Anda di halaman 1dari 12

BAB II

PELAKSANAAN
A. Sasaran
Penyuluhan kesehatan mengenai Anemia pada Ibu Hamil ditujukan kepada masyarakat
pada umumnya. Sasaran penyuluhan adalah Ibu hamil di desa Sibrama Kemranjen.
B. Tempat dan Waktu
Hari/Tanggal : Jumat, !ebruari "#$%
&aktu : #'.## &I( ) $#."# &I(
Tempat : Aula Kant*r Kelurahan +esa Sibrama Ke,amatan Kemranjen
C. Materi
a. Pengertian anemia dan anemia pada ibu hamil
b. Penyebab anemia pada kehamilan
,. -iri.,iri ibu hamil dengan anemia
d. Akibat anemia pada ibu hamil
e. Penatalaksanaan dan pen,egahan anemia pada ibu hamil
/. 0enjelaskan ,ara minum tablet 1at besi yang benar
D. Metode dan Teknik
$. 0et*de
0et*de yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah :
a2 -eramah
b2 Tanya ja3ab
". Teknik
Teknik yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah :
a2. 0enyiapkan materi yang akan disajikan.
b2. 0enjelaskan tujuan dari pr*m*si kesehatan yang dilakukan.
,2. 0enyajikan materi kemudian melakukan diskusi dan tanya ja3ab.
E. Media
4ea/let Anemia pada Ibu Hamil
F. Strategi Peaksanaan
$. Persiapan :
a2. K*nsultasi dengan pembimbing.
b2. 0enyiapkan materi.
". Pelaksanaan :
a2. 0empresentasikan materi.
b2. +iskusi.
,2. 56aluasi : Tanya ja3ab dengan ibu.ibu hamil
d2. Penutup.
!. Kegiatan Peaksanaan
No Waktu Kegiatan Pen"uu#an Kegiatan Peserta
$ % menit Pem$ukaan 0enja3absalam, mendengarkan
dengan seksama
a. 0engu,apkan salam dan terima
kasih atas kedatangan para peserta.
b. 0emperkenalkan diri dan apersepsi.
" "7 menit Peaksanaan Kegiatan Pen"uu#an 0endengarkandan memperhatikan
a. 0enyampaikan materi tentang
pengertian Anemia dan anemia pada
ibu hamil
0enyampaikan Penyebab anemia
pada kehamilan
,. 0enyampaikan ,iri.,iri ibu hamil
dengan anemia
d. 0enjelaskan Akibat anemia pada ibu
hamil
e. 0enjelaskan Penatalaksanaan dan
pen,egahan anemia pada ibu hamil.
/. 0enjelaskan ,ara minum tablet 1at
besi yang benar
% "# menit Penutup Peserta memperhatikan dan
a. 0emberikan kesempatan pada
peserta untuk bertanya jika terdapat
hal.hal yang belum jelas.
memberikan pertanyaan jika ada yang
belum jelas serta menja3ab
pertanyaan yang diberikan kepada
peserta saat e6aluasi.
0enja3ab salam
b. 0enyimpulkan atau merangkum
hasil penyuluhan
,. 0enge6aluasi hasil kegiatan dan
meminta salah satu dari peserta
untuk mengulangi ,ara meminum
tablet 1at besi yang benar.
d. 0emberi salam dan meminta maa/
bila ada kesalahan
BAB III
PEMBA%ASAN
A. PEN!E&TIAN ANEMIA DAN ANEMIA PADA KE%AMILAN
Anemia adalah jumlah sel darah merah menurun, kadar Hb menurun di ba3ah n*rmal
8n*rmal 3anita $" gr 9, pria $: gr92. Pada 3anita hamil dikatakan anemia apabila kadar Hb
nya di ba3ah $$ gr 9 dan anemia berat jika Hb diba3ah gr9. -ara mengetahui se,ara
pasti kadar Hb dengan dilakukan tes darah. +arah akan bertambah banyak dalam kehamilan
yang la1im disebut Hidremia atau Hipervolemia. Akan tetapi, bertambahnya sel darah kurang
dibandingkan dengan bertambahnya plasma sehingga terjadi pengen,eran darah.
