Anda di halaman 1dari 46

GENETIKA

MIKROORGANISME
Oleh :

Dr. dr. Hj. Efrida Warganegara, M.Kes., Sp.MK
GENETIKA
Genetika dipelajari utk mengetahui dan
mempelajari :
Pewarisan ciri dan keragaman
Perubahan fenotipe dan genotipe
Pembuatan peta gen
Aplikasi genetik
GENETIKA
Pengetahuan tentang Genetika berkembang sejak
ditemukannya TEORI MENDEL (1900)
HEREDITAS
HEREDITAS adalah suatu bentuk tetap yg di-
turunkan dari 1 generasi ke generasi berikutnya
(terkadang terdapat variasi)
Yang bertanggungjawab terhadap Hereditas
(Pewarisan ciri & keragaman) adalah gen-gen
yang terdapat berderetan di dalam khromosom
STRUKTUR & FUNGSI GEN

FUNGSI GEN

GEN merupakan suatu segmen asam nukleat (polimer /
urutan asam nukleat, DNA) yg mengkode protein
(produk fungsional) dan RNA

RNA t.d. : tRNA (transfer RNA) -> translasi
rRNA (ribosomal RNA) -> translasi
mRNA (messenger RNA) -> hasil transkripsi

Ukuran Gen : Prokariot -> 1000 pb
Eukariot -> 10.000 pb
GENETIKA
STRUKTUR GEN

Gen Prokariot -> kontinyu
Gen Struktural
DNA
transkripsi
mRNA
Translasi

Protein
GENETIKA

* Gen Eukariot -> - Intron (tidak memspesifikasi protein)
- Ekson (yang menspesifikasi protein)

Gen Struktural

I1 E1 I2 E2 I3 E3 I4 E4
DNA

transkripsi
RNA primer
Prosesing
E1 E2 E3 E4 mRNA fungsional
Translasi

Protein
GENETIKA
GENETIKA
ASAM NUKLEAT

Asam Nukleat merupakan makromolekul yg
merupakan Polimer lurus dari Monomer, dimana
monomer merupakan susunan nukleotida-
nukleotida

NUKLEOTIDA : Merupakan ikatan dr 3 komponen
yaitu, 1. Komponen gula
2. Komponen Fosfat
3. Komponen Basa organik
GENETIKA
Komponen Nukleotida
1. Gula
1.Deoksiribosa = D.N.A
OH CH
2
OH
OH H
H H
0
1
2 3
4
5
2. Ribosa = R.N.A
OH CH
2
OH
OH OH
H H
0
1
2 3
4
5
GENETIKA
2. Fosfat

Berikatan dengan
Gula pada Atom
C ke 5 dan pada
gugus OH
-
dr
nukleotida yg
lain

P O
O
0
0
Komponen Nukleotida (lanjutan)
GENETIKA
Komponen Nukleotida (lanjutan)
3.Basa organik
1. Purin :
Adenin (A)
Guanin (G)
2. Pirimidin :
Citosin (C)
Timin (T)
Urasil (U)
DNA : A G C T - UNTAI GANDA
RNA : A G C U - UNTAI TUNGGAL
Susunan molekul Asam Nukleat
1. Back bone : molekul Gula & PO
4

2. Molekul Basa : terikat pada Gula
3. Terdapat polaritas 5 ke 3
Ujung 5 memp. gugus PO
4

Ujung 3 memp. gugus OH bebas
GENETIKA
Cara Terbentuknya Untai Ganda dari
molekul DNA :

1. Back bone di luar untai Gula dan
Fosfat
2. Basa di dalam untai
Basa Purin Basa Pirimidin
A T
G C

GENETIKA
Cara Terbentuknya Untai Ganda dari molekul
DNA : (lanjutan)
3. Dua untai tunggal yang anti pararel arah 5 ke
3 berlawanan
5 3
3 5
5 3
A G C T T A G C C T A G


T C G A A T C G G A T C
3 5
GENETIKA
REPLIKASI

Proses Sintesis
DNA baru dengan
menggunakan
DNA lama
sebagai templat
(cetakan)
GENETIKA
REPLIKASI
Replikasi membutuhkan :
* Basa-basa : - d ATP - d GTP
- d CTP - d TTP
* Primer
* Templat DNA
* DNA polimerase (bekerja bila ada 3 OH
bebas) dan DNA ligase
GENETIKA
BACTERIAL CHROMOSOME REPLICATION
GENETIKA
Proses Replikasi :
1. Denaturasi lokal ( pemisahan
dari 2 untai pada ORI =
Origin of Replication )
2. Polimerisasi DNA (penambahan
basa)
3. Arah 5 ke 3
4. Penambahan basa dikatalisis oleh
DNA polimerase
GENETIKA
Proses Replikasi : (lanjutan)

