Anda di halaman 1dari 14

Kelompok XI IPA5: Febriana P.

H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
LEMBAR KEGIATAN SISWA
No. LKS : 02/XI.IPA/Sm Genap
Standar Kompetensi : Menganalisis perjuangan angsa Indonesia
seja! Pro!lamasi "ingga la"irn#a $rde aru.
Kompatensi %asar : Mere!onstru!si per!em&angan mas#ara!at
Indonesia seja! Pro!lamasi 'ingga %emo!rasi
(erpimpin.
Indi!ator Materi : Per!em&angan Masa Pemerinta"an
Parlementer )*+0,)*+*
(ujuan Pem&elajaran : Sis-a dapat mengurai!an per!em&angan pada
masa Pemerinta"an Parlementer )*+0,)*+*
SIS(.M P.M./IN(A'AN PA/L.M.N(.//%.M$K/ASI LI./AL:
1. Apa yang dimaksud dengan sistem pemerintahan ar!ementer "#em$krasi Li%era!& '
(a)a%*
Suatu pemerintahan dimana par!emen memi!iki peranan penting da!am
pemerintahan . #a!am ha! ini par!emen memi!iki )e)enang da!am mengangkat perdana
menteri dan par!emen pun dapat men+atuhkan pemerintahannya ,yaitu mengekuarkan
m$si"sikap p$!itik& tidak per-aya.#em$krasi par!ementer ini di%er!akukan se!ama ..#S
1/01.
2. Bandingkan Sistem pemerintahan residensii! dan system pemerintahan ar!ementer
dengan menggunakan ta%e! di %a)ah ini
N$. Tin+auan
Sistem emerintahan
residensii! ar!ementer
a.
%.
-.
Kepa!a Negara
Kepa!a emerintahan
ertanggung+a)a%an ka%inet
kepada
residen

residen
residen
residen atau Ra+a
erdana Menteri
#R
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
3. Kapan sistem pemerintahan ar!ementer di!aksanakan di Ind$nesia
(a)a%*
Se!ama %er!akunya ..#S 1/01 "14 Agustus 1/015 0 (u!i 1/0/&
6. Bagaimana -iri5-iri sistem ar!ementer7#em$krasi Li%era!
(a)a%*
a. residen dan Waki! residen tidak dapat diganggu gugat
b. Menteri %ertanggung +a)a% atas ke%i+akan pemerintah
*. residen %isa dan %erhak %erhak mem%u%arkan #R
+. erdana Menteri diangkat $!eh residen
0. Mengapa sistem pemerintahan di Ind$nesia diru%ah dari sistem pemerintahan resi5
densii! men+adi sistem pemerintahan ar!ementer'
Sistem pemerintahan negara menurut .ndang5.ndang #asar 1/60 ada!ah Sistem
emerintahan residensia! "Sistem Ka%inet residensia!&, yang %ertanggung +a)a% terhadap
+a!annya pemerintahan ada!ah residen. Menteri5menteri se%agai pem%antu residen dan
%ertanggung +a)a% kepada residen. residen ada!ah Mandataris Ma+e!is ermusya)aratan
Rakyat dan %ertanggung +a)a% kepada Ma+e!is ermusya)aratan Rakyat.
#a!am kurun )aktu %er!akunya .ndang5.ndang #asar 1/60 te!ah ter+adi 8peru%ahan
praktik ketatanegaraan8 Repu%!ik Ind$nesia tanpa mengu%ah ketentuan .ndang5.ndang #asar
1/60. eru%ahan terse%ut ia!ah dengan ke!uarnya Mak!umat Waki! residen tangga! 19 :kt$%er
1/60 dan Mak!umat emerintah tangga! 16 N$;em%er 1/60. #engan ke!uarnya Mak!umat
emerintah tangga! 16 N$;em%er 1/60 terse%ut ter+adi peru%ahan dari sistem pemerintahan
residensia! "Sistem Ka%inet residensia!& men+adi sistem pemerintahan ar!ementer "Sistem
Ka%inet ar!ementer&.
Sehingga dengan Mak!umat5mak!umat terse%ut menim%u!kan pers$a!an da!am
pe!aksanaan pemerintahan mengenai system pemerintahan dimana menurut asa! 6 ..# 60
ditegaskan %ah)a <residen memegang kekuasaan pemerintahan dan asa! 14 menetapka
%ah)a < Menteri Negara diangkat dan di%erhentikan $!eh residen dan %ertanggung +a)a%
kepada residen, sistem pemerintahan menurut ..# 1/60 ada!ah Sistem residenti!.
