Anda di halaman 1dari 35

INPUT PROSES OUTPUT

DATA RANCANGAN
ANALISIS
PROSES
ANALISIS/ ALTERNATIF
RANCANGAN
UMPAN BALIK
UMPAN BALIK
INPUT PROSES OUTPUT
UMPAN BALIK
IDENTIFIKASI MASALAH
Analisa Masalah
Perumusan
Masalah
Konsep program
PEMACAHAN
MASALAH
Konsep Desain
Pengambangan
Rancangan
DOKUMEN
KONSTRUKSI
Gambar
Rancangan
programmer desaining
SOAL TUGAS KE-5 MATA KULIAH PA
antropometri
kenikmatan
volume
skala
kegiatan
kesesuaian
ruang
keruangan
ARSITEKTUR
manusia alam
teraga
Tak
teraga
Wadah kegiatan
Tempat berlindung
1. Diminta membuat sebuah shelter/ruang
lindung untuk mewadahi 1 kegiatan
2. Berlokasi di pasar seni ancol. (sesuai dgn
situasi nyata atau imajinasi)
3. Dpt berupa kegiatan individu / kelompok
4. Menganalogikan elemen pembatas
ruang sbg komponen pembentuk volume
ruang. Berupa elemen : atas, samping &
dasar
5. Menggunakan bidang dasar yg diangkat,
bidang dasar yg diturunkan, dan bidang
diatas untuk memperkuat visual ruang
6. Alat peraga berupa garis dan bidang
STUDI MANUSIA
TUJUAN
Untuk menyediakan berbagai souvenir kpd pengunjung pasar
seni sebagai simbol kunjungan & juga sbg pengingat akan
kunjungan tersebut

PENGUNJUNG TOKO
Laki-laki & Perempuan semua umur

JUMLAH ORANG DLM TOKO
13 orang
Terdiri dari 3 orang pegawai, dan max 10 orang pengunjung

LAMA KEGIATAN DALAM TOKO
15 Menit hingga 30 menit

Lokasi berada
pada pusat pasar
seni

Terletak pada sisi
jalan utama
menuju panggung

Lokasi banyak
dilewati orang-
orang
Lokasi Lapak
Studi Ruang
Studi Hubungan
Kegiatan
Pada Tahap ini (Analisa Masalah,
Perumusan Masalah, & Konsep
Program) digunakan Pendekatan
GLASS-BOX, dimana:
Dapat ditelusuri bagaimana proses
terjadinya, maupun proses kreatifnya

Menggunakan informasi yg jelas
sumbernya

Terstruktur dan sistematis

Memiliki bank data
Dalam tahap ini (menentukan konsep
desain) digunakan pendekatan BLACK-
BOX, dimana:
Tidak diketahui sumbernya
Merupakan lompatan kreatif si pembuat
Tidak dapat dibicarakan proses
terjadinya
Luasan/Dimensi
Bangunan Terlalu
Besar
Sudut tangga terlalu
kecil (curam)

Harus 30
Unsur garis kurang
menarik
UMPAN MASUK
UMPAN
KELUAR
PROSES
UMPAN BALIK
Informasi-informasi baru (Kesalahan) dlm
Alternatif kemudian di IN-PUT kembali menjadi
umpan masuk, yang akan di proses kembali
Luasan
Bangunan
Telah
diperkecil
Sudut pada
tangga telah
dibenahi
Elemen garis
di rubah
DENAH LT. 1
DENAH LT. 2
POTONGAN 1
POTONGAN 2
SITE PLAN
Tampak Depan
Tampak Samping
PERSPEKTIF
Pada tahap ini terjadi Proses ITERASI
(Pengulangan)
Informasi-informasi baru menyebabkan
perancangan dipertimbangkan lagi
Proses nya terjadi berulang kali

Proses Perancangan Arsitektur yg terjadi dalam
rangka menciptakan suatu karya arsitektur akan
tergantung pada permasalahan perancangan yg
dihadapi.
Setiap kasus perancangan akan menimbulkan proses
perancangan yg berbeda agar tujuan perancangan
dpt dicapai
Proses perancangan tidak berjalan sekali, melainkan
berulang-ulang. Hingga menghasilkan Produk yang
sesuai dengan kriteria-kriteria yg tetapkan sebelumnya