5. Untai yg baru dihasilkan disebut
Leading dan Lagging Strand
(fragmen OKAZAKI).
6. Tahap akhir dilakukan penyambungan
celah diantara basa-basa dengan
enzim DNA ligase
7. Proses Replikasi bersifat SEMI-
KONSERVATIF (1 untai induk, 1 untai baru
dibentuk)

GENETIKA
Transkripsi
Proses sintesis mRNA
dengan menggunakan
DNA sebagai templat
(cetakan)

RNA t.d. 3 macam :
1. mRNA : berfungsi mem-
bawa informasi genetik dr
DNA, templat pd proses
sintesis protein
2. tRNA : berperan men-
transfer AA pd sintesis
protein
3. rRNA : komponen struktur
dr Ribosom
GENETIKA
Transkripsi
Membutuhkan :
* DNA sebagai templat (untai sense, pengkode protein)
* Enzim RNA polimerase (t.d. FAKTOR SIGMA, yg
mengenali daerah promotor pd DNA sbg inisiasi
transkripsi; CORE ENZIM ( , , dan )
* Promotor : Tempat pd DNA utk inisiasi
+ urutan - 10 pb (pribnow box TATAAT) &
+ urutan -35 pb (TTGACA)
* Terminasi transkripsi yi : terbentuk stem-loop structure
yg dikuti UUUU, atau urutan kaya GC diikuti kaya AT
* Memp. Protein regulator (aktivator, represor &
terminator) -> bekerja pd RNA polimerase
GENETIKA
Proses Transkripsi :
- Eukariot : transkripsi di nukleus
translasi di sitoplasma
Prokariot : transkripsi & translasi di
sitoplasma
- Faktor sigma akan mengenali promotor pd
DNA, lalu Core Enzim mulai mensisntesis
mRNA, biasanya dimulai pada basa Purin
( A atau G)
- Proses sintesis selesai bila sampai urutan
terminator
GENETIKA
TRANSLASI
Membutuhkan :
* mRNA pembawa pesan yg dikodenya
* Ribosom : memp. 2 situs tempat pengikat
tRNA (situs A dan P)
Ribosom t.d. 2 sub unit (30S dan 50S)
* tRNA membawa asam amino yang sesuai
dengan kode yang dibawa mRNA
* Enzim peptidil transferase
GENETIKA
PROSES TRANSLASI
menggunakan informasi urutan basa nitrogen
dr mRNA utk menyusun urutan AA suatu
protein (segmen 3 basa pd mRNA : CODON)
1. Inisiasi -> kompleks inisiasi t.d. ribosom unit
30S, mRNA (codon AUG), tRNA (membawa
AA Met.) dan baru bergab. Ribosom unit 50S
2. Elongasi -> Ribosom terus bergerak pd mRNA,
tRNA datang membawa AA yg sesuai, terjadi
ikatan peptida diantara AA, tRNA yg kosong
dilepas, demikian seterusnya sp pada kodon
terminasi
GENETIKA
PROSES TRANSLASI (lanjutan)
3. Terminasi -> bila sampai pada kodon
terminasi (UAG) terjadi pelepasan
ribosom, tRNA dan mRNA ->
Asam-asam amino sesuai dgn informasi
yg dibawa mRNA dihasilkan, akhirnya
membentuk protein yg fungsional
4. Protein ini merupakan enzim yang
berfungsi dalam metabolisme dan
Reproduksi
GENETIKA
GENETIKA
KODE GENETIK
* Merupakan hubungan antara urutan basa nitrogen
DNA, codon mRNA dan asam amino
* Terdapat 64 codon tapi hanya mengkode 20 asam
amino (1 asam amino dpt dikode oleh bbp codon) ->
disebut DEGENERACY OF CODE
* 61 merupakan SENSE CODON (mengkode AA)
3 merupakan : NONSENSE CODON (mengakhiri
translasi) -> TERMINATOR CODON (UAA, UAG,
UGA)
* INISIATOR CODON -> adalah UGA mengkode N-
formil methionin -> memulai sintesis protein
GENETIKA
GENETIKA
VARIASI GENETIK
Terjadi krn : 1. Mutasi
2. Transfer genetik

1. MUTASI
suatu perubahan dlm kharakteristik khusus dr
m.o. akibat perubahan urutan basa dari
material yg diturunkan

* Sel yg membawa perubahan disebut MUTAN
* Induksi dr mutasi disebut MUTAGENESIS
* Zat yg terlibat dlm proses ini adalah MUTAGEN
Mekanisme Mutasi :
1. Spontaneous mutation :
- alamiah
- kesalahan replikasi
2. Induksi oleh mutagen :
- Chemical mutagens : acridin,
5 - bromouracil, HNO3
- Physical mutagens : radiasi
U.V., X--ray
GENETIKA
PENGARUH MUTASI PADA KODE GENETIK
bergantung pada mutasinya.