Sedangkan menurut Mak!umat emerintah me!etakana pertanggung+a)a%an Ka%inet kepada
KNI yang merupakan -iri dari sistem ar!ementer.
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
#ari segi se+arah sistem pemerintahan yang %er!aku di masa ini ada!ah sistem pemerintahan
presidensi!, namun terhitung se+ak tangga! 16 N$;em%er 1/60, S$ekarn$ se%agai kepa!a
pemerintahan repu%!ik diganti $!eh Sutan S+ahrir, dengan kata !ain sistem pemerintahannya pun
%eru%ah ke par!ementer. A!asan p$!itis untuk mengu%ah sistem pemerintahan dari residensii!
men+adi ar!ementer dipi-u karena seminggu se%e!um peru%ahan pemerintahan itu, #en =aag
mengumumkan dasar ren-ananya. S$ekarn$ men$!ak ha! ini sedangkan S+ahrir mengumumkan
pada tangga! 6 #esem%er 1/60 %ah)a pemerintahnya menerima ta)aran ini dengan syarat
pengakuan Be!anda atas Repu%!ik Ind$nesia.
9. Se%utkan dan +e!askan kurun )aktunya tentang ..# yang pernah %er!aku di Ind$nesia
"..# apa sa+a yang pernah %er!aku di Ind$nesia&
Periode )*0+,)*0*
#a!am kurun )aktu 1/6051/6/, ..# 1/60 tidak dapat di!aksanakan sepenuhnya karena
Ind$nesia sedang disi%ukkan dengan per+uangan mempertahankan kemerdekaan.
Mak!umat Waki! residen N$m$r > pada tangga! 19 :kt$%er 1/60 memutuskan %ah)a
KNI diserahi kekuasaan !egis!ati?, karena MR dan #R %e!um ter%entuk. Tangga! 16
N$;em%er 1/60 di%entuk Ka%inet ar!ementer yang pertama, sehingga peristi)a ini
merupakan penyimpangan ..# 1/60.
Periode )*+*,)*11
Karena situasi p$!itik pada Sidang K$nstituante 1/0/ dimana %anyak sa!ing tarik u!ur
kepentingan partai p$!itik sehingga gaga! menghasi!kan ..# %aru, maka pada tangga! 0
(u!i 1/0/, residen S$ekarn$ menge!uarkan #ekrit residen yang sa!ah satu isinya
mem%er!akukan kem%a!i ..# 1/60 se%agai undang5undang dasar, menggantikan
.ndang5.ndang #asar Sementara 1/01 )aktu itu.
ada masa ini, terdapat %er%agai penyimpangan ..# 1/60, diantaranya*
residen mengangkat Ketua dan Waki! Ketua MR7#R dan MA serta Waki! Ketua #A
men+adi Menteri Negara
MRS menetapkan S$ekarn$ se%agai presiden seumur hidup
em%er$ntakan artai K$munis Ind$nesia me!a!ui Gerakan 31 Septem%er artai
K$munis Ind$nesia

Periode )*11,)**2
ada masa :rde Baru "1/9951//@&, emerintah menyatakan kem%a!i men+a!ankan ..#
1/60 dan an-asi!a se-ara murni dan k$nsekuen. Namun da!am pe!aksanaannya ter+adi
+uga penye!e)engan ..# 1/60 yang mengaki%atkan ter!a!u %esarnya kekuasaan pada
residen.
ada masa :rde Baru, ..# 1/60 +uga men+adi k$nstitusi yang sangat <sakra!A, diantara
me!a!ui se+um!ah peraturan*
Ketetapan MR N$m$r I7MR71/@3 yang menyatakan %ah)a MR %erketetapan untuk
mempertahankan ..# 1/60, tidak %erkehendak akan me!akukan peru%ahan
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
terhadapnya
Ketetapan MR N$m$r IB7MR71/@3 tentang Re?erendum yang antara !ain menyatakan
%ah)a %i!a MR %erkehendak mengu%ah ..# 1/60, ter!e%ih dahu!u harus minta
pendapat rakyat me!a!ui re?erendum.
.ndang5.ndang N$m$r 0 Tahun 1/@0 tentang Re?erendum, yang merupakan
pe!aksanaan TA MR N$m$r IB7MR71/@3.
