Anda di halaman 1dari 17

BAB V

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN


Tujuan pembelajaran Umum
Setelah mempelajari dan mengerjakan soal latihan pada bab ini Anda diharapkan mampu memahami dan
mengaplikasikan sifat koligatif larutan
Tujuan Pembelajaran Khusus
Setelah mempelajari dan mengerjakan soal latihan pada bab ini Anda diharapkan
1. mampu menentukan atau menghitung tekanan uap larutan jika diketahui
besarnya zat terlarut;
2. mampu menentukan berat molekul zat terlarut jika diketahui titikbeku
larutan dan pelarut murni;
3. mampu menentukan atau menghitung jumlah zat terlarut jika diketahui
titik didih larutan dan jenis zat terlarut;
4. menentukan tekanan osmosis suatu larutan jika diketahui jenis zat
terlarutnya;
5. mampu membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit;
. mampu menghitung massa molekul zat terlarut baik elektrolit maupun
non elektrolit bila diketahui sifat koligatifnya dan konsentrasi zat terlarut.
Pendahuluan
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada ma!amnya
zat terlarut tetapi hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut "konsentrasi zat terlarut.
Se!ara umum# gambaran sifat koligatif larutan ditunjukkan pada gambar 5.1 berikut ini.
$ambar 5.1 $ambaran %mum Sifat &oligatif
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'
Apabila suatu pelarut ditambah dengan sedikit zat terlarut "gambar 5.1(# maka akan
didapat suatu larutan yang mengalami
1. penurunan tekanan uap jenuh#
2. kenaikan titik didih#
3. penurunan titik beku#
4. tekanan osmosis.
)anyaknya partikel dalam larutan ditentukan oleh konsentrasi larutan dan sifat larutan
itu sendiri. *umlah partikel dalam larutan non elektrolit tidak sama dengan jumlah
partikel dalam larutan elektrolit# +alaupun konsentrasi keduanya sama. ,al ini
dikarenakan larutan elektrolit terurai menjadi ion-ionnya# sedangkan larutan non
elektrolit tidak terurai menjadi ion-ion. .engan demikian sifat koligatif larutan
dibedakan atas sifat koligatif larutan non elektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit.
)erdasarkan hal tersebut#maka setelah mempelajari bab ini diharapkan Anda
mempunyai kemampuan yang tertuangkan dalam tujuan pembelajaran umum dan
tujuan pembelajaran khusus.
5.1 Konsentrasi Larutan
&onsetrasi larutan merupakan !ara untuk menyatakan hubungan kuantitatif antara zat
terlarut dan pelarut.
&onsentrasi / jumlah zat tiap satuan 0olum "besaran intensif(
1arutan en!er / jumlah zat terlarut sangat sedikit
1arutan pekat / jumlah zat terlarut sangat banyak
2ara menyatakan konsentrasi/ molar# molal# persen# fraksi mol# bagian per sejuta
"ppm(#
Molaritas (M)
3olaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan. 4umus 3olaritas
adalah
2ontoh
)erapakah molaritas 5.4 gram 6a7, "3r 8 45( dalam 255 m1 larutan9
*a+ab /
konsentrasi 6a7, 8 "5#4:45(: 5#25 8 5#43
Normalitas (N)
6ormalitas merupakan jumlah mol-eki0alen zat terlarut per liter larutan. ;erdapat
hubungan antara 6ormalitas dengan 3olaritas# yaitu 6 8 3 < 0alensi
Mol-ekivalen
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
=
Asam/basa/ jumlah mol proton:7,
-
yang diperlukan untuk menetralisir suatu
asam : basa.
2ontoh / 1 mol 2a"7,(
2
akan dinetralisir oleh 2 mol proton;
1 mol 2a"7,(
2
setara dengan 1 mol-eki0alen; CaO!"
#
1$ % CaO!"
#
#N
Re&o's / jumlah mol elektron yang dibutuhkan untuk mengoksidasi atau mereduksi
suatu unsur
2ontoh / 1 mol >e
?3
membutuhkan 3 mol elektron untuk menjadi >e;
1 mol >e
?3
setara dengan 3 mol-eki0alen;
>e
?3
/ 1 3 8 >e
?3
3 6 atau >e
2
7
3
6
Molalitas (m)
3olalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1555 gram pelarut.
