Anda di halaman 1dari 18

MIKROBIOLOGI

LINGKUNGAN
Oleh :

Dr. dr. Efrida Warganegara, M.Kes., Sp.MK
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN
Tidak dapat dipisahkan, karena fisik dapat
menyediakan : Zat gizi, Kondisi
BIOSFER
Terdapat aliran energi yang terus menerus.
Terdiri atas
1) Ekosistem : suatu unit-unit ekologi yang berinteraksi
-> terjadi interaksi antar komunitas.
2) Komunitas : Berbagai populasi saling berinteraksi
3) Populasi : Kelompok individu yang mempunyai sifat dan
tempat
4) Habitat : Tempat tinggal / lingkungan yang spesifik
dari suatu organisme untuk hidup
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN
Berperan dalam proses alami survive manusia,
hewan, tumbuhan dan mikroba sendiri.
Sebagai dekomposer / pemecah produk organik
yang kompleks (sisa- sisa hewan, ikan,
tumbuhan dll. ) materi anorganik zat yang
berguna bagi mahluk hidup.
Dapat ditemukan disemua tempat yang me-
mungkinkan terjadinya kehidupan.
PERAN MIKROBA ( BAKTERI, JAMUR,
PROTOZOA, dll)
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
Dapat bersifat :
1) Transient (bertempat tinggal sementara)
Contoh : kuman dalam media transport
2) Indigenous : (tinggal / hidup menetap sampai
beberapa turunan) organisme akhir lebih
tahan terhadap kondisi lingkungan
Contoh : kuman flora normal komensal
resisten terhadap antibiotik
PERAN MIKROBA ( BAKTERI, JAMUR,
PROTOZOA, dll)
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
Terdapat 2 faktor
HABITAT MIKROBA :
2) Faktor abiotik : (suhu; tekanan hidrostatik;
tekanan osmotik; pH; cahaya; substansi)
Contoh : Air, O2, C02, dan mineral, Substansi
anorganik (lingkungan spesifik dari
mikroba)
1) Faktor biotik : ( Manusia, hewan, tumbuhan dan
mikroba )
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
Terdapat 2 faktor
HABITAT MIKROBA :
Ad. 1) Faktor biotik mikroba
Mikroba dapat hidup bersifat :

a) Saprofit : Flora normal
b) Parasit : Infeksi
c) Simbiosis : Mutualistik - Komensal
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
Terdapat 2 faktor
HABITAT MIKROBA :
Ad. 2) Faktor abiotik mikroba
Mikroba dapat hidup o.k. faktor-faktor :
a) Suhu / temparatur
b) Tekanan Hidrostatik
c) Tekanan Osmotik
d) Cahaya/sinar
e) Substansi anorganik
f) Substansi organik
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
a) Suhu / temperatur
Suhu terbaik bagi mikroba untuk pertumbuhan ---> Suhu
optimum (30
0
C - 37
0
C)
Terbagi atas 3 kelompok :
a) Psikrofilik : Tumbuh antara 0 - 25
0
C. Optimal 10-
20
0
C -> Mis : kuman-kuman tanah + air
b) Mesofilik : Tumbuh antara 10-45
0
C. Optimal 20-
44
0
C -> Mis : meliputi kuman penyebab
penyakit pada manusia
c) Termofilik : Tumbuh antara 25-80
0
C. Optimal 50-
60
0
C -> Toleran dalam temperatur tinggi
karena stabilitas suhu dr protein species
-> Mis: gol. Bacillus dan ganggang (spora)
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
a) Suhu / temperatur
HABITAT MIKROBA :
b) Tekanan Hidrostatik
Kuman tumbuh membutuhkan air /
kelembaban cukup (untuk kembang biak,
reaksi metabolik dll).
Contoh :- Treponema pallidum
- Neisseria gonnorhoeae
Tahan terhadap pengeringan dalam jangka
waktu lama.
Contoh : - M.tuberculosis
- Staphylococcus aureus
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
b) Tekanan Hidrostatik
HABITAT MIKROBA :
c) Tekanan Osmotik
Kuman yang biasa kebal terhadap perubahan
tekanan osmosa
Kuman yang memerlukan kadar garam tinggi
disebut halofilik
Sedang yang memerlukan tekanan osmotik yang
tinggi disebut osmofilik
pH : Keasaman yang mempengaruhi
pertumbuhan.
pH optimum kuman patogen = 7.2 - 7.6
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
d) Cahaya dan Sinar
* Untuk pertumbuhan kuman tidak
begitu membutuhkan cahaya
* M. Fotokromogenik cahaya
berpigmen
* Kuman peka terhadap sinar UV
dan sinar-sinar lain (matahari)
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
e) Substansi Anorganik
Berfungsi sebagai :
* Mempertahankan keadaan
koloidal dan tekanan osmotik sel
* Sebagai aktivator reaksi enzim
* Pemeliharaan keseimbangan
asam basa
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
f) Substansi Organik
Diperoleh dari luar sebagai sumber :
* Protein
* Pepton
* Asam-amino
* Vitamin
* Sebagai sisa-sisa dari manusia,
hewan, tumbuhan dan
mikroorganisme sendiri
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
HABITAT MIKROBA :
Catatan
Kuman non parasit (lithotroph) autotroph
dpt menggunakan C02 sbg sumber C-nya
Memperoleh energi dari oksidasi senyawa
organik (kuman chemolitotroph); sinar
matahari (kuman photolitotroph)
Kuman parasit organotroph / heterotroph
dpt C & energi dr organisme-organisme lain
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN