Anda di halaman 1dari 22

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kematian ibu menurut WHO adalah kematian yang terjadi saat hamil, bersalin, atau
dalam 42 hari pasca persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak
langsung terhadap kehamilan
1
. Angka Kematian Ibu menunjukkan kemampuan dan kualitas
pelayanan kesehatan, kapasitas pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan dan pengetahuan
masyarakat, kualitas kesehatan lingkungan, ssial budaya serta hambatan dalam memperleh
akses terhadap pelayanan kesehatan. !ingginya AKI dan lambatnya penurunan angka ini
menunjukkan bah"a pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak #KIA$ sangat mendesak untuk
ditingkatkan baik dari segi jangkauan maupun kualitas pelayanannya.
%
Angka Kematian Ibu
#AKI$ merupakan salah satu indikatr untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Angka
kematian ibu juga merupakan salah satu target yang telah ditentukan dalam tujuan
pembangunan millenium yaitu tujuan ke % iaitu meningkatkan kesehatan ibu dimana target
yang akan dicapai sampai tahun 2&1% adalah mengurangi sampai ' resik jumlah kematian
ibu.
(
)enurut WHO pada tahun 2&1&, sebanyak %(*.&&& perempuan meninggal akibat
persalinan. +ebanyak ,,- kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di
negara.negara berkembang
2
.
/ada +ur0ei 1emgra2i dan Kesehatan Indnesia 2&&3, angka kematian ibu 224 per
1&&.&&& kelahiran hidup. +ur0ei yang sama tahun 2&12 menunjukkan (%, per 1&&.&&&
kelahiran hidup. 5erdasarkan +ur0ei 1emgra2i dan Kesehatan Indnesia #+K1I$, angka
kematian ibu #AKI$ per 1&&.&&& kelahiran hidup menurun secara bertahap, dari (,&#1,,1$
menjadi ((4 #1,,3$, (&3 #2&&($ dan 224 #2&&3$. !ahun 2&12 untuk pertama kalinya AKI
melnjak, iaitu (%, per 1&&.&&& kelahiran hidup. !etapi, target )illenium 1e0elpment
6als #)16 2&1%$, AKI ditekan menjadi 1&2 per 1&&.&&& kelahiran hidup. +elain AKI,
angka kematian bayi #AK5$ masih jauh dari target )16. +1KI 2&12 menyatakan AK5 (2
per 1.&&& kelahiran hidup, turun sedikit dibandingkan 2&&3, iaitu (4 per 1.&&& kelahiran
hidup. !arget )16 AK5 2( per 1.&&& kelahiran hidup. 7umlah angka kematian ibu di
Indnesia masih terglng tinggi di antara negara.negara A+8A9 lainnya. )enurut 18/K8+
2&&4, jika dibandingkan AKI +ingapura adalah * per 1&&.&&& kelahiran hidup, AKI )alaysia
mencapai 1*& per 1&&.&&& kelahiran hidup. 5ahkan AKI :ietnam sama seperti negara
)alaysia, sudah mencapai 1*& per 1&&.&&& kelahiran hidup, AKI 5runei (( per 1&&.&&&
kelahiran hidup, sedangkan di Indnesia 224 per 1&&.&&& kelahiran hidup
4
. )enurut 1ata
2
1inas Kesehatan +umut tahun 2&1( mencatat jumlah kematian ibu 24, per 1&& ribu
kelahiran. 5erdasarkan /r2il Kesehatan /r2il +umatera ;tara !ahun 2&12, angka kematian
ibu yang dilaprkan di +umatera ;tara tahun 2&12 hanya 1&*<1&&.&&& kelahiran hidup.
)anakala diperhitungkan angka kematian bayi #AK5$ di +umatera ;tara hanya 3,*<1.&&&
kelahiran hidup pada tahun 2&12.
Kebijakan Kemenkes =I dalam mencapai )16s 2&1% dan merencanakan upaya yang
harus dilakukan untuk mempercepat pencapaian )16s. /ada )16.% tentang menurunkan
angka kematian ibu, kebijakan yang ditetapkan di antaranya peningkatan akses masyarakat
terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui peningkatan pelayanan utreach
berbasis 2asilitas, peningkatan akses layanan K5 terutama bagi ibu pasca melahirkan dan
kelmpk unmet need melalui pelayanan kesehatan reprduksi terpadu dan memperkuat
2ungsi bidan desa, memperkuat sistem rujukan dan mengurangi hambatan 2inansial
1
. )enurut
hasil =iskesdas tahun 2&1( terkait kesehatan ibu, prprsi ibu yang persalinannya ditlng
tenaga kesehatan meningkat dari 3,,&- pada tahun 2&1& menjadi 4*,,- pada tahun 2&1(.
/ada tahun 2&1(, sebagian besar #3*,1-$ persalinan juga sudah dilakukan di 2asilitas
pelayanan kesehatan dan /skesdes</lindes dan hanya 2(,3- ibu bersalin yang masih
melahirkan di rumah
*
.
5erdasarkan 2enmena di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang pre0alensi ibu
melahirkan anak dengan tenaga kesehatan di /ekan >abuhan tahun 2&1(.