4umus 3olalitas adalah m 8 nol terlarut < "1555:p(.
p/ massa pelarut dalam gram
2ontoh /
)erapa molalitas 4 gram 6a7, "3r 8 45( dalam 555 gram air9
*a+ab /
molalitas 6a7, 8 "4:45(:555 g air
8 "5.1 < 2 mol(:1555 g air 8 5#2 m
Fraksi Mol (X)
>raksi mol adalah perbandingan antara jumlah mol suatu komponen dengan jumlah total
seluruh komponen dalam satu larutan. >raksi mol total selalu satu. &onsentrasi dalam
bentuk ini tidak mempunyai satuan karena merupakan perbandingan.
2ontoh /
Suatu larutan terdiri dari 2 mol zat A# 3 mol zat )# dan 5 mol zat 2.
,itung fraksi mol masing-masing zat@
*a+ab / A
A
82:"2?3?5(85.2 dan A
)
83:"2?3?58 5.3 # A
2
8 5 : "2?3?5( 8 5.5
A
A
? A
)
? A
2
8 1
Persen Berat (% ww)
Bersen berat menyatakan jumlah gram berat zat terlarut dalam 155 gram larutan
2ontoh /
1arutan gula 5C# berarti dalam 155 gram larutan gula terdapat
"5:155( < 155 gram gula 8 5 gram gula
"155 - 5( gram air8 D5 gram air
Ba!ian per juta (part per million" ppm"
ppm 8 massa komponen larutan "g( per 1 juta g larutan
%ntuk pelarut air 8 1 ppm setara dengan 1 mg:liter.
#ontoh Perhitun!an
1. ,itunglah 0olume larutan 5#55 3 ,2l yang diperlukan untuk melarutkan 2#4 gram
logam magnesium "Ar 8 24 g:mol(.
*a+ab /
3g
"s(
? 2 ,2l
"aE(
3g2l
2"aE(
? ,
2"g
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
D
Satu mol 3g setara dengan 2 mol ,2l "lihat persamaan reaksi(.
3ol ,2l 8 2 < mol 3g
8 2 < 5#1 mol 8 5#2 mol
1. )erapa konsentrasi larutan akhir yang dibuat dari larutan dengan 5 3olar
sebanyak15 m1 dan dien!erkan sampai dengan 0olume 155 m1.
*a+ab /
2. )erapa konsentrasi larutan 6a2l akhir yang dibuat dengan melarutkan dua
larutan 6a2l# yaitu 255 m1 6a2l 23 dan 255 m1 6a2l 43.
*a+ab/
5.# (enurunan Te'anan Ua) *enu+
5.#.1 (roses (en,ua)an
Broses penguapan adalah proses perubahan suatu !airan menjadi bentuk gas atau uap#
sehingga !airan melalui penguapan akan berkurang 0olumenya.jika dalam keadaan
terbuka %ntuk tempat !aairan yang tertutup seperti gambar 5.2.
$ambar 5.2 Broses Benguapan Suatu 2airan
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'5
Bada a+al per!obaan# ketinggian di kedua kaki pipa akan sama sebab belum ada
molekul air yang menguap. Setelah beberapa jam terjadi perubahan ketinggian raksa
pada pipa % "gambar tabung sebelah kanan(. Berubahan ketinggian kaki pada pipa %
tersebut menandakan adanya tekanan yang disebabkan oleh molekul air yang telah
menguap. 3olekul air yang berada di permukaan air akan mulai menguap terus menerus
sampai diperoleh 'ea&aan setimban,.
Bada keadaan setimbang ini# jumlah molekul air yang menguap meninggalkan !airan
akan sama dengan jumlah molekul air yang masuk ke dalam !airan. ;ekanan yang
terjadi kkesetimbangan !airan dengan uap molekul !airan diatasnya disebut sebagai
-Tekanan Uap cairan.. 2airan yang dimaksud merujuk pada air# etanol# bensena# dan
senya+a-senya+a lain yang ber+ujud !air yang umumnya dipakai sebagai pelarut#
istilah Ftekanan uap !airan disebut sebagai -tekanan uap pelarut$.
5.#.# Te'anan ua) /arutan &en,an 0at ter/arut non 1o/ati/
)esarnya tekanan uap pelarut tidak dipengaruhi oleh jumlah pelarut itu sendiri
melainkan dipengaruhi oleh suhu.#misalnya pada suhu kamar "25
o
2( diperoleh bah+a
tekanan uap air adalah sebesar 25 mm,g. *ika air digunakan untuk melarutkan zat yang
non0olatile "zat yang tidak mudah menguap( !ontohnya glukosa ke dalam air# maka
akan terjadi penurunan tekanan uap . 3isalnya pada suhu 25
o
2# tekanan uap larutan
glukosa diperoleh sebesar 1=.5 mm,g.
