Anda di halaman 1dari 14

SISTEM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN

PEMERINTAH PUSAT
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah sistem yang menjadi pedoman
pengambilan kebijakan pemerintahan di Indonesia. Sistem ini adalah pengganti dari
sistem yang sebelumnya disebut dengan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN.
!alam "ndang-"ndang nomor #$ tahun #%%& tertulis' Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan
untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang( jangka
menengah( dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan
masyarakat di tingkat Pusat dan !aerah.
!e)inisi Perencanaan (menurut Beberapa *hli'
+. Brobo,ski (-./&' Perencanaan adalah suatu himpunan dari keputusan akhir(
keputusan a,al dan proyeksi ke depan yang konsisten dan mencakup beberapa
periode ,aktu( dan tujuan utamanya adalah untuk mempengaruhi seluruh
perekonomian di suatu negara.
0aterston (-./$' Perencanaan adalah usaha sadar( terorganisasi dan terus
menerus guna memilih alternati) yang terbaik dari sejumlah alternati) untuk mencapai
tujuan tertentu.
+onyers dan Hills (-.1&' Perencanaan adalah proses yang kontinyu( terdiri dari
keputusan atau pilihan dari berbagai cara untuk menggunakan sumber daya yang ada(
dengan sasaran untuk mencapai tujuan tertentu di masa mendatang.
2.3. 3odaro (#%%%' Perencanaan 4konomi adalah upaya pemerintah secara
sengaja untuk mengkoordinir pengambilan keputusan ekonomi dalam jangka panjang
serta mempengaruhi( mengatur dan dalam beberapa hal mengontrol tingkat dan laju
pertumbuhan berbagai 5ariabel ekonomi yang utama untuk mencapai tujuan
pembangunan yang telah ditentukan sebelumnya
6hingan ' Perencanaan adalah teknik7cara untuk mencapai tujuan( untuk
me,ujudkan maksud dan sasaran tertentu yang telah ditentukan sebelumnya dan telah
dirumuskan denan baik oleh Badan Perencana Pusat. 3ujuan tersebut mungkin untuk
mencapai sasaran sosial( politik atau lainnya.
4lemen Perencanaan yaitu'
-. Perencanaan berhubungan dengan masa yang akan datang( implikasi'
perencanaan sangat berkaitan dengan' proyeksi7prediksi( penjad,alan
kegiatan( monitoring dan e5aluasi.
#. 2erencanakan berarti memilih' memilih berbagai alternati) tujuan agar
tercapai kondisi yang lebih baik( dan memilih cara7kegiatan untuk mencapai
tujuan7sasaran dari kegiatan tersebut
8. Perencanaan sebagai alat untuk mengalokasikan S!*( S!2( 2odal ' Sumber
daya terbatas sehingga perlu dilakukan pengalokasian sumber daya sebaik
mungkin( dan 9onsekuensi' pengumpulan dan analisis data dan in)ormasi
mengenai ketersediaan sumber daya yang ada menjadi sangat penting.
Perencanaaan bukan merupakan akti5itas indi5idual( orientasi masa kini( rutinitas(
trial and error( utopis dan terbatas pada pembuatan rencana. 3api merupakan bersi)at
public( berorientasi masa depan( strategis( deliberate( dan terhubung pada tindakan.
Perencanaan diperlukan karena alasan'
-. *danya kegagalan pasar . Perencanaan muncul disebabkan oleh
ketidakmampuan mekanisme harga dalam meningkatkan pertumbuhan(
e)isiensi dan keadilan. Semakin sulit atau semakin banyak masalah yang
menghambat pembangunan( semakin diperlukan adanya kebijakan yang
mengarah pada inter5ensi pemerintah( dan semakin besar kebutuhan akan
perencanaan.
#. Isu mobilisasi dan alokasi sumber daya. !engan keterbatasan sumber daya(
maka S! (tenaga kerja( S!*( kapital sebaiknya tidak digunakan untuk
kegiatan yang tidak produkti) atau bersi)at coba-coba. Proyek7in5estasi harus
ditentukan secara cermat( dikaitkan dengan tujuan perencanaan secara
keseluruhan.