1.2 Rumusan Masalah
5erdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
pre0alensi ibu melahirkan anak dengan tenaga kesehatan kmpeten di /ekan >abuhan tahun
2&1(.
1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Umum
;ntuk mengetahui pre0alensi ibu melahirkan anak dengan tenaga kesehatan yang
kmpeten di /ekan >abuhan tahun 2&1(.
1.(.2 Tujuan husus
)emperleh gambaran pre0alensi ibu melahirkan dengan tenaga kesehatan yang
kmpeten terhadap kmplikasi pada ibu dan anak.

1.! Man"aat #enel$t$an
3
1. =espnden mendapat gambaran tentang pre0alensi ibu melahirkan anak dengan
tenaga kesehatan yang kmpeten di /ekan >abuhan tahun 2&1(.
2. +ebagai bahan in2rmasi bagi masyarakat tentang kepentingan persalinan dengan
tenaga kesehatan yang kmpeten.
(. +ebagai bahan in2rmasi bagi puskesmas mengenai pre0alensi ibu melahirkan dengan
tenaga kesehatan yang kmpeten agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
BAB II
TIN%AUAN PU&TAA
2.1. Tenaga esehatan 'an N(n Tenaga esehatan
4

2.1.1 De"$n$s$ Tenaga esehatan
!enaga kesehatan menurut /asal 1 angka 1 /eraturan /emerintah =epublik Indnesia
9mr (2 !ahun 1,,* tentang !enaga Kesehatan yaitu ?setiap rang yang mengabdikan diri
dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan<atau keterampilan melalui
pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan untuk melakukan
upaya kesehatan
3
.
?)enurut ;ndang.;ndang 9mr (* !ahun 2&&, tentang Kesehatan, /asal 1 angka *
yang dimaksud !enaga Kesehatan adalah setiap rang yang mengabdikan diri dalam bidang
kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan ke"enangan untuk melakukan upaya
kesehatan. Karena rumusan tenaga kesehatan itu meliputi setiap rang, perlu dirinci lebih
lanjut siapa saja yang masuk dalam kuali2ikasi sebagai tenaga kesehatan.
4
)enurut /asal 2 ayat #1$ /eraturan /emerintah =epublik Indnesia 9mr (2 !ahun
1,,* tentang !enaga Kesehatan yang dimaksud dengan tenaga kesehatan ialah terdiri dari@
4
1. tenaga medis #dkter dan dkter gigi$A
2. tenaga kepera"atanA
(. tenaga ke2armasianA
4. tenaga kesehatan masyarakatA
%. tenaga giBiA
*. tenaga keterapian 2isikA dan
3. tenaga kesehatan medis.
!enaga kesehatan berdasarkan /eraturan )enteri Kesehatan =I 9.
2*2<)enkes</er<III<1,3, tentang Ketenagaan =umah +akit /emerintah, ada tiga kategri
yang dikenal, diantaranya@
3
a. !enaga medis yaitu dkter ahli, dkter umum, dkter gigi, dan lain.lain.
b. !enaga paramedis pera"atan yaitu piCata ra"at, pera"at kesehatan, bidan, pera"at khusus,
dan lain.lain.
c. !enaga paramedis nn pera"atan yaitu asisten apteker, 2isiterapi, penata rontgen dan
lain.lain.
2.1.2 De"$n$s$ Tenaga N(n esehatan
5
!enaga 9n )edis adalah seserang yang mendapatkan ilmu pengetahuan yang tidak termasuk
pendidikan yang diakui pemerintah =epublik Indnesia yang berhubungan dengan 5idang
Kedkteran
4
!enaga 9n )edis antara lain adalah
+arjana administrasi
+arjana kimia
+arjana ji"a
+>A
+>/
+1 dan lain.lain
2.2 Persal$nan N(rmal
2.2.1 De"$n$s$
/ersalinan adalah prses pengeluaran hasil knsepsi #janin dan uri$ yang cukup bulan
atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau jalan lain #secti caesaria$ dengan
bantuan atau tanpa bantuan #kekuatan sendiri$
1&
.
/ersalinan adalah suatu prses terdiri dari kntraksi uterus yang e2ekti2 dan teratur
sehingga menyebabkan pendataran dan pembukaan ser0iks. 1ari prses ini akan
menyebabkan pengeluaran hasil knsepsi berupa janin dan plasenta dari uterus secara
per0aginam
1%
.
/ersalinan adalah suatu peride yang dia"ali leh kntraksi uterus sampai dengan
plasenta
,
. /artus nrmal ini disebut juga partus spntan, adalah prses lahirnya bayi pada
letak belakang kepala secara per0aginam dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat.alat
serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam. /artus luar
biasa #abnrmal$ adalah persalinan per0aginam dengan bantuan alat.alat atau melalui dinding
perut dengan perasi caesaria
1(
.
/artus immaturitas adalah kurang dari 24 minggu dan lebih dari 2& minggu dengan
berat janin antara 1&&&.1%&& gram. 6ra0ida adalah serang "anita yang sedang hamil.
