P. 1
pendahuluan

pendahuluan

|Views: 1,419|Likes:
Dipublikasikan oleh sopihah
Laporan Prakerin
Laporan Prakerin

More info:

Published by: sopihah on Nov 19, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

I. Latar Belakang Dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar alinea ke – 4 dinyatakan bahwa Tujuan Nasional Negara Republik Indonesia adalah : 1. Membentuk Indonesia. 2. Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 3. Melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk mewujudkan tujuan tersebut telah dibentuk perangkat pemerintah dalam rangka pelaksanaan azas desentralisasi yang disebut pamong praja mulai dari tingkat propinsi, kabupaten sampai kecamatan. Berdasarkan pasal 126 ayat (2) Undang – Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, dijelaskan kecamatan dipimpin oleh Camat yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang bupati atau walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Selain tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Camat juga menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : a. mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat; b. mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum; suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah

Laporan Tahunan 2007

1

c. mengkoordinasikan perundang-undangan; d. mengkoordinasikan pelayanan umum;

penerapan

dan

penegakan dan

peraturan fasilitas

pemeliharaan

prasarana

e. mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan; f. membina kelurahan; g. melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/ atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan. II. Dasar Hukum Dasar hukum sebagai pijakan dalam melaksanakan tugas dan fungsi Camat Ciawi berpedoman kepada berbagai ketentuan dan peraturan yang telah digariskan, antara lain; 1. 2. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2001 tentang Pelaporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 3 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kecamatan; Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2004 tentang Rencana Strategis Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun 2003 – 2008; 4. 5. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 40 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan; Keputusan Camat; Bupati Bogor Nomor 6 Tahun 2002 tentang Pelimpahan Kewenangan Pemerintahan dari Bupati kepada penyelenggaraan pemerintahan desa dan/ atau

Laporan Tahunan 2007

2

6.

Keputusan Bupati Bogor Nomor 062/218/Kpts/Huk/2002 tentang Pendelegasian Kewenangan Penandatanganan Dokumen Administrasi Pelayanan Umum kepada Camat;

7.

Program Kerja Kecamatan Ciawi Tahun 2007.

III. Maksud dan Tujuan 1. Memberikan gambaran dan informasi tentang pelaksanaan tugas dan fungsi Camat Ciawi Kabupaten Bogor selama tahun anggaran 2007. 2. Sebagai sarana evaluasi mengenai berbagai bidang kegiatan yang telah dilaksanakan pelaksanaan lebih baik dalam penyelenggaraan maupun dalam pemerintahan, 3. Tujuannya pemerintah, pembangunan, meningkatkan pembangunan

pembinaan kemasyarakatan. untuk penyelenggaraan dan pembinaan pelaksanaan

kemasyarakatan dalam mencapai masyarakat Kabupaten Bogor yang Maju, Mandiri, Sejahtera berlandaskan iman dan takwa.

Laporan Tahunan 2007

3

BAB II KONDISI UMUM
I. Kondisi Geografis Kecamatan Ciawi secara geografis berada pada ketinggian 530 meter di atas permukaan laut (DPL) dengan curah hujan rata – rata 3206 mm dan suhu udara berisar antara 28 – 29 luas wilayah sebesar 2518 Ha. Secara administratif Kecamatan Ciawi dibagi dalam 13 Desa, 33 Dusun, 75 RW, dan 306 RT. Desa-desa tersebut adalah : No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 NAMA DESA Desa Cileungsi Desa Citapen Desa Cibedug Desa Bojongmurni Desa Jambulwuk Desa Banjarsari Desa Banjarwangi Desa Banjarwaru Desa Pandansari Desa Bendungan Desa Ciawi Desa Telukpinang Desa Bitungsari LUAS WILAYAH ( M2 ) 394,309 240,000 248,010 99,152 153,020 118,525 128,500 74,790 201,710 159,852 109,700 86,000 71,500 KETERANGAN
0

C. serta memiliki

Adapun perbatasan wilayah Kecamatan Ciawi : 1. Sebelah Utara 2. Sebelah Selatan 3. Sebelah Barat 4. Sebelah Timur Sedangkan jarak dengan : • • • Ibu Kota Kabupaten Ibu Kota Propinsi Ibu Kota Negara : 30 Km : 120 Km. : 78 Km 4 : Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor : : : Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Kota Bogor Kecamatan Megamendung Kab. Bogor

Laporan Tahunan 2007

II.

Kondisi Demografis

Jumlah penduduk Kecamatan Ciawi sampai tanggal 31 Desember 2007 berdasarkan rekapitulasi hasil pendataan keluarga tingkat Kecamtan Ciawi tahun 2007 tercatat 91.219 jiwa, dengan perincian sebagai berikut : • • Laki-laki Perempuan : 47.145 jiwa : 44.074 jiwa

II.1. Jumlah jiwa menurut Kelompok Umur : • • • • • • • • • • • • • • • • Usia 0 – 4 tahun Usia 5 – 9 tahun usia 10 – 14 tahun Usia 15 – 19 tahun Usia 20 – 24 tahun Usia 25 – 29 tahun Usia 30 – 34 tahun Usia 35 - 39 tahun Usia 40 – 44 tahun Usia 45 – 49 tahun Usia 50 – 54 tahun Usia 55 – 59 tahun Usia 60 – 64 tahun Usia 65 – 69 tahun Usia 70 tahun e atas Jumlah : 9.191 jiwa : 9.408 jiwa : 9.063 jiwa : 8.795 jiwa : 8.618 jiwa : 7.265 jiwa : 6.583 jiwa : 6.131 jiwa : 5.629 jiwa : 4.923 jiwa : 4.297 jiwa : 3.387 jiwa : 3.129 jiwa : 2.632 jiwa : 2.168 jiwa : 91 219 jiwa

