Anda di halaman 1dari 16

i

PEDOMAN PENYELENGGARAAN
UJI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK
KONSTRUKSI BATU DAN BETON
TAHUN PELAJARAN 2012/2013














Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun 2013
DRAF
i

KATA PENGANTAR

Uji Kompetensi Keahlian pada SMK merupakan bagian Ujian Nasional yang menjadi indikator
ketercapaian standar kompetensi lulusan, sedangkan bagi stakeholder akan dijadikan sebagai
informasi atas kompetensi yang dimiliki si calon tenaga kerja. Pada tahun pelajaran 2011/2012
Ujian Nasional bagi peserta didik SMK diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 59 Tahun 2011 tentang Kriteria
Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah
dan Ujian Nasional.
Oleh karena kurikulum SMK dikembangkan dan dilaksanakan menggunakan pendekatan berbasis
kompetensi (competency-based curriculum), maka penilaian hasil belajar harus menggunakan
metode penilaian berbasis kompetensi (competency-based assessment). Pelaksanaan penilaian
hasil belajar berbasis kompetensi diarahkan untuk mengukur dan menilai performansi peserta uji
meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penilaian terhadap hasil belajar pada SMK
dilaksanakan melalui Uji Kompetensi Keahlian sesuai dengan kriteria kinerja (performance
criteria) yang dituangkan dalam soal Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan.
Teori Kejuruan mengukur pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhadap landasan
keilmuan di samping untuk menguji analisis, daya nalar dan penyelesaian masalah, sedangkan
Praktik Kejuruan mengukur kemampuan peserta uji dalam mengerjakan sebuah penugasan atau
membuat suatu produk sesuai tuntutan standar kompetensi. Pola pelaksanaan ujian Praktik
Kejuruan bersifat penugasan perseorangan (individual task) sesuai dengan kompetensi keahlian.
Pedoman ini diharapkan menjadi acuan bagi para pihak yang terlibat dalam Penyelenggaraan Uji
Kompetensi Keahlian pada Ujian Nasional SMK tahun pelajaran 2011/2012.

Jakarta, Januari 2013
Direktur Pembinaan SMK,


Dr. Anang Tjahjono
NIP








ii
DAFTAR ISI

Hal.
Kata Pengantar I
Daftar Isi Ii
I Petunjuk Umum 1
II Perangkat Uji Kompetensi Keahlian 1
III Persiapan Ujian Praktik Kejuruan 3
A. Verifikasi Tempat Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan 3
B. Penetapan Penguji 3
IV Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan
C. Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan 3
D. Penilaian Ujian Praktik Kejuruan 4
E. Pengiriman Nilai Ujian Praktik Kejuruan 4
V Penerbitan Sertifikat Kompetensi 10
VI Pemantauan Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian 10

Lampiran : Daftar Nama dan Kode Kompetensi Keahlian 11



1
I. PETUNJUK UMUM
1. Uji Kompetensi Keahlian pada Sekolah Menengah Kejuruan merupakan bagian Ujian
Nasional terdiri atas ujian Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan;
2. Pedoman Penyelenggaraan Uji Kompetensi Keahlian sebagai acuan pelaksanaan ujian
Praktik Kejuruan;
3. Kisi-kisi soal dan jenis Uji Kompetensi Keahlian disusun berdasarkan Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2009 tentang Standar Kompetensi
Kejuruan SMK/MAK;
4. Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan oleh satuan pendidikan masing-masing bersama
dunia industri dan/atau asosiasi profesi;
5. Uji Kompetensi Keahlian dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum
penyelenggaraan Ujian Nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan
Matematika;
6. Peserta Uji Kompetensi Keahlian adalah peserta yang terdaftar sebagai peserta UN
pada Tahun Pelajaran ................................... .

