieliminasi. ungsionalisasi dan sinergisitas dalam pembangunan daerah harus
dilakukan.
!ntuk mewujudkan kebutuhan di atas, membutuhkan upaya perbaikan
konsep pelaksanaan KKN menjadi agenda yang harus terus diupayakan, sehingga
program KKN benar-benar membawa hasil bagi mahasiswa dan masyarakat yang
menjadi sasaran utamanya.. dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas
pemerintah membuat salah satu program yang membawa masyarakat awa menuju
masyarakat modern, dalam hal ini kampus berpartisipasi dalam upaya membantu
pemerintah mencerdaskan anak bangsa.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan jembatan bagi mahasiswa dan
masyarakat dalam menjalin kerjasama yang baik, sehingga sebuah metode tercipta
tanpa susah payah kita ciptakan, hal lain dalam program KKN adalah bagaimana
mahasiswa bisa menunjukan perannya dalam masyarakat yang banyak, kita
menyadari bahwa menciptakan sebuah kemitraan yang baik bukanlah hal yang
mudah, pada dasarnya program KKN adalah salah metode yang diciptakan oleh
kita sendiri dan kita yang menjalankan metode tersebut. Dalam program KKN
mahasiswa sering dijadikan sebagai sarana bagi masyarakat sehingga dalam
masyarakat mahasiswa adalah perubah dan pengontrol kemajuan masyarakat.
B. Lokasi Pelaksanaan KKN
Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berlokasi di Dusun
Panggongan, Desa "unung #ajak, Kecamatan $akra %arat. Desa "unung #ajak
berbatasan dengan &
$ebelah 'imur berbatasan dengan desa %orok 'oyang
$ebelah %arat berbatasan dengan desa $ukarara.
$ebelah $elatan berbatasan dengan desa #ensing.
Sebelah Utara berbatasan dengan desa Suangi.
#incian jumlah penduduk buta aksara sebagai berikut &
'ahun ())*-())+ jumlah penduduk sebanyak ,
'ahun ())+-())- jumlah penduduk sebanyak ,
'ahun ())--()). jumlah penduduk sebanyak ,
'ahun ()).-())/ jumlah penduduk sebanyak ,
'ahun ())/-()0) jumlah penduduk sebanyak ,
'ahun ()0)-()00 jumlah penduduk sebanyak ,
Desa "unung rajak merupakan salah satu desa pemekaran yang berhasil
melakukan pemilihan kepala desa pada tahun ()0) kemaren.Desa senyiur
merupakan desa yang berada di kecamatan keruak kabupaten lombok timur
dimana wilayahnya terdiri dari 00 dusun dan salah satu dusun yang kami jadikan
objek kkn adalah dusun jangkrung.
C. Identitas Warga Belajar
1arga belajar adalah salah satu sasaran utama program KKN yang
dilakukan oleh mahasiswa $'K2P 3am4anwadi $elong, warga belajar ini
merupakan masyarakat yang masih membutuhkan pembinaan dan pengajaran
dengan kata lain %uta 5ksara yang harus dituntaskan oleh generasi penerus
bangsa. !ntuk mengetahui ketuntasan warga belajar perlu diidentii6ikasi melalui
identitasnya&
IDENIA! WA"#A BELA$A"7
Nama & 2na8 3abib
'empat 'anggal 9ahir & Panggongan, 0/-)
:enis Kelamin & Perempuan
5gama & 2slam
!sia & ;) 'ahun
Pekerjaan & %uruh tani
$tatus & #umah 'angga
Nama & 2na8 #idwan
'empat 'anggal 9ahir & Panggongan, 0( :uni 0/+)
:enis Kelamin & Perempuan
5gama & 2slam
!sia & *) 'ahun
Pekerjaan & 'ani
$tatus & $udah kawin
Nama & 2na8 :umahir
'empat 'anggal 9ahir & Panggongan, <0 Desember 0/+/
:enis Kelamin & Perempuan
5gama & 2slam
!sia & ;0 'ahun
Pekerjaan & %uruh tani
$tatus & :anda
BAB II
PELAK!ANAAN P"%#"A&
A. Bentuk dan a'a(an Pelaksanaan Program
%entuk dari pada program KKN $'K2P 3am4anwadi $elong pada tahun
akademik ()0)=()00 adalah pendampingan warga belajar yang buta aksara yang
merupakan problem mendasar yang dihadapi oleh pemerintah Pro>insi N'%
Program ini berbentuk pedidikan luar sekolah, dengan tujuan untuk
menuntaskan buta aksara di beberapa kecamatan dan desa-desa yang angka buta
aksaranya masih tinggi di kabupaten 9ombok 'imur. Program ini dengan
menggunakan metode mengajar 2no>a kreati6 <( hari yakni model pembelajaran
1arga %elajar dilaksanakan sebanyak <( kali pertemuan, dengan tahapan
e>aluasi dilakukan melalui tiga tahap, yakni tahap pertama penilaian kompetensi
dilakukan pada 0( hari pertama, penilaian kedua pada 0) hari kedua, dan
penilaian ketiga dilakukan pada 0) hari ketiga.
