Anda di halaman 1dari 13

KEWIRAUSAHAAN

Oleh
Kelompok 3
A A Ngurah Bagus Danendra 1206205115
Ni Luh Putu Yanti Asstika Dewi 1206205122
I Wayan Sandiyasa 1206205124
Ida Ayu Putri Rarasanti 1206205137
Ida Ayu Anggia Wedya Dewi 1206205138


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Udayana
2014
Kewirausahaan Page 2

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup yang berbeda. Begitu juga mengenai
pandangan hidup masa depannya atau lebih sering kita dengar dengan istilah cita-cita.
Cita-cita merupakan impian seseorang mengenai masa depan ingin seperti apa nantinya.
Namun yang sebagian besar manusia pasti memiliki cita-cita yang besar dan dapat
memperoleh finansial yang memadai.
Dalam kehidupan ini banyak orang yang menjalani kehidupan dengan cara
membiarkannya mengalir apa adanya. Setiap tindakan yang dilakukan berdasarkan apa
yang terlihat di depan mata dan dorongan-dorongan sesaat atau bisa dibilang
dikendalikan oleh situasi. Apakah Anda ingin kehidupan yang seperti ini? Saya yakin
Anda tidak menginginkannya. Jika benar demikian, maka yang Anda perlukan adalah
Tujuan Hidup. Tujuan hidup merupakan hal-hal yang benar-benar ingin Anda raih
dalam kehidupan Anda.

1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan kekuatan mimpi atau cita-cita sebagai tujuan
hidupnya ?
2. Apa pentingnya rencana hidup ?
3. Bagaimana pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita ?
4. Apa yang dilakukan untuk menyusun rencana hidup ?




Kewirausahaan Page 3

1.3 Tujuan Penulisan
1. Agar kita mengetahui yang dimaksud dengan kekuatan mimpi atau cita-cita
sebagai tujuan hidup.
2. Agar kita mengetahui pentingnya rencana hidup.
3. Agar kita mengetahui pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi atau cita-
cita.
4. Agar kita mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menyusun rencana hidup.















Kewirausahaan Page 4

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Kekuatan Mimpi atau Cita-cita sebagai Tujuan Hidup
Tujuan hidup seorang manusia ternyata sangat berpengaruh terhadap perilaku dan
cara melakukan hal apapun, hal tersebut mungkin dikarenkan tujuan hidup juga
bermaknakan hampir sama seperti patokan pola pikir. Pada dasarnya kita mungkin bisa
mengelompokan tujuan hidup manusia yaitu baik dan buruk.
Tujuan hidup yang baik yaitu tujuan hidup manusia yang pada umumnya
menganggap kehidupan adalah suatu bentuk keadaan yang harus dilalui sebelum
kematian jadi menganggapnya sebagai hal biasa jika menghadapi masalah besar atau
kecil. Sedangkan berlaku sebaliknya pada tujuan hidup buruk yaitu menganggap sesuatu
haruslah egois dan sifat - sifat buruk lainnya.
Tujuan hidup adalah nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat, yang dipilih secara
kolektif oleh para individu dan golongan didalam masyarakat. Tujuan hidup terdiri atas
cita-cita, kebijakan dan sikap itu tak dapat dipisahkan dengan kehidupan. Dalam
kehidupannya, manusia tidak dapat melepaskan diri dari cita-cita, kebijakan dan sikap
hidup.
Berdasarkan asalnya tujuan hidup dapat diklasifikasikan menjadi tiga macam
yaitu :
Tujuan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak
kebenarannya. Sebagai contoh tujuan hidup mutlak beragama bersumber dari
kitab suci.
Tujuan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan
norma yang terdapat pada negara tersebut. Misalnya Pancasila dapat merupakan
sumber tujuan hidup berbagai bangsa dan negara.
Kewirausahaan Page 5