Perbandingan tersebut adalah sebagai berikut: plasma %#9, sel darah $9 dan haem*gl*bin
$'9. (ertambahnya darah dalam kehamilan sudah dimulai sejak kehamilan $# minggu dan
men,apai pun,aknya dalam kehamilan antara %" dan %; minggu 8&iknj*sastr*, "##"2.
Se,ara /isi*l*gis, pengen,eran darah ini untuk membantu meringankan kerja jantung yang
semakin berat dengan adanya kehamilan. Perubahan hemat*l*gi sehubungan dengan
kehamilan adalah *leh karena perubahan sirkulasi yang makin meningkat terhadap plasenta
dari pertumbuhan payudara. <*lume plasma meningkat :=.;=9 dimulai pada trimester ke II
kehamilan, dan maksimum terjadi pada bulan ke ' dan meningkatnya sekitar $### ml,
menurun sedikit menjelang aterem serta kembali n*rmal % bulan setelah partus. Stimulasi
yang meningkatkan 6*lume plasma seperti lakt*gen plasenta, yang menyebabkan
peningkatan sekresi aldester*n.
B. PEN'EBAB ANEMIA PADA KE%AMILAN
Penyebab anemia de/isiensi besi pada kehamilan, yaitu :
$. Hiper6*lemia, menyebabkan terjadinya pengen,eran darah
". Pertambahan darah tidak sebanding dengan pertambahan plasma
%. Kurangnya 1at besi dalam makanan
:. Kebutuhan 1at besi meningkat
=. >angguan pen,ernaan dan abs*rbs
Pada ibu hamil, beberapa /akt*r risik* yang berperan dalam meningkatkan pre6alensi anemia
de/isiensi 1at besi, antara lain :
$. ?mur ibu @ "# tahun dan A %= tahun. &anita yang berumur kurang dari "# tahun atau
lebih dari %= tahun, mempunyai risik* yang tinggi untuk hamil. Karena akan
membahayakan kesehatan dan keselamatan ibu hamil maupun janinnya, berisik*
mengalami pendarahan dan dapat menyebabkan ibu mengalami anemia. &intr*be 8$'72
menyatakan bah3a usia ibu dapat mempengaruhi timbulnya anemia, yaitu semakin
rendah usia ibu hamil maka semakin rendah kadar hem*gl*binnya. 0uhilal et al 8$''$2
dalam penelitiannya menyatakan bah3a terdapat ke,endrungan semakin tua umur ibu
hamil maka presentasi anemia semakin besar
". Pendarahan akut
%. Pendidikan rendah
:. Pekerja berat
=. K*nsumsi tablet tambah darah @ '# butir
;. 0akan @ % kali dan kurang mengandung 1at besi.
C. CI&I(CI&I IB) %AMIL DEN!AN ANEMIA
(iasanya ibu hamil dengan anemia mengeluhkan sebagian atau keseluruhan ,iri.,iri
diba3ah ini, dan untuk memastikannya harus dengan tes kadar Hb dalam darah. -iri.,iri
tersebut antara lain :
a. Pu,at pada bibir, k*njungti6a, lidah, gusi, kulit.