Macam..macam Mutasi :
A. Point Mutasi
B. Frameshift Mutasi

A. POINT MUTASI Hanya 1 atau
beberapa nukleotida termutasi dengan
cara Substitusi
GENETIKA
Akibat Point Mutasi :
1. Silent Mutasi tak ada efek ok tak
ada perubahan asam amino
2. Missence Mutasi terjadi perubahan
shg AA yg dihasilkan berbeda, kurang
berfungsi
3. Nonsense Mutasi - terbentuk urutan
terminasi, terjadi terminasi prematur
dr sintesis protein, protein tak lengkap
GENETIKA
GENETIKA
B. FRAMESHIFT MUTASI ->
Bila terjadi Delesi atau Insersi satu
basa menyebabkan reading frameakan
bergeser satu basa, sehingga daerah
sesudah mutasi akan membentuk AA yg
baru dan biasanya menghasilkan
polipeptida yang tak berfungsi
* Mutasi dapat menyebabkan perubahan
fenotip didalam sel
2. TRANSFER DNA
Terjadi transfer gen dari donor DNA
ke resepien DNA -> Pertukaran yang
terjadi disebut REKOMBINASI (hanya
pada urutan yang homolog)
Mekanisme Transfer DNA :
1. Transformasi DNA bebas
2. Transduksi bantuan faga
3. Konjugasi kontak antar sel
GENETIKA
1. Transformasi
GENETIKA
2. Transduksi

GENETIKA
3. Konjugasi

GENETIKA
PLASMID
* adalah elemen genetik , DNA untai
ganda, sirkuler, superkoil, otonom,
* Ukuran 1 1000 kb, dalam sel tdpt
sekitar 100 plasmid, mengandung 1 100
gen
* Dapat dipindah secara konjugasi atau
dapat berintegrasi ke dalam khromosom
GENETIKA
GENETIKA
Plasmid ada 2 macam :
A. Konjugatif ada gen utk
pilus -> konjugasi
B. Non-konjugatif tak ada gen
pembentuk pilus shg transfer
gen hanya mel. transformasi
atau transduksi
GENETIKA
Kharakteristik yg dihubungkan dgn plasmid :
1. R Plasmid -> resistensi thdp Antibiotik
2. Resisten logam berat
3. Determinan virulensi penentu virulensi
shg dapat menyebabkan infeksi,
mungkin mengkode produksi toksin
4. Pembentukan Colisin dan Bacteriocin -
antibakteri
5. Aktifitas metabolik merubah
kemampuan fermentasi
GENETIC ENGINERING (REKAYASA
GENETIKA) dan DNA REKOMBINAN
* DNA Rekombinan -> berhubungan dengan
pembentukan molekul DNA dari sumber
yang berbeda
* Teknologi DNA Rekombinan disebut
Rekayasa Genetika (Genetic
Enginering)
* Perkembangan DNA Rekombinan terjadi
ok ditemukannya enzim Restriksi
GENETIKA
PROSES DNA REKOMBINAN
Dasarnya :
1. Mengambil gen yg diminati secara
spesifik dr donor -> menggabungkannya
dgn DNA (vektor) yg mampu bereplikasi
dan dapat dimasukkan ke dalam sel dan
diberi tanda agar keberadaannya dpt dik
-> pBR322, bakteriofaga dan kosmid
2. Menyediakan lingkungan shg gen tsb
dapat bereproduksi dlm jumlah besar ->
Kloning
GENETIKA
GENETIKA
* Metoda memperbanyak DNA
secara invivo -> Kloning gen
konvensional

* Metoda memperbanyak DNA
secara invitro -> Polimerase
Chain Reaction (PCR)
PCR (Polymerase Chain reaction)
Bahan :
- Templat untai ganda (+ DNA target)
- Enzym DNA polimerase
- Nukleosida trifosfat
- Sepasang primer oligonukleotida
( disintesis dengan alat DNA
synthesizer ) berfungsi menyediakan
gugus OH- bebas pada karbon 3
GENETIKA
Tahapan PCR
1. Denaturasi ( 90 - 95
0
C )
2. Annealing ( pemanjangan primer )
( 37 - 60
0
C )
3. Polimerisasi ( 25 - 30 x ) ( 72
0
C )
setiap siklus terjadi amplifikasi 2x,
yang baru menjadi template, setelah
siklus 30 x didapat 10
6
- 10
9
x
jumlah DNA target awal
GENETIKA
GENETIKA
Aplikasi genetik
1. In Vivo Tecnology

Produksi industri -> Protein, Penisillin,
Lisin, Glutamic dll

Perkembangan strain -> Generation,
Selection, Genetic Exchange,
Productie Primary metabolites
2. In Vitro

- Gene Libraries Genom, Screening,
Kontruksi gen
- Expresi vektor
- Live rekombinant vaccine - Hepatitis B
vaccin
GENETIKA
Diagnostik :

1. PCR : Salmonella, TBC,
Chlamydia dll mem
butuhkan primer
2. Gene probes
3. Finger printing gen
4. Human genetik diseases
5. Gen therapy
GENETIKA