Anda di halaman 1dari 6

HASIL PENGAMATAN

I. Pemerikasaan fisik telur



1. Telur ayam ras : Normal
2. Telur ayam buras : Normal
3. Telur Itik : Normal

II. Peneropongan dengan Candling

1. Telur ayam ras : Normal
2. Telur ayam buras : Normal
3. Telur Itik : Normal

III. Perendaman dalam air garam

1. Telur ayam ras : telur tenggelam
2. Telur ayam buras : telur tenggelam
3. Telur Itik : telur tenggelam

IV. Indeks kuning telur

1. Telur ayam buras
Diameter : 8 cm
Tinggi : 2 cm
Indek kuning telur : a/b
2/8 : 0,4





2. Telur ayam ras
Diameter : 7 cm
Tinggi : 2,5 cm
Indek kuning telur : a/b
2,5/7 : 0,3

3. Telur itik
Diameter : 8 cm
Tinggi : 3 cm
Indek kuning telur : a/b
3/8 : 0,375

V. Indeks albumen
1. Telur ayam buras
Diameter : 20 cm
Tinggi : 0.3 cm
Indek kuning telur : a/b
0.3/20 : 0.015

2. Telur ayam buras
Diameter : 20 cm
Tinggi : 0.4 cm
Indek kuning telur : a/b
0.4/20 : 0.020

3. Telur ayam buras
Diameter : 19 cm
Tinggi : 0,3 cm
Indek kuning telur : a/b
3/ 19 : 0.015



VI. Uji formalin


















Ikan asin teri
NEGATIF
Bakso
NEGATIF
Ikan segar
NEGATIF
Ikan Asin
NEGATIF
VII. Pemeriksaan Mikrobiologi Telur

Pengamatan pada uji mikrobiologi pada telur :
10
1 :
90 , 10
2
: 60, 10
3
: 30, 10
4
: 25, K : 0

< 90 bakteri/ml
90
* 10
1

VIII. Menghitung Haugh Unit (HU)
1. Telur ayam buras
HU : 100 log (H + 7.57 1,7 W
0,37
)
: 100 Log (0,3 + 7.57 1,7 40
0,37
)
: 2 ( 1,214)
: 2.428




2. Telur ayam ras
HU : 100 log (H + 7.57 1,7 W
0,37
)
: 100 Log (0,4 + 7.57 1,7 60
0,37
)
: 2 ( 0.236)
: 0.473

3. Telur itik
HU : 100 log (H + 7.57 1,7 W
0,37
)
: 100 Log (0.3 + 7.57 1,7 90
0,37
)
: 2 ( -1.11)
: -2.22