8. !ampak psikologis dan dampak terhadap sikap7pendirian. Pernyataan tentang
tujuan pembangunan ekonomi dan sosial seringkali mempunyai dampak
psikologis dan penerimaan yang berbeda antara satu kelompok masyarakat
dengan kelompok masyarakat yang lain. !engan memperoleh dukungan dari
berbagai kelompok masyarakat( dari kelompok7kelas7 sukubangsa7agama yang
berbeda( diharapkan tujuan pembangunan lebih mudah tercapai
&. Bantuan luar negeri. Bantuan dari negara donor akan berpeluang lebih besar(
jika disertai dengan rencana kegiatan yang rasional( dan dapat meyakinkan
bah,a dana yang diterima akan digunakan untuk kegiatan yang berman)aat.
*da beberapa persyaratan yang diajukan oleh negara donor yang berkaitan
dengan isu-isu global.
:ungsi72an)aat Perencanaan yaitu sebagai penuntun arah( minimalisasi
9etidakpastian( minimalisasi ine)isiensi sumber daya( dan penetapan Standar dalam
Penga,asan 9ualitas. *dapun syarat perencanaan harus memiliki( mengetahui( dan
memperhitungkan'
-. 3ujuan akhir yang dikehendaki.
#. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk me,ujudkannya (yang mencerminkan
pemilihan dari berbagai alternati).
8. 6angka ,aktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.
&. 2asalah-masalah yang dihadapi.
$. 2odal atau sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya.
/. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
;. <rang( organisasi( atau badan pelaksananya.
1. 2ekanisme pemantauan( e5aluasi( dan penga,asan pelaksanaannya.
Si)at Perencanaan( yaitu'
-. !ari segi ruang lingkup tujuan dan sasarannya( perencanaan dapat bersi)at
nasional( sektoral dan spasial.
#. !ari bentuknya perencanaan dapat berupa perencanaan agregati) atau
komprehensi) dan parsial.
8. !alam jangkauan dan hierarkinya( ada perencanaan tingkat pusat dan tingkat
daerah.
&. !ari jangka ,aktunya( perencanaan dapat bersi)at jangka panjang( menengah(
atau jangka pendek.
$. !ilihat dari arus in)ormasi( perencanaan dapat bersi)at dari atas ke ba,ah (top
do,n( dari ba,ah ke atas (bottom up( atau kedua-duanya.
/. !ari segi ketetapan atau kelu,esan proyeksi ke depannya( perencanaan dapat
indikati) atau preskripti).
;. Berdasarkan sistem politiknya( perencanaan dapat bersi)at alokati)( ino5ati)
dan radikal.
8 (tiga aspek yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas produk perencanaan'
-. 3untutan untuk semakin melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses
pengambilan keputusan dan adanya keterbukaan dalam proses pengelolaan
pembangunan.P
#. Perencanaan tahunan dan perencanaan jangka menengah perlu terintegrasi
dalam perencanaan jangka panjang. Pentingnya perspekti) jangka panjang
juga ditekankan dengan perlunya menampung kecenderungan global jangka
panjang dalam perencanaan jangka menengah. Pentingnya kecenderungan
jangka panjang di dunia( khususnya perkembangan ekonomi dan teknologi(
perlu dikaji implikasinya terhadap pencapaian sasaran pembangunan jangka
menengah.
8. Perlunya memperhatikan kualitas data dan in)ormasi yang akurat dan terkini
sebagai basis pengambilan keputusan dan penyusunan dokumen perencanaan.
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ' =*gar kegiatan pembangunan berjalan
e)ekti)( e)isien( dan bersasaran maka diperlukan perencanaan pembangunan>
?andasan :iloso)is'
-. +ita-cita Nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan ""! Negara
@epublik Indonesia 3ahun -.&$ adalah berkehidupan kebangsaan yang bebas(
bersatu( berdaulat( adil( dan makmurA
#. 3ujuan Nasional dengan dibentuknya pemerintahan adalah untuk melindungi
segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia( memajukan
kesejahteraan umum( mencerdaskan kehidupan bangsa( dan ikut melaksanakan
ketertiban duniaA
8. 3ugas Pokok Setelah 9emerdekaan adalah menjaga kemerdekaan serta
mengisinya dengan pembangunan yang berkeadilan dan demokratis yang
dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambunganA
&. *gar kegiatan pembangunan berjalan e)ekti)( e)isien( dan bersasaran maka
diperlukan perencanaan pembanagunan.
