Anda di halaman 1dari 25

FENOMENA ASTRONOMI

SISTEM BUMI, BULAN &


MATAHARI
Resti Andriyani
4001411044
KONDISI FISIK
Bumi
Bulan
Matahari
BUMI
Bumi merpakan planet yang KHAS dan ISTIMEWA

Terdapat lautan, kegiatan vulkanik dan tektonik, atmosfer
yang dinamis serta adanya kehidupan di muka bumi.

Terdiri dari lapisan kerak bumi, mantel bumi, inti luar dan
inti dalam.

Atmosfernya yang kita sebut udara tersusun atas 78%
nitrogen, 21% oksigen dan 1% campuran gas lainnya.


BULAN
Merupakan satelit bumi yang memantulkan cahaya matahari
ke bumi.

Permukan bulan merupakan lembah-lembah, gunung tandus
tidk berair, dan ruang hampa.

Suhu terendah bulan mencapai -137
0
celcius dan suhu
tertingginya iala 10
0
celcius.
MATAHARI
Pada dasarnya matahari adalah bintang, yang letaknya sangat
dekat dengan bumi dibandingkan bintang yang lain.

Ada tiga bagian utama dari matahari yaitu FOTOSFER,
KROMOSFER dan KORONA.

Suhu permukaan matahari mencapai 6000
0
celcius
PENAMPAKAN BULAN DARI BUMI
Bulan dapat terlihat dalam berbagai bentuk dari bumi akibat
dari revolusi bulan terhadap bumi dan matahari.

Perubahan bentuk bulan dinamakan dengan fase-fase bulan
yang berubah setiap 29,5 hari.


Fase Bulan Baru
Fase Kuartal Pertama
Fase Bulan Purnama
Fase Kuartal Akhir
PENAMPAKAN MATAHARI DARI BUMI
Terlihat seperti matahari bergerak sebagai contoh matahari
terbit di arah timur dan tenggelam di arah barat.

Pergerakan tersebut bukan pergerakan matahari yang
sesungguhnya, disebut sebagai gerak semu harian matahari.

Gerak semu matahari disebabkan oleh rotasi bumi pada
porosnya, sehingga terlihat seolah matahari bergerak dari
timur ke arah barat.
FENOMENA TERKAIT SISTEM BUMI,
BULAN & MATAHARI
Terjadinya perbedaan musim
Pasang Surut Air Laut
Gerhana Matahari & Bulan
TERJADINYA PERBEDAAN MUSIM
Perbedaan musim terjadi akibat sumbu rotasi bumi yang tidak
tegak lurus terhadap sumbu revolusi, membentuk sudut
23,45
0
.
Perpotongan antara bidang ekliptika dan bidang ekuator akan
membentuk 2 titik utama:

FENOMENA GLOBAL WARMING
Global warming terjadi akibat adanya efek rumah kaca.

Sebuah fenomena dimana kadar karbondioksida dalam atmosfer
meningkat sehingga menahan pemantulan panas matahari ke
angkasa.

Hal tersebut mengakibatkan panas matahari terperangkap di
bumi, sehingga suhu bumi meningkat.
FENOMENA MELTING ICE
Merupakan dampak dari pemanasan global, sehingga es di
kutub utara mencair akibat peningkatan suhu yang besar.

Pencairan Es ini juga berakibat pada naiknya permukaan air
laut yang menyebabkan semakin banyak daratan yang
menghilang akibat tenggelam.
PASANG SURUT AIR LAUT
Pasang surut air laut merupaka hasil dari gaya gravitasi dan
efek sentrifugal.

Efek sentrifugal adalah dorongan ke arah luar pusat rotasi
bumi.

Gravitasi bulan dua kali lebih besar dalam mempengaruhi
pasang air laut dibanding gravitasi matahari karena jarak bumi
bulan yang dekat.
Pasang Laut Purnama
Terjadi ketika bumi, bulan & matahari terletak dalam
satu garis lurus.
Menghasilkan pasang tinggi yang sangat tinggi dan
pasang rendah yang sangat rendah.
Terjadi saat bulan baru dan bulan purnama.
Pasang Laut Perbani
Terjadi ketika bumi, bulan & matahari membentuk
sudut tegak lurus.
Menghasilkan pasang naik yang rendah dan pasang
surut yang tinggi.
Terjadi pada saat bulan dan
FENOMENA TIDAL BORE
Tidal Bore merupakan fenomena alam yang langka di mana
arus pasang laut menciptakan gelombang air yang
bergerak di sepanjang sungai atau teluk sempit menyebabkan
air mengalir melawan arus sungai.