Tujuan hidup hasil renungan yaitu tujuan hidup yang relatif kebenarannya.
Tujuan hidup yang bersumber dari renungan seseorang dapat merupakan ajaran
atau etika untuk hidup, misalnya aliran-aliran kepercayaan.
Tujuan hidup salah satunya terdiri dari cita-cita. Cita-cita merupakan keinginan,
harapan, tujuan yang selalu ada dalam hati. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan
merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa yang akan datang. Dengan
demikian cita-cita mempunyai pandangan masa depan yang merupakan tujuan hidup
yang akan datang. Cita-cita merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam rohani
manusia. Keinginan atau kemauan atau cita-cita itu penting bagi manusia.
Menurut sifatnya, manusia dapat mempunyai hati yang keras, yang lunak, dan
yang lemah. Manusia mempunyai hati keras akan berusaha sekuat tenaga untuk
mencapai cita-cita dan keinginannya. Sekalipun banyak menghadapi tantangan dan
rintangan ataupun sangat sulit mencapai keinginan itu, orang yang berkemauan keras
tidak mengenal putus asa dan tidak akan berhenti berusaha sebelum cita citanya
tercapai. Oleh karena itu orang demikian biasanya berhasil dalam usahanya, dan semua
pekerjaan selalu sukses.
Orang yang berhati lunak mempunyai kemauan yang tidak terlalu kuat, tetapi juga
tidak lemah atau keamuan fleksibel, yang mampu menyesuaikan diri dengan kondisi
dan situasi yang dihadapi. Cita-cita mereka ini tetap dan terbina dengan baik, hanya
usaha untuk mencapai cita-cita itu dilakukan tahap demi tahap sesuai dengan kondisi
dan situasi yang dihadapi.
Keinginan atau cita-cita orang yang berhati lemah mudah hilang kalau
menghadapi tantangan yang dirasa berat. Orang ini tidak kuat mempertahankan cita-cita
atau keinginannya dan tidak kuat pula berusaha mencapai cita-cita itu.
Setiap manusia pasti menginginkan hidupnya nanti bahagia dengan hidup mapan
dan berkecukupan, tentunya dengan memiliki pekerjaan yang memadai, oleh karena itu
setiap manusia mulai dari dini mempersiapkan dan menentukan cita-citanya.
Kewirausahaan Page 6

2.2 Pentingnya Rencana Hidup
Perencanaan adalah hal yang sangat penting dalam setiap kegiatan yang akan
kamu lakukan. Tidak peduli apa profesimu entah pengusaha, wiraswastawan,
olahragawan, atau pelajar, perencanaan yang baik menjadi salah satu faktor yang
menentukan keberhasilan dan kegagalanmu. Kamu membuat perencanaan tidak hanya
saat kamu mengerjakan proyek besar, tetapi hal-hal sederhana seperti liburan, pesta
ulang tahun atau pertandingan olahraga, semua itu memerlukan perencanaan dan
persiapan yang matang untuk mencapai hasil yang maksimal. Manfaat memiliki
rencana dalam hidup :
1. Sebagai panduan dalam membuat keputusan atau bertindak
Inilah salah satu tujuan utama mengapa kita harus memiliki rencana dalam hidup
karena rencana memberimu panduan kemana arah kita berjalan. Kita juga akan lebih
mudah saat mengambil keputusan, karena kita memiliki pegangan hidup agar keputusan
kita tidak membuat kita melenceng dari tujuan. Jika kita tidak memiliki rencana, kita
akan seperti orang yang tersesat karena kita tidak memiliki sesuatu yang bisa menuntun
kita ke tujuan kita.
2. Mengetahui perkiraan modal yang dibutuhkan
Dengan terlebih dahulu membuat perencanaan, kita bisa mengetahui seberapa
banyak kira-kira modal yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana kita. Tanpa
perencanaan, kita akan kesulitan untuk memperkirakan pengeluarannya.
3. Membuat kita memiliki target
Setiap rencana pasti memiliki target yang harus kita capai, entah per jam, per
bulan, atau per tahun dan itu akan membawa hidup kita ke level selanjutnya ketika
berhasil dicapai. Akan sangat menyedihkan apabila kita tidak memiliki target dalam
hidup, karena kita tidak memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

Kewirausahaan Page 7

4. Membantu untuk tetap fokus
Adakalanya saat kita bekerja, kita akan menghadapi gangguan-gangguan yang
membuat kita kehilangan fokus dan berjalan ke luar dari jalur. Dengan memiliki
rencana, kita dapat dengan mudah untuk kembali ke jalur yang benar. Caranya adalah
dengan mengingatkan diri sendiri bahwa kita memiliki pekerjaan yang harus
diselesaikan dan target yang harus dicapai agar rencana kita dapat berjalan dengan baik.
5. Membuat kita untuk tetap termotivasi
Semakin banyak yang bisa diselesaikan dari rencana kita akan membuat kita
semakin termotivasi untuk melangkah dan motivasi yang besar itu akan meningkatkan
produktivitas kita juga. Kombinasikan rasa puas terhadap keberhasilan itu dengan
impian-impian seperti ingin membahagiakan orang tua dan kerabat.
6. Siap untuk hal-hal yang buruk
Keuntungan lain memiliki rencana adalah kita sudah memiliki tindakan preventif,
antisipatif, dan alternatif ketika rencana utama kita tidak berjalan sesuai yang kita
harapkan. Jika sesuatu yang buruk terjadi (misalnya perubahan pasar, krisis ekonomi,
perubahan cuaca, dll), kita mampu beradaptasi dan bertindak sesuai dengan situasi. Ini
merupakan hal yang penting, karena di dunia ini sesuatu yang buruk bisa datang kapan
saja dalam bentuk apapun. Tentu saja supaya kita bisa tetap survive, kita harus
mempersiapkan rencana secara matang.
7. Dapat memanfaatkan waktu secara efektif
Waktu adalah sesuatu yang tidak bisa kita putar kembali, jadi kita harus
memanfaatkannya secara efektif. Perencanaan dan pengaturan timeline yang baik akan
sangat membantu untuk melakukan itu karena kita sudah tahu kapan harus mengerjakan
ini dan itu dan kapan harus beristirahat. Pemanfaatan waktu yang efektif akan membuat
lebih cepat mencapai tujuan hidupmu.