Peru&a"an 33% )*0+
Sa!ah satu tuntutan Re?$rmasi 1//@ ada!ah di!akukannya peru%ahan "amandemen&
terhadap ..# 1/60. Latar %e!akang tuntutan peru%ahan ..# 1/60 antara !ain karena
pada masa :rde Baru, kekuasaan tertinggi di tangan MR "dan pada kenyataannya
%ukan di tangan rakyat&, kekuasaan yang sangat %esar pada residen, adanya pasa!5
pasa! yang ter!a!u <!u)esA "sehingga dapat menim%u!kan mu!ita?sir&, serta kenyataan
rumusan ..# 1/60 tentang semangat penye!enggara negara yang %e!um -ukup
didukung ketentuan k$nstitusi.
Tu+uan peru%ahan ..# 1/60 )aktu itu ada!ah menyempurnakan aturan dasar seperti
tatanan negara, kedau!atan rakyat, =AM, pem%agian kekuasaan, eksistensi negara
dem$krasi dan negara hukum, serta ha!5ha! !ain yang sesuai dengan perkem%angan
aspirasi dan ke%utuhan %angsa. eru%ahan ..# 1/60 dengan kesepakatan diantaranya
tidak mengu%ah em%ukaan ..# 1/60, tetap mempertahankan susunan kenegaraan
"staat stru-tuur& kesatuan atau se!an+utnya !e%ih dikena! se%agai Negara Kesatuan
Repu%!ik Ind$nesia "NKRI&, serta mempertegas sistem pemerintahan presidensii!.
.ndang .ndang #asar yg pernah %er!aku di Ind$nesia *
1. eri$de %er!akunya ..# 1/60 1@ Agustus 1/605 24 #esem%er 1/6/
2. eri$de %er!akunya K$nstitusi RIS 1/6/ 24 #esem%er 1/6/ 5 14 Agustus 1/01
3. eri$de ..#S 1/01 14 Agustus 1/01 5 0 (u!i 1/0/
6. eri$de kem%a!inya ke ..# 1/60 0 (u!i 1/0/5 sampai sekarang " dgn 6 ka!i
amandemen &
ada kurun )aktu tahun 1///52112, ..# 1/60 menga!ami 6 ka!i peru%ahan
"amandemen&, yang mengu%ah susunan !em%aga5!em%aga da!am sistem ketatanegaraan
Repu%!ik Ind$nesia.
C Sidang .mum MR 1///, tangga! 16521 :kt$%er 1/// D eru%ahan ertama ..#
1/60
C Sidang Tahunan MR 2111, tangga! 451@ Agustus 2111 D eru%ahan Kedua ..#
1/60
C Sidang Tahunan MR 2111, tangga! 15/ N$;em%er 2111 D eru%ahan Ketiga ..#
1/60
C Sidang Tahunan MR 2112, tangga! 1511 Agustus 2112 D eru%ahan Keempat ..#
1/60
4. (a&el : Pemerinta"an Pada Masa %emo!rasi Parlementer
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
N$
Nama
Ka%inet
e+a%at M
.nsur
artai
Masa
Bhakti
restasi (atuh
a. Natsir M$hammad
Natsir
Masyumi 4
Septem%
er 1/01 E
21 Maret
1/01 "9,0
%u!an&
Ber!angsung
perundingan
Ind$nesia5
Be!anda untuk
mem%ahas
masa!ah Irian
Barat
21 Maret 1/01
Kegaga!an
menye!askan
masa!ah Irian
Barat dan
pen-a%utan
N$.3/7 1/01
tentara #RS dan
#R#S yang
dianggap
menguntungkan
Masyumi te!ah
menim%u!kan
adanya m$si tidak
per-aya dari NI.
%. Sukima
n
S$ekiman
Wiry$san+$y$
Masyumi
dan NI
24 Apri!
1/01 E
23
Fe%ruari
1/02 "11
%u!an&
Me!an+utkan
tugas M. Natsir
23 Fe%ruari 1/02
Mun-u!
pertentangan dari
Masyumi dan NI
atas tindakan
Sukiman sehingga
mereka menarik
dukungannya pada
ka%inet terse%ut.
#R akhirnya
menggugat
Sukiman dan
terpaksa Sukiman
harus
mengem%a!ikan
mandatnya kepada
presiden.
-. Wi!$p$ Mr.Wi!$p$ NI,
Masyumi,
SI
3 Apri!
1/02 E 3
(uni 1/03
"16
%u!an&
3 (uni 1/03
Aki%at peristi)a
Tan+ung M$ra)a
mun-u!!ah m$si
tidak per-aya dari
Serikat Tani
Ind$nesia terhadap
ka%inet Wi!$p$.