Sedangkan jumlah kepala keluarganya sebanyak 15.071. Kepala Keluarga Laki – laki sebanyak = 13.438 orang

Laporan Tahunan 2007

5

Kepala Keluarga Perempuan sebanyak = 1.633 orang II.2. Jumlah keluarga menurut pendidikan : • • • • Tidak tamat SD Tamat SD – SLTP Tamat SLTA : 3906 : 5872 : 5274

Tamat Perguruan Tinggi : -

II.3. Jumlah KK menurut Pentahapan Keluarga Sejahtera : • • • • • Pra sejahtera Sejahtera I Sejahtera II Sejahtera III Sejahtera IIIplus : 9.247 : 5.824 :::-

III. Kondisi Sosial Budaya Kehidupan sosial budaya masyarakat Kecamatan Ciawi setidaknya dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok, yaitu Budaya Sunda, Betawi, dan Nasional sebagai perwujudan dari pada berkumpulnya beberapa suku bangsa seperti Aceh, Batak, Padang, Jawa, Madura, dan lain sebagainya. Sesuai dengan karakteristik wilayah yang berbatasan dengan Kota Bogor kesibukan masyarakatnya dipenuhi dengan rutinitas “Pelaju” yang bekerja di berbagai sektor kehidupan Kota Bogor dan sekitarnya, sehingga budaya kekeluargaan / kekerabatan dan gotong royong secara fisik jarang ditemukan di masyarakat. Namun demikian tingkat partisipasi dan kepedulian terhadap lingkungannya cukup tinggi yang terlihat dalam tingginya swadaya masyarakat dalam berbagai kegiatan/ proyek.

Laporan Tahunan 2007

6

Dari sisi sosial keagamaan intensitasnya cukup tinggi yang terlihat dari semaraknya perayaan hari-hari besar agama, khususnya agama Islam. Juga terdapatnya Pondok Pesantren Modern, sekolah-sekolah swasta berkualitas nasional seperti Unida dan lain sebagainya. IV. Kondisi Ekonomi Kecamatan Ciawi telah ditetapkan sebagai pusat pertumbuhan utama di wilayah pembangunan tengah Kabupaten Bogor. Seagai pusat pertumbuhan diharapkan akan menjadi simpul distribusi barang dan jasa, juga sebagai pendorong pertumbuhan dan pembangunan wilayah sekitarnya. Dilihat dari segi posisi geografisnya, memiliki keuntungan Karena letaknya yang cukup strategis. Dibatasi oleh Kecamatan Sukaraja di sebelah utara, Kecamatan Megamendung di sebelah Timur, dan Kota Bogor di sebelah Barat. Kecamatan Ciawi diuntungkan oleh adanya jalan tol jagorawi serta Jalan Raya Puncak . Kedua jalan ini sangat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, terutama pada sektor perdagangan. Hal ini dapat dilihat pada banyaknya pelaku usaha bidang perdaganga yang beroperasi di sepanjang jalan raya Puncak Ciawi dan di sekitar Pasar Ciawi. Denyut nadi perekonomian Kecamatan Ciawi diduung oleh sarana dan prasarana wilayah yang ada. Jaringan transportasi di Kecamatan Ciawi cukup baik, kondisi jalan relatif baik, sebagian besar telah beraspal dan seluruh desa yang ada di Kecamatan Ciawi dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 ( empat ) sepanjang tahun. Jalan negara sepanjang 7 km, jalan propinsi 12,5 km, jalan kabupaten 23,35 km dan jalan desa 31,2 km. Kondisi jalan aspal 42 km, jalan diperkeras 6,75 km dan jalan tanah 6,8 km. Jalan negara yang melewati Kecamatan Ciawi termasuk jalan padat terutama pada hari – hari menjelang libur dan pasca liburan. Hal Laporan Tahunan 2007 7

ini disebabkan karena jalur menuju puncak dan perlintasan jalan dari Jakarta menuju Kota / Kabupaten di wilayah Jawa Barat adalah jalur wisata. Sedangkan prasarana perekonomian yang ada adalah 1 buah KUD Mandiri, 3 buah perbankan, 1 pasar kabupaten, 1 pasar desa, jumlah keseluruhan toko / ikios sebanyak 1.134 buah.

V.

Kondisi Keamanan dan Ketertiban Situasi ketentraman dan ketertiban di wilayah Kecamatan Ciawi

cukup kondusif tidak ada kejadian – kejadian yang menonjol yang mengakibatkan terhambatnya penyelenggaraan pemerintahan. Permasalahan yang timbul Di bawah ini diselesaikan dengan cara musyawarah data gangguan keamanan dan

kekeluargaan berdasarkan hukum yang berlaku. disampaikan ketertiban di wilayah Kecamatan Ciawi tahun 2007 sebagai berikut : NO . 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Kejadian Perampokan dengan senjata Pencurian biasa Ranmor roda 4 Ranmor roda 2 Perampokan dengan senjata tajam Pembunuhan Penganiayaan Pemerkosaan Penculikan Perkelahian/ pengrusakan Pengeroyokan Penemuan mayat Pelanggaran narkotika Penipuan Pemerasan Penemuan uang palsu Jumlah 30 4 33 8 1 3 3 30 1 -

/

Laporan Tahunan 2007

8

16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25.