Peraturan Perundang-undangan di dalam Perencanaan dan Penganggaran'
"ndang-"ndang No. -; tahun #%%8 tentang 9euangan NegaraA
"ndang-"ndang No. #$ tahun #%%& tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPNA
"ndang-"ndang No. 8# tahun #%%& tentang Pemerintahan !aerahA
"ndang-"ndang No. 88 tahun #%%& tentang Perimbangan 9euangan Pusat dan
!aerahA
"ndang-"ndang No. -; tahun #%%; tentang @encana Pembangunan 6angka
Panjang Nasional (@P6PN #%%$-#%#$A
Peraturan Pemerintah No #% tahun #%%& tentang @encana 9erja PemerintahA
Peraturan Pemerintah No #- tahun #%%& tentang @encana 9erja dan *nggaran
9ementerian7?embaga yang dire5isi menjadi Peraturan Pemerintah No .%
tahun #%-% A
Peraturan Pemerintah No 8. tahun #%%/ tentang 3atacara Pengendalian dan
45aluasi Pelaksanaan @encana PembangunanA
Peraturan Pemerintah No &% tahun #%%/ tentang 3atacara Penyusunan
@encana Pembangunan NasionalA
Peraturan Pemerintah No 81 tahun #%%; tentang pembagian urusan pemerintah
antar pemerintah( Pemerintahan !aerah Pro5insi( 9abupaten dan 9ota.
Peraturan Pemerintah No 1 tahun #%%1 tentang 3ahapan( 3ata +ara
Penyusunan( Pengendalian dan 45aluasi Pelaksanaan @encana Pembangunan
!aerahA
Peraturan 2enteri !alam Negeri No $& tahun #%-% tentang Pelaksanaan
Peraturan Pemerintah No 1 3ahun #%%1 tentang 3ahapan( 3ata +ara
Penyusunan( Pengendalian dan 45aluasi Pelaksanaan @encana Pembangunan
!aerahA
Peraturan Presiden No $ 3ahun #%-% tentang @encana Pembangunan 6angka
2enengah Nasional (@P62N #%-%-#%-&
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah (- satu kesatuan tata cara
perencanaan pembangunanA (# untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan
dalam jangka panjang( jangka menengah( dan tahunanA (8 yang dilaksanakan oleh
unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah. Proses
Perencanaan'
-. Pendekatan Politik' Pemilihan Presiden79epala !aerah menghasilkan rencana
pembangunan hasil proses politik (public choice theory o) planning(
khususnya penjabaran Bisi dan 2isi dalam @P627!.
#. Proses 3eknokratik' menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh
lembaga atau satuan kerja yang secara )ungsional bertugas untuk itu.
8. Partisipati)' dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders( antara lain
melalui 2usrenbang.
&. Proses top-do,n dan bottom-up' dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.
*sas Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional'
-. Pembangunan nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi dengan
prinsip-prinsip kebersamaan( berkeadilan( berkelanjutan( ber,a,asan
lingkungan( serta kemandirian dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan
kesatuan nasional.
#. Perencanaan pembangunan nasional disusun secara sistematis( terarah(
terpadu( menyeluruh( dan tanggap terhadap perubahan.
8. SPPN diselenggarakan berdasarkan asas umum penyelenggaraan negara ' *sas
kepastian hukum( *sas tertib penyelenggaraan negara( *sas kepentingan
umum( *sas keterbukaan( *sas proporsionalitas( *sas pro)esionalitas( dan
*sas akuntabilitas.
3ujuan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional'
-. 2endukung koordinasi antar-pelaku pembangunan.
#. 2enjamin terciptanya integrasi( sinkronisasi( dan sinergi baik antar-!aerah(
antar-ruang( antar-,aktu( antar-)ungsi pemerintah maupun antara Pusat dan
!aerah
8. 2enjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan( penganggaran(
pelaksanaan( dan penga,asan.