II. PERANGKAT UJI KOMPETENSI KEAHLIAN
A. Perangkat Uji Kompetensi Keahlian terdiri atas:
1 Kisi-kisi Soal Praktik (KSP).
Kisi-kisi soal ujian Praktik Kejuruan merupakan kompetensi utama Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang harus dikuasai peserta uji untuk bisa
melaksanakan ujian Praktik .
2 Soal Praktik Kejuruan adalah berupa penugasan bagi peserta uji untuk membuat
atau mengerjakan suatu produk/jasa. Soal Praktik berisi peralatan yang dibutuhkan,
bahan habis, gambar kerja, prosedur dan perlengkapan yang lain. Karena soal
Praktik merupakan kompetensi minimal maka Penyelenggara Tingkat Satuan
Pendidikan bersama-sama dengan DUDI/Institusi Pasangan dapat menambah atau
memodifikasi soal dengan kriteria yang lebih tinggi.
Soal ujian Praktik Kejuruan terdiri atas 3 atau 2 Paket soal yang setara dengan
alokasi waktu 18 24 jam.
3 Lembar Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsp)
Lembar penilaian ujian Praktik Kejuruan untuk setiap Kompetensi Keahlian
digunakan untuk menilai setiap peserta uji. Lembar penilaian memuat komponen
penilaian, subkomponen penilaian, pencapaian kompetensi, dan kriteria penilaian.
4 Instrumen Verifikasi Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan (InV).
Instrumen verifikasi digunakan untuk menilai kelayakan satuan pendidikan atau
institusi lain tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan. Instrumen verifikasi
memuat standar persyaratan peralatan utama, standar persyaratan peralatan
2
pendukung, standar persyaratan tempat/ruang serta memuat persyaratan penguji
yang terdiri atas penguji internal dan eksternal.

III. PERSIAPAN UJIAN PRAKTIK KEJURUAN
A. Verifikasi Tempat Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan
1. Tempat penyelenggaran ujian Praktik Kejuruan harus memenuhi syarat kelayakan,
untuk itu perlu dilakukan verifikasi kelayakan satuan pendidikan atau tempat
penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan;
2. Verifikasi kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik
Kejuruan dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat Provinsi dengan menggunakan
instrumen verifikasi yang telah disiapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat;
3. Penyelenggara Tingkat Provinsi membentuk Tim Verifikasi dengan melibatkan
unsur dunia usaha/dunia industri atau institusi mitra yang relevan;
4. Apabila diperlukan Penyelenggara Tingkat Provinsi dapat mendelegasikan
pelaksanaan verifikasi tempat ujian Praktik Kejuruan kepada Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota;
5. Penetapan kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik
Kejuruan serta SMK yang menggabung dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat
Provinsi atau Kabupaten/Kota (apabila didelegasikan) berdasarkan rekomendasi
Tim Verifikasi.

B. Persyaratan Institusi Pasangan
1. Memiliki SIUP/SIUO bidang usaha jasa konsultan dan pelaksana yang sesuai
dengan kompetensi
2. Dunia Industri/dunia usaha merupakan perusahaan/industri skala internasional,
nasional, atau lokal;
3. Asosiasi/Industri memiliki bidang usaha yang sama dengan kompetensi keahlian
di SMK;
4. Institusi Pasangan telah bekerja sama dengan SMK minimal 3 tahun dan telah
memberikan kontribusi sebagai guru tamu, pengembangan kurikulum dll;
5. Asosiasi/Industri memiliki assesor/penguji sesuai kompetensi keahlian di SMK
yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan;
6. Asosiasi/Industri bersedia mengeluarkan dan menandatangani sertifikat
kompetensi bagi peserta uji yang lulus uji kompetensi;

C. Penetapan Penguji
1. Penguji terdiri atas gabungan penguji internal dan eksternal;
2. Penguji Praktik Kejuruan direkomendasikan oleh Penyelenggara Tingkat Satuan
Pendidikan dan ditetapkan oleh Penyelenggara Tingkat Kabupaten/kota;
3
3. Penguji Internal berasal dari guru produktif yang relevan dengan pengalaman
mengajar minimal 5 tahun dan memiliki pengalaman kerja/magang di dunia
usaha/industri
4. Penguji Eksternal berasal dari dunia usaha/industri/ asosiasi profesi/institusi mitra
yang memiliki latar belakang pendidikan dan/atau pengalaman kerja yang relevan
dengan Kompetensi Keahlian yang akan diujikan;
5. Penguji memiliki sertifikat kompetensi/surat keterangan kompetensi dari dunia
usaha/industri atau institusi mitra.