Disambar petir Angin topan/ ribut Longsor Banjir Bunuh diri Kebakaran Tenggelam Kecelakaan lain Kecelakaan lalu lintas Pemogokan/ perselisihan kerja Jumlah

2 1 1 117

VI. Kondisi Politik Lokal Kondisi politik lokal sangat kondusif dan terkendali yang ditandai dengan dapat dilaksanakannya pemilihan kepala desa secara serentak di tujuh desa pada tanggal 11 Maret 2007 dengan hasil sebagai berikut : 1. Desa Citapen : • • • • Jumlah Penduduk : 8.421 Jumlah Hak Pilih : 5.275 orang orang 4.349 orang

Jumlah Hak Pilih Hadir : Perolehan Suara : : : : : : 1.536 855 603 490 464 401 suara suara suara suara suara suara

1. Eman Suaeman 2. Ukar arwita 2. Muhidin 3. Samsudin 4. Muchtar,BSc 6. Tidak sah/ Blanko 2. Desa Jambuluwuk : • • Laporan Tahunan 2007

Jumlah Penduduk : Jumlah Hak Pilih :

5.381 orang 3.531 orang 9

• •

Jumlah Hak Pilih Hadir : Perolehan Suara : : : : : 1.038 suara 645 suara 427 suara 315 suara 161 suara

2.586 orang

1. Achmad Godjali 2. Haju Gilar jaya 3. Kasdudin 4. Atin Prijatna 5. Tidak sah/ Blanko

3. Desa Banjarsari : • • • • 1. Kurnaen 2. Yadisar Sulaeman 3. Hendra 3 Tidak sah / Blanko 4. Desa Bendungan : • • • orang • Perolehan Suara : : : : : 2.725 suara 998 suara 725 suara 426 suara 134 suara 1. Hj Heryati,SE 2. Daman Hermawan 3. H.M. Ading Suherman 4. Tatang Hermawan 5. Tidak sah / Blanko Jumlah Penduduk Jumlah Hak Pilih Jumlah Hak Pilih Hadir : : : 10.295 orang 6.721 orang 5.008 Jumlah Penduduk : Jumlah Hak Pilih : 6.455 orang 4.137 orang 2.921 orang

Jumlah Hak Pilih Hadir : Perolehan Suara : : : : 1.344 suara 892 suara 466 suara 219 suara

Laporan Tahunan 2007

10

5. Desa Ciawi : • • • orang • Perolehan Suara : : : 1.636 suara 1.295 suara 123 suara 1. Dodi Setiawan 2. H. Ridwan, SPd 3. Tidak sah / Blanko 6. Desa Pandansari : • • • • Jumlah Penduduk : Jumlah Hak Pilih : Jumlah Hak Pilih Hadir : Perolehan Suara : : : : : 2.943 suara 470 suara 361 suara 286 suara 147 suara 8.399 orang 5.160 orang 4.207 orang Jumlah Penduduk Jumlah Hak Pilih Jumlah Hak Pilih Hadir : : : 5.820 orang 4.258 orang 2.921

1. H.Zaenudin 2. Ahmad Satibi 3. Pahyuni 4. H.Sulaeman 5. Tidak sah / Blanko 7. Desa Telukpinang : • • • • 2. Sudrajat 3. Lupti Suyudi,SE Laporan Tahunan 2007

Jumlah Penduduk : Jumlah Hak Pilih : Jumlah Hak Pilih Hadir : Perolehan Suara : : :

8.608 orang 4.856 orang 4.018 orang

1. A.Turmudji

1.442 suara 1.125 suara 1.037 suara 11

4. Ma’mun Sm Hk 5. Tidak sah / Blanko VII. Kondisi Pemerintahan

: :

282 suara 132 suara

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 40 tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Bupati kerja dalam Kecamatan, Camat mempunyai tugas membantu menyelenggarakan

pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kehidupan kemasyarakatan serta melaksanakan sebagian kewenangan yang dilimpahkan. Dalam menjalankan tugasnya Kecamatan berfungsi : 1. Penyelenggaraan ketatausahaan kecamatan; 2. Penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan; 3. Pembinaan pemerintahan desa; 4. Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban; 5. Pembinaan dan pengawasan kegiatan program pendidikan dan kesehatan; 6. Pengkoordinasian penyelenggaraan sosial kemasyarakatan; 7. Penyelenggaraan pembangunan; 8. Pengkoordinasian unit perangkat daerah dan UPTD dalam wilayah kecamatan; 9. Pelaksanaan upaya pemberdayaan, menumbuhkan prakarsa, kreatifitas, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Berdasarkan organisasi dan tata kerja, kecamatan terdiri dari : a. Camat Mempunyai tugas membantu bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan serta

Laporan Tahunan 2007

12

melaksanakan didelegasikan.

sebagian

kewenangan

Bupati

yang

b. Sekretaris Camat Mempunyai tugas membantu dan bertanggung jawab kepada Camat dalam melaksanakan pengelolaan ketatausahaan Kecamatan. Fungsi Sekretaris Kecamatan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengelolaan program; Pengelolaan administrasi umum dan kearsipan; Pengelolaan administrasi kepegawaian Kecamatan; Pengelolaan admiinstrasi keuangan Kecamatan; Pengelolaan administrasi aset daerah; dan Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Camat sesuai

bidangnya. c. Seksi Pemerintahan Mempunyai tugas membantu dan bertanggungjawab kepada Camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan urusan pemerintahan. Fungsi Seksi Pemerintahan : 1. Penyelenggaraan pembinaan pemerintahan desa; 2. Penyelenggaraan administrasi kependudukan; 3. Pelaksanaan tugas di bidang pertanahan; 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan bidangnya. d. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Mempunyai tugas dan bertanggung jawab kepada Camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan,