Dalam pelaksanaan Penuuntasan buta aksara ini, peserta KKN diwajibkan
untuk menuntaskan tiga orang 1arga %elajar untuk satu mahasiswa (peserta).
5dapun hal utama yang harus dicapai dalam pelaksanaan penuntasan buta aksara
ini adalah &
0) 1arga %elajar bisa membaca
() 1arga %elajar bisa menulis
<) 1arga %elajar bisa berhitung.
Ketiga hal utama yang harus dicapai oleh 1arga %elajar diatas secara
langsung dapat ber6ungsi dan diterapkan dalam kehidupannya sehari-hari. $elain
mengajarkan membaca, menulis dan berhitung program ini juga dapat
memberikan satu warna baru bagi mahasiswa untuk langsung mengenal
masyarakat umum, dan sekaligus memberikan peran khusus bagi masyarakat
memerlukan pendidikan yang layak, masyarakat yang tidak mampu melanjutkan
pendidikan di tingkat 6ormal akan diberikan pendidikan secara non-6ormal yang
dikatakan pengajaran ungsional.
5dapun tahapan-tahapan yang harus ditempuh dalam pelaksanaan program
ini adalah &
). a'a( Persia(an
a. 2denti6ikasi dan ?eri6ikasi Data
Pada tahapan awal ini, peserta KKN (@ahasiswa) mengidenti6ikasi
dan memilih calon peserta yang akan menjadi 1arga %elajar dalam
pendampingan buta aksara yakni warga masyarakat dengan prioditas usia
0* A ** tahun. 'ahapan ini dilakukan dengan cara memetik data sasaran
( data 1arga buta aksara ) dari pemerintah Desa=Kelurahan dari hasil
pendatan %uta 5ksara berbasis Desa=Kelurahan.
b. ?alidasi Data Bleh Pihak Desa=Kelurahan
Pada tahapan ini, peserta KKN ( @ahasiswa ) mendatangi 1arga
@asyarakat yang namanya sudah tercantum dalam data 1arga %uta
5ksara di desa tersebut dengan tujuan untuk memastikan apakah 1arga
tersebut masih ada dan bersedia untuk ikut serta dalam program ini.
c. Penyiapan Perangkat Pembelajaran
Pada tahapan ini, peserta KKN ( @ahasiswa ) membuat perangkat
pembelajaran sperti silabus, #PP yang akan digunakan sebagai pedoman
dalam pendampingan %uta aksara.
d. Penyusunan @ateri Dan :adwal %elajar
Pada tahapan ini, 'utor ( @ahasiswa ) menyusun materi-materi
yang akan disampaikan kepada 1arga %elajar. @ateri-materi tersebut
disusun harus berdasarkan silabus atau peta pencapaian kompetensi.
$elain itu, pada tahap ini 'utor menyusun jadwal belajar dan tempat
belajar yang sesuai dengan kesepakan dengan 1arga %elajarnya.
*. a'a( Pelaksanaan
Pada tahap ini, 'utor ( @ahasiswa ) mulai melaksanakan program
dengan mengajar 1aga %elajar menggunakan metode ino>a kreati6. 5dapun
tahapan yang dilakukan 'utor dalam pelaksanaan ini adalah &
a. 'ahap awal
@emberikan tata cara untuk mengenal huru6, angka serta cara
mengeja, dalam tahapan awal ini tutor akan melakukan pengajaran secara
berturut-turut selama 0( hari.
'utor sebagai mediator dalam pelaksanaan kegiatan akan
memberikan kontribusi bagi warga belajarnya, sehingga dalam kegiatan
akan menemukan sebuah permasalahan yang akan dituntaskan dalam
pelaksanaan program.
Dalam tahap ini juga selain mengenal huru6 serta angka warga
belajar akan perkenalkan dengan cara menulis, membaca dan berhitung
serta hal lain yang berkaitan dengan kegiatan warga belajar
kesehariannya.
b. 'ahap 2nti
'ahapan ini warga belajar telah mengenal huru6 dan angka, dalam
kegiatan ini tutor akan memberikan cara mengeja atau berhitung,
sehingga tutor harus lebih akti6 dalam memberikan materi yang berkaitan
dengan membaca, menulis dan berhitung. 'ahapan ini juga adalah
sebagai tahapan inti yang menunjukan peningkatan bagi warga belajar.