&. 2engoptimalkan partisipasi masyarakat
2enjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara e)isien( e)ekti)( berkeadilan(
dan berkelanjutan
@uang ?ingkup Perencanaan (""#$7#%%&'
-. @encana Pembangunan 6angka Panjang Nasional (@P6P-Nasional
#. @encana Pembangunan 6angka 2enengah Nasional (@P62-Nasional
8. @enstra 9ementerian 7 ?embaga (@enstra 9? Peraturan Pimpinan 9?
&. @encana 9erja Pemerintah (@9P Per Pres
$. @encana 9erja 9ementerian 7 ?embaga (@enja 9? Peraturan Pimpinan 9?
3erdapat kendala perencanaan dan penganggaran secara umum dan spesi)ik. 9endala
umum( yaitu'
-. ?emahnya koordinasi dalam pengelolaan data dan in)ormasi sehingga tidak
tepat sasaran.
#. ?emahnya keterkaitan proses perencanaan( proses penganggaran dan proses
politik dalam menerjemahkan dokumen perencanaan menjadi dokumen
anggaran.
8. 9urangnya keterlibatan masyarakat ,arga (ci5il society.
&. ?emahnya sistem pemantauan( e5aluasi dan pengendalian (sa)eguarding.
$. ?emahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
/. 9etergantungan pada sumberdana dari donor dan lembaga internasional.
Permasalahan (Spesi)ik dalam perencanaan dan penganggaran( adalah'
-. Permasalahan yang terkait dengan struktur program dan kegiatan perencanaan
dan penganggaran antara lain adalah'
Pelaksanaan (operasional perencanaan yang di,ujudkan dalam bentuk
program( cenderung disusun dengan pendekatan input based.
Program digunakan oleh beberapa 9ementerian Negara7?embaga.
Program memiliki tingkatan kinerja yang terlalu luas.
Program memiliki tingkatan yang sama atau lebih rendah dibandingkan
kegiatan. 2asih ditemui adanya beberapa keluaran yang tidak berkaitan
dengan pencapaian kinerja.
#. Permasalahan yang terkait dengan tidak sinerginya perencanaan pusat(
perencanaan sektoral dan daerah.
Pembangunan nasional (makro semata-mata agregasi (gabungan atas
pembangunan-pembangunan daerah7,ilayah atau bahkan sekedar
gabungan pembangunan antar sektor semata.
Pembangunan nasional adalah hasil sinergi berbagai bentuk keterkaitan
(linkages( baik keterkaitan spasial (spatial linkages atau regional
linkages( keterkaitan sektoral (sectoral linkages dan keterkaitan
institusional (institutional linkages.
8. Perubahan lingkungan strategis nasional dan internasional yang perlu
diperhatikan antara lain'
!emokratisasi( Proses perencanaan pembangunan dituntut untuk disusun
secara terbuka dan melibatkan semakin banyak unsur masyarakat
<tonomi !aerah( Perencanaan pembangunan dituntut untuk selalu
sinkron dan sinergis antara Pusat( Pro5insi dan 9abupaten
Globalisasi( Perencanaan pembangunan dituntut untuk mampu
mengantisipasi kepentingan nasional dalam kancah persaingan global
Perkembangan 3eknologi( Perencanaan pembangunan dituntut untuk
selalu beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat
3antangan Perencanaan Pembangunan'
-. 2enghadapi dinamika perubahan serta kompleksitas permasalahan
pembangunan nasional tersebut di atas( maka SPPN dituntut untuk mampu'
#. 2engalokasikan sumberdaya pembangunan kedalam kegiatan-kegiatan
melalui kelembagaan-kelembagaan dalam konteks untuk mencapai masa
depan yang diinginkanA
8. :leksible dengan horiCon perencanaan yang ditetapkan( sehingga tidak terlalu
kaku dengan penerapan konsep pembangunan jangka pendek( menengah dan
panjangA
&. 2emperluas dan mendiseminasikan kemampuan perencanaan ke seluruh
lapisan masyarakat.