Sehingga Wi!$p$
harus
mengem%a!ikan
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
mandatnya pada
presiden
d. A!i E
W$ngs$
Mr.A!i
Sastr$ami+$y$
NI dan
N.
1
Agustus
1/03 E
26 (u!i
1/00 "2
tahun&
enye!enggara
an KAA tahun
1/00
26 (u!i 1/00
N. menarik
dukungan dan
menterinya dari
ka%inet sehingga
keretakan da!am
ka%inetnya ini!ah
yang memaksa A!i
harus
mengem%a!ikan
mandatnya pada
presiden.
e. Burhanu
ddin
Burhanuddin
=arahap
Masyumi 12
Agustus
1/00 E 3
Maret
1/09 "4
%u!an&
enye!enggara
an emi!u
pertama
3 Maret 1/09
#engan
%erakhirnya pemi!u
maka tugas
ka%inet
Burhanuddin
dianggap se!esai.
emi!u tidak
menghasi!kan
dukungan yang
-ukup terhadap
ka%inet sehingga
ka%inetpun +atuh.
Akan di%entuk
ka%inet %aru yang
harus
%ertanggung+a)a%
pada par!emen
yang %aru pu!a.
?. A!i II Mr.A!i
Sastr$ami+$y$
NI,
Masyumi,
N.
21 Maret
1/09 E 6
Maret
1/04 "1
tahun&
em%ata!an
se!uruh
per+an+ian
KMB
6 Maret 1/04
Mundurnya
se+um!ah menteri
dari Masyumi
mem%uat ka%inet
hasi! emi!u I ini
+atuh dan
menyerahkan
mandatnya pada
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
presiden
g. (uanda Ir.(uanda / Apri!
1/04 E
11 (u!i
1/0/ "24
%u!an&
engaturan
%atas perairan
nasi$na!
Ind$nesia
me!a!ui
dek!arasi
#+uanda
em%entukan
#e)an
Nasi$na!
e!aksanaan
Musya)arah
Nasi$na!
11 (u!i 1/0/
Berakhir saat
presiden Sukarn$
menge!uarkan
#ekrit residen 0
(u!i 1/0/ dan
mu!ai!ah %a%ak
%aru se+arah RI
yaitu #em$krasi
Terpimpin.
@. emi!u I di Ind$nesia tahun 1/00
a. Mengapa pemi!u di!aksanakan 2 ka!i'
Pemilu 1955 dilaksanakan dua kali, yakni untuk DPR/Parlemen dan diikuti pemilihan untuk
Konstituante.Pemilu yang diikuti oleh lebih dari 120 partai dan calon-calon perseorangan (independen).
Hasilnya :
Lima besar dalam Pemilu ini adalah Partai Nasional Indonesia mendapatkan 57 kursi DPR dan 119 kursi
Konstituante (22,3 persen), Masyumi 57 kursi DPR dan 112 kursi Konstituante (20,9 persen), Nahdlatul Ulama
45 kursi DPR dan 91 kursi Konstituante (18,4 persen), Partai Komunis Indonesia 39 kursi DPR dan 80 kursi
Konstituante (16,4 persen), dan Partai Syarikat Islam Indonesia (2,89 persen).
Partai-partai lainnya, mendapat kursi di bawah 10. Seperti PSII (8), Parkindo (8), Partai Katolik (6), Partai
Sosialis Indonesia (5). Dua partai mendapat 4 kursi (IPKI dan Perti). Enam partai mendapat 2 kursi (PRN, Partai
Buruh, GPPS, PRI, PPPRI, dan Murba). Sisanya, 12 partai, mendapat 1 kursi (Baperki, PIR Wongsonegoro, PIR
Hazairin, Gerina, Permai, Partai Persatuan Dayak, PPTI, AKUI, PRD (bukan PRD modern), ACOMA dan R.
Soedjono Prawirosoedarso).
%. artai apa yang men+adi pemenang emi!u '
Partai Nasional Indonesia
/. Lengkapi ta%e! di %a)ah ini
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
ermasa!ahan en+e!asan
Sistem Kepartaian
K!asi?ikasi dan nama5nama
partai
1. Sistem Mono partai/partai tunggal
hanya ada satu partai dalam negara
Menolak keanekaragaman karena diyakini hanya
akan menghambat pembangunan negara.