Bada setiap suhu# zat !air selalu mempunyai tekanan tertentu. ;ekanan ini adalah
tekanan uap jenuhnya pada suhu tertentu. Benambahan suatu zat terlarut ke dalam zat
!air menyebabkan penurunan tekanan uapnya. ,al ini disebabkan karena zat terlarut itu
mengurangi bagian atau fraksi dari pelarut# sehingga ke!epatan penguapan berkurang
seperti ditunjukkan pada $ambar 4.2 berikut ini.
$ambar 5.2 Benurunan ;ekanan %ap
3enurut 4aoult tekanan uap jenuh larutan "p( dapat dinytakan dengan persamaan 4.1
B 8 B
o
. A
)
"4.1(
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'1
keterangan
B / tekanan uap jenuh larutan
B
o
/ tekanan uap jenuh pelarut murni
A
)
/ fraksi mol pelarut
&arena A
A
? A
)
8 1# maka persamaan di atas dapat diperluas menjadi
B 8 B
o
"1 - A
A
( sehingga
B 8 B
o
- B
o
. A
A
B
o
- B 8 B
o
. A
A
GB 8 p
o
. A
A
"4.2(
GB / penuruman tekanan uap jenuh pelarut
p
o
/ tekanan uap pelarut murni
A
A
/ fraksi mol zat terlarut
Conto+ 2
,itunglah penurunan tekanan uap jenuh air# bila 45 gram glukosa "3r 8 1=5( dilarutkan
dalam D5 gram air@ .iketahui tekanan uap jenuh air murni pada 25
o
2 adalah 1= mm,g.
Jawab
3ol glukosa 8 45:1=5 8 5#25 mol
3ol air 8 D5:1= 8 5#5 mol
>raksi mol glukosa "Ag( 8 5#25: "5#25 ? 5#5( 8 5#25:5#258 5#54=
Benuruan tekanan uap jenuh air
GB 8 p
o
. A
A
8 1= < 5#54= mm,g 8 5#=4 mm,g
3.#.4 Te'anan ua) /arutan &en,an 0at ter/arut bersi5at 1o/ati/e
Suatu larutan yang zat terlarutnya bersifat 0olatile# misalnya !ampuran ini adalah air-
etanol# bensena-toluena# atau aseton-etil asetat. &arena zat terlarut bersifat 0olatil maka
uap zat terlarut ini berkontribusi terhadap total uap larutan. %ap yang terdapat di dalam
larutan jenis ini dibangun dari molekul zat terlarut dan molekul pelarut. Berhatikan
$ambar 5.3 berikut ini .
$ambar 5.3 2ampuran Hat Iolatil dengan Belarut
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'2
3aka total tekanan uap larutan dapat dinyatakan dengan persamaan
(/arutan % (1 6 (# 6 (4 6 77..(n
dengan#
B1 8 A1.B1o # B2 8 A2.B2o# B3 8 A3.B3o# Bn 8 An.Bno
3enurut ,ukum 4auolt hanya berlaku untuk larutan yang bersifat ideal atau larutan
en!er "dengan konsentrasi rendah(. 1arutan ideal di!apai jika interaksi antara solut-
solut# sol0en-sol0en# solut-sol0en adalah hampir sama. 2ampuran yang memenuhi
hukum 4aoult "bersifat ideal( !ontohnya adalah bensena-toluen. Ben!ampuran keduaya
menghasilkan entalpi yang hampir bernilai nol F5J sehingga !ampuran ini bersifat
FidealJ. $rafik larutan ideal digambarkan dalam gambar 5.4 berikut ini.
$aambar 5.4 1arutan Kdeal 3emenuhi ,ukum 4oult
*ika pada +aktu melarutkan zat terlarut ke dalam suatu pelarut dibebaskan panas
"eksoterm( maka nilai entalpinya adalah negatif sehingga interaksi yang kuat antara
pelarut dan zat terlarut dapat terjadi. ,al ini menyebabkan pelarut memiliki
ke!enderungan yang ke!il untuk menguap maka nilai tekanan uap larutannya akan jauh
lebih ke!il dibandingkan dengan nilai yang diramalkan dari hukum 4aoult. Beristi+a ini
disebut sebagai Fde0iasi negatif hukum 4aoultJ. 2ontoh melarutkan aseton dengan air
atau !ampuran antara kloroform dengan aseton. Knteraksi kuat aseton-air atau aseto-
klorofom disebabkan terbentuknya ikatan hidogendi antara keduanya. $rafik de0iasi
negatif ditunjukkan pada gambar 5.5 berikut ini
$ambar 55
$rafik
Benyimpangan
6egatif
*ika zat terlarut
dalam pelarut
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'3
terjadi penurunan suhu "endoterm( nilai entalpi positif# ini mengindikasikan adanya
interaksi yang lemah antara pelarut dengan zat terlarutnya. Akibatnya zat terlarut dan
pelarut sama-sama memiliki ke!enderungan menguap sehingga nilai tekanan uapnya
akan jauh lebih tinggi dari hasil yang diperoleh "diprediksikan( dengan hukum raoult.