Laporan Tahunan 2007

13

evaluasi, dan pelaporan urusan ketentraman dan ketertiban umum. Fungsi Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum 1. Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum; 2. Penyelenggaraan pembinaan Satuan Polisi Pamong Praja; 3. Pembinaan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat; 4. Penyelenggaraan pembinaan idiologi Negara dan Kesatuan Bangsa; 5. Penegakan berbagai peraturan; 6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan tugasnya. e. Seksi Perekonomian Mempunyai tugas dan bertanggung jawab kepada Camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan urusan perekonomian. Fungsi Seksi Perekonomian : 1. Pembinaan pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian perekonomian; 2. Pembinaan perekonomian desa; 3. Pembinaan, pengawasan, penanggulangan, dan pelaporan pencemaran dan kerusakan lingkungan; 4. Pembinaan, pengembangan, dan pengendalian di bidang pertanian, kehutanan. 5. Pembinaan tenaga kerja dan transmigrasi; 6. Pembinaan dan pengembangan industri koperasi dan usaha kecil menengah (UKM); 7. Pembinaan dan pengembangan kepariwisataan; 8. Pembinaan dan pengawasan pertambangan; Laporan Tahunan 2007 14 peternakan, perikanan, perkebunan, dan

9. Pembinaan dan pengawasan perdagangan; 10. Pelaksanaan daerah; 11. Pengawasan, penyaluran, dan pengembalian kredit dalam rangka menunjang keberhasilan program produksi pertanian dan industri kecil; 12. Pembinaan dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan; 13. Pembinaan, pengawasan, dan pengendalian sumber daya alam dan lingkungan hidup; dan 14. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Camat sesuai dengan bidang tugasnya. f. Seksi Kesejahteraan Sosial Mempunyai tugas dan bertanggung jawab kepada Camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan urusan kesejahteraan sosial. Fungsi Seksi Kesejahteraan Sosial : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pembinaan dan pengendalian bantuan sosial; Pembinaan pemberdayaan perempuan; Pembinaan organisasi sosial kemasyarakatan; Pembinaan Keluarga Berencana; Pencegahan dan penanggulangan bencana alam dan pengungsi; Pembinaan masalah sosial; Pembinaan kesehatan masyarakat; Pembinaan kerukunan umat beragama; Fasilitasi penyelenggaraan pendidikan sekolah dasar; penyelenggaraan sarana pendidikan dan pelayanan kesehatan; Laporan Tahunan 2007 15 inventarisasi potensi penanaman modal

10. Fasilitasi

11. Pembinaan, pengawasan kegiatan program pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, generasi muda, keolahragaan, kepramukaan, seni, dan budaya; 12. Pembinaan wajib belajar pendidikan dasar dan pendidikan luar sekolah; dan 13. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan bidang tugasnya. g. Seksi Pembangunan Mempunyai tugas dan bertanggung jawab kepada Camat dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan urusan pembangunan. Fungsi Seksi Pembangunan : 1. Fasilitasi dan koordinasi penyelenggaraan pembangunan di wilayah kerjanya; 2. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan bidang tugasnya.

BAB III ANALISA POTENSI
1. Keadaan Sarana Sarana dan prasarana yang dimiliki Kecamatan Ciawi sebagai penunjang / pendukung pelaksanaan operasional adalah sebagai berikut : No. Jenis Barang Baik Kondisi Kurang Jumlah Rusak

Laporan Tahunan 2007

16

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Pesawat Telepon Radio telekomunikasi Mesin tik Meja kursi Kursi meja Lemari kayu Kendaraan roda dua Kendaraan roda empat Mesin hitung/kalkulator Filing cabinet Mesin babat Kursi lipat Kursi tamu / sice Meja rapat Rak Kayu

1 2 35 10 1 3 2 1 14 25 2 3 -

baik 2 7 6 5 1 1 -

1 1 1 5 1 -

2 4 42 16 2 3 2 1 15 35 4 4 -

NO 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31.

Jenis Barang Lemari data Faksimil Sound system Mesin elektrik IBM Pompa air TV Berwarna 14” Tabung Yamato Papan Visual Lemari buku Tropi / piala Lambang Kabupaten Lambang Korpri Lambang Propinsi Over head projecter Brankas Stempel dinas

Baik 1 1 1 1 6 1 6 1 1 1 2 1

Kurang Baik 1 2 -

Rusak 1 1 1 -

Jumlah 2 2 1 2 2 1 1 6 1 1 1 2 1 17

Laporan Tahunan 2007

32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

Pentung karet Peta wilayah Komputer Papan monografi Papan strktr organisasi Micropon Wireless Tape karoake Lemari kaca

2 2 5 3 1 1 1 1 -

-

-

2 2 5 3 1 1 1 1 1

NO 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50.

Jenis Barang Papan rencana

Baik 6 1 1 1 1 5 1 -

Kurang Baik -

Rusak -

Jumlah 6 1 1 1 1 5 1 -

kerja Burung Garuda Foto Presiden Foto Wakil Presiden Foto Bupati dan

wakil Cendera mata Jam dinding Kipas angin gantung Kipas angin Kursi sender

2. Sarana Perhubungan ( Jalan dan Jembatan ) Jalan : • Jalan aspal • Jalan Kerikil/batu • Jalan tanah : 42,5 : : Km

6,75 Km 6,8 Km

Laporan Tahunan 2007

18

Jembatan : • Jembatan Beton • Jembatan Besi • Jembatan / bamboo : : : 2 4 unit unit

10 unit

3. Sarana Pendidikan Umum : 1. Tk 2. SD 3. SLTP 4. SLTA 5. PT 4. Sarana Pendidikan Islam : 1. RA / TK Al-Qur’an 2. Ibtidaiyah 3. Tsanawiyah 4. Aliyah 5. Pondok Pesantren 6. Majelis Ta’lim 5. Sarana Peribadatan : 1. Mesjid Agung 2. Masjid Jamie 3. Langgar : : : 2 buah 108 buah 365 buah : : : : : : 12 buah 10 buah : : 8 buah

: 28 buah : 11 buah : 7 buah 2 buah

4 buah 2 buah 33 buah 78 buah

Laporan Tahunan 2007

19

6. Sarana Kesehatan : 6.1. Rumah Sakit 6.2. Puskesmas 6.3. Posyandu 6.4. Pos KB 6.5. Apotek 7. Tenaga Medis : : : : 10 orang : : 1 buah 4 buah

