Anda di halaman 1dari 10

Manajemen Industri

Teknik Peramalan

Rizki Ornelasari

( 115524209 )

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2014

A. DATA KONKRIT
Berdasarkan data penjualan kendaraan Mitsubishi di Indonesia selama tahun 20032013. Dari data penjualan kendaraan Mitsubishi di Indonesia akan diramalkan
permintaan untuk periode berikutnya selama 3 (tiga) periode kedepan yaitu untuk
tahun 2014-2016. Data tersebut adalah sebagai berikut.
Tahun

Jumlah Permintaan (unit)

2003

77.104

2004

89.590

2005

89.158

2006

47.023

2007

61.547

2008

87.524

2009

61.735

2010

106.483

2011

134.416

2012

148.918

2013

157.352

Sumber: www.google.com/search-data-penjualan-kendaraan-mitsubishi
1

B. PERAMALAN

PERMINTAAN

PRODUK

DAN

KESALAHAN

PERAMALAN

PERMINTAAN PRODUK
1. Metode Linier Tahun Dasar pada Tahun Tengah Data
1.1 Fungsi Permintaan dengan Metode Linier Tahun Dasar pada Tahun
Tengah Data
Tahun

Kode Tahun
(X)

X2

XY

2003

-5

77.104

25

-385.520

2004

-4

89.590

16

-358.360

2005

-3

89.158

-267.474

2006

-2

47.023

-94.046

2007

-1

61.547

-61.547

2008

87.524

2009

61.735

61.735

2010

106.483

212.966

2011

134.416

403.248

2012

148.918

16

595.672

2013

157.352

25

786.760

Jumlah ()

1.060.850

110

893.434

96440,90

8122,12

Fungsi Permintaan dengan metode ini:


Y = a + bX
Y = 96440,90 + 8122,12 X

1.2 Ramalan Permintaan Produk


Ramalan permintaan produk pada tahun 2014-2016 dapat ditentukan sebagai
berikut:
Pada tahun 2014, X = 6
Pada tahun 2015, X = 7
Pada tahun 2016, X = 8
Nilai X kemudian disubtitusikan ke fungsi permintaan maka ditentukan
jumlah permintaan pada tahun 2014, 2015, dan 2016 adalah:
Tahun

Y= 96440,90 + 8122,12 X

2014

145173,62 unit

2015

153295,74 unit

2016

161417,86 unit

1.3 Perhitungan Kesalahan Peramalan dengan Metode Fungsi Linier Tahun


Dasar pada Tahun Tengah Data

-5

77.104

-4

Yf = 96440,90 +

Y Yf

(Y Yf)2

55830,30

21273,7

452570311,7

89.590

63952,42

25637,58

657285508,3

-3

89.158

72074,54

17083,46

291844605,6

-2

47.023

80196,66

33173,66

1100491718

-1

61.547

88318,78

26771,78

716728204,4

87.524

96440,90

8916,90

79511105,61

61.735

104563,20

42828,20

1834254715

106.483

112685,14

6202,14

38466540,58

134.416

120807,26

13608,74

185197804,4

148.918

128929,38

19988,62

399544929,5

157.352

137051,50

20300,50

412110300,3

1.060.850

1855719,08

235785,28

6168005743

8122,12X

560.727.794,8

2. Metode Eksponensial
2.1 Fungsi Permintaan dengan Metode Fungsi Eksponensial

Tahun

Kode
Tahun (X)

X2

Log Y

X Log Y

2003

-5

77.104

25

4,887077

-24,4354

2004

-4

89.590

16

4,952260

-19,809

2005

-3

89.158

4,950160

-14,8505

2006

-2

47.023

4,672310

2007

-1

61.547

4,789207

-4,78921

2008

87.524

4,942127

2009

61.735

4,790531

4,790531

2010

106.483

5,027280

10,05456

2011

134.416

5,128451

15,38535

2012

148.918

16

5,172947

20,69179

2013

157.352

25

5,196872

25,98436

1.060.850

110

54,509223

3,677864

Jumlah
()

