Anda di halaman 1dari 7

STRETCHING

DATA SAMPEL FE
Kelompok 10
D0 = 80 mm D0= 100 mm
Punch
pressure
3,15 ton 3,2 ton
Blank
pressure
4 ton 4 ton
D1 42,5 mm 43,3 mm
t 12,7 mm 6,9 mm
Pelumasan - -
Kelompok 13
D0 = 80 mm D0= 100 mm
Punch
pressure
3,15 ton 3,2 ton
Blank
pressure
4 ton 4 ton
D1 48,8 mm 48 mm
t 4 mm 5 mm
Pelumasan Minyak Minyak
DATA SAMPEL Al
Kelompok 10
D0 = 80 mm D0 = 100
mm
Punch
pressure
0,3 ton 0,3 ton
Blank
pressure
4 ton 4 ton
D1 43,5 mm 45 mm
t 4 mm 5,8 mm
Pelumasan - -
Kelompok 13
D0 = 80 mm D0 = 100
mm
Punch
pressure
0,15 ton 0,15 ton
Blank
pressure
4 ton 4 ton
D1 48,2 mm 46,7 mm
t 4 mm 5 mm
Pelumasan Minyak Minyak
Pembahasan
Sampel yang digunakan adalah
sampel FE dan Al
Awalnya dilakukan cutting pada
lembaran FE dan Al dengan diameter
80 dan 100 mm
Stretching dilakukan tanpa
pelumasan
setelah di cutting langsung dilakukan
proses stretching dengan blank
pressurenya 4 ton.
Bentuk fisik hasil stretching dengan
blank pressure yang sama antara Fe
dan Al mengalami perbedaan
Fe tidak mengalami robek untuk yang
diameter 80 mm maupun 100 mm
Al robek dibagian atas pinggir dome
nya pada pada kedua sampel nya.
Hal ini terjadi karena adanya
penipisan tebal material hingga
akhirnya robek.
Fe











Al

Pembahasan
tekanan maksimal dari mesin uji ini, yaitu 4 ton.
Tekanan 4 ton ini dimaksudkan agar tidak terjadi
aliran material atau aliran material yang terjadi
kecil. Kondisi ini dianggap sudah memenuhi kondisi
dimana logam tidak mengalami aliran material.

Hal ini juga dibuktikan dengan hasil stretching
sampel Fe kelompok kami dimana sampel Fe
dengan diameter 100 dan 80 mm membentuk suatu
cekungan sempurna tanpa adanya perobekan dan
hanya mengalami sedikit retak. Sedangkan pada
sampel Al terdapat adanya robek, namun robek ini
tidak terlalu besar.

Jika dilihat dari proses terjadinya regangan, sampel
Al tidak mengalami regangan yang merata ke segala
arah. Hal ini menyebabkan sampel kami menjadi
sedikit robek sobek dibagian sampingnya.
Sedangkan pada Fe terjadi regangan yang sama ke
segala arah sehingga material dapat membentuk
dome saat di kenakan beban oleh punch tanpa
terjadi robek pada daerah regang.

Kemampuan suatu lembaran untuk dibentuk
melalui proses ini ditentukan oleh regangan
maksimum yang masih dapat diterima bahan
sebelum mengalami perobekan atau penciutan.
Besarnya regangan maksimum ini sangat
dipengaruhi oleh nilai n (koefesien strain
hardening). Peningkatan nilai n akan memperbesar
nilai regangan maksimum yang dapat dicapai.
Sedangkan peningkatan nilai R anisotropi akan
menurunkan regangan maksimum tersebut
[1]

Ukuran lain yang dipakai untuk menunjukan mampu
rentang lembaran ialah ketinggian kubah yang
dapat dihasilkan. Besaran ini juga dipengaruhi oleh
nilai n. Peningkatan n ini diasosiasikan dengan
kemampuan lembaran untuk mendistribusikan
regangan secara uniform, sehingga mencegah
terjadinya pemusatan regangan yang tinggi pada
titik tertentu
[2]


Pembahasan
Data hasil praktikum yang kami
dapat sesuai dengan teori
dimana Fe yang memiliki nilai n
lebih besar akan menghasilkan
tinggi dome yang lebih besar juga
dibandingkan Al yang nilai n nya
lebih kecil. Pada Fe didapat tinggi
dome nya 12,7 dan 6,9 mm
sedangkan Al hanya memiliki
tinggi dome 4 mm dan 5,8 mm.

Perbandingan dengan kelompok
13 yaitu dalam hal pelumasannya
dan didapat bahwa
kedalaman stretching dengan
pelumas pada praktikum didapat
ketinggian dome nya lebih rendah
dibandinggkan tanpa pelumas.

Dimana didapat nilai tinggi dome
tanpa pelumas adalah 12,7 mm
sedangkan dengan pelumas
minyak ketinggiannya hanya 4
mm.

Hal ini tidak sesuai dengan teori
dimana seharusnya yang
memakai pelumas memiliki nilai
ketinggian yang lebih besar.

Hal ini disebabkan karena
kesalahan dalam pengukuran
atau pun kesalahan saat
melakukan punch sehingga hasil
yang didapat tidak sesuai.

Aplikasi Produk Stretching
Produk Setengah Jadi:
Produk setengah jadi dari
proses stretching masih
berupa cup dan akan
diproses lebih lanjut untuk
membentuk produk jadi.






Produk Jadi:
Hasil produk jadi proses
stretching umumnya
digunakan sebagai body
kendaraan transportasi,
seperti kapal, kereta,
dan mobil.