Beisti+a ini disebut sebagai Fde0iasi positif hukum 4aoultJ. 2ontoh etanol dalam
heksana# bensena-etil alkohol# karbondisulfida-aseton# atau klorofom-etanol. $rafik
de0iasi positif hukum raoult digambarkan seperti ini
$ambar 5. $rafik Benyimpangan Bositif
5.#.4 (enentuan massa mo/e'u/ 0at ter/arut
3assamolekul zat terlarut sukar menguap dapat ditentukan dengan mengukur penuruan
tekanan uap jenuh larutan yang dihasilkan dari proses pelarutan zat . *ika massa molekul
zat terlarut akan ditentukan#maka hal perlu dilakukan adalah
menimbang zat terlarut " + gram(#
mengukur 0olume atau menimbang pelarut " p gram(#
melarutkan zat terlarut dalam pelarut dengan massa pelarut p gram.
*ika massa molekul zat terlarut 3a dan massa molekul pelarut adalah 3b #maka massa
molekul zat terlarut dapat dihitung berdasarkan berikut ini
3ol zat terlarut "nA( 8 +:3a dan mol pelarut "n)( 8 p:3b
*ika harga ini disubstitusikan ke persaaman hukum 4oult
GB 8 B
o
. A
A
GB 8 B
o
. "+:3a(:"+:3a ? p:3b(
&arena hukum 4oult berlaku untuk larutan sangat en!er# maka jumlah mol zat terlarut
+:3a adalah sangat ke!il# sehingga +:3a ? p:3b diasumsikan sama dengan p:3b.
7leh karena itu# persamaan di atasmenjadi
GB 8 B
o
. "+:3a(:"+:3a ? p:3b(
atau
GB 8 B
o
. "+:3a(:" p:3b(
"4.3(
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'4
#ontoh soal
.alam 155 gram air pada suhu 55
o
2dilarutkan 1=#2 gram urea mengalami penurunan
tekanan uap 5 mm,g. ,itung massa molekul urea@ .iketahui tekanan uap air pada
suhu tersebut adalah D2 mm,g.
Jawab
GB 8 p
o
. "+:3a:"p:3b( atau 3a 8 p
o
. "+:Gp(:" p:3b(
3a 8 D2."1=#2:5(:"155:1=( 8 5#23
*adi massa molekul urea 8 5#23 g:mol
3.4 Kenai'an Titi' 8i&i+ 9Tb" &an (enurunan Titi' Be'u 9T5"
3.4.1 Kenai'an titi' &i&i+
Adanya penurunan tekanan uap jenuh mengakibatkan titik didih larutan lebih tinggi dari
titik didih pelarut murni. %ntuk /arutan non e/e'tro/it kenaikan titik didih dinyatakan
dengan#
G;
b
8 m . &
b
"4.4(
&eterangan
G;
b
8 kenaikan titik didih "
o
2(
m 8 molalitas larutan
&
b
8 tetapan kenaikan titik didih molal
"L menyatakan massa zat terlarut(# maka kenaikan titik didih larutan dapat dinayatakan
sebagai/
"4.5(
Apabila pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm# maka titik didih larutan ";b(
dinyatakan sebagai /
T
b
% 1:: 6 9T
b
"
o
C
;b / titik didh larutan
5.4.# (enurunan Titi' Be'u
>enomena penurunan titik beku larutan sangat menarik karena hal ini berhubungan
langsung dengan kehidupan manusia# !ontohnya# penggunaan etilen glikol sebagai
bahan Fantibeku yang dipakai di radiator mobil sehingga air ini tidak membeku pada
saat dipakai di musim dingin.. )eberapa ikan di daerah artika mampu melepaskan
sejumlah senya+a untuk menghindari darahnya beku# atau dengan menggunakan teknik
penurunan titik beku dapat ditentukan massa molar atau menentukan derajat ionisasi
suatu zat elektrolit. %ntuk penurunan titik beku persamaannya dinyatakan sebagai/
G;
f
8 &f.m "4.(
G;
f
8 &f . "+:3r("155:p(
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'5
atau
3r 8 "+.155. &f(:"p.G;f( "5.'(
&eterangan
G;
f
8 penurunan titik beku
m 8 molalitas larutan
&f 8 tetapan penurunan titik beku molal
L 8 massa zat terlarut
3r 8 massa molekul relatif zat terlarut
p 8 massa pelarut
Apabila pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm# maka titik beku larutannya dinyatakan
