Anda di halaman 1dari 6

Kanker atau karsinoma (Yunani = karkinos = kepiting) adalah pembentukan

jaringan baru yang abnormal dan bersifat ganas (maligne). Suatu kelompok sel
dengan mendadak menjadi liar dan memperbanyak diri secara pesat dan tidak
tertahankan serta mengakibatkan pembengkakan atau benjolan, yang disebut
tumor atau neoplasma (neo = baru; plasma = bentukan). Selsel kanker ini
menginfiltrasi ke dalam jaringanjaringan sekitarnya dan memusnahkannya.
!umor setempat ini seringkali menyebarkan selselnya melaui saluran darah dan
limfe ke tempattempat lain dari tubuh (metastasis), dimana berkembang
neoplasma sekunder. "ejala umum dari penyakitpenyakit kanker adalah nyeri
yang sangat hebat.
#enisjenis kanker yang paling sering terdapat adalah kanker kulit,
tenggorokan, paruparu, lambungusus dan alatalat kelamin. $egitu pula
leukimia atau kanker darah, dimana produksi leukosit menjadi abnormal tinggi
sedangkan eritrosit sangat berkurang.
Sebabsebab kanker, menurut para ahli, lebih dari %&' dari semua tumor
pada manusia diakibatkan oleh pengaruh (at(at karsinogen
Pengobatan
)engobatan kanker dikenal beberapa cara, antara lain*
+. Kemoterapi, yaitu pengobatan dengan menggunakan obatobatan yang dapat
menghambat atau membunuh selsel kanker.
,. -perasi . pembedahan, yaitu dengan mengangkat selsel kanker sehingga tidak
terjadi perluasan daerah yang terkena kanker
/. 0adiasi . penyinaran, yaitu dengan melakukan penyinaran pada daerah yang
terdapat selsel kanker dengan menggunakan sinar radio aktif.
Efek Samping
1fek samping penggunaan obatobatan neoplastika, adalah *
2epresi sumsum tulang dengan gangguan darah dan berkurangnya sistem
tangkis, yang memperbesar resiko infeksi kuman.
"angguan pada kantong rambut dengan rontoknya rambut atau alopesia.
)embentukan selsel darah terhambat
3iperurisemia
!erganggunya fungsi reproduksi
Kombinasi dari dua atau lebih sitostatika kerapkali digunakan, yakni yang
memiliki titik kerja di dalam sel yang berlainan, 2engan demikian daya kerjanya
diperkuat dan terjadinya resistensi dapat dihindarkan.
Penggolongan
$erdasarkan mekanisme kerjanya, sitostatika dapat dibagi dalam beberapa
golongan *
+. 4at 5 (at alkilasi
,. 6ntimetabolit
/. 6ntimitotika
7. 6ntibiotika
8. Serba serbi
1) Zat-Zat Alkilasi
Yang terpenting adalah klormethin dan deri9atnya, tiotepa dan busulfan.
-batobat ini juga disebut radiomimetikam, karena kerjanya mirip dengan efek
penyinaran dengan sinarsinar ionisasi. -batobat ini terutama digunakan pada
kanker korion, limfogranuloma dan leukimia.
a) Klormethin
:erupakan sitostatika pertama yang digunakan (+;7<) terhadap kanker
limfogranuloma dan leukemia akut. Kerjanya pendek sekali karena dalam darah
terurai dalam beberapa menit.
Klorambusil
6dalah deri9at klormertin dengan cincin aromatik, khasiat dan penggunaannya
sama, tetapi dapat digunakan oral. 1fek samping ringan.
Siklofosfamid
6dalah deri9at klormetin dengan cincin fosfat, yang baru aktif setelah dioksidasi
di hati. Selain merusak sumsum tulang, seringkali mengakibatkan kerontokan
rambut dan radang mukosa kandung kemih dengan perdarahan.
:elfalan
6dalah deri9at klormetin yang mengandung fenilalanin, kerjanya jauh lebih lama
lebih kurang < jam. $anyak digunakan pada kanker sumsum tulang. 1fek
samping perintangan produksi megkaryocyt di sumsum tulang, yang membentuk
pelatpelat darah.
b) !hiotepa
:emiliki daerah indikasi yang lebih luas daripada deri9atderi9at mustin, yaitu
juga pada kanker yang sudah tersebar, maupun pada jenisjenis kanker lain
yang gagal pengobatannya dengan penyinaran.
c) $usulfan
$erkhasiat spesifik terhadap sumsum tulang, maka khusus digunakan pada
leukemia kronis guna menekan produksi leukosit.
d) =omustin
:ampu mengalkilasi dan menghambat berbagai proses di dalamsel. Karena
sifatnya yang lipofil dan mudah melintasi sa>ar otak, maka obat ini merupakan
obat pilihan pertama pada tumor otak.