Posisi/jabatan dalam pemerintahan :
eksekutif : ketua partai, jadi Pres
sekjen, jadi PM
legislatif : partai itu
yudikatif : MA
Model ini banyak dianut oleh negara-negara komunis
2. Sistem Dwi Partai
Hanya ada 2 partai yang diakui,partai lain bisa hidup tapi harus
bergabung dengan
salah satu dari dua partai yang ada. Partai pemenang akan menjadi
partai pemerintah, sedang yang kalah akan menjadi partai oposisi.
Model ini banyak dianut oleh negara-negara maju
eberhasilan model d!ipartai dipengaruhi beberapa faktor:
Masyarakat homogen
onsensus masyarakat kuat
Adanya kontinyuitas sejarah
Model ini sebenarnya tidaklah ideal dianggap sebagai Pelaksanaan
demokasi karena pilihan rakyat terbatas
3. Sistem Multi partai
"alam pemerintahan dikenal keberadaan partai-partai yang lebih
dari 2 #beragam$.
Hal-hal positif yang bisa dilihat dari model ini:
Paling demokratis
%o&ok bagi negara yang kondisinya beragam
Hal negatif model ini adalah adanya ke&enderungan terjadi krisis kabinet
. Partai ,o-ial
./P,I(Partai ,o-iali- In+one-ia)0 Par-a-(Partai Rak#at ,o-iali-)0
%. Partai 'a-ional
./P'I(Partai 'a-ional In+one-ia)0 Partai Rak#at 'a-ional0
&. Partai Keagamaan
./P,II(Partai ,#ariat I-lam In+ne-ia)0 'a$+lat"l 12lama
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
Tu+uan emi!u
Waktu e!aksanaan
artai artai emenang
emi!u


'. Memilih Presiden dan (akil Presiden se&ara langsung
2. Memilih anggota "P)/"P"/"P)"
Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota MPR. Tahap ini
diselenggarakan pada tanggal 29 September 1955, dan diikuti oleh 29 partai
politik dan individu,
Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Tahap
ini diselenggarakan pada tanggal 15 esember 1955.
Pelaksanaan pemilu di *ndonesia
Pemilu '+,, #2, parpol$
2+ -eptember, memilih Parlemen
', "esember , memilih onstituante
Pemilu '+.' #'/ parpol$
0 1uli, memilih anggota parlemen
Pemilu '+.. #0 parpol$
2 Mei, memilih anggota parlemen
Pemilu '+32 #0 parpol$
2 Mei, memilih anggota parlemen
Pemilu '+3. #0 parpol$
20 April, memilih anggota parlemen
Pemilu '++2 #0 parpol$
4 1uni, memilih anggota parlemen
Pemilu '++. # 0 parpol$
2+ Mei, memilih anggota parlemen
Pemilu '+++ #23 parpol$
. 1uni , memilih anggota parlemen
Pemilu 2//2 # 22 parpol$
Memilih anggota parlemen dan anggota "P"
Memilih presiden dan !apres dgn sistem paket dan
pemilu langsung
!olongan Kar"a, P#, emokrat, $ahdlatul %lama, Parmusi, Partai $asional
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
#ndonesia, dan Partai S"arikat #slam #ndonesia.
11. (e!askan k$ndisi p$!itik da!am negeri se!ama pemerintahan par!ementer, mengapa iter+adi
+atuh %angun ka%inet yang %erkuasa
(a)a% *
K$ndisi p$!itik di Ind$nesia pada masa dem$krasi par!ementer tidak!ah sta%i!,
pertentangan dan pem%er$ntakan %anyak ter+adi. =a! ini dise%a%kan +um!ah partai p$!itik
dengan idea!isme yang %er%eda semakin %anyak, sehingga menim%u!kan ?aksi5?aksi pada
pemerintahan. K$ndisi p$!itik yang tidak sta%i! dapat di!ihat dari hasi! ker+a ka%inet yang tidak
maksima!.
enye%a% ka%inet menga!ami +atuh %angun pada masa dem$krasi !i%era! ada!ah
aki%at ke%i+kaan5ke%i+akan yang da!am pandangan par!emen tidak menguntungkan
Ind$nesia ataupun dianggap tidak mampu meredam pem%er$ntakan5pem%er$ntakan di
daerah. Sementara ke%er!angsungan pemerintah sangat ditentukan $!eh dukungan di
par!emen.
11. (e!askan k$ndisi ek$n$mi se!ama pemerintahan par!ementer, dan uraikan ke%i+akan5
ke%i+akan ek$n$mi se!ama masa par!ementer
(a)a% *
K$ndisi Ek$n$mi Ind$nesia masih sangat %uruk. .paya untuk mengu%ah stuktur ek$n$mi
k$!$nia! ke ek$n$mi nasi$na! yang sesuai dengan +i)a %angsa Ind$nesia %er+a!an tersendat5
sendat.