sebagai/
;f 8 "7 - G;
f
(
o
2
;etapan kenaikan titik didih molal "&b( dan tetapan penurunan titik beku molal
beberapa pelarut ditunjukkan pada ;abel 4.1 berikut ini
;abel 4.1 Teta)an Kenai'an Titi' 8i&i+ Kb" &an (enurunan Titi' Be'u K5"
Bebera)a (e/arut
(e/arut Titi' 8i&i+ Teta)an Kb" Tit' be'u K5
Aseton 5#2 1#'1 -D5#35 2#45
)enzena =5#1 2#53 5#45 5#12
&amfer 254#5 5#1 1'D#= 3D#'
&arbon
tetraklorida
'#5 4#D5 -23 2D#=
Sikloheksana =5#' 2#'D #5 25#1
6aftalena 21'#' 5#=5 =5#5 #D4
>enol 1=2 3#54 43 '#2'
Air 155#5 5#52 5 1#=
#ontoh soal
1. Bada tekanan tertentu# aseton mendidih pada suhu 5#3=
o
2 dan suatu larutan terbuat
dari 1#41 gram senya+a A dalam 25 gram aseton mendidih pada suhu 5#==
5
2. *ika
&d aseton setiap 1555 gram adalah 1#'. ,itung massa molekul zat A@
2. .alam 255 gram air dilarutkan 55 gram glukosa. *ika massa molekul glukosa
adalah 1=5. ;entukan titik didih dan titikbeku larutan tersebut@ .iketahui pada
tekanan uap tersebut # air mendidih pada suhu DD#'55
o
2 dan &b air 8 5# 52
5
2 # &f
air 8 1#=
o
2.
Jawab
1. Benurunan titik didh larutan jenuh aseton "G;b( 8 5#==
5
2 - 5#3=
5
2 8 5#55
5
2
a. 3r 8 &b. "+.155.:"p.G;b(
b. 3r 8 1#'."1#41.1555. :"25.5#55( 8 1#' . 141 8 235
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'
!. *adi massa molekul zat A 8 235 g:mol.
2.
G;b 8 5#52. "55:1=5( "1555:255( 8 5#5=
5
2 .
*adi titik didih larutan jenuh 8 DD#'5 ? 5#5= 8 155#33
5
2.
G;f 8 1#= "55:1=5("1555:255( 8 2#5'
;itik beku larutan jenuh 8 5 M 2#5'
5
2
5. 3 Te'anan Osmosis
7smosis merupakan suatu proses dimana suatu !airan dapat mele+ati suatu membrane
semi permeabel se!ara langsung. Apabila terdapat dua buah liEuid yang dipisahkan
dengan suatu membrane semipermeabel "lihat gambar 4.'a ( jika salah satu kaki berisi
pelarut murni misalnya air# dan satu kaki yang lain berisi larutan 6a2l dalam air.
;ekanan osmosis adalah tekanan yang diberikan pada larutan untuk menghentikan
perpindahan molekul-molekul pelarut ke dalam larutan melalui membran semi
permeabel "proses osmosis( seperti ditunjukkan pada gambar 4.' b.
3enurut IanNt hoff tekanan osmosis mengikuti hukum gas ideal
BI 8 n4;
&arena tekanan osmosis 8 O maka
PQ 8 "n:I(4;# jika 0olume dalam 1 liter# maka "n:I( 8 2
PQ 8 24; "5.=(
&eterangan
PQ 8 tekanan osmosis "atmosfir(
2 8 konsentrasi larutan "3(
4 8 tetapan gas uni0ersal. 8 5#5=2 1.atm:mol &
; 8 suhu mutlak "&(
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
''
$ambar 5 .' Broses 7smosis dan ;ekanan 7smosis
)erdasarkan $ambar 5.' ditunjukkan bah+a larutan pekat dengan larutan en!er
dipisahkan oleh selaput tipis "membrane semipermeabel(. Bada membrane
semipermeabel adakan terjadi proses perpindahan pelarut dari larutan en!er menuju
larutan pekat. Agar tidak terjadi perpindahan pelarut tersebut#maka diberikan tekanan
yang berfungsi untuk menahan proses tersebut. ;ekanan tersebut disebut tekanan
osmosis.
)erdasarkan besarnya tekanan osmosis yang diberikan terdapat tiga jenis larutan# yaitu
seperti berikut
larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari yang lain disebut
larutan ,ipotonis#
larutan yang mempunyai tekanan lebih tinggi dari yang lain disebut larutan
,ipertonis#
larutan yang mempunyai tekanan osmosis sama disebut larutan Ksotonis.