/rimigra0ida adalah serang "anita yang hamil untuk pertama kali. /ara pula adalah "aita
6
yang pernah melahirkan bayi yang dapat hidup. 9ullipara adalah "anita "anita yang belum
pernah melahirkan bayi yang hidup untuk pertama kali. )ultipara adalah "anita yang pernah
melahirkan anak yang hidup untuk beberapa kali
12
.
2.2.2. )akt(r #ent$ng 'alam #ersal$nan
5erikut diba"ah ini adalah 2aktr.2aktr yang penting yang memegang peranan dalam suatu
persalinan@
1. /"er
Kntraksi uterus, diding perut dan daya meneran. Ibu melakukan kntraksi
0lunter dan in0lunter secara bersamaan untuk mengeluarkan janin dan
plasenta dari uterus.
2. /assage
7alan lahir terdiri dari panggul ibu, yakni bagian tulang yang padat, dasar
panggul, 0agina, dan intitus #lubang luar 0agina$ janin harus dapat
menyesuaikan diri dengan jalan lahir tersebut.
(. /assenger
Dara penumpang #passenger$ atau janin bergerak di sepanjang jalan lahir
merupakan akibat interaksi beberapa 2aktr, yakni@ ukuran kepala janin,
presentasi letak kepala, letak, sikap, psisi janin.
4. /siklgikal respn
/enampilan dan prilaku "anita serta pasangannya secara keseluruhan
merupakan petunjuk yang berharga tentang jenis dukungan yang ia akan
perlukan.
%. /sisi ibu
/sisi ibu mempengaruhi adaptasi anatmi dan 2isilgi persalinan. /sisi
tegak memberikan sejumlah keuntungan. )engubah psisi membuat rasa letih
hilang, memberi rasa nyaman, dan memperbaiki sirkulasi. /sisi tegak
meliputi psisi berdiri, berjalan, duduk dan jngkk.
Eaktr penunjang lain yang turut berperan dalam persalinan adalah@
/enlng
/eralatan
Eaktr khusus #jarak kehamilan F 2 tahun, umur ibu F 2& tahun dan G(%
tahun, penyakit ibu, pendarahan antepartum, in2ertilitas, grandemulti$
7
2.2.3 )$s$(l(g$ #ersal$nan n(rmaln*a
!anda.tanda masuknya persalinan #in partu$ adalah timbulnya rasa sakit leh adanya
his yang datang lebih kuat, sering dan teratur, keluar lendir bercampur darah #bldy sh"$
yang lebih banyak karena rbekan.rbekan kecil pada ser0iks, kadang.kadang ketuban pecah
dengan sendirinya dan pada pemeriksaan dalam, ser0iks mendatar dan pembukaan telah
ada
1(
. !erdapat empat kala persalinan@
1. Kala I #Kala /embukaan$ @ !elah tercapainya kntraksi uterus dengan 2rekuensi,
intensitas dan durasi yang cukup untuk menghasilkan dilatasi ser0iks yang
prgresi2. Kala satu persalinan selesai ketika ser0iks sudah membuka lengkap
#sekitar 1& cm$ sehingga memungkinkan kepala janin le"at
14
. Kala I dibagi
menjadi dua 2ase@
Ease >aten @ Ease yang dia"ali dengan mulai timbulnya kntraksi uterus
yang teratur yang menghasilkan perubahan pada ser0iks dan meluas
sampai permulaan 2ase akti2 persalinan #dilatasi ser0iks (.4 cm$. /ada ibu
yang belum pernah melahirkan, 2ase laten biasanya kurang dari 2& jam
dan pada ibu yang telah beberapa kali melahirkan 2ase laten kurang dari
14 jam
Ease Akti2 @ Ease akti2 ditandai dengan dilatasi ser0iks yang terus menerus
sampai ser0iks terdilatasi penuh. /ada nulipara dilatasi ser0iks sampai 1,2
cm setiap jam dan multipara 1,% cm setiap jam.
2. Kala II #Kala /engeluaran 7anin$ @ 1imulai ketika dilatasi ser0iks sudah lengkap
dan berakhir ketika janin sudah lahir. /rses ini biasanya berlangsung 2 jam pada
ibu yang pertama kali melahirkan dan 1 jam pada ibu yang beberapa kali
melahirkan. /ada prses ini his terkrdinir, kuat cepat dan lebih lama, kira.kira
2.( menit sekali. Kepala janin telah turun masuk ruang panggul sehingga terjadi
tekanan pada tt.tt dasar panggul yang secara re2lekstris menimbulkan rasa
mengedan. Karena tekanan pada rektum, ibu merasa seperti ingin buang air besar,
dengan tanda anus terbuka. /ada "aktu his, kepala janin mulai kelihatan, 0ul0a
membuka dan perineum meregang. 1engan his dan mengedan yang tepimpin,
kepala akan dilahirkan, diikuti seluruh badan janin. +etelah istirahat sebentar, his
mulai lagi untuk mengeluarkan anggta badan bayi secara lengkap.