: 124 buah : 13 buah : 10 buah

7.1. Dokter umum 7.2. Dokter gigi 7.3. Bidan spesialis 7.4. Dukun

2 orang 18 orang : 11 orang

8. Sarana Perkembangan dan Perdagangan : 8.1. 8.2. 8.3. 8.4. 8.5. 8.6. 8.7. 8.8. 8.9. Pasar Kabupaten Pasar Desa KUD / Koperasi Wartel Kantor pos dan Giro Bank Pemerintah Bank Swasta BPR Toko : : : : : : : 1 buah 1 buah 30 buah : 13 buah 2 buah 1 buah 3 buah 2 buah

: 556 buah : 142 buah : 270 buah : : : 4 buah 3 buah - buah

8.10. Kios 8.11. Warung 8.12. SPBU 8.13. Swalayan 8.14. Minimarket

Laporan Tahunan 2007

20

BAB IV PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG
1. Pelaksanaaan Tugas Bupati a. Bidang Pemerintahan • • • • • • :

Meningkatkan pelaksanaan koordinasi dan pengawasan; Meningkatkan pembinaan desa. Mengadakan pembinaan ketentraman dan ketertiban wilayah; Meningkatkan pelaksanaan catur tertib pertanahan; Mendorong dan meningkatkan pemasukan PAD khususnya PBB; Meningkatkan SDM dan pembinaan aparatur pemerintahan di segala tingkat

b. Bidang Pembangunan : • • • • • Meningkatkan pelaksanaan pembangunan dan pengawasan; menyeimbangkan pelaksanaan pembangunan wilayah; Meningkatkan masyarakat; Mendorong meningkatkan swadaya masyarakat; Membina kelembagaan perekonomian masyarakat desa; pengadaan sarana dan prasarana dasar

Laporan Tahunan 2007

21

c. Bidang Kemasyarakatan : • • • • • Pembinaan dan peningkatan kehidupan beragama; Pembinaan pendidikan dan kesehatan; Pembinaan kelembagaan sosial masyarakat; Peningkatan Kesejahteraan masyarakat; Peningkatan peran pemuda, wanita dan olahraga.

2. Pelaksanaan Tupoksi Sesuai dengan prinsip pembagian habis tugas ke dalam sub-sub sistem dalam organisasi, maka program kerja camat tersebut secara administratif, operasional dan terinci dibagi habis ke dalam tugas – tugas unsur pembantu pelaksanaan sekretariat dan seksi – seksi yang ada di dalam organisasi kecamatan, sedangkan secara umum pelaksanaan tugas – tugas tersebut menjadi tanggung jawab camat dalam upaya pencapaian program. Di bawah ini diuraikan secara rinci program kerja Sekretariat Kecamatan, Seksi Pemerintahan, Seksi Ketentraman dan Ketertiban, Seksi Perekonomian, Seksi Pembangunan, dan Seksi Kesejahteraan Sosial yang telah dikerjakan pada tahun 2007 di Kecamatan Ciawi, sebagai berikut : a. Sekretariat Kegiatan yang telah dilaksanakan : • Mengadakan pembinaan dan bimbingan kepada staf guna meningkatkan bidangnya. • • Mengadakan pembinaan dan penataan administrasi termasuk kearsipan; Meningkatkan disiplin pegawai melalui pengendalian absensi dan apel pagi / siang. pengetahuan dan keterampilan dalam

Laporan Tahunan 2007

22

Mempersiapkan usulan / penugasan staf untuk mengikuti pendidikan dan latihan ( Diklat ) baik struktural maupun fungsional;

Mengkoordinasikan dan menyusun program kerja tahunan kecamatan dan rencana pembangunan tahunan kecamatan ( RPTK );

• • • • • •

Menyusun dan mempersiapkan bahan laporan antara lain laporan mingguan, bulanan, semesteran, dan tahunan. Melakukan keuangan: Melengkapi data - data visualisasi; Mengkoordinasikan bahan – bahan rapat, baik bahan minggon maupun rapat – rapat dinas lainnya; Menambah dan mengusulkan kelengkapan sarana dan prasarana kantor; Meningkatkan pelayanan administrasi umum terhadap satuan – satuan unit dalam lingkungan intern maupun ekstern kecamatan; pengendalian dan pelaksanaan administrasi

• •

Melakukan

pengendalian

dan melaksanakan administrasi

barang / aset daerah; Melaksanakan tugas – tugas lainnya sesuai dengan perintah / petunjuk pimpinan. b.Seksi Pemerintahan. Kegiatan yang telah dilaksanakan : • • • Menyusun rencana kegiatan sesuai dengan tugas dan Menata dan menertibkan administrasi Seksi Pemerintahan; Melengkapi data visualisasi Seksi Pemerintahan; fungsi Seksi Pemerintahan;

Laporan Tahunan 2007

23

• • • • • • • •

Merencanakan dan melaksanakan pembinaan desa setiap Melaksanakan pemilihan anggota BPD, pembentukan

triwulan; pengurus BPD, pelantikan dan pembinaan anggota BPD; Melaksanakan pelatihan anggota BPD Se-Kecamatan; Membina pemerintahan desa dalam penyusunan Peraturan Memberikan pelayanan yang terkait dengan masalah Mengendalikan dan melaksanakan operasi penagihan PBB; Mempersiapkan bahan – bahan yang terkait dengan seksi Membantu BPD dalam mempersiapkan dan melaksanakan

Desa dan BPD Desa; pertahanan;

pemerintahan; Pemilihan Kepala Desa (Pilkades);