2usya,arah Perencanaan Pembangunan (2usrenbang' Setiap proses penyusunan
dokumen rencana pembangunan tersebut memerlukan koordinasi antar instansi
pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan( melalui suatu )orum yang
disebut sebagai 2usya,arah Perencanaan Pembangunan atau 2usrenbang. 6adi
2usrenbang adalah '
-. :orum antarpelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional
dan rencana pembangunan daerah
#. :orum pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan
daerah dimulai dari tingkat desa7kelurahan( kecamatan( )orum S9P!(
kabupaten7kota( pro5insi( dan regional sampai tingkat nasional
8. !iikuti oleh unsur-unsur penyelenggara Negara dengan mengikutsertakan
masyarakat.
6uknis 2usrenbang #%%;( dibagi ke dalam bagian7tahapan penyelenggaraan proses
2usrenbang'
-. 2usrenbang !esa79elurahan
#. 2usrenbang 9ecamatan
8. :orum S9P! 9abupaten79ota
&. 2usrenbang 9abupaten79ota
$. Pasca 2usrenbang 9abupaten 9ota
/. :orum S9P! Pro5insi
;. @apat 9oordinasi Pusat (@akorpus
1. 2usrenbang Pro5insi
.. Pasca 2usrenbang Pro5insi
-%. 2usrenbang Nasional

Pengendalian Pelaksanaan @encana '
-. Pimpinan 9ementerian7?embaga7S9P! melakukan pengendalian pelaksanaan
rencana pembangunan sesuai dengan tugas dan ke,enangan masing-masing.
#. Pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan merupakan tugas dan )ungsi
yang melekat pada masing-masing 9ementerian7?embaga7 S9P!.
8. Pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan dimaksudkan untuk
menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan yang tertuang dalam
rencana dilakukan melalui kegiatan koreksi dan penyesuaian selama
pelaksanaan rencana tersebut.
&. 2enteri79epala Bappeda menghimpun dan menganalisis hasil pemantauan
pelaksanaan rencana pembangunan dari masing-masing pimpinan
kementerian7lembaga7satuan kerja perangkat daerah sesuai dengan tugas dan
ke,enangannya
45aluasi Pelaksanaan @encana '
-. 2erupakan bagian dari kegiatan perencanaan pembangunan yang secara
sistematis mengumpulkan dan menganalisis data dan in)ormasi untuk menilai
pencapaian sasaran( tujuan dan kinerja pembangunan.
#. 45aluasi dilaksanakan berdasarkan indikator dan sasaran kinerja yang
tercantum dalam dokumen rencana pembangunan. Indikator dan sasaran
kinerja mencakup masukan (input( keluaran (output( hasil (result( man)aat
(bene)it dan dampak (impact.
8. !alam rangka perencanaan pembangunan( setiap kementerian7lembaga( baik
pusat maupun daerah( berke,ajiban untuk melaksanakan e5aluasi kinerja
pembangunan yang merupakan dan atau terkait dengan )ungsi dan
tanggungja,abnya.
&. !alam melaksanakan e5aluasi kinerja proyek pembangunan(
kementerian7lembaga( baik pusat maupun daerah( mengikuti pedoman dan
petunjuk pelaksanaan e5aluasi kinerja untuk menjamin keseragaman metode(
materi( dan ukuran yang sesuai untuk masing-masing jangka ,aktu sebuah
rencana.
SISTEM PENGANGGARAN PEMERINTAH
A. Prinsip-Prinsip Penganggaran
*nggaran merupakan satu instrumen penting di dalam manajemen karena
merupakan bagian dari )ungsi manajemen. !i dunia bisnis maupun di organisasi
sektor publik( termasuk pemerintah( anggaran merupakan bagian dari akti5itas
penting yang dilakukan secara rutin. !alam rangka penyusunan anggaran terdapat
beberapa prinsip penganggaran yang perlu dicermati( yaitu'
1. Transparansi dan Akuntabiitas Anggaran
*PB! harus dapat menyajikan in)ormasi yang jelas mengenai tujuan(
sasaran( hasil( dan man)aat yang diperoleh masyarakat dari suatu kegiatan atau
proyek yang dianggarkan. *nggota masyarakat memiliki hak dan akses yang
sama untuk mengetahui proses anggaran karena menyangkut aspirasi dan
kepentingan masyarakat( terutama pemenuhan kebutuhan-kebutuhan hidup
masyarakat. 2asyarakat juga berhak untuk menuntut pertanggungja,aban atas
rencana ataupun pelaksanaan anggaran tersebut.