8
(. Kala III #Kala /engeluaran ;ri$ @ 1imulai segera setelah janin lahir dan berakhir
dengan lahirnya plasenta dan selaput ketuban janin. Waktu untuk pelepasan dan
pengeluaran uri dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta, yang
berlangsung tidak lebih dari (& menit. +etelah bayi lahir, kntraksi rahim istirahat
sebentar. ;terus teraba keras dengan 2undus uteri setinggi pusat dan berisi
plasenta yang menjadi tebal 2 kali sebelumnya. 1alam "aktu %.1& menit seluruh
plasenta terlepas, terdrng ke dalam 0agina dan akan lahir spntan atau dengan
sedikit drngan dari atas sim2isis atau 2undus uteri. /ada saat plasenta lahir pada
umunya tt.tt uterus berkntraksi, pembuluh.pembuluh darah akan terjepit dan
pendarahan akan segera berhenti. +eluruh prses biasanya berlangsung %.(& menit
setelah bayi lahir. /engeluaran plasenta disertai dengan pengeluaran darah kira.
kira 1&&.2&& cc.
4. Kala I: #Kala /enga"asan$ @ )ulai dari lahirnya uri selama 1.2 jam dimana
dilakukan pengamatan keadaan ibu terutama terhadap bahaya pendarahan pst
partum. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada kala I: ini adalah@
kntraksi uterus harus baik, tidak ada pendarahan dari 0agina atau alat genital
lainnya, plasenta dan selaput ketuban harus telah lahir lengkap, kandung kemih
harus ksng, luka.luka pada perineum tera"at dengan baik, bayi dalam keadaan
baik dan ibu dalam keadaan baik.
2.2.! Mekan$sme #ersal$nan n(rmal
Hampir ,*- janin berada dalam uterus dengan presentasi kepala dan pada presentasi
kepala ini ditemukan %4- ubun.ubun kecil terletak di kiri depan, 2(- di kanan depan, 11-
di kanan belakang dan 4 di kiri belakang. Keadaan ini mungkin disebabkan terisinya ruangan
di sebelah kiri belakang leh kln sigmid dan rektum. +eperti telah dijelaskan terdahulu (
2aktr penting yang memegang peranan pada persalinan ini adalah kekuatan.kekuatan yang
ada pada ibu seperti kekuatan his dan kekuatan mengedan, keadaan jalan lahir dan janinnya
sendiri.
His seperti yang telah dijelaskan menyebabkan ser0iks membuka dan mendrng
janin ke ba"ah. /ada presentasi kepala, bila his sudah cukup kuat, kepala akan turun dan
mulai masuk ke dalam panggul. )asuknya kepala melintasi pintu atas panggul dapat dalam
keadaan sinklitimus #arah sumbu janin tegak lurus dengan bidang pintu atas panggul$ dan
dapat juga dalam keadaan asinklitimus #arah sumbu kepala janin miring dengan pintu atas
panggul$
9
+ampai di dasar atas panggul, kepala janin berada dalam keadaan 2leksi maksimum.
Kepala yang sedang turun menemui dia2ragma pel0is dan tekanan intrauterine disebabkan his
yang berulang.ulang, kepala menagadakan rtasi. +esudah kepala janin sampai di dasar
panggul dan ubun.ubun kecil di ba"ah sim2isis, kepala mengadakan gerakan de2leksi untuk
dapat dilahirkan. /ada tiap his, 0ul0a lebih membuka dan kepala janin makin tampak.
/erineum menjadi makin lebar dan tipis, anus membuka dinding rectum. 1engan kekuatan
his bersama dengan keluhan mengedan, berturut.turut tanpa bregma, dahi, muka dan akhirnya
dagu. +esudah kepala lahir, kepala segera mengadakan rtasi, yang disebut putaran paksi
luar.
/utaran paksi luar ini ialah gerakan kembali sebelumputaran paksi dalam terjadi,
untuk menyesuaikan gerakan kepala dengan punggung anak. 5ahu melintasi pintu atas
panggul dalam keadaan miring. +elanjutnya dilahirkan bahu depan terlebih dahulu baru
kemudian bahu belakang. 1emikian pula dilahirkan prkanter depan baru kemudian
prksnter belakang. Kemudian bayi lahir seluruhnya. Apabila bayi telah lahir, segera jalan
na2as dibersihkan. !ali pusat dijepit di antara 2 cunam tersebut dan diikat. !unggul tali pusat
diberi antiseptika. ;mumnya bila telah lahir lengkap, bayi segera akan manarik na2as dan
menangis.
2.2.+ (m#l$kas$
Kmplikasi bstetric yang menyebabkan tingginya kasus kesakitan dan kematian ibu di
banyak 9egara berkembang adalah seperti yang berikut@
1. /endarahan pasca partum
/endarahan pst partum adalah hilangnya %&&ml atau lebih darah setelah kala III
persalinan selesai
,
. /endarahan pst partum terjadi secara mendadak dan lebih
berbahaya apabila terjadi pada "anita yang menderita anemia.
2. /re.klampsia dan eklampsia
/re.eklampsia adalah hipertensi disertai prteinuria dan edema akibat kehamilan
setelah usia kehamilan 2& minggu atau segera setelah persalinan. 8klampsia pula
adalah timbulnya kejang pada penderita pre.eklampsia yang disusul dengan kma.