Karena pada tahap awal warga belajar telah diberikan beberapa cara
untuk mengenal baca, tulis serta berhitung, setelah ditahap ini warga
belajar lebih ber6okus pada cara mengeja hruru6 per-huru6 dan angka per-
angka, sebagai warga belajar tahap ini merupakan e>alusi dari tahap awal
untuk melihat tingkat peningkatan warga belajar dan keseriusan warga
belajar dalam memngikuti kegiatan belajar mengajar.
c. 'ahapan 5khir
'ahapan ini tutor akan menge>aluasi hasil dari pada tahap awal dan
tahap inti, sehingga dalam tahap ini tutor akan melihat tingkat kemajuan
warga belajar setelah beberapa tahapan di atas. Dalam hal ini tutor akan
memberikan penilaian terhapa warga belajarnya, berupa penalaian secara
keseluruhan maupun secara indi>idu. $etelah memberikan penailaian
tutor telah melakukan e>aluasi sebagai hasil akhir dari pada kegiatan
tersebut.
B. Hasil Pelaksanaan Program
$etelah menge>aluasi dari tahapan-tahapan tersebut maka akan diketahui
hasil pelaksanaan program, dalam pencapaian hasil program bisanya akan
dilakukan re6leksi terhadap warga belajar tentang materi yang telah diajarkan
mulai dari tahap awal sampai dengan tahap penutup. Dalam hal ini hasil akan
diberikan secara bertahap dengan rincian sebagai berikut &
Hasil a'a( A+al
No Nama 1% $kor yang diperoleh ($) Ket
%aca 'ulis 3itung 5ksi
0. 2na8 3abib ()-(+) ()-(+) ()-(+) ()-(+)
(. 2na8 #idwan ()-(+) ()-(+) ()-(+) ()-(+)
<. 2na8 :umahir ()-(+) ()-(+) ()-(+) ()-(+)
Hasil a'a( Inti
No Nama 1% $kor yang diperoleh ($) Ket
%aca 'ulis 3itung 5ksi
0. 2na8 3abib ()-0.) ()-0.) ()-0.) ()-0.)
(. 2na8 #idwan ()-0.) ()-0.) ()-0.) ()-0.)
<. 2na8 :umahir ()-0.) ()-0.) ()-0.) ()-0.)
Hasil a'a( Penutu(
No Nama 1% $kor yang diperoleh ($) Ket
%aca 'ulis 3itung 5ksi
0. 2na8 3abib ()-0)) ()-0)) ()-0)) ()-0))
(. 2na8 #idwan ()-0)) ()-0)) ()-0)) ()-0))
<. 2na8 :umahir ()-0)) ()-0)) ()-0)) ()-0))
%erdasrkan hasil pencapaian ini warga belajar dapat kita lihat tingkat
kemampuannya, hasil yang kita e>aluasi sesuai dengan keadaan warga belajar
yang sebenarnya. Dengan hasil ini telah diketahui ketuntasan dari warga belajar.
C. ,aktor Pendukung dan Peng'am-at
). ,aktor Pendukung
Dalam melasanakan program ini yang menjadi 6aktor pendukungnya
adalah kesiapan warga belajar dalam menerima pelajaran serta serta partispasi
pemerintah desa dan masyarakat dalam membantu kegiatan ini. Dalam
menyelesaikan program ini masyarakat beserta pemerintah yang bersangkutan
sangat membantu dalam menuntaskan buta aksara, masyarakat sebagai obyek
dari program ini sangat membantu sekali dalam berbagai kendala yang
dihadapi di lapangan baik masalah yang muncul dalam masyarakat maupun
masalah pada warga belajar yang menjadi obyek utama program ini.
*. ,aktor Peng'am-at
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pemerintah untuk
menuntaskan buta aksara yang ada di pro>insi N'% khususnya. aktor
penghambat dalam program ini adalah &
a. Kurangnya kesadaran @asyarakat untuk mau belajar, sehaingga
masih banyak @asyarakat yang tidak mau mau ikut serta dalam program
ini.
b. kekurangan data dipihak desa maupun di dalam masyarakat selain
itu juga pengahambat dari kegiatan ini adalah kurangnya dana dari
pemerintah sehingga banyak sekali warga belajar yang diiming-imingi
biaya oleh mahasiswa sendiri, sehingga dalam menyelesaikan program ini
kami sangat bergantung sekali kepada orang tua, banyak warga belajar
yang data tidak sesuai dengan di lapangan, sehingga masalah ini menjadi
6aktor penghambat utama dalam program ini.