Kewirausahaan Page 8

8. Dapat menggunakan sumber daya secara efektif
Ketika kita bekerja di lingkungan yang serba terbatas, kita akan mampu untuk
memanfaatkan segala sumber daya baik modal maupun SDM secara maksimal.
Seberapa efektif kita memanfaatkan sumber daya yang kita punya akan sangat
menentukan output atau hasil akhir yang kita terima.
9. Mengurangi resiko dan ketidakpastian
Tentu saja tidak ada yang pasti di di dunia ini dan resiko selalu ada saat kita
melakukan sesuatu. Namun, dengan perencanaan yang baik, kita dapat mengurangi
kemungkinan hal buruk terjadi secara signifikan. Karena seringkali, meskipun bukan
satu-satunya faktor, hal yang buruk terjadi karena kurangnya perencanaan dan
persiapan.
10. Membuat kita lebih tenang dalam bertindak
Tidak adanya perencanaan dan persiapan, akan membuat tegang dan gelisah saat
bekerja. Dengan merencanakan segala sesuatunya terlebih dahulu, secara psikologis kita
akan lebih merasa tenang karena yakin bahwa kita sudah siap.

Dalam perencanaan hidup, kita akan memahami apa rencana yang akan di capai
oleh diri kita pada masa yang akan datang. Pekerjaan membuat perencanaan hidup
memang sepele, namun membawa efek yang tepat dalam pelaksanaan real hidup kita.
Efek tepat inilah yang terkadang dilupakan oleh sebagian orang,membuat hidup kita
berjalan tak beraturan jika tak membuat rencana hidup.



Kewirausahaan Page 9

2.3 Pemanfaatan Waktu untuk Mewujudkan Mimpi atau Cita-cita
Harapan dan impian adalah mesin penggerak kemajuan peradaban manusia. Apa
yang kita nikmati saat ini seperti kemajuan dibidang transportasi, perkembangan
ekonomi, inovasi teknologi dan komunikasi merupakan hasil dari perwujudan impian
para pendahulu kita. Mereka berhasil menggapai mimpi dan mewujudkan cita-cita yang
mereka mimpikan dan manfaatnya bisa kita nikmati sampai sekarang.
Keberhasilan menggapai cita-cita tentunya berawal dari sebuah impian. Para
pemimpi membayangkan dalam pikiran bebasnya tentang keadaan ideal dan sempurna
tentang situasi di masa depan yang akan terwujud jika mereka berhasil menggapai
impian mereka. Setelah itu mereka bertindak untuk menggapai cita-cita.
Mimpi lahir dari keinginan sama seperti halnya cita-cita. Faktor kunci
keberhasilan mencapai impian sangat ditentukan oleh seberapa besar keinginan kita.
Jangan salahkan keadaan atau orang lain atas belum tercapainya impian kita. Ini
mungkin terjadi karena kita tidak benar-benar memiliki keinginan yang kuat dan tidak
tabah serta sabar menjalani pengorbanan yang dibutuhkan.
Tidak perduli seberapa besar atau kecilnya mimpi atau cita-cita kita, semuanya
ditentukan oleh faktor kuatnya keinginan. Ingin menjadi pengusaha sukses, menjadi
manajer perusahaan multinasional, mendirikan yayasan sosial, memiliki rumah idaman,
membeli mobil baru, mendapat nilai yang bagus, berhenti merokok ataupun cita-cita
lainnya. Semua mimpi akan tercapai kalau kita sungguh-sungguh menjalani apapun
yang dibutuhkan.
Bagaimana cara menggapai cita-cita dan meraih mimpi?
1. Bayangkan keadaan yang sempurna tentang kondisi ideal yang kita inginkan di
masa depan. Lihat, akan seperti apakah diri kita, pakaian apa yang akan kita
pakai. Bayangkan juga keadaan sebaliknya. Keadaan yang sangat tidak ideal,
Kewirausahaan Page 10