Kejang disini bukan akibat kelainn neurlgis.
(. In2eksi dalam persalinan
In2eksi pada traktus genitalia yang dapat terjadi setiap saat antara a"itan pecah
ketuban atau persalinan dan 42 hari setelah persalinan atau abrtus dimana terdapat
gejala.gejala@ nyeri pel0is, demam (4,%HD atau lebih yang diukur melalui ral apabila
10
cairan 0agina abnrmal, berbau busuk dan keterlambatan dalam penurunan ukuran
uterus.
4. /artus lama
/ersalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam diglngkan sebagai persalinan lama.
9amun demikian jika kemakuan persalinan tidak terjadi secara memadai, selama
peride itu, situasi tersebut harus segera dinilai.
%. Abrtus
Abrtus adalah suatu prses berakhirnya suaru kehamilan, dimana janin belum
mampu hidup diluar =ahim #belum 0iable$, dengan kriteria usia kehamilan kurang
dari 2& minggu atau berat janin kurang dari %&& gram.
BAB 3
ERAN,A -N&EP
3.1 erangka (nse# Penel$t$an
11
1ari kerangka pemikiran diatas dapat dibuat bagan kerangka knsep seperti berikut @
3.2 De"$n$s$ -#eras$(nal
9 :ariabel 1e2inisi Operasinal Dara ;kur Hasil
;kur
Ibu yang melahirkan
anak pada tahun 2&1(
!enaga Kesehatan yang
Kmpeten
1kter +pesialis
Kebidanan dan
Kandungan
1kter ;mum
5idan
9n.!enaga Kesehatan
yang Kmpeten
1kter 6igi
/era"at
Apteker
1ukun 5eranak
)antri
Ahli Keluarga
/re0alensi
12
1.
2.
Ibu yang
melahirkan anak
dengan tenaga
kesehatan yang
kmpeten
Ibu yang
melahirkan anak
dengan nn.tenaga
kesehatan yang
kmpeten
Ibu yang melahirkan anak
dengan pertlngan leh
seserang tenaga
kesehatan yang kmpeten
sebagai penlng
persalinan #linakes$
menurut /W+.KIA adalah
dkter spesialis kebidanan
dan kandungan, dkter
umum dan bidan.
Ibu yang melahirkan anak
dengan pertlngan leh
bukan tenaga kesehatan
yang kmpeten
termasuklah tenaga
kesehatan yang lain seperti
dkter gigi, pera"at,
apteker atau bukan tenaga
kesehatan termasuklah
mantri, dukun beranak,
ahli keluarga.
Wa"ancara /re0alensi
BAB !
MET-DE PENELITIAN
!.1. %en$s Penel$t$an
7enis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersi2at deskriptif dengan
pendekatan cross sectional yaitu dengan cara pendekatan, bser0asi atau pengumpulan data
13
sekaligus pada suatu saat < point time approach. /enelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pre0elensi ibu yang melahirkan pada tahun 2&1( dengan tenaga kesehatan yang kmpeten di
>ingkungan 1&,12,1,,24, dan 2%, /ekan >abuhan.
!.2. L(kas$ 'an .aktu Penel$t$an
!.2.1 L(kas$ #enel$t$an
/enelitian ini dilakukan di /ekan >abuhan >ingkungan 1&,12,1,,24, dan 2%. )edan.
!.2.2 .aktu Penel$t$an
/enelitian dilakukan mulai dari tanggal 3 April hingga 14 April 2&14.
!.3. P(#ulas$ 'an &am#el Penel$t$an
!.3. P(#ulas$ 'an &am#el
!.3.1. P(#ulas$
1alam penelitian ppulasi adalah sejumlah besar subjek yang mempunyai karakteristik
tertentu. /pulasi penelitian adalah ibu Iibu yang melahirkan pada tahun 2&1( di /ekan
>abuhan.
!.3.2. &am#el
+ampel adalah bagian dari ppulasi yang dipilih dengan cara tertentu sehingga dapat
me"akili ppulasinya. !eknik pengambilan sampel yang digunakan adalah ttal sampling
yaitu teknik penentuan sampel dengan mengambil seluruh anggta ppulasi sebagai
respnden atau sampel.
+ampel data ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi dalam
penelitian ini adalah @
1. 5ersedia menjadi subjek penelitian
2. /ara ibu yang tinggal di /ekan >abuhan #>ingkungan 1&,12,1,,24, dan 2%$ yang
telah melahirkan pada tahun 2&1(+edangkan kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah @
1. Ibu yang tidak bersedia menjadi respnden
2. Ibu yang melahirkan di luar tahun 2&1(
!.!. Met('e Pengum#ulan 'ata
!.!.1. Data #r$mer
14
/ada penelitian ini, cara pengumpulan data yang telah digunakan adalah dengan cara
"a"ancara, yaitu pengumpulan data dengan me"a"ancara ibu yang melahirkan pada tahun
2&1(.
!.!.2. Met('e Pengum#ulan Data
/engumpulan data dilakukan dengan melakukan "a"ancara sebagai instrument
penelitian.