D. &asala' dan dan Alternati. Peme/a'an &asala'
). &asala'
Pemberantasan buta akasra menjadi kewajiban bagi setiap warga
Negara, namun disisi lain buta aksara hanyalah sebagai ajang bagi
masyarakat. $ehingga muncul berbagai masalah dalam masyarakat, adapun
masalah yang dihadapi yaitu banyak warga belajar yang di data telah
meninggal dunia dan warga belajar yang lanjut usia. $ehingga masalah pun
muncul tanpa di sadari. @asalah utama dalam kegiatan ini adalah masyarakat
setempat, seperti halnya masyarakat merupakan salah satu corak dari mahluk
yang berkelompok. $etelah diidenti6ikasi permasalahan yang muncul adalah
6aktor ekonomi, ada sebagian warga yang ingin dibiayai dan sebagian warga
ingin belajar, permasalahan ekonomi yang dihadapi masyarakat adalah
ekonomi menengah kebawah sehingga banyak masyarakat mengangkap
bahwa program buta akasra sebagai program yang menguntungkan bagi
mereka.
*. Alternati. (eme/a'an &asala'
$etelah berbagai masalah yang dihadapi ada berbagai cara untuk
memecahkan masalah tersebut yaitu &
a. Pendekatan secara emosional terhadap masyarakat.
b. @emberikan pemahaman terhadapa masyarakat yang belum paham dengan
keadaan yang ada.
c. @enciptakan rasa persatuan terhadap masyarakat.
d. @enjalin keakraban bersama masyarakat dan pemerintah setempat.
Dengan melihat berbagai pemecahan masalah ini maka alternati6nya
adalah bagaimana masyarakat itu bisa bekerja sama dengan baik dalam hal
pemberantasan buta aksara maupun dalam kegiatan-kegiatan lainnya, tidak ada
masalah yang tidak bisa diselesaikan. Pemecahan masalah ini merupakan sebagian
dari pemecahan yang diciptakan oleh indi>idu itu sendiri, tergantung terhadap
masalah yang dihadapi.
BAB III
PENUUP
A. Kesim(ulan
Pembarantasan buta aksara merupakan kewajiban bagi setiap warga
Negara, karena pendidikan adalah hal utama dalam kehidupan baik pendidikan
secara 6ormal maupun pendidikan non-6ormal. Program KKN adalah mata kuliah
yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa yang masih akti6 baik pendidikan
keguruan maupun pendidikan lainnya. Dari berbagai hasil yang dicapai maupun
permasalahan yang dihadapi, dapat di tarik kesimpulannya, hasil yang dicapai
dalam kegiatan PK%@ adalah menuntaskan buta aksara, sedangkan masalah yang
dihadapi adalah kecendrungan masyarakat mengikuti kegiatan belajar mengajar,
pelaksanaan program ini dapat menuntaskan < warga belajar, permasalahan yang
dihadapi dapat diselesaikan dengan berbagai cara yang kita ciptakan.
B. !aran0saran
Program KKN adalah program wajib bagi mahasiswa namun dibalik
program ini mahasiswa hanya menjadi katalog bagi pihak akademisi karena pada
dasar program KKN bukanlah sebagai keberlanjutan bagi pembangunan kinerja
pemerintah, oleh karena itu kami selaku mahasiswa mengharapkan kepada pihak
akademisi agar program KKN tidak dijadikan sebagai ajang pemberantasan bagi
setiap program pemerintah karena sesungguhnya mahasiswa bukanlah super hero
bagi perubahan. $elain itu kami mengharapkan transparansi dari pihak kampus
untuk lebih mencerdaskan anak bangsa. 3arapan kami yang utama adalah sebagai
berikut &
a. Dosen Pembimbing 9apangan (DP9) jangan hanya bisa menyalahkan
mahasiswa, kami membutuhkan bimbingan yang lebih mengarah agar kami
mampu mengenal sesuatu proses.
b. 'eam mone> bukan hanya namanya saja, tetapi yang kami butuhkan adalah
bukti kerja.
c. Program KKN jangan terlalu monoton dengan satu program saja, tetapi lebih
kreati6 sedikit agar mahasiswa tidak jenuh dengan KKN.
d. :angan bersembunyi di tempat yang terang tetapi bersembunyilah di tempat
yang gelap.
e. 'ransparansi dana KKN bukan dengan lisan tetapi harus tertulis.
Kritik dan saran yang bersi6at membangun adalah hal yang la4im namun
sebaliknya kritik saran yang bersi6at menantang akan mendatangkan kebodohan
dan keterpurukan.