Mempersiapkan

dan

menyusun

bahan

laporan

Seksi

Pemerintahan antara lain : laporan tanah kas desa, data kepala desa dan perangkat desa, monografi desa dan kecamatan, laporan mutasi tanah dan pemasukan retribusi ijin penggunaan tanah, laporan pembinaan desa, laporan pemasukan PBB, laporan • tahunan pemerintahan desa, laporan bulanan kependudukan ; Melaksanakan tugas – tugas lain sesuai dengan petunjuk pimpinan. c. Seksi Ketentraman dan ketertiban Kegiatan yang telah dilaksanakan :

Laporan Tahunan 2007

24

• Menyusunan rencana kegiatan sesuai tugas dan fungsi Seksi Trantib; • Menata dan menertibkan administrasi Seksi Trantib; • Membuat data visualisasi Seksi Trantib; • Mempersiapkan bahan – bahan yang berkaitan Ketentraman, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat; • Mengawasi dilaksanakannya berbagai Peraturan Perundang – Undangan, Peraturan Pemerintahan, Peraturan Daerah dan sebagainya. • Melaksanakan kegiatan kebersihan, keindahan dan ketertiban / K3 atau gerakan Jum’at bersih; • Melaksanakan pemantauan dan penertiban wilayah secara rutin dan terencana termasuk di dalamnya membantu menyelesaikan berbagai masalah berdasarkan azas musyawarah. • Melakukan koordinasi dengan Polisi Sektor dan Komando Rayon Militer dalam mengamankan jalannya pemilihan Kepala Desa dan pengaman perkara lainnya; • Mengatur dan melaksanakan piket kantor; • Melengkapi dan menambah sarana dan pra sarana Polisi Pamong Praja;

Laporan Tahunan 2007

25

• •

Mempersiapkan dan menyusun bahan laporan Seksi Trantib Melaksanakan tugas – tugas lainnya yang diberikan oleh

antara lain : laporan bulanan gangguan trantib; camat. d. Seksi Perekonomian Kegiatan yang telah dilaksanakan : • • • • • • • Pembinaan dan Koperasi dan UKM; Pembinaan / pendataan perusahaan; Pembinaan pengusaha kecil dan menengah; Pemeliharaan lingkungan hidup; Melaksanakan pembinaan dan pengendalian program Raksa Desa bidang ekonomi; Meningkatkan koordinasi dengan aparat dinas di lapangan; Membuat dan melaporkan : a. Laporan pelaksanaan Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis / GRLK; b. Laporan program intensifikasi pertanian; c. Laporan pembinaan peternakan dan perikanan; • camat. e. Seksi Pembangunan Kegiatan yang telah dilaksanakan : • • Penyusunan pembangunan desa dan pembangunan pada umumnya, yaitu membantu pembuatan RTTD dan RPJMD; Melaksanakan pembangunan kabupaten. • Membuat dan melaporkan : a. Laporan pelaksanaan Proyek Pembangunan; Laporan Tahunan 2007 26 koordinasi untuk kegiatan musyawarah pembangunan desa dan kecamatan serta mengikuti musyawarah Melaksanakan tugas – tugas lainnya yang diberikan oleh

b. Laporan pelaksanaan Swadaya Murni; c. Laporan pelaksanaan Program Imbal Swadaya; d. Laporan Raksa Desa; • Melaksanakan camat. tugas – tugas lainnya yang di berikan oleh

f. Seksi Kesejahteraan Sosial Kegiatan yang telah dilaksanakan :  Melaksanakan program Raskin untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga miskin selama 11 bulan;  Pembinaan berencana; • Pemberantasan buta huruf dan buta aksara dengan mengaktifkan dan menggiatkan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang sudah ada di Desa Jambuluwuk dan Desa Bojongmurni; • Bersama Korlap Disdukcapil mengadakan penyuluhan tentang KB agar masyarakat sadar betapa pentingnya program ini sehingga dapat dilaksanakan di setiap keluarga khususnya keluarga miskin; • Melaksanakan revitalisasi Posyandu bagi kader – kader yang belum mengikuti kegiatan yang tersebar di Posyandu yang ada di Kecamatan Ciawi. • Sosialisasi tentang penanggulangan demam berdarah Dengue ( DBD) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) dengan cara : (i) menutup, menguras,mengubur (3M) ; (ii) memanfaatkan Pokjanal desa dan kecamatan sebagai wadah koordinasi pembinaan. bidang pendidikan, kesehatan, dan keluarga

Laporan Tahunan 2007

27

 Fasilitas Kegiatan Keagamaan : • • Pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan dan Kabupaten; Pelaksanaan kabupaten;  Bimbingan Peningkatan Kesejahteraan Sosial. • Kegiatan ini diperuntukan bagi penyandang masalah sosial untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang menyandang masalah sosial, dilaksanakan pengajian tingkat desa, kecamatan dan

dalam satu tahun anggaran/bulan Januari – Desember 2007.  Pembinaan Pemuda, Kesenian, dan Peranan Wanita  Melaksanakan tugas lain yang diberikan Camat 3. Kinerja Pengawasan Pengawasan merupakan bagian dari fungsi manajemen, yang diperlukan untuk membantu manajemen minimal dalam tiga hal, yaitu : 1) Melakukan audit / evaluasi kinerja dan memberikan opini atas kinerja organisasi. 2) Meningkatkan kinerja organisasi yang sudah baik. 3) mengarahkan manajemen untuk melakukan koreksi dan perbaikan kinerja yang lemah. Berdasarkan hasil gelar pengawasan daerah Kabupaten Bogor tahun 2007, dapat disampaikan kinerja pengawasan Kecamatan Ciawi sebagai berikut : a. Tindak Lanjut Hasil Audit Berkala Uraian Temuan Rekomendasi Selesai Jumlah 6 6 6 (100%)

Laporan Tahunan 2007

28

b. Evaluasi Pengawasan Melekat, Kepuasan Kerja dan Etos Kerja Kegiatan Waskat Epuasan Kerja Etos Kerja Nilai 77,35 71,73 79,30

c. Hasil Sidak Disiplin Kehadiran dan Evauasi Kinerja Tahun 2007 Kegiatan Evaluasi Kehadiran Evaluasi Kinerja Nilai 90,90 79,60