2) Anti metabolit anti metabolit
-batobat ini menggangu sintesis 2?6 dengan jalan antagonisme
saingan metotreksat (:!@). 6ntagonis asam folat ini efektif sekali pada kanker
korion, juga bila sudah terjadi metastatis.
$anyak digunakan pada leukemia akut guna memelihara remisi (perbaikan
gejalagejala)yang kurang dicapai dengan obatobat lain, misalnya 9inkristin
bersama prednison. #uga digunakan untuk mengobati penyakit kulit bersisik
(psoriasis) yang parah sebagai obat terakhir.
a) :erkaptopurin
!erutama digunakan pada leukemia akut pada anakanak, juga dalam hal :!@
atau (at(at alkilasi tidak efektif lagi.
6(athioprin
2alam tubuh dirombak menjadi merkaptopurin. $anyak digunakan sebagai
imunosupresi9um pada transplantasi ginjal dan organorgan lain guna
memperkecil bahaya penolakan organorgan baru oleh tubuh si penerima.
b) Aluorouracil
2igunakan pada tumortumor lambung, usus besar atau (kolon) dan poros usus
(rektum). 1fek samping sama dengan :!@.
Sitarabin
$erkhasiat 9irustatik terhadap 9irus9irus 2?6. 2igunakan pada leukemia akut
pada anakanak.
3) Anti Mitotika
4at ini mencegah pembelahan sel dengan merintangi pembelahan inti sel.
a) Binblastin
:erupakan alkaloid tanaman Vinca rosea bersama deri9atnya vinesin dan
vinkristin! !erutama digunakan bila radioterapi atau sitostatika lainnya tidak
efektif. 1fek samping utama neuritis perifer, mual, muntah, rambut rontok dan
obstipasi (sembelit karena kejang).
Bindesin
Khasiat kurang lebih sama dengan 9inblastin, tetapi kurang menekan sumsum
tulang dan neurotoksis. 2igunakan antara lain pada leukemia akut pada anak
anak dan pada kanker buah dada.
Binkristin
2igunakan pada leukemia akut pada anakanak, umumnya dikombinasikan
dengan obat lain, misalnya merkaptopurin dan prednison. 1fek samping sama
dengan 9inblastin, polineuritis lebih cepat terjadi dan terapi harus segera ditunda
hingga gejala gejala lenyap. 2epresi sumsum tulang praktis tidak terjadi.
b) )odofilin
2amar ini diperoleh dari akar tanaman Poop"#ll$m peltat$m yang antara lain
mengandung (at antimitotik poolifotoksin. 2ua glikosida semisintetisnya adalah
teniposida dan etoposida
!eniposida
2igunakan pada limfoma 3odgkin, kanker otak dan kandung kemih.
1toposida
2apat digunakan oral, digunakan antara lain pada kanker testis dan o9arium.
%) Antibiotika
!erutama digunakan pada kanker korion yang sudah metastasis, biasanya
dikombinasikan dengan klorambusil dan :!@. 1fek samping sama dengan
sitostatika lain yakni gangguan darah, lambungusus dan rambut rontok.
a) :itomisin
Sangat toksis untuk sumsum tulang, maka penga>asan darah seksama harus
dilakukan bila obatobat lain tidak efektif.
b) 2oksorubisin
2igunakan khusus pada leukemia akut dan limfogranouloma yang tidak dapat
diobati dengan sitostatika lain, biasanya dengan 9inkristin dan prednison.
2aunorubisin
:erupakan deri9at doksorubisin dengan khasiat dan efek samping yang sama.
Crin dapat ber>arna merah seperti doksorubisin.
