Anda di halaman 1dari 1

maupun sumber karbonnya dapat diamati dalam kolom winogradsky.

Kolom winogradsky adalah tempat yang digunakan untuk pertumbuhan mikrobia tanah,
merepresentasikan komunitas mikrobia tanah yang saling berinteraksi namun bukan interaksi
yang bersifat kontaminasi. Kolom winogradsky merupakan kultur diperkaya yang didalamnya
terjadi seleksi alam dan pemisahan niche antar mikrobia dan jika dilakukan pemindahan
berulang akan didapatkan kultur murni. Pada kolom ini dapat ditemukan minimal 6 tipe mikrobia
tanah yaitu anaerobic bacteria, green-sulphur bacteria, purple-sulphur bacteria, purple non-
sulphur bacteria, aerobic bacteria, dan photosynthetic mikrobes.
Peristiwa yang terjadi dalam kolom winogradsky dimulai pada bagian dasar yang
merupakan area anaerobik. Pada area ini Clostridium sp. yang bersifat anaerobik mendegradasi
selulosa dengan menggunakan enzim selulase dan didapatkan asam organik, etanol, dan glukosa.
Etanol dan asam organik digunakan Desulfovibrio sp. (anaerob) yang menggunakan SO
4
2-
dan
menghasilkan H
2
S yang digunakan oleh Chlorobium(green-sulphur bacteria) dan Chromatium
(purple-sulphur bacteria) sebagai donor elektron. Sedangkan sumber karbon kedua jenis bakteri
ini adalah CO
2.
Karena sulfat digunakan terus-menerus, maka kadarnya akan menurun dan
penurunan kadar ini menyebabkan Rhodomicrobium tumbuh dan menggunakan etanol atau asam
organik sebagai donor elektron dan CO
2
untuk memproduksi molekul organik.
Pada bagian permukaan tanah di kolom winogradsky terdapat Beggiatoa yang
merupakan bakteri aerob yang mampu mengoksidasi sulfur sebagai sumber energi dan
digunakan untuk mengubah CO
2
menjadi C organik. Kemudian di bagian air terdapat
Cyanobacteria yang mampu menyuplai O
2
untuk bakteri aerob yang membutuhka