b. 4emah
,. 4etih
d. 4esu
e. 4unglai
/. Ba/as terengah.engah
g. Byeri dada
h. Ikterus
D. MACAM(MACAM ANEMIA PADA IB) %AMIL
$. Anemia de/isiensi besi/ karena kekurangan 1at besi
Penyebab tersering anemia selama kehamilan dan masa ni/as adalah de/isiensi
besi dan kehilangan darah akut. Tidak jarang keduanya saling berkaitan erat, karena
pengeluaran darah yang berlebihan disertai hilangnya besi hem*gl*bin dan terkurasnya
simpanan besi pada suatu kehamilan dapat menjadi penyebab penting anemia de/isiensi
besipadakehamilanberikutnya.Status gi1i yang kurang sering berkaitan dengan anemia
de/isiensi besi 8S,h*ll, $''2. Pada gestasi biasa dengan satu janin, kebutuhan ibu akan
besi yang dipi,u *leh kehamilannya rata.rata mendekati ## mgC sekitar =## mg, bila
tersedia, untuk ekspansi massa hem*gl*bin ibu sekitar "## mg atau lebih keluar melalui
usus, urin dan kulit. Jumlah t*tal ini $### mg jelas melebihi ,adangan besi pada sebagian
besar 3anita. Ke,uali apabila perbedaan antara jumlah ,adangan besi ibu dan kebutuhan
besi selama kehamilan n*rmal yang disebutkan diatas dik*mpensasi *leh penyerapan besi
dari saluran ,erna, akan terjadi anemia de/isiensi besi.
+engan meningkatnya 6*lume darah yang relati/ pesat selama trimester kedua,
maka kekurangan besi sering bermani/estasi sebagai penurunan tajam k*nsentrasi
hem*gl*bin. &alaupun pada trimester ketiga laju peningkatan 6*lume darah tidak terlalu
besar, kebutuhan akan besi tetap meningkat karena peningkatan massa hem*gl*bin ibu
berlanjut dan banyak besi yang sekarang disalurkan kepada janin. Karena jumlah besi
tidak jauh berbeda dari jumlah yang se,ara n*rmal dialihkan, ne*natus dari ibu dengan
anemia berat tidak menderita anemia de/isiensi besi 8 Arisman, "##7 2.
". Anemia karena perdarahan
Sering terjadi pada masa ni/as. S*lusi* plasenta dan plasenta pre6ia dapat menjadi
sumber perdarahan serius dan anemia sebelum atau setelah pelahiran. Pada a3al
kehamilan, anemia akibat perdarahan sering terjadi pada kasus.kasus ab*rtus, kehamilan
ekt*pik, dan m*la hidatid*sa. Perdarahan masih membutuhkan terapi segera untuk
memulihkan dan mempertahankan per/usi di *rgan.*rgan 6ital 3alaupun jumlah darah
yang diganti umumnya tidak mengatasi di/isit hem*gl*bin akibat perdarahan se,ara
tuntas, se,ara umum apabila hip*6*lemia yang berbahaya telah teratasi dan hem*stasis
ter,apai, anemia yang tersisa sey*gyanya diterapi dengan besi. ?ntuk 3anita dengan
anemia sedang yang hem*gl*binnya lebih dari 7 g/dl, k*ndisinya stabil, tidak lagi
menghadapi kemungkinan perdarahan serius, dapat ber*bat jalan tanpa memperlihatkan
keluhan, dan tidak demam, terapi besi selama setidaknya % bulan merupakan terapi
terbaik dibandingkan dengan trans/usi darah 8 Sar3*n*, "##= 2.
%. Anemia karena radang/ keganasan
>ejala.gejala tubuh lemah, penurunan berat badan, dan pu,at sudah sejak jaman
dulu dikenal sebagai ,iri penyakit kr*nik. (erbagai penyakit terutama in/eksi kr*nik dan
ne*plasma menyebabkan anemia derajat sedang dan kadang.kadang berat, biasanya
dengan eritr*sit yan sedikit hip*kr*mik dan mikr*sitik. +ahulu, in/eksi khususnya
tuber,ul*sis, end*karditis, atau este*mielitis sering menjadi penyebab, tetapi terapi
antimikr*ba telah se,ara bermakna menurunkan insiden penyakit.penyakit tersebut. Saat
ini, gagal ginjal kr*nik, kanker dan kem*terapi, in/eksi 6irus imun*de/isiensi manusia
8HI<2, dan peradangan kr*nik merupakan penyebab tersering anemia bentuk ini.
Selama kehamilan, sejumlah penyakit kr*nik dapat menyebabkan anemia.