situasi yang kita benci, kondisi yang tidak ingin kita alami. Setelah tahu apa
yang kita sangat inginkan dan apa yang sangat tidak ingin kita alami, mulailah
untuk menuliskan impian yang ingin dicapai secara spesifik.
2. Buat rencana tindakan untuk mencapai cita-cita. kita perlu menyusun dengan
tepat langkah-langkah yang akan kita tempuh untuk mencapai mimpi kita.
Apabila mimpi yang ingin kita capai terlalu jauh untuk diraih, kita dapat
membagi rencana kita menjadi beberapa tahap.
3. Tetapkan deadline. Deadline akan memacu kita untuk lebih rajin dan aktif
mencari cara untuk mencapai cita-cita kita.
4. Menyatakan diri untuk siap berkorban atau membayar konsekuensi untuk
menggapai mimpi. Konsekuensi dan pengorbanan ini bisa dalam hal waktu,
tenaga, pikiran bahkan perasaan
Setelah berhasil menggapai impian, lanjutkanlah dengan mencita-citakan mimpi
yang baru. Impian tidak harus merupakan hal yang besar dan sulit dicapai. Cobalah buat
impian untuk hal yang kecil.
2.4 Menyusun Rencana Hidup
Setiap orang pasti membutuhkan rencana untuk menjalani kehidupan di dunia ini,
khususnya bagi para mahasiswa baru yang akan berlatih hdup secara mandiri dan hidup
sendiri, karena saya yakin kebanyakan dari mereka adalah tinggal di kost. Mahasiswa
baru yang memulai hidup secara mandiri dan jauh dari pengawasan orang tua akan lebih
rentan terpengaruh dengan hal-hal negative dari dunia luar yang baru saja mereka
kenali. Oleh karena itu sangat perlu untuk mereka membuat suatu perencanaan hidup
kedepan, agar mereka nantinya mempunyai suatu lintasan hidup sehingga nantinya
meeka tidak akan dengan mudah terpengaru oleh dunia luar yang negative.
Dalam menyusun perencanaan hidup ada tiga macam yaitu, perencanaan jangka
pendek, perencanaan jangka menengah, dan perencanaan jangka panjang.
Kewirausahaan Page 11

1. Perencanaan jangka pendek adalah perencanaan yang kita susun berdasarkan apa
yang ingin kita capai dalam kurun waktu dekat dalam satu minggu ini atau
dalam beberapa bulan kedepan.
2. Perencanaan jangka menengah adalah perencanaan yang kita susun berdasarkan
apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan, yaitu
antara 1-3 tahun kedepan.
3. Perencanaan jangka panjang adalah perencanaan yang ingin kita susun
berdasarkan apa yang ingin kita capai di masa depan, yaitu rencana setelah lulus
kuliah.
Dalam menyusun sebuah rencana hidup kita, lebih baik adalah tidak
menggunakan kata saya ingin karena menurut beberapa ahli yang menerapkan
tujuan hidup, salah satu kunci kesuksesan setiap orang adalah keinginan yang kuat dan
jelas.











Kewirausahaan Page 12

BAB III
PENUTUP

Simpulan
Tujuan hidup menjadikan hidup bermakna. Jika kita memiliki tujuan hidup berarti
kita memiliki keinginan untuk meraih atau mencapai sesuatu dalam kehidupan. Dalam
perjalanan hidup, kita akan berusaha agar keinginan tersebut tercapai. kita akan
melakukan perencanaan, mengeluarkan pikiran, tenaga, waktu atau uang demi mencapai
tujuan hidup sehingga setiap tindakan yang kita ambil mempunyai arah yang jelas.
Semakin dekat dengan tujuan hidup, disitulah kita akan merasa hidup kita bermakna
karena tindakan atau usaha kita tidak sia-sia (akan menghasilkan sesuatu yang kita
inginkan). Dan puncak kepuasannya adalah ketika akhirnya tujuan hidup kita tercapai.
Suatu cita cita yang tercapai itu bukan karena orang lain, melainkan atas kerja keras kita
masing masing. Memang cita-cita itu butuh perjuangan yang sangat berarti. Maka
gapailah cita cita kita setinggi langit.









Kewirausahaan Page 13



Daftar Pustaka

http://pikse.blogspot.com/2013/09/menyusun-perencanaan-hidup-sangat.html
http://omaraudris.blogspot.com/2009/05/dalam-kehidupan-ini-banyak-orang-yang.html
http://indahnurizzati.blogspot.com/2013/08/motivasi-yang-mewujudkan-cita-cita.html