5a!tor #ang men#e&a&!an !ondisi e!onomi mem&uru! *
a) Sete!ah pengakuan kedau!atan dari Be!anda pada tangga! 24 #esem%er 1/6/, %angsa
Ind$nesia menanggung %e%an ek$n$mi dan keuangan seperti yang te!ah ditetapkan
da!am KMB.
b) #e?isit yang harus ditanggung $!eh emerintah yang sangat %esar
*) Ind$nesia hanya menganda!kan satu +enis eksp$r terutama hasi! %umi yaitu pertanian
dan perke%unan
+) $!itik keuangan emerintah Ind$nesia diran-ang $!eh Be!anda.
e) emerintah Be!anda tidak me)arisi ni!ai5ni!ai yang -ukup untuk mengu%ah sistem
ek$n$mi k$!$nia! men+adi sistem ek$n$mi nasi$na!.
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
3) Be!um memi!iki penga!aman, tenaga ah!i dan dana untuk menata ek$n$mi
g) Situasi keamanan da!am negeri yang %anyak pem%er$ntakan dan gerakan sparatisisme
di %er%agai daerah di )i!ayah Ind$nesia.
$) Tidak sta%i!nya situasi p$!itik da!am negeri mengaki%atkan penge!uaran pemerintah untuk
$perasi5$perasi keamanan semakin meningkat.
i) Ka%inet ter!a!u sering %erganti
4) Angka pertum%uhan +um!ah penduduk yang %esar
Ke&ija!an,Ke&ija!an e!onomi pada masa parlementer *
1. Gunting Syafruddin
Ke%i+akan ini ada!ah em$t$ngan ni!ai uang "sanering&. Garanya mem$t$ng
semua uang yang %erni!ai Rp. 2,01 ke atas hingga ni!ainya tingga! setengahnya.
Ke%i+akan ini di!akukan $!eh Menteri Keuangan Sya?ruddin ra)iranegara pada masa
pemerintahan RIS. Tindakan ini di!akukan pada tangga! 21 Maret 1/01 %erdasarkan
SK Menteri N$m$r 1 . tangga! 1/ Maret 1/01
Tu+uannya untuk menanggu!angi de?isit anggaran se%esar Rp. 0,1 Mi!iar.
#ampaknya *
#engan ke%i+akan ini dapat mengurangi +um!ah uang yang %eredar dan
pemerintah mendapat keper-ayaan dari pemerintah Be!anda dengan mendapat
pin+aman se%esar Rp. 211 +uta.
2. Sistem Ekonomi Gerakan Benteng
Sistem ek$n$mi Gerakan Benteng merupakan usaha pemerintah Repu%!ik
Ind$nesia untuk mengu%ah struktur ek$n$mi yang %erat se%e!ah yang di!akukan pada
masa Ka%inet Natsir yang diren-anakan $!eh Sumitr$ ($y$hadikusum$ "menteri
perdagangan&. r$gram ini %ertu+uan untuk mengu%ah struktur ek$n$mi k$!$nia!
men+adi struktur ek$n$mi nasi$na! "pem%angunan ek$n$mi Ind$nesia&.
r$gramnya *
5 Menum%uhkan ke!as pengusaha dika!angan %angsa Ind$nesia.
5 ara pengusaha Ind$nesia yang %erm$da! !emah per!u di%eri kesempatan untuk
%erpartisipasi da!am pem%angunan ek$n$mi nasi$na!.
5 ara pengusaha Ind$nesia yang %erm$da! !emah per!u di%im%ing dan di%erikan
%antuan kredit.
5 ara pengusaha pri%umi diharapkan se-ara %ertahap akan %erkem%ang men+adi
ma+u.
Tetapi tu+uan pr$gram ini tidak dapat ter-apai dengan %aik meskipun %e%an
keuangan pemerintah semakin %esar. Kegaga!an pr$gram ini dise%a%kan karena *
5 ara pengusaha pri%umi tidak dapat %ersaing dengan pengusaha n$n pri%umi
da!am kerangka sistem ek$n$mi !i%era!.
5 ara pengusaha pri%umi memi!iki menta!itas yang -enderung k$nsumti?.
5 ara pengusaha pri%umi sangat tergantung pada pemerintah.