-9,34462

= 4, 955383
a = inv (log a)
= 90236,669

= 0,033435
b = inv (log b)
= 1,033

2.2 Ramalan Permintaan Produk


Y = a x bx

Y = 90236,669 x 1,033x
Tahun

Y= 90236,669 x 1,033x

2014

109644 unit

2015

113262,3 unit

2016

116999,9 unit

2.3 Perhitungan Kesalahan Peramalan dengan Metode Fungsi Eksponensial


X

Yf= 90236,669 x 1,033x

Y Yf

(Y Yf)2

-5

77.104

76715,2

389

151.162

-4

89.590

79246,81

10.343

106.981.654

-3

89.158

81861,95

7.296

53.232.331

-2

47.023

84563,4

37.540

1.409.281.284

-1

61.547

87353,99

25.807

666.000.599

87.524

90236,67

2.713

7.358.573

61.735

93214,48

31.479

990.957.603

106.483

96290,56

10.192

103.885.897

134.416

99468,15

34.948

1.221.352.551

148.918

102750,6

46.167

2.131.429.371

157.352

106141,4

51.211

2.622.529.274

1.060.850

9.313.160.300

846.650.936,36

3. Metode Konstan
3.1 Fungsi Permintaan dengan Metode Fungsi Konstan
Tahun

2003

77.104

2004

89.590

2005

89.158

2006

47.023

2007

61.547

2008

87.524

2009

61.735

2010

106.483

2011

134.416

2012

148.918

2013

157.352

Jumlah ()

1.060.850

Metode konstan Y peramalan = c

3.2 Ramalan Permintaan Produk


Tahun

Ramalan Permintaan (c)

2014

96.440,90 unit

2015

96.440,90 unit

2016

96.440,90 unit

3.3 Perhitungan Kesalahan Peramalan dengan Metode Fungsi Konstan


X

Yf= 96.440,90

Y Yf

(Y Yf)2

-5

77.104

96.440,90

19.336,90

373.915.701,61

-4

89.590

96.440,90

6.850,90

46.934.830,81
6

-3

89.158

96.440,90

7.282,90

53.040.632,41

-2

47.023

96.440,90

49.417,90

2.442.128.840,41

-1

61.547

96.440,90

34.893,90

1.217.584.257,21

87.524

96.440,90

8.916,90

79.511.105,61

61.735

96.440,90

34.705,90

1.204.499.494,81

106.483

96.440,90

10.042,10

100.843.772,41

134.416

96.440,90

37.975,10

1.442.108.220,01

148.918

96.440,90

52.477,10

2.753.846.024,41

157.352

96.440,90

60.911,10

3.710.162.103,21

1.060.850

13.424.574.982,91

1.220.415.907,53

C. PEMILIHAN METODE PERAMALAN PERMINTAAN PRODUK


Dari perhitungan peramalan permintaan produk dan kesalahan peramalan
permintaan produk yang telah saya buat, didapat data sebagai berikut:
Metode Linier Tahun Dasar pada Tahun Tengah Data
560.727.794,8
Metode Eksponensial
846.650.936,36
Metode Konstan
1.220.415.907,53
Metode peramalan permintaan yang paling baik atau yang seharusnya
digunakan yaitu metode peramalan yang nilai kesalahan peramalannya terkecil yaitu
pada MSE (Mean Square Error).
Berdasarkan data diatas maka yang seharusnya digunakan adalah Metode
Linier Tahun Dasar pada Tahun Tengah Data. Karena metode tersebut memiliki
nilai kesalahan peramalan paling kecil yaitu pada MSE = 560.727.794,8

D. GRAFIK

180,000
160,000

Jumlah Permintaan (unit)

140,000
120,000
100,000
80,000
60,000
40,000
20,000
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Periode

Data Konkrit

Metode Fungsi Linier Tahun Dasar pada Tahun Tengah Data