IV. PELAKSANAAN UJIAN PRAKTIK KEJURUAN
A. Ujian Praktik Kejuruan:
1. Ujian Praktik Kejuruan dapat dilaksanakan di industri dan/atau di Penyelenggara
Tingkat Satuan Pendidikan yang telah dinyatakan layak melaksanakan Uji
Kompetensi Keahlian;
2. Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan oleh Penyelenggara Tingkat Satuan
Pendidikan bekerjasama dengan institusi pasangan atau industri mitra;
3. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan menyiapkan bahan, peralatan, dan
alat/komponen penunjang ujian Praktik Kejuruan;
4. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat menggunakan 3 paket soal
Praktik yang tersedia atau memilih di antara yang cocok dengan ketersediaan
peralatan dan bahan, sedangkan yang ditugaskan kepada masing-masing peserta
uji hanya satu paket soal;
5. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat memberikan soal Praktik
Kejuruan kepada peserta uji sebelum pelaksanaan ujian;
6. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan memberikan kesempatan kepada
peserta uji untuk melakukan orientasi tempat ujian Praktik Kejuruan, berlatih
dan menggunakan peralatan Praktik Kejuruan sesuai dengan metode
pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan yang akan ditempuh;
7. Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan pada rentang waktu tanggal ...................... ;

D. Penilaian Ujian Praktik Kejuruan
1. Penguji melakukan penilaian dengan menggunakan format lembar penilaian
yang telah disediakan;
2. Penguji melakukan penilaian sesuai karakteristik Kompetensi Keahlian didasarkan
atas unjuk kerja/ kinerja/produk yang dihasilkan oleh peserta uji;
3. Penguji memberikan bobot dan skor untuk setiap komponen penilaian
menggunakan format lembar penilaian;
4. Penguji dapat menambahkan komponen penilaian melebihi yang telah
ditetapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat;
4
5. Penguji dapat menetapkan indikator yang lebih tinggi dari yang telah ditetapkan
penyelenggara tingkat pusat;
6. Penguji dapat melaksanakan ujian praktik ulangan bagi peserta didik untuk
komponen yang belum mencapai standar;
7. Penguji menyerahkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan kepada Penyelenggara
Tingkat Satuan Pendidikan dan menjaga kerahasiaannya.

V. PENERBITAN SERTIFIKAT KOMPETENSI
1. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan berkoordinasi dengan dunia
usaha/industri/asosiasi profesi atau institusi mitra yang terlibat dalam ujian Praktik
Kejuruan menyiapkan penerbitan sertifikat kompetensi ;
2. Format, redaksi dan substansi yang tertuang dalam blangko sertifikat kompetensi
dapat disesuaikan berdasarkan masukan dari industri mitra atau institusi mitra;
3. Sertifikat kompetensi ditandatangani oleh Penyelenggara Tingkat Satuan
Pendidikan dan penguji/asesor eksternal;
4. Sertifikat kompetensi hanya diberikan kepada peserta uji yang lulus ujian Praktik
Kejuruan;
5. Sertifikat kompetensi dapat diterbitkan oleh dunia usaha/industri/asosiasi profesi
atau institusi pasangan yang terlibat dalam ujian Praktik Kejuruan.


1








UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
SOAL UJIAN PRAKTIK KEJURUAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kompetensi Keahlian : Teknik Gambar Bangunan
Kode : 1023
Alokasi Waktu : 24 jam
Bentuk Soal : Penugasan Perorangan




I. PETUNJUK

Sebagai seorang siswa SMK yang berprestasi anda diminta membantu seseorang
perancang/arsitek untuk mengembangkan rancangan rumah tinggal 2 lantai pada suatu
lokasi pojok / hook menjadi gambar kerja ( besteks) sehingga gambar tersebut dapat
menjadi acuan pemborong/kontraktor dalam pelaksanaan ..untuk keperluan tersebut si
perancang memberikan beberapa gambar konseptual yang menjadi pedoman untuk
penggambaran dan pemodelan rumah tinggal tersebut ( lihat lampiran gambar sketsa
single line pada lembar terlampir ) dalam bentuk 2 dimensi dengan mengguanakan
perangkat lunak/software AutoCAD.

Siapkan peralatan yang akan dipakai
Periksa dengan teliti dokumen soal ujian praktik
Perhatikan gambar kerja yang akan diujikan dengan cermat
Buatlah gambar kerja rumah tinggal sesuai draf gambar yang telah
ditentukan dengan program komputer AutoCAD
Hasil gambar dicetak diatas kertas HVS A4 ( 80 gram ) dengan dilengkapi
etiket/normalisasi /kop gambar



II. KESELAMATAN KERJA

Gunakan alat keselamatan kerja
Lakukan penyimpanan file (save file ) atau save as secara periodic untuk
menghindari data yang hilang
Gunakan spesifikasi computer sesuai dengan standart yang telah ditentukan
untuk menghindari computer hanging.