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
5 ara pengusaha kurang mandiri untuk mengem%angkan usahanya.
5 ara pengusaha ingin -epat mendapatkan keuntungan %esar dan menikmati -ara
hidup me)ah.
5 ara pengusaha menya!ahgunakan ke%i+akan dengan men-ari keuntungan se-ara
-epat dari kredit yang mereka per$!eh.
#ampaknya pr$gram ini men+adi sa!ah satu sum%er de?isit keuangan. Be%an de?isit
anggaran Be!an+a pada 1/02 se%anyak 3 Mi!iar rupiah ditam%ah sisa de?isit anggaran
tahun se%e!umnya se%esar 1,4 mi!iar rupiah. Sehingga menteri keuangan (usu?
Wi%is$n$ mem%erikan %antuan kredit khususnya pada pengusaha dan pedagang
nasi$na! dari g$!$ngan ek$n$mi !emah sehingga masih terdapat para pengusaha
pri%umi se%agai pr$dusen yang dapat menghemat de;isa dengan mengurangi ;$!ume
imp$r.
3. Nasionalisasi De Javasche Bank
Seiring meningkatnya rasa nasi$na!isme maka pada akhir tahun 1/01 pemerintah
Ind$nesia me!akukan nasi$na!isasi #e (a;as-he Bank men+adi Bank Ind$nesia.
A)a!nya terdapat peraturan %ah)a mengenai pem%erian kredi tharus dik$nsu!tasikan
pada pemerintah Be!anda. =a! ini mengham%at pemerintah da!am men+a!ankan
ke%i+akan ek$n$mi dan m$neter.
Tu+uannya ada!ah untuk menaikkan pendapatan dan menurunkan %iaya eksp$r,
serta me!akukan penghematan se-ara drastis.
eru%ahan mengenai nasi$na!isasi #e (a;as-he Bank men+adi Bank Ind$nesia
se%agai %ank sentra! dan %ank sirku!asi diumumkan pada tangga! 10 #esem%er 1/01
%erdasarkan .ndang5undang N$. 26 tahun 1/01.
6. Sistem Ekonomi Ali-Baba
Sistem ek$n$mi A!i5Ba%a diprakarsai $!eh IskaH T+$kr$hadisur+$ "mentri
perek$n$mian ka%inet A!i I&.
Tu+uan dari pr$gram ini ada!ah *
5 .ntuk mema+ukan pengusaha pri%umi.
5 Agar para pengusaha pri%umi Beker+asama mema+ukan ek$n$mi nasi$na!.
5 ertum%uhan dan perkem%angan pengusaha s)asta nasi$na! pri%umi da!am
rangka mer$m%ak ek$n$mi k$!$nia! men+adi ek$n$mi nasi$na!.
5 Mema+ukan ek$n$mi Ind$nesia per!u adanya ker+asama antara pengusaha pri%umi
dan n$n pri%umi.
e!aksanaan ke%i+akan A!i5Ba%a
engusaha pri%umi di)a+i%kan untuk mem%erikan !atihan5!atihan dan tanggung
+a)a% kepada tenaga5tenaga %angsa Ind$nesia agar dapat menduduki +a%atan5
+a%atan sta?.
emerintah menyediakan kredit dan !isensi %agi usaha5usaha s)asta nasi$na!
emerintah mem%erikan per!indungan agar mampu %ersaing dengan perusahaan5
perusahaan asing yang ada.
r$gram ini tidak dapat %er+a!an dengan %aik se%a%*
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
5 engusaha pri%umi kurang penga!aman sehingga hanya di+adikan a!at untuk
mendapatkan %antuan kredit dari pemerintah. Sedangkan pengusaha n$n pri%umi
!e%ih %erpenga!aman da!am memper$!eh %antuan kredit.
5 Ind$nesia menerapkan sistem Li%era! sehingga !e%ih mengutamakan persaingan
%e%as.
5 engusaha pri%umi %e!um sanggup %ersaing da!am pasar %e%as.
0. Persaingan inansial Ekonomi !inek"
ada masa Ka%inet Burhanudin =arahap dikirim de!egasi ke (ene)a untuk
merundingkan masa!ah ?inansia!5ek$n$mi antara pihak Ind$nesia dengan pihak
Be!anda. Misi ini dipimpin $!eh Anak Agung Gede Agung. ada tangga! 4 (anuari
1/09 di-apai kesepakatan ren-ana persetu+uan Finek, yang %erisi *
5 ersetu+uan Finek hasi! KMB di%u%arkan.