&) Serba-serbi
-batobat lain yang digunakan pada kanker terdiri dari kortikosteroida, hormon
kelamin, prokarba(in dan asparaginase.
a) Kortikosteroida
3ampir pada semua kombinasi obat pada terapi kanker mengandung prednison
atau turunannya, karena efeknya langsung terhadap selsel kanker sendiri dan
menghasilkan pengaruh yang baik seperti demam menurun, perasaan nyaman,
tumor menjadi ringan, nafsu makan bertambah, dan sebagainya.
b) 3ormonhormon kelamin
Kerapkali digunakan dengan hasil yang baik, pada jenisjenis kanker yang
tergant$ng ari "ormon, yang pertumbuhannya dapat dihambat oleh androgen
atau estrogen, atau anti hormon, misalnya estrogen diberikan pada kanker
prostat (guna meniadakan efek hormon pria). 6ndrogen diberikan pada kanker
payudara.
c) )rokarba(in
2ianjurkan sebagai obat pilihan kedua pada limfogranuloma, dalam kombinasi
dengan klormethin, 9inkristin dan prednison.
d) =6sparaginase
1n(im ini diperoleh dari pembiakan bakteri E!coli. )ada leukemia tertentu selsel
kanker tidak dapat membentuk +asparagin yang diperlukannya untuk
sintesis proteinnya. :aka (at ini menggunakan asparagin tersebut sehingga sel
sel kanker terhenti perkembangannya. 1fek samping mual, muntah, gangguan
SS) dan hati, alergi. 3anya digunakan pada leukemia akut dan sebagai obat
pilihan kedua.
e) Displatin
!erutama digunakan pada kanker testis dalam kombinasi dengan 9inkristin dan
bleomisin, serta pada kanker o9arium.
f) Enterferon
2aya sitostatiknya telah dibuktikan untuk beberapa bentuk kanker. Selain itu juga
berdaya anti 9irus dan dianjurkan sebagai pencegah influensa sampai ,7 jam
sesudah terjadinya infeksi.
Spesialite obat-obat sitostatika!
?- "1?10EK dan =6!E? 26"6?" )6$0EK
+ 2okosorubisin 3idroklorida 6diamycin 02 Darlo 1rba
(2oForubici 3ydrochloridum)
, Aluorourasil 6drucil Darlo 1rba
(Aluorouracilum)
/ $leomisin Sulfat $leocin Kalbe Aarma
($leomicini Sulfas)
7 Sisflatin(Disflatinum) Displatin Kalbe Aarma
8 Siklofosfamida 1ndoFan 6sta
(Dyclophosphamidum
< :etotreksat
(:ethotreFatum)
AarmitreFat Darlo 1rba
G Sitarabin (Dytarabin) 1rbabin Kalbe Aarma
% Binkristin Sulfat Krebin Kalbe Aarma
(Bincristini Sulfas)
; Binblastin Sulfat Binblastine
Sulphate 2$=
!empo Scan
)asific
(Binblastini Sulfas)
sitostatika adalah suatu pengobatan untuk mematikan sel sel secara fraksional ( fraksi
tertentu mati), sehingga 90 % berhasil daan 10 % tidak berhasil.
Tujuan emberian !emoterapi
1. "eringankan gejala
#. "engontrol pertumbuhan sel$ sel kanker
%ara emberian
%ara pemberian obat sitostatika dapat dilakukan secara &
1. ' & er 'ral
#. (% & (ub %utan
). *" & *ntra "uscular
+. *, & *ntra ,ena
Sitostatika adalah suatu pengobatan untuk mematikan sel 5 sel secara
fraksional ( fraksi tertentu mati), sehingga ;& ' berhasil dan +& ' tidak berhasil.
Saat ini sedang dikembangkan terapi baru pada kanker yaitu imunoterapi, yaitu
dengan memodulasi sistem kekebalan tubuh terhadap tumor, yang diharapkan
dapat membunuh selsel kanker yang tersebar secara sistemik setelah terapi
definitif lokal di lakukan. 4at(at imunomodulator banyak tedapat tanaman obat.
-leh karena itu saat ini sedang di cari terapi alternatif dari tanamn obat yang
dapat memodulasi sistem imun terhadap sel kanker, bahkan bila ada, dicari
tanaman obat yang dapat bersifat sitostatika. )enggolongan obat sitostatika *
a. 6lkylating agent * Displatin, sikofosfamid
b. 6nti metabolites * Dystosine, florouracil
c. 6ntibiotika * $leomycin, daunomiycine
d. :itotik inhibitors * Binkristine, inblastine