Anda di halaman 1dari 21

MANUSIA

KERAGAMAN DAN KESEDERAJATAN


MAKNA KERAGAMAN
SUATU KONDISI DALAM MASYARAKAT DI MANA
TERDAPAT PERBEDAAN-PERBEDAAN DALAM
BERBAGAI BIDANG/ASPEK TERUTAMA RAS DAN
SUKUBANGSA, AGAMA, IDEOLOGI, ADAT
ISTIADAT, DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI
MAKNA KESEDERAJATAN
SUATU KONDISI DI MANA DALAM
PERBEDAAN DAN KERAGAMAN YANG ADA
PADA MANUSIA TETAP MEMILIKI KEDUDUKAN
YANG SAMA
INDONESIA
NEGARA BANGSA YANG MAJEMUK
SARA
SUKU
AGAMA
RAS
ANTAR
GOLONGAN
MULTIKULTUR
POTENSI
BEBAN
Sejarah menunjukkan, pemaknaan secara negatif
atas keragaman telah melahirkan penderitaan
panjang umat manusia.
HINGGA saat ini, paling tidak telah terjadi 35 pertikaian besar
antar etnis di dunia. Lebih dari 38 juta jiwa terusir dari tempat
yang mereka diami, paling sedikit 7 juta orang terbunuh dalam
konflik etnis berdarah.
Pertikaian seperti ini terjadi dari Barat sampai Timur, dari
Utara hingga Selatan.
Konflik panjang tersebut melibatkan sentimen etnis, ras,
golongan dan juga agama.
UNSUR-UNSUR KERAGAMAN DALAM
MASYARAKAT INDONESIA
1. PERBEDAAN ATAU KERAGAMAN MANUSIA
DILIHAT DARI CIRI-CIRI BIOLOGIS
tanda-tanda fisik yang umumnya digunakan untuk
mengadakan klasifikasi ras ialah:
Bentuk badan,
Bentuk kepala,
Bentuk air muka dan tulang rahang
bawah,
Bentuk rambut.
Bentuk hidung, Warna kulit, warna mata
dan warna rambut
2. SUKUBANGSA
SUATU GOLONGAN MANUSIA YANG TERIKAT
OLEH KESADARAN DAN IDENTITAS AKAN
KESATUAN KEBUDAYAAN, SEDANGKAN
KESADARAN DAN IDENTITAS TERSEBUT
SERINGKALI DIKUATKAN OLEH KESATUAN
BAHASA (KOENTJARANINGRAT: 1983)
CIRI-CIRI SUKUBANGSA (PARSUDI SUPARLAN: 2005)
2. MEMPUNYAI KEBUDAYAAN BERSAMA YANG MERUPAKAN
PEDOMAN BAGI KEHIDUPAN MEREKA DAN YANG SECARA
UMUM BERBEDA CORAKNYA DENGAN KELOMPOK
SUKUBANGSA LAIN
1. SEBAGAI SATUAN HIDUP YANG SECARA BIOLOGI MAMPU
BERKEMBANG BIAK DAN LESTARI, YAITU DENGAN ADANYA
KELUARGA YANG DIBENTUK MELALUI PERKAWINAN
3. KEANGGOTAAN DI DALAM SUKUBANGSA BERSIFAT ASKRIPTIF,
YAITU DIDAPAT KARENA KELAHIRANNYA, YANG MENGACU
PADA ASAL ORANGTUA YANG MELAHIRKAN DAN ASAL
DAERAH DI MANA SESEORANG DILAHIRKAN
3. AGAMA
perilaku manusia dalam masyarakat
ketika berurusan dengan suatu
kekuatan dan kekuasaan supernatural
1. Tuhan yang esa dan maha kuasa
2. Dewa atau dewa-dewa
3. Roh nenek moyang/ roh si mati
4. Hantu, jin, dan makhluk halus lain
5. Kekuatan gaib
FUNGSI AGAMA:
1. FUNGSI EDUKATIF
2. MENCIPTAKAN PERDAMAIAN
3. SOSIAL KONTROL
4. PEMUPUK RASA SOLIDARITAS
5. TRANFORMATIF
6. KETENTERAMAN DAN KEDAMAIAN HATI
4. IDEOLOGI DAN POLITIK
IDEOLOGI MEMBANTU MEMPERKUAT
LANDASAN MORAL BAGI SEBUAH TINDAKAN
5. ADAT-ISTIADAT DAN TATAKRAMA
DIBENTUK DAN DIKEMBANGKAN MASYARAKAT
YANG TERDIRI DARI NORMA-NORMA DAN ATURAN
UNTUK MENCIPTAKAN INTERAKSI SOSIAL YANG
TERTIB DAN EFEKTIF
6. SOSIAL - EKONOMI
FAKTOR SOSIAL EKONOMI MENJADI FAKTOR
PENTING DALAM PERBEDAAN DAN KERAGAMAN
TERUTAMA DALAM MASYARAKAT MODERN
SIFAT DASAR YANG DIMILIKI
MASYARAKAT MAJEMUK
1. TERJADINYA SEGMENTASI KE DALAM KELOMPOK-
KELOMPOK KECIL YANG SERINGKALI MEMILIKI
KULTUR BERBEDA
2. MEMILIKI STRUKTUR SOSIAL YANG TERBAGI-BAGI
DALAM LEMBAGA YANG BERSIFAT KOMPLEMENTER
3. KURANG MENGEMBANGKAN KONSENSUS DI
ANTARA PARA ANGGOTA MASYARAKAT TENTANG
NILAI-NILAI SOSIAL DASAR
4. SECARA RELATIF SERING TERJADI KONFLIK ANTAR
KELOMPOK
5. TERDAPAT DOMINASI POLITIK SUATU KELOMPOK
ATAS KELOMPOK LAIN
KONTAK ANTAR SUKU BANGSA:
MOBILITAS PENDUDUK YANG MAKIN MENINGKAT
MENIMBULKAN KONTAK ANTAR ETNIK BISA
BERAKIBAT TERJADINYA PERMAINAN BAHASA
(KADANG DIGUNAKAN UTK BAHAN HUMOR/EJEKAN):
Dalam bhs Jawa perbedaan TH dengan T dan
DH dengan D memiliki makna penting. Sementara
orang Bali tidak bisa mengucapkan kata T dan D
Contoh:
Orang Bali sakti-sakti, tidak bisa mati
Di bali tidak ada KODAM
Orang Bali kalau sakit batuk diobati pilis ya?
Wong Bali ora tau ngrujak pentil
Dalam bahasa Jawa gugus
konsonan B, G, J, D diawali
dengan M
Contoh:
Orang Jawa tidak mungkin kuliah di ITB
atau IPB
HUMOR INTERLINGUAL: PERBEDAAN
PERSEPSI DALAM BAHASA
BERSUMBER DARI FAKTOR
KULTURAL:
CONTOH:
1. MEETING: Inggris Batak Jawa
2. CINA: Indonesia Batak
3. KESUSU: Indonesia Jawa
4. ATOS: Jawa Sunda
BEBERAPA HAL YANG DAPAT DILAKUKAN
UNTUK MEMPERKECL AKIBAT NEGATIF
ADANYA KERAGAMAN
1. SEMANGAT NASIONALISME
2. SEMANGAT MULTIKULTURALISME
3. SEMANGAT RELIGIUS
4. SEMANGAT HUMANISME
5. DIALOG ANTAR AGAMA
6. MEMBANGUN KOMUNIKASI, TOLERANSI,
EMPATI