Rata – rata 84,80 d. Tertib Kearsipan dan Administrasi Pelaporan Kegiatan Kearsipan Administrasi e. Raport Kinerja Makro Tahun Anggaran Tahun 2006 Tahun 2007 Nilai 71,60 70,44 Nilai 71,00 66,17

f. Penghitungan Raport Kinerja Pengawasan Tahun 2007 N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Kuantitas Kualitas Tindak Lanjut Waskat Kepuasan kerja Etos Kerja PBB POS Kearsipan Administrasi Uraian Nilai 94,00 91,00 100,0 77,35 71,73 79,10 38,03 2,75 72 66 85

0 1 Sidak

Laporan Tahunan 2007

29

1 Nilai Akhir 70,44

4. Penggunaan Keuangan Daerah Tahun 2007 Penggunaan anggaran kas tahun 2007, sejumlah Rp

1.766.399.000,- meliputi penggunaan anggaran untuk belanja (i) tidak langsung dan pembiayaan pengeluaran, yang terdiri atas gaji pokok PNS dan tunjangan – tunjangan lainnya ; (ii) belanja tidak langsung yang terdiri atas program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan kinerja Kecamatan. Adapun perinciannya adalah sebagai berikut : N o 1 2 Belanja tidak langsung Pelayanan perkantoran 3 Peningkatan prasarana 4 Peningkatan kinerja kecamatan Jumlah Rp 163.000.000,Rp 1.766.399.000,sarana & Rp 15.000.000,administrasi Rp 1.480.174.000,Rp 108.225.000,Uraian Anggaran Ket

Laporan Tahunan 2007

30

BAB IV BEBERAPA MASALAH YANG DIHADAPI DAN UPAYA PEMECAHANNYA 1. Bidang Pemerintahan a. Pertanahan • • • • • Penggunaan tanah tidak sesuai dengan peruntukan atau tata ruang Pematangan tanah tanpa ijin lokasi Melakukan pembinaan dan penyuluhan Catur Tertib Upaya pemecahannya Pertanahan secara terus menerus Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait Meningkatkan pengawasan dan pengendalian

b. Pemerintahan Desa • • Belum sinkronnya pelaksanaan tugas , kewajiban , dan wewenang antara Kepala Desa dan BPD. Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan Kepala Desa dan BPD.

Laporan Tahunan 2007

31

• • • •

Kurangnya sarana dan prasarana pemerintahan desa Melakukan pembinaan secara berkala Melaksanakan pengawasan dan pengendalian sarana dan terhadap prasarana pelaksanaan pemerintahan desa Mengoptimalkan penggunaan pemerintahan desa yang ada.

Upaya Pemecahannya

c. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) • • Wajib Pajak yang berdomisili di luar Kecamatan Ciawi; Terhadap kesalahan administrasi dari kantor pelayanan pajak dalam penerbitan SPPT sehingga mengurangi kesadaran mnembayar pajak, antara lain double anslag, tidak ada objek pajaknya, penetapan NJOP yang terlalu tinggi dan lain sebagainya; • • • Rendahnya kesadaran wajib pajak dalam membayar PBB; Belum intensifnya kepala desa dalam memotivasi masyarakat dalam membayar PBB; Tidak adanya sanksi hukum bagi wajib pajak yang tidak membayar pajak. Upaya Pemecahannya : • Mengajukan keberatan dan perbaikan atas kesalahan administrasi terhadap SPPT yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan PBB; • • Menyurati dan mendatangi wajib pajak yang berdomisili di luar Kecamatan Ciawi; Mengadakan pendekatan dengan wajib pajak yang memiliki tunggakan cukup besar;

Laporan Tahunan 2007

32

Meningkatkan pengawasan dan pengendalian kepada Kepala Desa.

d. Pelaksanaan K3 • • • • • • Kekurangan sarana dan tenaga; wilayah yang cukup luas; Rendahnya kesadaran masyarakat. Mengajak masyarakat untuk melaksanakan Gerakan Jum’at bersih secara teratur; menyediakan peralatan yang dibutuhkan secara swadaya; Melakukan penyuluhan kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan. 2. Bidang Pembangunan a. Perencanaan • Belum sinkronnya antara perencanaan dari bawah ( desa ) dengan perencanaan dari atas ( Pemda Kabupaten ); Upaya pemecahannya • Mempertajam skala prioritas pembangunan di tingkat desa dan kecamatan. b. Pelaksanaan Pembangunan • • • Para pemborong dalam pelaksanaan pekerjaannya kurang berkoordinasi dengan kecamatan dan desa; Kualitas pekerjaan kurang sesuai dengan Besteek; Lemahnya kecamatan. Upaya Pemecahannya • Melakukan pengawasan dan pengendalian; 33 koordinasi aparat lapangan dinas daerah

Upaya pemecahannya

Laporan Tahunan 2007

Melaporkan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan Besteek kepada pimpinan proyek.

c. Pemeliharaan Jalan – jalan Negara / propinsi • Jarang ada pemeliharaan jalan – jalan propinsi / negara karena sulit menghubungi instansi yang berwenang memelihara jalan. d. Kemacetan Lalu Lintas • Mengusulkan pembangunan terminal

e. Pembangunan Pasar Ciawi Pelaksanaan pembangunan pasar Ciawi yang sudah mencapai sekitar 75 % disebabkan pengembang yang mengalami kesulitan dan konsorsium, sedangkan jangka waktu addendum ke dua habis pada akhir tahun 2007. 3. Bidang Kemasyarakatan a. Pelayanan Kesehatan • • • • • • Rendahnya kesadaran masyarakat tentang pemeliharaan kesehatan; Sarana, prasarana dan tenaga medis yang sangat terbatas. Penyuluhan tentang gerakan hidup sehat; Merevitalisasi peran dan fungsi Posyandu di tiap desa; Memasyarakatkan tanaman obat keluarga; Pengobatan gratis dengan kartu sehat bagi keluarga Pra KS dan KS. b. Sosial Upaya Pemecahannya