$ambar 5.= ;ipe 1arutan Akibat ;ekanan 7smosis
Man%aat Mempelajari Tekanan &smotik
;ekanan osmotik berpegaruh terhadap sel didalam tubuh# pengaruh tekanan osmotik
berhubungan dengan FosmoregulasiJ yaitu mekanisme homeostatis suatu sel organisme
untuk men!apai kesetimbangan tekanan osmotik dengan lingkungannya. *ika tekanan
osmotik di dalam sel dengan luar sel seimbang maka dikatakan sebagai keadaan
isotonik pada keadaan ini 0olume sel tidak mengalami perubahan 0olume. *ika tekanan
osmotik didalam sel lebih besar maka !airan dalam sel bisa keluar sehingga sel akan
mengkerut# sebaliknya disebut hipotonik yaitu liEuid diluar sel akan masuk ke sel
sehingga sel akan bertambah besar
#ontoh latihan
,itung tekanan osmosis larutan yang dibuat dengan melarutkan 5 gram glukosa "3r 8
1=5g:mol( dalam air sampai 0olume 555 m1 larutan pada suhu 2'
o
2.
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'=
Pen'elesaian
PQ 8 24; 8 R "5:1=5( mol. :5#5 1S. 5#5=2 1atm :mol &. 355 &
8 1#4 atm
5.5 Si5at Ko/i,ati5 Larutan ;/e'tro/it
Seperti telah dijelaskan pada bab KKK bah+a larutan elektrolit di dalam pelarutnya
mempunyai kemampuan untuk mengion. ,al ini mengakibatkan larutan elektrolit
mempunyai jumlah partikel yang lebih banyak daripada larutan non elektrolit pada
konsentrasi yang sama.
#ontoh
1arutan 5#5 molal glukosa dibandingkan dengan iarutan 5#5 molal garam dapur.
untuk larutan glukosa dalam air jumlah partikel "konsentrasinya( tetap# yaitu 5.5
molal#
untuk larutan garam dapur/ 6a2l
"aE(
T 6a
?
"aE(
? 2l
-
"aE(
karena terurai menjadi 2
ion# maka konsentrasi partikelnya menjadi 2 kali semula 8 1.5 molal.
%kuran kemampuan untuk mengion zat elektrolit adalah derajat ionisasi. )esarnya
derajat ionisasi ini dinyatakan sebagai
UQ 8 jumlah mol zat yang terionisasi:jumlah mol zat mula-mula
%ntuk larutan elektrolit kuat# harga derajat ionisasinya mendekati 1# sedangkan untuk
elektrolit lemah# harganya berada di antara 5 dan 1 "5 V U V 1(. Atas dasar kemampuan
ini# maka larutan elektrolit mempunyai pengembangan di dalam perumusan sifat
koligatifnya.
Fa'tor Van<t !o55 "i( adalah parameter untuk mengukur seberapa besar zat terlarut
berpengaruh terhadap sifat koligatif "penurunan tekanan uap# kenaikan titik didih#
penurunan titik beku# dan tekanan osmotik(. >aktor IanNt ,off dihitung dari besarnya
konsentrasi sesunguhnya zat terlarut yang ada di dalam larutan dibanding dengan
konsentrasi zat terlarut hasil perhitungan dari massanya. %ntuk zat non elektrolit maka
0aktor IanNt ,offnya adalah 1 dan nonelektrolit adalah sama dengan jumlah ion yang
terbentuk didalam larutan. >aktor IanNt ,off se!ara teori dapat dihitung dengan
menggunakan rumus/ i % 1 6 n=1" U"
.engan U adalah derajat ionisasi zat terlarut dan n adalah jumlah ion yang terbentuk
ketika suatu zat berada didalam larutan. %ntuk non elektrolit maka U 8 o dan n adalah 1
dan untuk elektrolit di!ontohkan sebagai berikut/
2

,
12
7

,
12
7

n 8 1
6a2l - 6a
?
? 2l
-
n 8 2
2a2l
2
2a
2?
? 22l
-
n 8 3
6a
3
B7
4
36a
?
? B7
4
-
n 8 4
2u
3
"B7
4
(
2
32u
2?
? 2B7
4
3-
n 8 5
%ntuk &enaikan ;itik .idih dinyatakan sebagai /
n menyatakan jumlah ion dari larutan elektrolitnya.