Tidal Bore terjadi di relatif sedikit lokasi di seluruh dunia,
karena agar Tidal Bore terjadi, ada beberapa kondisi yang
harus dipenuhi:
1. Sungai harus dangkal yang memiliki outlet sempit ke laut
dan teluk berbentuk corong yang luas.
2. Teluk juga harus memiliki selisih ketinggian pasang dan
surut yang besar, biasanya lebih dari 6 meter selisih antara
ketinggian air saat pasang dan saat surut.
GERHANA MATAHARI
Ketika bulan berada diantara bumi dan mataharidalam satu
garis, dan bulan menghalangi cahaya matahari menuju
sebagian permukaan bumi.


GERHANA MATAHARI TOTAL GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
GERHANA MATAHARI CINCIN
Gerhana matahari cincin terjadi pada saat ujung bayangan
umbra bulan tidak sampai ke permukaan bumi.
Konsekuensinya akan ada bayangan umbra tambahan (disebut
antumbra) yang mengenai permukaan Bumi.

Di lokasi yang terkena antumbra ini, saat puncak gerhana
terjadi, Matahari akan terlihat seperti sebuah cincin. Keadaan
ini terjadi saat bagian tengah piringan Matahari tertutup
oleh piringan Bulan, sementara di bagian tepinya tidak
tertutupi.
GERHANA MATAHARI HYBRID
Gerhana ini terjadi karena transisi antara Gerhana Matahari
Total dan Gerhana Matahari Cincin sehingga didaerah yang
terkena umbra akan melihat GMT (Gerhana Matahari Total)
dan saat umbra bergerak ke daerah lain, daerah itu akan
melihat GMC (Gerhana Matahari Cincin).

Gerhana matahari Hybrid ini bisa terjadi ketika sudut piringan
Matahari sama besarnya dengan Bulan. Hal tersebut bisa
terjadi karena lengkung Bumi. Bumi berbentuk bola, sehingga
orang-orang akan berada pada jarak yang berbeda saat ada
benda melintasi Bumi secara tegak lurus.
GERHANA BULAN
Ketika bumi berada diantara bulan dan matahari, sehingga
bumi menghalangi sebagian cahaya matahari menuju bulan.


FENOMENA BULAN MERAH
Jika dijelaskan secara ilmiah, maka warna merah tersebut
timbul ketika terjadi gerhana bulan.

Proses terjadinya yaitu beberapa bagian cahaya dari matahari
dipancarkan ke bumi dengan menembus atmosfer.
Selanjutnya, cahaya tersebut dipantulkan ke arah bulan yang
terbungkus bayangan.

Ketika cahaya memantul, warna merah dalam spektrum
cahaya lebih mudah terpancar daripada warna lainnya. Oleh
karena itu, warna merah terpancar di bulan, akibatnya bulan
menjadi merah.
FENOMENA SUPERMOON
Supermoon menggambarkan keadaan bulan penuh
ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya
dengan Bumi (apsis/perigee).

Secara spesifik, bulan super bisa merupakan bulan
purnama atau bulan baru, yang jaraknya dengan bumi sekitar
10% atau kurang dari jarak lintasannya dengan bumi. Ketika
fenomena ini terjadi, bulan nampak lebih besar dan lebih
terang, meskipun perubahan jaraknya hanya beberapa
kilometer
FENOMENA LAINNYA
Gerhana Venus
Aurora
Fenomena Halo (Matahari&Bulan)
GERHANA VENUS/ TRANSIT VENUS
Transit Venus melintasi matahari terjadi ketika Venus
melintasdi antara Matahari dan bumi atau planet lain,
membuatnya terlihat di atas keping surya.

Dalam sebuah transit, Venus dapat terlihat dari Bumi sebagai
titik hitam yang bergerak melintasi permukaan Matahari.

Transit ini mirip dengan peristiwa gerhana matahari oleh
bulan.

AURORA
Aurora adalah fenomena alam yang menyerupai
pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari
sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan
magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel
bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya).

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub
Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di
daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis
Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal
dengan Aurora Australis.
FENOMENA HALO (MATAHARI &
BULAN)
Definisi lingkaran halo. Halo atau lingkaran halo adalah
lingkaran putih atau berwarna atau lingkaran pelangi di
sekitar benda angkasa (misalnya bulan atau matahari).

Lingkaran halo timbul karena pemantulan dan pembiasan
sinar bulan dan matahari oleh titik uap air di udara. Bila
lapisan atmosfer bersuhu tinggi, akan berbentuk titik-titik uap
air yang hlus, sehingga terjadi halo putih, bila atmosfer
bersuhu rendah, titik-titik uap air yang terbentuk cukup besar
sehingga akan terjadi halo berwarna atau halo berlingkaran
pelangi.
THANK YOU