Paket
B
DOKUMEN NEGARA





III. DAFTAR PERALATAN, KOMPONEN, DAN BAHAN

No.
Nama
Alat/Komponen/Bahan
Spesifikasi Jumlah
Keterangan
1 2 3 4 5

Alat Tes /Alat tangan

1. Computer minimal dengan
Pentium 4 atau setara
Proc. Minimal 2
GHz dan RAM
512
1 unit Setiap satu
siswa
2. Printer Canon A4 atau
setara
I unit 1 bh @ 10
orang
3. Program grafis design AutoCAD
minimal versi
2006
1 paket Setiap 1 PC

4. Kalkulator Scientific atau
setara
1 unit Setiap 1 siswa
5. ATK Pensil
2B,penghapus,
penggaris
1 paket Setiap 1 siswa
6. Uninterruptible Power Suply
( UPS )
UPS Prolink atau
setara
1 unit 1unit @ 1 PC,
Disediakan
pada daerah
yang rawan
padam listrik

Komponen

1. Lokasi untuk praktik gambar

Lab Komputer 1 ruang 1 ruang @ 18
siswa

Bahan

1. Kertas HVS A4,80 gr
2. Tinta printer Warna hitam
merk rain bow
atau setara
1 unit Disesuaikan
dengan merk
printer
3. Kertas buram HVS,70 gram Untuk gambar
sketsa

















SOAL/TUGAS


Ketentuan dan prasyarat spesifikasi konstruksi rumah tinggal sebagai berikut :
Rumah berada pada posisi hook ( sudut )
Elevasi 0.00 berada 20 cm dari permukaan halaman dan ketinggian
lantai 2 pada ketinggian 3.60 m
Style bangunan mengacu ke sketsa
Dinding bangunan menggunakan konstruksi setengah bata
Pondasi yang digunakan pondasi batu kali dan mencapai tanah keras 1 m
pondasi footplat dimensi pxlxt ( 80x80,20) cm dan ( 100x80x20) cm
dengan kedalaman mencapai 1.5 m
Dimensi kolom struktur 20 cm x 20 cm
Dimensi kolom praktis 15 cm x 15 cm
Pintu menggunakan kusen : kayu
Daun pintu : kayu solid
Plafond : gypsum , eternit atau multiplek, rangka menggunakan metal
atau kayu ( boleh dipilih )
Ukuran mengacu kepada standart yang berlaku umum
Ukuran kayu untuk : usuk 5/7 cm ,kuda-kuda 8/12 , kusen 6/15
Genteng karangpilang ( ditentukan sendiri )
Ukuran dan material lainnya yang belum disebutkan ditentukan sendiri
berdasarkan standart umum



















HARI PERTAMA ( 8 JAM )
Tugas :
A. Buatlah layer masing-masing gambar dalam menentukan tebal tipis garis dan
jenis garis berdasarkan standart umum
B. Buatlah ,text ,dimensi dan assesoris notasi dan symbol berdasarkan standart
umum
C. Gambarlah Denah Arsitektur lantai dasar dan lantai atas bangunan yang telah
ditentukan dengan program AutoCAD , skala gambar 1 : 100 .

D. Gambarlah tampak depan dan tampak samping bangunan yang telah
ditentukan dengan program AutoCAD , skala gambar 1 : 100

E. Gambarlah potongan memanjang dan potongan melintang bangunan dengan
program AutoCAD , skala gambar 1 : 100

F. Buatlah etiket /normalisasi/kop gambar sebagaimana ketentuan untuk ukuran
kertas A4

G. Simpan gambar pada drive D dengan membuat nama folder Uji Kompetensi
Praktek 2013 dan nama file merupakan nama anda(peserta uji)
Contoh :






H. Print out gambar sesuai ketentuan

Hasil :
1. Denah Arsitektur lantai dasar dan lantai atas tercetak dalam skala gambar 1 :
100
2. Gambar tampak depan dan tampak samping ,tercetak dalam skala gambar
1 : 100
3. Gambar potongan memanjang dan potongan melintang, tercetak dalam skala
gambar 1 : 100
4. Semua gambar kerja ( besteks ) harus masuk dalam normalisasi/etiket








2,5 jam
2 jam
3 jam
30 mnt




HARI KEDUA ( 8 JAM )
Tugas :
A. Buatlah layer masing-masing gambar dalam menentukan tebal tipis garis dan
jenis garis berdasarkan standart umum
B. Buatlah ,text ,dimensi dan assesoris notasi dan symbol berdasarkan standart
umum
C. Gambarlah Denah Interior pada lantai dasar dan lantai atas yang dapat
memperlihatkan tata letak element furniture dan perabot pada tiap ruang
( tampak atas/top view ) berdasarkan dimensi standart yang umum dengan
program AutoCAD , skala gambar 1 : 100