%ntuk Benurunan ;itik )eku dinyatakan sebagai /
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
'D
%ntuk ;ekanan 7smosis dinyatakan sebagai /
PQ 8 2 4 ; R1? U"n-1(S
#ontoh soal
1. ,itunglah kenaikan titik didih dan penurunan titik beku dari larutan 5#=5 gram
garam dapur "3r 8 5=.5( dalam 255 gram air@ "untuk air# &b8 5.52 dan &f8 1.=(
*a+ab /
1arutan garam dapur#
2atatan/
*ika di dalam soal tidak diberi keterangan mengenai harga derajat ionisasi# tetapi
kita mengetahui bah+a larutannya tergolong elektrolit kuat# maka harga derajat
ionisasinya dianggap 1.
2. ;entukan penurunan titik beku dari 155 g metanol "2,
3
7,( dalam 555 g@
Pen'elesaian
1 mol 2,
3
7, 8 155 g: 32 g:mol 8 3#1 mol
m 8 3.1 : 5.555 &g 8 #2 m
G ; 8 kf < m 8 1#= < #2 811#5
;itik beku larutan 8 M 11#5
o
2
3. ;entukan kenaikan titik didi/ 3 g 2a"67
3
(
2
dalam 5 g air@
3ol 2a"67
3
(
2
8 3 : 14 g:mol 85.51= mol
molalitas 8 5.51= mol : 5.55 &g 8 5.3 m
2a"67
3
(
2
2a
2?
? 67
3
2-
8W i 8 3
G; 8 i < kb < m 8 3 < 5.512 < 5.3 8 5.4
;itik didih larutan . 8 155.4 Q2
5.> Ran,'uman
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada ma!amnya
zat terlarut tetapi hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut "konsentrasi zat terlarut(.
Sifat koligatif larutan meliputi
penurunan tekanan uap jenuh#
kenaikan titik didih#
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
=5
penurunan titik beku#
tekanan osmosis.
)anyaknya partikel dalam larutan ditentukan oleh konsentrasi larutan dan sifat larutan
itu sendiri. *umlah partikel dalam larutan non elektrolit tidak sama dengan jumlah
partikel dalam larutan elektrolit# +alaupun konsentrasi keduanya sama. Bersamaan sifat
koligatif larutan non elektrolit
Benurunan tekanan uap
GB 8 p
o
. A
A
&eterangan
GB / penuruman tekanan uap jenuh pelarut
p
o
/ tekanan uap pelarut murni
A
A
/ fraksi mol zat terlarut
&enaikan titik didih
G;
b
8 m . &
b
8 "+:3r("1555:p(&b
Benurunan ;itik beku " G;f(
;ekanan osmosis PQ 8 24;
keterangan
PQ 8 tekanan osmosis "atmosfir(
2 8 konsentrasi larutan "3(
4 8 tetapan gas uni0ersal. 8 5#5=2 1.atm:mol &
; 8 suhu mutlak
Sifat koligatif larutan elektrolit menggunakan persamaan berikut.
%ntuk &enaikan ;itik .idih dinyatakan sebagai /
n menyatakan jumlah ion dari larutan elektrolitnya.
%ntuk Benurunan ;itik )eku dinyatakan sebagai /
%ntuk ;ekanan 7smosis dinyatakan sebagai /
PQ 8 2 4 ; R1? U"n-1(S
5.? Soa/ (e/ati+an
&erjakan soal berikut dengan benar dan jelas
1. ;entukan konsentrasi larutan berikut dalam molalitas# molaritas# normalitas# ppm#
dan persen berat :berat "C b:b( serta fraksi mol@
a. larutan 6a2l 5#=5 g:1
b. larutan gula #=4 g :1 "34 gula 8 342(
!. 4#D g 2uS7
4
.5,
2
7 dilarutkan dalam air hingga 0olume 555 m1 larutan
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
=1
d. 2ampuran 24 m1 alkohol "massa jenis 5# =3 g:m1( dengan 2 m1 air " massa
jenis 81#5 g:m1(
2. ;entukan massa molekul zat A@
a. jika 25 g zat A dilarutkan dalam D55 gram air mendidih pada suhu 155#1=D
5
2
pada tekanan 1 atm. &b air 8 5#512
5
2
b. jika 5#=5 g zat A yang merupakan elektrolit biner dalam '55 gram air
terionisasi dengan derajat ionisasi 8 5#D5 membeku pada suhu -5#54'1
5
2. "&f
air 8 1#=(
!. *ika 1#'5 gram zat A dalam air sampai 0olume 155 m1 mempunyai tekanan
osmosis 5#=1 atm
d. jika D gram zat A dalam 1=5 gram air pada suhu 25
o
2 mengalami penurunan
tekanan uap sebesar 2#25 mm,g. .iketahui tekanan uap pelarut pada suhu 25
5
2 adalah 1'#5 mm,g
3. ;entukan titik belarutan dan titik didih larutan dari larutan berikut@
a. larutan alkohol dan air dengan perbandingan 0olume 1/4 jika masa jenis alkohol
5#= g:m1 dan air 8 1#5 g:m1.