5 =u%ungan Finek Ind$nesia5Be!anda didasarkan atas hu%ungan %i!atera!.
5 =u%ungan Finek didasarkan pada .ndang5undang Nasi$na!, tidak %$!eh diikat
$!eh per+an+ian !ain antara kedua %e!ah pihak.
=asi!nya pemerintah Be!anda tidak mau menandatangani, sehingga Ind$nesia
mengam%i! !angkah se-ara sepihak. Tangga! 13 Fe%ruari1/09, Ka%inet Burhanuddin
=arahap me!akukan pem%u%aran .ni Ind$nesia5Be!anda se-ara sepihak.
Tu+uannya untuk me!epaskan diri dari keterikatan ek$n$mi dengan Be!anda.
Sehingga, tangga! 3 Mei 1/09, akhirnya residen Sukarn$ menandatangani undang5
undang pem%ata!an KMB.
#ampaknya *
Banyak pengusaha Be!anda yang men+ua! perusahaannya, sedangkan pengusaha
pri%umi %e!um mampu mengam%i! a!ih perusahaan Be!anda terse%ut.
9. #encana Pembangunan $ima %ahun !#P$%".
ada masa ka%inet A!i Sastr$ami+$y$ II, pemerintahan mem%entuk Badan
eren-anaan em%angunan Nasi$na! yang dise%ut Bir$ eran-ang Negara. Tugas
Bir$ ini meran-ang pem%angunan +angka pan+ang. Ir. (uanda diangkat se%agai
menteri peran-ang nasi$na!. Bir$ ini %erhasi! menyusun Ren-ana em%angunan Lima
Tahun "RLT& yang ren-ananya akan di!aksanakan antara tahun 1/0951/91 dan
disetu+ui #R pada tangga! 11 N$;em%er 1/0@. Tahun 1/04 sasaran dan pri$ritas
RLT diu%ah me!a!ui Musya)arah Nasi$na! em%angunan "Munap&. em%iayaan
RLT diperkirakan 12,0 mi!iar rupiah.
RLT tidak dapat %er+a!an dengan %aik dise%a%kan karena *
5 Adanya depresi ek$n$mi di Amerika Serikat dan Er$pa Barat pada akhir tahun
1/04 dan a)a! tahun 1/0@ mengaki%atkan eksp$r dan pendapatan negara
mer$s$t.
5 er+uangan pem%e%asan Irian Barat dengan me!akukan nasi$na!isasi perusahaan5
perusahaan Be!anda di Ind$nesia menim%u!kan ge+$!ak ek$n$mi.
Kelompok XI IPA5: Febriana P. H (08)
R.Anggitan D.C (0)
!"liana D#a$ A (%&)
Re#galian 'o(a (%))
5 Adanya ketegangan antara pusat dan daerah sehingga %anyak daerah yang
me!aksanakan ke%i+akan ek$n$minya masing5masing.
4. Mu#a-ara" Nasional Pem&angunan
Masa ka%inet (uanda ter+adi ketegangan hu%ungan antara pusat dan daerah.
Masa!ah terse%ut untuk sementara )aktu dapat teratasi dengan Musaya)araah
Nasi$na! em%angunan "Munap&. Tu+uan diadakan Munap ada!ah untuk mengu%ah
ren-ana pem%angunan agar dapat dihasi!kan ren-ana pem%angunan yang
menye!uruh untuk +angka pan+ang. Tetapi tetap sa+a ren-ana pem%angunan terse%ut
tidak dapat di!aksanakan dengan %aik karena *
5 Adanya kesu!itan da!am menentukan ska!a pri$ritas.
5 ter+adi ketegangan p$!itik yang tak dapat diredakan.
5 tim%u! pem%er$ntakan RRI7ermesta.
5 Mem%utuhkan %iaya %esar untuk menumpas pem%er$ntakan RRI7 ermesta
sehingga meningkatkan de?isit Ind$nesia.
5 Memun-aknya ketegangan p$!itik Ind$nesia5 Be!anda menyangkut masa!ah Irian
Barat men-apai k$n?r$ntasi %ersen+ata
12. Mengapa #e)an K$nstitusi gaga! mem%uat ..# yang %aru '
(a)a% *
Fakt$r penye%a% kegaga!an k$nstituante ada!ah terdapatnya sikap mementingkan
g$!$ngan atau partai p$!itik yang %erada da!am k$nstituante. karena tidak dapat
menye!esaikan masa!ah5masa!ah yang mendasar seperti menetapkan dasar negara dan
se%againya.