Anda di halaman 1dari 3

Impatiens balsamina

1. Tinjauan botani
1.1 Morfologi tumbuhan
Pacar air merupakan tanaman terna semusim, berakar serabut, berbatang basah, bulat,
licin, tegak, tinggi 30-80 cm, bercabang, warnanya hijau kekuningan. Biasa ditanam di
halaman sebagai tanaman hias atau tumbuhan liar ditempat yang cukup mendapat air dan
sinar matahari. Daun tunggal, bertangkai, bentuk lanset memanjang, panjang 6-15 cm,
lebar 2-3 cm, tepi bergerigi tajam, ujung dan pangkal meruncing, pertulangan menyirip,
warna hijau muda. Bunga tungal, keluar dari ketiak daun, berkumpul 1-3, warnanya cerah
(ada yang merah, orange, ungu, dan putih). Buahnya buah kendaga, berbentuk telur, elips,
berambut, warna hijau, bila masak akan pecah membuka menjadi 5 bagian yang terpilin.
Bijinya bulat, kecil, hitam.

1.2 Sistematika Tumbuhan
Sistematika tumbuhan pacar air adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Geraniales
Suku : Balsaminaceae
Genus : Impatiens
Jenis : Impatiens balsamina Linn

1.3 Habitat
Pacar air terdapat di daerah tropis dan subtropis

2. Etnobotani
Masyarakat Adat Kampung Dukuh, Garut, Jawa Barat Bunga Impatiens balsamina untuk
kontrasepsi. Di hawaii digunakan sebagai emetik, catartik, diuretik. Di india bunganya
digunakan sebagai tonik dan antiseptik. Di korea digunakan sebagai pengobatan
tradisional pada scrofulosis, carbuncles, disentri.

3. Kandungan fitokimia
Alkaloid, saponin, flavonoid, apigenin, naphtaquinonglikosida, kaemferol 3-rhamrosil
glikosida, kumarin, antosianin

4. Penggunaan sebagai obat

5. Bioaktivitas
Ekstrak etanol Impatiens balsaminamemiliki aktivitas sebagai antikanker, Antioksidan and
Antimikroba, anafilatik, hipotensi.
Ekstrak hexane, petroleum eter, aseton, metanol, air dari Impatiens balsaminamemiliki
aktivitas antibakteri .
Naftaquinon pada Impatiens balsamina memilikiaktivitas antimikroba.
Kaemferol pada Impatiens balsamina memilikiaktivitas antibakteri.

Daftar Pustaka
Baskar, N,Devi, B.P, Jayakar, B. 2012. Anticancer studies on ethanol extract of impatiens
balsamina. IJRAP 3(4). India.
Herrera, A.A, Ocampo, M. A. B, Guevara, A.P. 2013. Histological effects of Impatiens
balsamina Linn. Crude extract and isolate to 2-methoxy-1,4-naphthoquinone on the
pancreas, stomach, duodenum, and spleen of tumor-induced Mus musculus. Journal of
Medicinal Plants Research Vol. 7(38), pp. 2846-2858. Filipina.
John, S.A, Koperuncholan, M. 2012. Antibacterial Activities of Various Solvent Extracts
From Impatiens balsamina. International Journal of Pharma and Bio Sciences vol 2,
Issue 2. India.
Kang S.N, Goo Y.M, Yang M.R, Ibrahim, R.I.H, Cho J.H, Kim I.S and Lee O.H. 2013.
Antioxidant and Antimicrobial Activities of Ethanol Extract from the Stem and Leaf of
Impatiens balsamina L. (Balsaminaceae) at Different Harvest Times. Molecules, 18,
6356-6365. Korea

Lim, Y.H, Kim, I.H, Seo, J.J. 2007. In vitro Activity of aemferol Isolated from The
Impatiens balsamina alone and in Combination with Erytrhomycin or Clindamycin
against Propionibacterium acnes. The Journal of Microbiologi, p.473-477. Korea.
Oku, H, Ishiguro, K.1999. Screening Method for PAF Antagonist Subtance: on the
Phenolic Compounds from Impatiens balsamina L. Phytoter.res.13, 521-525. 1999.
Jepang.
Sakunphueak, A andPanichayupakaranant, P. 2010.
Comparisonofantimicrobialactivitiesofnaphthoquinonesfrom Impatiensbalsamina.
NaturalProductResearch, Vol.26,No.12,1119-1124. Thailand.
Sangi, M, Runtuwene, M. R. J , Simbala, H. E. I dan Makang, V. M. A. 2008.Analisis
Fitokimia Tumbuhan Obat di Kabupaten Minahasa Utara. Chem. Prog. Vol. 1, No.1.
Manado.
Santhyami, Sulistyawati, S. Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Adat Kampung
Dukuh, Garut, Jawa Barat. Bandung.