!. Disipin Anggaran
Pendapatan yang direncanakan merupakan perkiraan yang terukur secara
rasional yang dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan( sedangkan belanja
yang dianggarkan pada setiap pos7pasal merupakan batas tertinggi pengeluaran
belanja.
Penganggaran pengeluaran harus didukung dengan adanya kepastian
tersedianya penerimaan dalam jumlah yang cukup dan tidak dibenarkan
melaksanakan kegiatan yang belum7tidak tersedia anggarannya dalam *PB!7
*PB!-Perubahan.
". #eadian Anggaran
Pemerintah daerah ,ajib mengalokasikan penggunaan anggarannya secara
adil agar dapat dinikmati oleh seluruh kelompok masyarakat tanpa diskriminasi
dalam pemberian pelayanan karena pendapatan daerah pada hakekatnya diperoleh
melalui peran serta masyarakat.
$. E%isiensi dan E%ekti&itas Anggaran
Penyusunan anggaran hendaknya dilakukan berlandaskan asas e)isiensi( tepat
guna( tepat ,aktu pelaksanaan( dan penggunaannya dapat
dipertanggungja,abkan. !ana yang tersedia harus diman)aatkan dengan sebaik
mungkin untuk dapat menghasilkan peningkatan dan kesejahteraan maksimal
untuk kepentingan masyarakat.
'. Disusun Dengan Pendekatan #iner(a
*PB! disusun dengan pendekatan kinerja( yaitu mengutamakan upaya
pencapaian hasil kerja (output/outcome) dari perencanaan alokasi biaya atau input
yang telah ditetapkan. Hasil kerjanya harus sepadan atau lebih besar dari biaya
atau input yang telah ditetapkan. Selain itu harus mampu menumbuhkan
pro)esionalisme kerja di setiap organisasi kerja yang terkait.
!alam pasal 8 ""! -.&$( disebutkan bah,a D2ajelis Permusya,aratan
@akyatmenetapkan ""! dan garis-garis besar haluan negara (GBHND.
GBHN adalah haluan negara tentang pembangunan nasional dalam garis-garis
besarsebagai pernyataan kehendak rakyat. "ntuk menjabarkan garis-garis besar
haluan negaraini( disusunlah rencana pembangunan lima tahun atau @epelita. !engan
demikian( sasaran yang tercantum dalam @epelita( selalu mengacu pada sasaran
GBHN.
!alam pelaksanaannya( disusun antara lain *nggaran Pendapatan dan Belanja
Negara(*PBN sebagai rencana operasional tahunan yang menjabarkan sasaran
@epelita. "ntukmenjembatani sasaran @epelita dengan *PBN( disusun sasaran
@epelita 3ahunan (Sarlita sebagai dokumen yang diacu untuk menyusun sasaran
*PBN. !engan demikian antaraGBHN( @epelita( Sarlita( dan *PBN saling berkait
satu sama lain.
"ntuk mencapai sasaran @epelita( dibutuhkan sejumlah dana yang berasal dari'
-. 3abungan Pemerintah(
#. Bantuan ?uar Negari (Bantuan Proyek(
8. !ana 2asyarakat.
*NGG*@*N P4N!*P*3*N !*N B4?*N6* N4G*@* (*PBN
Sistem anggaran belanja negara di Indonesia( dibagi menjadi # bagian( yaitu '
-. Sistim penerimaan( terdiri dari'
.. Penerimaan dalam negeri
.. Penerimaan pembangunan
#. Sisi pengeluaran terdiri dari'
.. Pengeluaran rutin( dan
.. Pengeluaran pembangunan
2enurut GBHN( Indonesia menganut sitem anggaran berimbang yang dinamis(
artinyapengeluaran negara sama dengan penerimaannya.