Laporan Tahunan 2007

34

• • • •

Bertambahnya jumlah penduduk; Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha di desa; Kurangnya keterampilan tenaga kerja; Mengusulkan diadakan kursus – kursus keterampilan yang perlu

Upaya pemecahannya

c. Pendidikan Formal • • Pemberian berprestasi; Mengusulkan untuk segera direhabilitasi sekolah – sekolah yang rusak ke Pemda Kabupaten Bogor. d. Pendidikan Non Formal • Kurangnya lembaga pendidikan non formal seperti kursus dan pelatihan yang beroperasi di Ciawi. Upaya Pemecahannya • Mengadakan kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Bogor untuk melaksanakan kursus – kursus keterampilan. e. Penjualan beras murah untuk keluarga Pra KS • • • Sebagian besar keluarga Pra KS tidak mampu menebus / membeli beras murah. Beras yang diteriam oleh Kecamatan / Desa susut rata – rata sampai dengan 10 %. Beras harus dibayar kontan kepada Sub Dolog, sementara penjualan kepada masyarakat adakalanya tidak kontan. Upaya Pemecahannya bea siswa bagi murid tidak mampu tetapi

Laporan Tahunan 2007

35

• •

Desa harus menanggulangi dahulu uang untuk pembelian beras murah ke Sub Dolog Beras dijual tidak selalu kepada keluarga pra KS tetapi adakalanya dijual kepada keluarga lainnya tetapi memiliki uang secara terbatas.

f. Tempat Hiburan • Adanya penyalahgunaan perijinan yang meliputi IMB, HO, Ijin Pariwisata dan sebagainya oleh Hotel Satria yang seharusnya untuk Hotel, Restauran, dan fasilitasnya. Sedangkan kenyataannya untuk Hotel, Restaurant, Karaoke, Billiard, DJ dangdut dan sebagainya. Upaya Pemecahannya : • • • Diadakan operasi / razia secara rutin oleh aparat Membongkar bangunan liar yang berdiri di atas badan jalan Mengarahkan agar pengelola hotel segera menyesuaikan kegiatannya dengan ijin yang dimiliki atau membuat ijin baru sesuai dengan kegiatan yang dijalankannya.

BAB V PENUTUP
I. Kesimpulan Berhasilnya pembangunan di Kecamatan Ciawi sangat ditentukan oleh kesungguhan, kemampuan dan kerja keras seluruh

Laporan Tahunan 2007

36

aparat pemerintah baik di tingkat kecamatan maupun desa serta oleh partisipasi aktif seluruh warga masyarakat pada umumnya. Camat, Kepala Dinas Instansi, Kepala Desa dan seluruh masyarakat Kecamatan Ciawi dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada serta dengan kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki telah melaksanakan berbagai kegiatan baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, maupun kemasyarakatan dalam tahun anggaran 2007. Dalam pelaksanaan tugas tersebut masih terdapat berbagai masalah dan kendala yang dihadapi salah satunya adalah setelah ditariknya kembali semua pendelegasian kewenangan dokumen administrasi pelayanan umum dari camat yang lebih menjauhkan pelayanan kepada masyarakat Karena semuanya dilayani dinas teknis yang berpusat di Kota Cibinong. II. Saran 1. Untuk meningkatkan kesungguhan, kemampuan, dan kerja keras seluruh aparat Pemerintah Kecamatan Ciawi perlu kiranya ditunjang dengan penambahan sarana dan prasarana seperti : • • Pengadaan sarana dan prasarana kantor kecamatan, seperti meja, kursi rapat, mesin potong rumput dan lain sebagainya. Pembangunan dan atau rehabilitasi sarana dan prasarana jalan – jalan desa. 2. Perlunya didelegasikan kembali sebagian urusan Bupati kepada Camat yang disertai dengan unsur pembiayaannya, personil, dan peralatan sebagai upaya lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di mana semua urusan cukup diselesaikan sampai tingkat kecamatan. Kecuali untuk urusan – urusan yang strategis dan memerlukan keahlian khusus. Untuk itu perlu adanya petunjuk operasional dan ketegasan secara formal dari dinas teknis sehingga dalam pelaksanaannya tidak tumpang tindih Laporan Tahunan 2007 37

kewenangan dan duplikasi tugas – tugas kedinasan dalam menciptkan pelayanan prima kepada masyarakat. 4. Forum Musrenbang yang merupakan utama wadah penyampaian merealisasikan aspirasi dari tingkat desa kepada Pemerintah Kabupaten perlu dijadikan pertimbangan dalam pembangunan di kecamatan. 5. Pembinaan bagi aparat kecamatan dan desa secara terus – menerus dalam bentuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan menciptakan aparat yang bersih dan berwibawa. 6. Untuk meningkatkan dan menjaga situasi dan kondisi masyarakat yang kondusif dan dinamis perlu dilakukan terus komunikasi dua arah antara semua elemen masyarakat dan pemerintahan dalam bentuk : • • Adanya pertemuan berkala antara Muspika dengan seluruh elemen masyarakat. Adanya penyuluhan berbagai peraturan yang baru seperti Undang – Undang, Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Daerah serta sosialisasi berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan. Ciawi, 2 Juni 2008 CAMAT CIAWI

Drs. RONNY SUKMANA, MSi NIP 010 209 597

Laporan Tahunan 2007

38

LAMPIRAN – LAMPIRAN

Laporan Tahunan 2007

39

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->