D. Gambarlah rencana pondasi dengan program AutoCAD , skala gambar 1 :
100

E. Gambar detail bentuk pondasi ( minimal 1 bh ) yang digunakan dengan
program AutoCAD, skala gambar menyesuaikan dengan ukuran kertas A4

F. Gambarlah rencana atap yang telah ditentukan dengan program AutoCAD ,
skala gambar 1 : 100

G. Buatlah etiket /normalisasi/kop gambar sebagaimana ketentuan untuk ukuran
kertas A4

Simpan gambar pada drive D dengan membuat nama folder Uji Kompetensi
Praktek 2013 dan nama file merupakan nama anda(peserta uji)
Contoh :






Print out gambar sesuai ketentuan


Hasil :
1. Denah interior lantai dasar dan lantai atas tercetak dalam skala gambar
1 : 100
2. Gambar rencana pondasi ,tercetak dalam skala gambar 1 : 100
3. Gambar detail pondasi ( minimal 1 bh ), tercetak dalam skala gambar
yang menyesuaikan ukuran kertas A4
4. Gambar rencana atap , tercetak dalam skala gambar 1 : 100
5. Semua gambar kerja ( besteks ) harus masuk dalam normalisasi/etiket

2 jam
3 jam
2 jam
30 mnt
30 mnt




HARI KETIGA ( 8 JAM )
I. Tugas :
A. Buatlah layer masing-masing gambar dalam menentukan tebal tipis garis dan
jenis garis berdasarkan standart umum
B. Buatlah ,text ,dimensi dan assesoris notasi dan symbol berdasarkan standart
umum
C. Gambarlah salah satu bentuk detail kuda-kuda utama yang digunakan dengan
program AutoCAD , skala gambar menyesuaikan dengan ukuran kertas A4


D. Gambarlah detail sambungan kuda-kuda ( minimal 1 bh ) yang digunakan
dengan program AutoCAD , skala gambar menyesuaikan dengan ukuran
kertas A4

E. Gambarlah rencana Plafond/ langit-langit pada denah lantai dasar dan lantai
1 dengan program AutoCAD , skala gambar 1 : 100

F. Gambarlah rencana kusen ( key plan ) dengan program AutoCAD , tidak
terskala ( no scale )

G. Gambarlah detail type kusen,pintu dan jendela yang digunakan dengan
program AutoCAD , skala gambar menyesuaikan dengan ukuran kertas A4


H. Gambarlah detail sambungan pada kusen,pintu dan jendela ( minimal 1 bh )
yang digunakan dengan program AutoCAD , skala gambar disesuaikan
dengan ukuran kertas A4

I. Gambarlah rencana detail tangga yang digunakan dengan program AutoCAD ,
skala gambar disesuaikan dengan ukuran kertas A4

J. Buatlah etiket /normalisasi/kop gambar sebagaimana ketentuan untuk ukuran
kertas A4






1 jam
1 jam
2 jam
30 mnt
1 jam
30 mnt
1,5 jam
30 mnt




K. Simpan gambar pada drive D dengan membuat nama folder Uji Kompetensi
Praktek 2013 dan nama file merupakan nama anda(peserta uji)
Contoh :







L. Print out gambar sesuai ketentuan

II.Hasil :
1. Gambar rencana bentuk detail kuda-kuda utama yang digunakan , tercetak
dalam skala gambar yang menyesuaikan ukuran kertas A4
2. Gambar detail sambungan kuda-kuda , tercetak dalam skala gambar yang
menyesuaikan ukuran kertas A4
3. Gambar plafond / langit-langit pada denah dasar dan lantai atas,tercetak
dalam skala 1 : 100
4. Gambar rencana kusen ( key plan ) , tidak terskala ( no scale )
5. Gambar detail type kusen,pintu dan jendela , tercetak dalam skala gambar
berdasarkan ukuran kertas A4
6. Gambar detail sambungan pada kusen,pintu dan jendela, tercetak dalam
skala gambar berdasarkan ukuran kertas A4
7. Gambarlah rencana detail tangga, tercetak dalam skala gambar berdasarkan
ukuran kertas A4
8. Semua gambar kerja ( besteks ) harus masuk dalam normalisasi/etiket



















SELAMAT MENGERJAKAN
SEMOGA SUKSES