!.+. Peng(lahan Data
1ata yang di kumpulkan berupa ja"aban dari setiap pertanyaan akan di lah dengan langkah.
langkah sebagai berikut @
1. Editing yaitu mengecek nama dan kelengkapan identitas maupun data respnden.
2. Coding yaitu memberi kde atau angka tertentu pada salan yang ditanya untuk
mempermudah tabulasi dan analisa data.
(. Entry yaitu memasukkan data dari hasil "a"ancara kedalam prgram cmputer dengan
menggunakan prgram yang tertentu.
4. Cleaning yaitu mengecek kembali data yang telah di entry untuk mengetahui ada kesalahan
atau tidak. Hasil penelitian akan di tampilkan dalam bentuk tabel distribusi 2rekuensi.
!./. Met('e Anal$s$s Data
Analisa data yang dilakukan secara deskripti2. 1ata yang telah dianalisis akan disajikan
dalam bentuk tabel 2rekuensi.
BAB +
HA&IL PENELITIAN DAN PEMBAHA&AN
.
+.1. Deskr$#s$ L(kas$ Penel$t$an
15
/enelitian dilakukan di dareah /ekan >abuhan )edan yang mempunyai ttal (& linkungan.
/enelitian dilakukan di >inkungan 1&,12,1,,24, dan 2% .
+.2. Has$l Penel$t$an
/engambilan data untuk penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 3 April sampai dengan
tanggal 14 April 2&14 pada ibu I ibu yang melahirkan pada tahun 2&1( di lingkungan
1&,12,1,,24, dan 2% .
+.2.1. Deskr$#s$ arakter$st$k Res#(n'en
Karakteristik respnden yang terdapat pada penelitian ini meliputi ibu Iibu yang
melahirkan anak pada tahun 2&1( di /ekan >abuhan kecamatan )edan di lingkungan
1&,12,1,,24 dan 2%.
!abel %.1. 1istribusi Erekuensi ;mur =espnden
;mur 9 -
J2& 7 *.,(
21.(& %2 %1.4,
(1.4& (4 ((.**
K41 4 3.,2
!tal 1&1 1&&
5erdasarkan randmisasi, respnden yang berumur di ba"ah 2& tahun adalah
sebanyak 3 rang atau *.,(- yaitu kelmpk usia paling sedikit terlibat dalam penelitian.
+eterusnya respnden yang berumur di antara 21.(& tahun adalah yang paling banyak terlibat
dalam penelitian yaitu sebanyak %2 rang dan mencakup %1.4,-. Kemudian respnden yang
berusia antara (1.4& tahun adalah sebanyak (4 rang. =espnden yang berusia di atas 41
tahun adalah sebanyak 4 rang.
/ekerjaan
Erekuensi /ersentase #-$
Wiras"asta , 4.,
6uru 3 *.,
Ibu =umah !angga 4% 44.2
!tal 1&1 1&&.&
5erdasarkan randmisasi, pekerjaan respnden yang terlibat dalam penelitian ini rata.
rata terdiri dari ibu rumah tangga yaitu sebanyak 4% rang atau 44,2-. =espnden dengan
16
jumlah yang paling sedikit adalah glngan guru yaitu sebanyak 3 rang atau *,,-.
+ebanyak , rang yang terlibat dalam penelitian ini adalah "iras"ata yaitu kira.kira , rang.
!ingkat
/endidikan Erekuensi /ersentase #-$
+1 22 21.4
+)/ 24 23.3
+)A (4 (3.*
+)K 4 4.&
+>!A 4 4.&
+1 % %.&
!tal 1&1 1&&.&
!ingkat pendidikan respnden yang terlibat dalam penelitian ini terutamanya adalah
mereka yang berpendidikan +)A yaitu sebanyak (4 rang atau (3,*-. )anakala jumlah
yang paling sedikit adalah glngan yang berpendidikan +)K dan +>!A yaitu sebanyak 4
rang masing.masing. +ebanyak 22 rang yang telibat dalam penelitian ini terdiri dari
mereka yang berpendidikan +1 manakala +)/ pula adalah sebanyak 24 rang. 6lngan
yang berpendidikan +1 yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak % rang. Ini
menunjukkan yang paling ramai terlibat dalam penelitian ini adalah dari glngan yang
berpendidikan sekunder yaitu +)A.
Persal$nan D$0antu &$a#a Erekuensi /ersentase #-$
1kter +pesialis Kandungan 1& ,.,
1kter 1% 14.,
5idan 3* 3%.2
!tal 1&1 1&&.&
5erdasarkan hasil yang didapati, respnden yang melahirkan anak dengan bantuan
dkter spesialis kandungan adalah yang paling sedikit yaitu sebanyak 1& rang. 6lngan
respnden yang melahirkan dengan bantuan bidan adalah paling banyak yaitu sebanyak 3*
rang atau 3%,2-, manakala yang dibantu dkter pula mencakup sebanyak 1% rang.
