Anda di halaman 1dari 11

MANAJEMEN STRATEGIK

PEMILIHAN STRATEGI TINGKAT


KORPORAT
STRATEGI KORPORAT
Analisis dan pemilihan strategi korporasi berbeda-beda
menurut kompleksitas bisnis dari keseluruhan perusahaan.
Perusahaan dengan bisnis tunggal (single business)->
strategi korporasi berkaitan dengan keputusan apakah tetap
berkonsentrasi pada satu lini bisnis atau melibatkan diri
pada bisnis lain baik terkait atau tidak dengan bisnis inti
atau bisnis sekarang.
Bagi perusahaan yang sudah terdiversifikasi -> strategi
korporasi berkaitan dengan keputusan, apakah menambah
atau mengurangi keterlibatkan dalam suatu bisnis, dan
apakah menambah kerlibatan dalam bisnis lain baik terkait
atau tidak dengan bisnis inti (core business)

ALTERNATIF STRATEGI KORPORASI
Concentrated growth
Market development
Product development
Backward vertical integration
Forward vertical integration
Horizontal integration
STRATEGI
INTENSIF
STRATEGI
INTEGRASI
STRATEGI
DIVERSIFIKASI
Related diversification
(concentric diversification)
Unrelated diversification
(conglomerate diversif.)
Turnaround
Divestiture
Liquidation
STRATEGI
DEFENSIF
ALTERNATIF STRATEGI
1. Intergrasi ke depan (forward intergration)
2. Integrasi ke belakang (backward intergration).
3. Integrasi horizontal (Horizontal integration)
4. Penetrasi pasar (Market Penetration)
5. Pengembangan Pasar (Market Development)
6. Pengembangan Produk (Product Development)
7. Diversifikasi Konsentrik (Related diversification atau
concentric diversification
8. Diversifikasi Konglomerat (Unrelated diversification /
conglomerate diversification)
9. Diversifikasi Horizontal (Horizontal diversification
10. Usaha patungan (Joint Venture)
11. Penghematan
13. Likuidasi
STRATEGI INTENSIF
Penetrasi pasar (Market Penetration) : berusaha
meningkatkan pangsa pasar untuk produk/jasa yang
sudah ada melalui usaha pemasaran yang lebih
gencar.
Market development: menambah jangkauan
pemasaran dari produk sekarang, baik wilayah
maupun segmen pasar.
Product development: berusaha melakukan
perubahan atas produk secara substansial, bahkan
sampai mengembangkan produk baru yang sedikit
banyak masih terkait dengan produk sekarang.
STRATEGI INTEGRASI
Forward integration: melakukan perluasan usaha
pada bidang usaha yang sebelumnya menjadi
bidang usaha distributor atau pengecer. Atau
integrasi ke hilir. Dapat dilakukan dengan merger,
akuisisi, waralaba (francising).
Backward integration: melakukan perluasan usaha
yang sebelumnya menjadi bidang usaha pemasok.
Atau integrasi ke hulu. Dapat dilaksanakan dengan
merger atau akuisisi.
Horizontal integration: merujuk pada strategi
mencari kepemilikan dari atau kendali lebih besar
atas perusahaan pesaing.
STRATEGI DIVERSIFIKASI
Related diversification atau concentric
diversification: melakukan ekspansi usaha dengan
menambah unit usaha baru yang masih memiliki
keterkaitan, langsung atau tidak langsung, dengan
bidang usaha sebelumnya. Keterkaitan tersebut
umumnya: keterkaitan pemasaran, operasional dan
manajemen.
Unrelated diversification / conglomerate
diversification: melakukan ekspansi usaha dengan
membangun unit usaha strategis baru pada bidang
usaha yang sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan
bidang usaha sekarang.
Diversifikasi Horizontal: menambah
produk/jasa baru, tidak terkait dengan
bisnis sekarang untuk pelanggan yang sama.
Contoh: Rumah sakit + bisnis mini market +
rumah makan, jasa perbankan.
STRATEGI DEFENSIF
Usaha Patungan: dua perusahaan atau lebih
membentuk kemitraan atau konsorsium
sementara dengan tujuan kapitalisasi atau
peluang . Dua perusahaan sponsor atau
lebih membentuk organisasi terpisah dan
berbagi kepemilikan modal dalam bentuk
yang baru.
Turnaround (strategi penyehatan) :
memulihkan kondisi bisnis yang mengalami
penurunan kinerja dengan melakukan salah
satu atau kombinasi dari reduksi biaya dan
reduksi assets
Divestasi: keputusan untuk keluar dari pasar
dengan menjual suatu divisi atau bagian
dari suatu organisasi. Strategi ini bisanya
ditempuh ketika perusahaan mencoba
memfokuskan pada kekuatan intinya dan
mengurangi tingkat diversifikasi, terutama
diversifikasi konglomerat.
Likuidasi: menjual semua assets
perusahaan. Likuidasi merupakan
pengakuan akan kekalahan dan
konsekuensinya merupakan strategi yang
sulit secara emosional.
MERJ ER DAN LEVERAGE BUYOUT
Akuisisi dan merjer merupakan dua cara yang
banyak dipakai untuk melakukan strategi.
Akuisisi: organisasi besar membeli perusahaan
kecil atau sebaliknya.
Merjer : dua buah organisasi dengan ukuran yang
hampir sama disatukan untuk membentuk satu
perusahaan.
Kalau merjer atau akuisisi tidak diinginkan oleh
kedua pihak, hal ini disebut pengambilalihan atau
pengambilalihan paksa.