(eberapa diantaranya adalah penyakit ginjal kr*nik, supurasi, penyakit peradangan usus
8in/lammat*ry b*3el disease2, lupus eritemat*sus sistemetik, in/eksi granul*mat*sa,
keganasan, dan arthritis rem*t*id. Anemia biasanya semakin berat seiring dengan
meningkatnya 6*lume plasma melebihi ekspansi massa sel darah merah. &anita dengan
piel*n/ritis akut berat sering mengalami anemia nyata. Hal ini tampaknya terjadi akibat
meningkatnya destruksi erit*sit dengan pr*duksi eritr*p*ietin n*rmal 8-a6enee dkk,"##$2.
:. Anemia aplastik karena kerusakan sumsum tulang
&alaupun jarang dijumpai pada kehamilan, anemia aplastik adalah suatu penyulit
yang parah. +iagn*sis ditegakkan apabila dijumpai anemia, biasanya disertai
tr*mb*sit*penia, leu,*penia, dan sumsum tulang yang sangat hip*seluler 80arsh dll,
$'''2. Pada sekitar sepertiga kasus, anemua dipi,u *leh *bat atau 1at kimia lain, in/eksi,
radiasim, leukemia, dan gangguan imun*l*gis.
Kelainan /ungsi*nal mendasar tampaknya adalah penurunan men,*l*k sel induk
yang terikat di sumsum tulang. (anyak bukti yang menyatakan bah3a penyakit ini
diperantarai *leh pr*ses imun*l*gis 8D*ung dan 0a,ieje3ski, $'''2. Pada penyakit yang
parah, yang dide/inisikan sebagai hip*selularitas sumsum tulang yang kurang dari "=
persen, angka kelangsungan hidup $ tahun hanya "# persen 8Suhemi, "##72.
=. Anemia hem*litik karena usia sel darah merah yang pendek
Anemia hem*litik disebabkan penghan,uran/peme,ahan sel darah merah yang lebih
,epatdaripembuatannya.Inidapatdisebabkan*leh :
a. !akt*r intra k*puskuler dijumpai pada anemia hem*litik heriditer, talasemia, anemia sel
si,kle 8sabit2, hem*gl*bin, -, +, >, H, I dan paraksismal n*kturnal hem*gl*binuria
b. !akt*r ekstrak*rpuskuler, disebabkan malaria, sepsis, kera,un 1at l*gam, dan dapat
beserta *bat.*batan, leukemia, penyakit h*dgkin dan lain.lain.
>ejala utama adalah anemia dengan kelaina.kelainan gambaran darah, kelelahan,
kelemahan, serta gejala k*mplikasi bila terjadi kelainan pada *rgan.*rgan 6ital
Peng*batan bergantung pada jenis anemia hem*litik serta penyebabnya. (ila disebabkan
*leh in/eksi maka in/eksinya di berantas dan diberikan *bat.*bat penambah darah. Bamun,
pada beberapa jenis *bat.*batan, hal ini tidak memberikan hasil. 0aka trans/usi darah
yang berulang dapat membantu penderita ini.
;. Anemia megal*blastik karena gangguan pen,ernaan
Anemia megal*blastik yang disebabkan *leh kekurangan 6itamin ($" selama
kehamilan sangat jarang terjadi, ditandai *leh kegagalan tubuh menyerap 6itamin ($"
karena tidak adanya /akt*r intrinsik. Ini adalah suatu penyakit aut*imun yang sangat jarang
pada 3anita dengan kelainan ini. +e/isiensi 6itamin ($" pada 3anita hamil lebih mungkin
dijumapai pada mereka yang menjalani reseksi lambung parsial atau t*tal. Kausa lain
adalah penyakit -r*hn, reseksi ileum, dan pertumbuhan bakteri berlebihan di usus halus.
Kadar 6itamin ($" serum diukur dengan radi* immun*assay. Selama kehamilan,
kadar n*nhamil karena berkurangnya k*nsentrasi pr*tein pengangkut ($" transk*balamin.