17
Alamat Erekuensi /ersentase #-$
>ingkungan 1& 1( 12.,
>ingkungan 12 23 2*.3
>ingkungan 1, 21 2&.4
>ingkungan 24 22 21.4
>ingkungan 2% 14 13.4
!tal 1&1 1&&.&
5erdasarkan randmisasi, respnden dari lingkungan 12 mempunyai jumlah kelahiran
anak yang paling tinggi pada tahun 2&1( yaitu sebanyak 23 rang manakala lingkungan 1&
mencakup jumlah ibu yang paling sedikit melahirkan pada tahun 2&1( yaitu sebanyak 1(
rang. >ingkungan 1,, 24 dan 2% masing.masing memberi distribusi ibu yang melahirkan
sebanyak 21, 22 dan 14 rang.
Dara /ersalinan Erekuensi /ersentase #-$
/er0aginam 4, 44.1
+eksi +esaria 12 11.,
!tal 1&1 1&&.&
5erdasarkan randmisasi, kelahiran anak secara per0aginam mencakup bilangan
kelahiran yang paling banyak yaitu sebanyak 4, rang manakala kelahiran anak secara seksi
sesaria pula adalah sebanyak 12 rang atau 11,,-
(m#l$kas$ Erekuensi /ersentase #-$
!idak ada ,2 ,1.1
/re.eklampsia ( (.&
/ersalinan >ama ( (.&
>ilitan tali pusat ( (.&
!tal 1&1 1&&.&
5erdasarkan randmisasi, ibu yang melahirkan anak tanpa kmplikasi mencakup
bilangan kelahiran pada tahun 2&1( yang paling banyak yaitu sebanyak ,2 rang. Ibu yang
mengalami kmplikasi semasa melahirkan seperti pre.eklampsia, persalinan lama dan lilitan
tali pusat pada leher bayi pula adalah sebanyak ( rang masing.masing.
+.3. Pem0ahasan
18
Ibu yang melahirkan anak dengan tenaga kesehatan adalah ibu yang melahirkan anak
dengan pertlngan leh seserang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta
memiliki pengetahuan dan<atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang
untuk jenis tertentu memerlukan untuk melakukan upaya kesehatan. !enaga kesehatan yang
kmpeten terdiri dari dkter, dkter spesialis dan bidan.
1aripada penelitian yang kami lakukan, didapat hasil 1&&- ibu yang melahirkan
dengan tenaga kesehatan yang kmpeten. Ini disebabkan leh beberapa 2aktr. Antaranya
adalah lkasi puskesmas yang berdekatan dengan tempat tinggal penduduk sekitar dan
masyarakat sekitar yang sering mendapat penyuluhan di psyandu daripada tenaga kesehatan
yang mengunjungi mereka. Hal ini tidak jauh berbeda dengan penelitian yang dilakukan leh
1eepthi + :arma di ;ttar /radesh, India yang menunjukkan pre0alensi ibu yang melahirkan
dengan tenaga kesehatan meningkat dalam "aktu 1& tahun terakhir. Angka peningkatan ini
dapat dicapai setelah suatu rganisasi berbasis kmunitas yang bernama accredited social
health activists #A+HAs$ melakukan penyuluhan dan juga kempen untuk meningkatkan
kesadaran pada ibu tentang kebaikan melahirkan anak dengan tenaga kesehatan.
1*
Hal ini berkntraindikasi dengan penelitian yang dilakukan leh )ary :.Kinney di
+ub.+ahara, A2rika yang menunjukkan pre0alensi ibu yang melahirkan dengan tenaga
kesehatan yang kmpeten mengalami penurunan sebanyak **,3- antara tahun 1,,* sampai
dengan 2&1%. Hal ini disebabkan karena kurangnya 2asilitas dan tingkat pendidikan serta
kesadaran dalam kalangan masyarakat
13
.
Ibu yang melahirkan dengan pertlngan tenaga kesehatan yang kmpeten dapat
mengurangi risik terjadinya kmplikasi persalinan antaranya kematian ibu dan anak. Hal ini
sesuai dengan pernyataan =etnaningsih #2&&,$ dimana dia menyatakan pemilihan tenaga
kesehatan sebagai penlng persalinan mempunyai kntribusi 34- untuk mencegah
kematian pada ibu yang memilih bukan tenaga tenaga kesehatan dan pemilihan tenaga
kesehatan sebagai penlng persalinan mempunyai kntribusi (%- kematian ibu pada
ppulasi ibu dengan kelahiran hidup.
!etapi berdasarkan penelitian Lenita, +. #2&11$, didapatkan nilai O=@(,14( terhadap
pemilihan tenaga penlng persalinan, yang berarti pemilihan tenaga penlng persalinan
memiliki risik sebesar (,14( kali terhadap kejadian kmplikasi persalinan. +ama seperti
hasil penelitian =nsmans D #2&1&$ yang mengatakan ada hubungan yang relati2 erat antara
19
tingkat kematian ibu karena kmplikasi persalinan dan persentase kelahiran dengan petugas
trampil. # =, &,*%$.


BAB /
E&IMPULAN DAN &ARAN
/.1. es$m#ulan
5erdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bah"a pre0alensi ibu
yang melahirkan dengan tenaga kesehatan yang kmpeten di lingkungan 1&, 12, 1,, 24, 2%
daerah /ekan >abuhan adalah 1&1 rang yaitu 1&&-.