b. larutan kalium sulfat 5#= m dengan derajad ionisasi 5#D2
!. larutan yang terbuat dari 11#' g 6a2l dalam 255 gram air
d. larutan gula 2#5 m
4. .alam 555 gram air dilarutkan 5#=5 gram garam dapur "6a2l( mendidih pada suhu
155# 35'
o
2 pada tekanan 1 atm. ;entukan harga derajat ionisasi 6a2l jika &b 8 1#=
5. )erapakah titik didih dan titik beku larutan 3 m gula# 3 m 1i67
3
# 3 m Bb"2l7
3
(
2
#
dan 3 m "6,
4
(
3
B7
4
9
. )erapakah titik didih larutan 1D gram urea 27"6,
2
(
2
dalam =5 gram air9 *ika
diketahui &b air 5.512 2:m
'. &e dalam 255 gram air ditambahkan 11#' gram garam dapur# jika &f81#=# &b8
5#52 dan Ar 6a 8 23 2l 8 35#5# tentukan titik didih larutan titik beku larutan@
=. Sebanyak 45 g senya+a dengan rumus molekul ",
2
27(< # dilarutkan dalam 555 g
air "&f8 1#=
5
2:m(. *ika titik beku senya+a ini 5#D3
o
:2 dan Ar 28 12# ,81# 781#
tentukan harga <@
D. ;itik beku bensena 2

murni adalah 5#4=2# apabila 25 gram suatu senya+a


dilarutkan dlam 555 gram bensena maka titik beku larutan sekarang menjadi 3#''
o
2.
)erapakah berat molekul zat tersebut jika diketahui &f bensena 5#12 2:m9
15. ;entukan tekanan uap larutan yang dibuat dengan melarutakan 4D g kalsium klorida
"2a2l
2
( dalam 155 gram air pada 25
o
2@ ;ekanan uap air pada 25
o
2 adalah 23#= atm.
11. ;itik beku bensena 2

,

murni adalah 5#4=
o
2# apabila 25 gram suatu senya+a
dilarutkan dlam 555 gram bensena maka titik beku larutan sekarang menjadi 3#''
o
2.
)erapakah massa molekul zat tersebut jika diketahui &f bensena 5#12 2:m9
12. ;entukan titik beku dari 1#5 liter air "massa jenis 1#5 g:m1( ditambah 25 ml etilen
glikol "3r82 g:m1 dan massa jenis 5#=5 g:m1(. *ika &f air 8 1#=.
13. .alam 555 m1 air pada suhu 2'
5
2 dilarutkan 114 gram gula tebu "3r8 342 g:mol(
akan mengalami penurunan tekanan uap. ,itung besarnya penurunan tekanan uap
larutan tersebut# jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah D2#5 mm,g@
14. Suatu larutan mempunyaai tekanan uap '#5 2m,g pada 155
o
2. ;entukan <# jika <
g zat A "3r / 5 g:mol( dilarutkan dalam 555 gram air9
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
=2
15. .alam 555 gram air dilarutkan 5 gram glukosa. *ika massa molekul glukosa
adalah 1=5. ;entukan titik didih dan titik beku larutan tersebut@ .iketahui pada
tekanan uap tersebut # air mendidih pada suhu DD#'55
o
2 dan &b air 8 5# 52
o
2 # &f air
8 1#=
o
2.
1. .alam 255 gram air dilarutkan 55 gram glukosa. *ika massa molekul glukosa
adalah 1=5. ;entukan titik didih dan titikbeku larutan tersebut@ .iketahui pada
tekanan uap tersebut# air mendidih pada suhu DD#'55
o
2 dan &b air 8 5# 52
o
2 # &f air
8 1#=
5
2.
1'. *ika tekanan osmosis larutan glukosa 5#5 3 mempunyai tekanan osmosis yang sama
dengan larutan 6a2l 5#2'5 3 pada kondisi lingkungan yang sama. ;entukan harga
deraaja ionisasi 6a2l pada kondisi tersebut@S
1=. ;entukan tekanan osmosis larutan asam sulfat 5#2 3 pada suhu 2'
5
2# jika derajat
ionisasi asam sulfat 8 5#D2@
Kimia Fisika D3-Teknik Kimia
=3