Anda di halaman 1dari 3

BAB III

METODOLOGI PRAKTIKUM


3.1 Waktu dan Tempat
Pada praktikum sel darah merah dan pengaruh konsentrasi pada sel darah
merah di lakukan di Laboratorim Anatomi Fisiologi Manusia Universitas
Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Fakultas Farmasi dan Sains, pada hari sabtu 17
Mei 2014, pukul 08:00 10:30 WIB

3.2 Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah:
- Darah manusia
- Darah ikan
- Darah kodok
- Kaca preparat
- Cover glass
- Larutan NaCl 0.1%
- Larutan NaCl 0.65%
- Larutan NaCl 0.9%
- Larutan NaCl 2%


3.3 Prosedur Kerja
3.3.1 Prosedur pengambilan sample darah pada ujung jari manusia adalah sebagai
berikut :
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Pada jari dilakukan pemijatan agar darah berkumpul pada ujung jari
3. Sterilkan jari dengan kapas yang telah diberi alcohol 70%
4. Tusukan jari dengan lanset hingga mengeluarkan darah
5. Darah yang keluar diletakkan pada 4 object glass
6. Beri 1 tetes larutan NaCl dengan kosentrasi 0.1%, 0.65%, 0.9%, dan
2% pada object glass yang berbeda
7. Tutup dengan cover glass
8. Periksa dibawah mikroskop dan amati

3.3.2 Prosedur kerja pengambilan darah pada kodok adalah sebagai berikut
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Ambil sample darah dari bagian kaki kodok dengan bantuan cutter
3. Darah yang keluar dari tubuh katak diletakkan diatas objek glass
4. Beri 1 tetes larutan NaCl dengan kosentrasi 0.1%, 0.65%, 0.9%, dan
2% pada object glass yang berbeda
5. Tutup dengan cover glass
6. Periksa dibawah mikroskop dan amati
3.3.3 Prosedur kerja pengambilan darah pada ikan adalah sebagai berikut :
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Ambil sample dari dari bagian insang ikan dengan bantuan cutter
3. Darah yang keluar dari tubuh ikan diletakkan diatas objek glass
4. Beri 1 tetes larutan NaCl dengan kosentrasi 0.1%, 0.65%, 0.9%, dan
2% pada object glass yang berbeda
5. Tutup dengan cover glass
6. Periksa dibawah mikroskop dan amati

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
Sel darah NaCl 0.1% NaCl 0.65% NaCl 0.9% NaCl 2%
Manusia
Keterangan Sangat hipotonis
(mengembang
dan lisis)
hipotonis
(mengembang
dan lisis)
Isotonis (sel
normal tidak ada
perubahan)
Hipertonis (sel
megerut)
Kodok
Keterangan hipotonis
(mengembang
dan lisis)
hipotonis
(mengembang
dan lisis)
Isotonis (sel
normal tidak ada
perubahan)
Hipertonis (sel
megerut)
Ikan
Keterangan hipotonis ( sel
lisis semua)
hipotonis (lisis ) Isotonis (sel
normal tidak ada
perubahan)
Hipertonis (inti
sel tidak terlihat)

4.2 Pembahasan