/.2. &aran
1. 5agi respnden
/ara ibu disarankan untuk melahirkan dengan bantuan tenaga kesehatan yang kmpeten agar
dapat mengelakkan kmplikasi yang tidak diingini. 7uga disarankan untuk kntrl ke dkter
atau bidan secara teratur selama masa kehamilan.
2. 5agi /syandu
5agi pihak yang bertanggungja"ab dalam mengella psyandu yaitu kader dan kepling
diharapkan dapat melakukan pecatatan dan pelapran data dengan lebih teratur dan lengkap
untuk memudahkan penelitian pada masa akan datang. /ihak psyandu juga diharapkan dapat
20
memberikan penyuluhan secara runtin agar para ibu dapat mengetahui kebaikan melahirkan
anak dengan tenaga kesehatan yang kmpeten.
(. 5agi /eneliti
/enulis menyadari bah"a penelitian ini belum sempurna dalam menggambarkan pre0alensi
ibu yang melahirkan di lingkungan 1&, 12, 1,, 24, 2% daerah /ekan >abuhan dengan bantuan
tenaga kesehatan yang kmpeten. Ini adalah karena "aktu penelitian yang singkat maka
penelitian ini hanya dapat merangkumi % lingkungan. /eneliti selanjutnya diharapkan dapat
melakukan penelitian di semua lingkungan di daerah /ekan >abuhan.
Da"tar Pustaka
1. +imanullang. 2&1&. Kematian ibu menurut WHO. 1iunduh dari @
http@<<repsitry.usu.ac.id<bitstream<12(4%*34,<2&21,<%<Dhapter-2&I.pd2
2. Wahyuni Ali. 2&14. Angka kematian ibu. 1iunduh dari @
http@<<""".academia.edu<41&**4&<5A5MI
3. 2ile@<<<D@<;sers<presari<1"nlads<Angka-2&Kematian-2&Ibu-2&)elahirkan.pd2
4. Kalyanamitra, 2&1(. Ancaman !arget )16@ Angka Kematian Ibu )elnjak 1rastis.
1iunduh dari @ http@<<""".kalyanamitra.r.id<2&1(<&,<ancaman.target.mdg.angka.
kematian.ibu.melnjak.drastis<
5. Harian /elita. 2&1(. 1ata Angka Kematian Ibu Hamil )enurut WHO. 1iunduh dari @
http@<<harian.pelita.pelitanline.cm<cetak<2&1(<&,<(&<data.angka.kematian.ibu.
hamil.menurut."hN.;BWdOOhMs!h
6. Wisnu. 2&1(. Hasil =iskesdas 2&1( !erkait Kesehatan Ibu. 1iunduh dari @
http@<<""".kesehatanibu.depkes.g.id<archi0es<*34
21
7. Kementerian Kesehatan =epublik Indnesia, /;+!A9+8=1IK. 2&1(. )ajelis
!enaga Kesehatan Indnesia. 1iunduh dari @
http@<<""".bppsdmk.depkes.g.id<pustanserdik<indeP.php<pustanserdik<halaman<2*
4. +ugeng )edica. 2&12. 1e2inisi !enaga Kesehatan. 1iunduh dari @
https@<<sugengmedica."rdpress.cm<2&12<&4<&,<de2inisi.tenaga.kesehatan<
,. Dunningham E.6., 2&&3, Obstetri Williams, :l. 1, /enerbit 5uku Kedkteran, 86D
7akarta
1&. )anuaba. #1,,4$. Ilmu Kebidanan, /enyakit Kandungan , dan Keluarga 5erencana
untuk /endidikan 5idan. 7akarta @ 86D
11. 9tatmj, +ekidj. #2&&%$. )etdlgi /enelitian Kesehatan 8disi =e0isi.
7akarta @ =ineka Dipta
12. +tuart, 6.W. #2&&*$. Kepera"atan 7i"a 8disi %. 7akarta @ 86D.
1(. )chtar, =uslam. #1,,4$. +ynpsis Obstetri Operati2, Obstetri +sial 8disi 2. 7akarta @
86D
14. /ra"irhardj +., 2&&3, Ilmu Kebidanan, 8disi III, Detakan Kesembilan, Layasan
5ina /ustaka +ar"n /ra"irhardj, 7akarta.
1%. 5acker ::. /remalignant Q )alignant disrders 2 !he O0aries Q O0iducts. In@
1eDherney AH et al,editrs. Durrent 1iagnsis and !eatments in Obstetrics and
6yneclgy. 1&
th
ed. )aryland@ !he )c6ra".Hills DmpaniesA 2&&3@ 1.24.
1*. 1eepthi. Increasing Institutinal 1eli0ery and Access t 8mergency Obstetric Dare
+er0ices in =ural ;ttar /radesh. 1iunduh dari @
http@<<medind.nic.in<jah<t1&<s1<jaht1&s1p2(.pd2
13. )ary :. +ub +aharan A2ricaRs )thers, 9e"brns and Dhildren@ Where and When d
they die S 1iunduh dari @ http@<<""".plsmedicine.rg<article<in2
-(Adi<1&.1(31<jurnal.pmed.1&&&2,4
22