&anita yang telah menjalani gastrekt*mi t*tal harus diberi $### mg sian*k*balamin
86itamin ($"2 intramus,ular setiap bulan. 0ereka yang menjalani gastrekt*mi parsial
biasanya tidak memerlukan terapi ini, tetapi selama kehamilan kadar 6itamin ($" perlu
dipantau. Tidak ada alasan untuk menunda pemberian asam /*lat selama kehamilan hanya
karena kekha3atiran bah3a akan terjadi gangguan integritas sara/ pada 3anita yang
mungkin hamil dan se,ara bersamaan mengidap anemia pernisi*sa Addis*nian yang tidak
terdeteksi 8sehingga tidak di*bati2.
7. Anemia karena penyakit keturunan misalnya anemia sel sabit
Penyakit sel sabit 8si,kle ,ell disease2 adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai
dengan sel darah merah yang berbentuk sabit dan anemia hem*litik kr*nik. Pada penyakit
sel sabit, sel darah merah memiliki hem*gl*bin 8pr*tein pengangkut *ksigen2 yang
bentuknya abn*rmal, sehingga mengurangi jumlah *ksigen di dalam sel dan menyebabkan
bentukselmenjadisepertisabit. Sel yang berbentuk sabit menyumbat dan merusak pembuluh
darah terke,il dalam limpa, ginjal, *tak, tulang dan *rgan lainnyaC dan menyebabkan
berkurangnya pas*kan *ksigen ke *rgan tersebut. Sel sabit ini rapuh dan akan pe,ah pada
saat mele3ati pembuluh darah, menyebabkan anemia berat, penyumbatan aliran darah,
kerusakan *rgan dan mungkin kematian.
Anemia sel sabit adalah k*ndisi serius di mana sel.sel darah merah menjadi berbentuk
bulan sabit, seperti huru/ -. Sel darah merah n*rmal berbentuk d*nat tanpa lubang
8lingkaran, pipih di bagian tengahnya2, sehingga memungkinkan mereka mele3ati
pembuluh darah dengan mudah dan memas*k *ksigen bagi seluruh bagian tubuh. Sulit
bagi sel darah merah berbentuk bulan sabit untuk mele3ati pembuluh darah terutama di
bagian pembuluh darah yang menyempit, karena sel darah merah ini akan tersangkut dan
akan menimbulkan rasa sakit, in/eksi serius, dan kerusakan *rgan tubuh.
E. AKIBAT ANEMIA PADA IB) %AMIL
Akibat anemia pada ibu hamil antara lain :
a. Ab*rtus
b. Persalinan preterm/sebelum 3aktunya
,. Pr*ses persalinan lama
d. Perdarahan setelah persalinan
e. Sy*k
/. In/eksi pada saat dan sesudah persalinan
g. Payah jantung
h. ((4E
i. (ayi lahir prematur
j. (ayi ,a,at ba3aan
k. Kekurangan ,adangan besi
l. Kematian janin
m. Kematian ibu
F. PENATALAKSANAAN DAN PENCE!A%AN ANEMIA PADA IB) %AMIL
Penatalaksanaan dan pen,egahan yang umum dilakukan adalah dengan pemberian
suplemen 1at besi sedikitnya $ tablet selama '# hari berturut.turut selama masa kehamilan.
Pemeriksaan kadar Hb semua ibu hamil dilakukan pada kunjungan AB- pertama dan pada
minggu ke.". Apabila ditemukan ibu hamil dengan anemia berikan tablet !e ".% kali $
tablet perhari dan disarankan untuk tetap minum tablet 1at besi sampai :.; bulan setelah
persalinan. Pada ibu hamil trimester % dengan anemia perlu diberi 1at besi dan asam /*lat
se,ara I0 dan disarankan untuk bersalin di rumah sakit.
Pen,egahan juga bisa dilakukan se,ara mandiri dengan mengk*nsumsi makanan yang
mengandung gi1i seimbang 8: sehat = sempurna2 dan memperbanyak k*nsumsi makanan.
makanan yang kaya akan 1at besi seperti hati ayam 8disarankan hati ayam kampung2 ataupun
sapi, sayur bayam dan juga buah.buahan 8disarankan hati he3an, sayur dan buah *rganik2.
+engan mengk*nsumsi semua makanan tersebut, 1at besi yang sangat diperlukan *leh sel.sel
darah merah dapat terpenuhi se,ara maksimal dan dapat terhindar dari. Periksakan sedini
mungkin apabila terdapat tanda.tanda anemia, agar langkah.langkah antisipasi bisa segera
dilakukan.
!. CA&A MEMIN)M TABLET *AT BESI
$. Sehari minum $ tablet !e pada malam hari sebelum tidur untuk mengurangi rasa mual
". 0inum tablet !e bersamaan dengan 6itamin - dan 6itamin ($", misalnya dengan jus
jeruk atau air lem*n untuk membantu pr*ses penyerapan.
%. Jangan minum tablet !e bersamaan dengan k*pi, teh, alk*h*l dan susu karena dapat
menghambat pr*ses penyerapan.
BAB I+
KESIMP)LAN DAN SA&AN
A. Kesimpuan
Anemia pada ibu hamil disebabkan karena asupan gi1i sangat kurang, juga dapat
disebabkan karena adanya ketidaktahuan tentang p*la makan yang benar. Ibu hamil
memerlukan banyak 1at gi1i untuk memenuhi kebutuhan tubuh pada diri dan janinnya,
Kejadian anemia pada ibu hamil harus selalu di3aspadai mengingat anemia
dapat menyebabkan kemat i an i bu, angka pr emat ur i t as , ((4E dan
angka kematian bayi. ?ntuk mengenali kejadian anemia pada kehamilan, se*rang ibu
harus menget ahui t ent ang anemi a.
B. Saran
$. 0elakukan penyuluhan tentang pentingnya pende3asaan kehamilan karena telah
benar didapatkan pada ibu dengan usia @"# dan A%= tahun ,ukup beresik* untuk
terjadinya Anemia yang se,ara tidak langsung berpengaruh terhadap kehamilan.
". Pada ibu hamil trimester " dan % perlu perhatikan khusus dalam pemberian !e untuk
mengimbangi terjadinya hem*dilusi.
%. Khusus pada ibu hamil dengan paritas A: sebaiknya mengikuti pr*gram Keluarga
beren,ana untuk meningkatkan kesehatan repr*duksi pada ibu, guna men,egah
terjadinya anemia yang se,ara tidak langsung dapat menimbulkan berbagai
k*mplikasi.
:. Pada petugas kesehatan, perlu penyampaian khusus pada ibu hamil bagaimana ,ara
peng*lahan makanan yang baik agar 1at gi1i yang terkandung dalam makanan tetap
terjaga.
Kemranjen, April "#$%
Peserta Pendamping
8dr. Hananingtyas Idasa2 8dr.Sinta &ulansari 2
DAFTA& P)STAKA
+*rland. "##%. Kamus Saku Kedokteran. Jakarta : 5>-
Kapita Selekta Ked*kteran 5disi ke Tiga Jilid I. "##$. Jakarta : 0edia Aes,ulapius !K ?I
0u/dilah."##'.Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. D*gyakarta : 0itra -endikia
Panjaitan, yudistira."##.bl*gsp*t satuan.a,ara.penyuluhan.html
Pengurus pusat Ikatan (idan Ind*nesia."##%.Standar pelayanan kebidanan. Jakarta
Pra3ir*hardj*, Sar3*n*. "##'. Ilmu Kebidanan. Jakarta:(ina pustaka sar3*n* pra3ir*hardj*
Supandiman, Imam. $''7. Hematologi Klinik. (andung : Alumni
Susen*, Tutu A, dkk. "##'. Kamus Kebidanan. D*gyakarta : -itra Pustaka
?tami, Sintha."##.Info Penting Kehamilan. Jakarta : +ian Eakyat