Anda di halaman 1dari 8

LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.

LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA
LPISFKUNISMA.LPISFKUNISMALPISFKUNISMA.LPISFKUNISMA






CHECKLIST PERAWATAN JENAZAH

LPIS FAKULTAS KEDOKTERAN
UNISMA


11/16/2012


Stase I
PEMAKAIAN UNIVERSAL PRECAUTION (UP)

1 Memastikan tidak ada luka
2 memakai sarung tangan
3 memakai celemek plastic
4 Memakai masker penutup hidung dan mulut
5 Memakai tutup kepala
6 Memakai kaca mata pelindung
7 Memakai sepatu boot
8 Lepaskan perlengkapan universal precaution













Stase II
TATA CARA MEMANDIKAN JENAZAH

1. Bujurkanlah jenazah ditempat yang tertutup serta diutamakan membujur menghadap
kiblat dengan kepala di sebelah kanan.
2. Lepaskanlah seluruh pakaian yang melekat dan menutup, serta pengikat dagu dan
pergelangan tangan.
3. Tutuplah bagian auratnya sekedarnya.
4. Lepaskan logam seperti cincin, dan gigi palsunya (jika ada).
5. Bersihkan kotoran najisnya dengan didudukkan dan meremas bagian perutnya hingga
kotorannya keluar.
6. Bersihkan rongga mulutnya dari riak atau darah kalau ada
7. Bersihkan kuku-kuku jari kaki dan tangannya.
8. Disunahkan menyiram air mulai anggota yang kanan diawali dari kepala bagian kanan
terus kebawah, kemudian bagian kiri dan diulang 3(tiga) kali.
9. Mulai menyiram anggota wudhu secara urut, tertib, segera dan rata, hingga 3(tiga) kali
serta memulainya anggota wudhu sebelah kanan.
10. Menyiram seluruh tubuh
11. Menggosok seluruh tubuh dengan air sabun.
12. Menyiram berulang kali sejumlah gasal, misalnya 3,5,7,9,11 kali, hingga rata dan bersih
sesuai kebutuhan.
13. Menyiram dengan larutan kapur barus atau bau-bauan yang harum, atau cendana dsb.
14. Mengeringkan seluruh tubuh badannya dengan handuk hingga kering






Stase III
1. PEMBUATAN LARUTAN KLORIN 0,5%

Cara 1
1 Menyiapkan bahan
2 Menyiapkan alat
3 Memasukkan 25 liter air ke dalam bak air
4 Taruh 200 gram kaporit pada kain
5 Melarutkan kaporit dengan meremas remas kain yg berisi kaporit
6 Bagi larutan dalam 2 bak yang berbeda

Cara 2
1 Menyiapkan 22,5 liter air
2 Menyiapkan 2,5 liter bayclin
3 Mencampurkan bayclin dalam air
4 Aduk sampai larut sempurna
5 Membagi ke dalam 2 bak yang berbeda









2. PERAWATAN JENAZAH

1 Menyiapkan tempat untuk memandikan
2 Siapkan larutan klorin 0,5%
3 Kenakan pakaian universal precaution
4 Pindahkan jenazah ke dipan
5 Lepaskan semua pakaian
6 Siram dengan larutan klorin 0,5% ke seluruh tubuh
7 Tunggu 10 menit
8 Mandikan dengan sabun dan air mengalir
9 Bilas dengan air bersih yang mengalir
10 Keringkan jenazah dengan handuk
11 Bersihkan bekas tempat memandikan dengan larutan klorin 0,5%














Stase IV
PENGKAFANAN

Pengkafanan Jenazah non infeksius
1. Letakkan janazah membujur di atas kain kafan, dalam keadaan tertutup selubung kain
kafan (jangan sampai mayat telanjang secara terbuka).
2. Tutuplah tujuh lubang yaitu, 2 mata, 2 telinga, 2 hidung dan 1.pusar dengan bulatan
kapas yang ditaburi serbuk kapur barus
3. Tutuplah lembaran kapas yang ditaburi sebuk kapur barus pada:
a. Wajah muka
b. Leher kanan & kiri
c. Ketiak kanan & kiri
d. Lengan siku kanan dan kiri
e. Di bawah dan atas peregelangan tangan.
f. Kedua pergelangan kakinya.
g. Kedua lingkaran mulut.
4. Mengakafani jenazah
Bagi Jenazah pria :
a. Tutuplah segitiga kain putih di bagian rambut kepala dengan ikatan pada jidat.
b. Katupkan tutup dada melalui lubang pada lehernya
c. Katupkan lipatan tutup Celana dalam-nya
Bagi jenazah Wanita :
a. Letakkan tiga pintalan rambut ke bawah belakang kepala
b. Tutupkan kain mukena pada rambut kepala.
c. Tutupkan belahan kain baju pada dada.
d. Lipatkankain basahan melingkar badan perut dan auratnya, di atas penutup celana
dalam-nya.
5. Katupkan dengan melingkar tubuh badannya kain kafan yang rapat, tertib, dan
menyeluruh.


Pengkafanan Jenazah infeksius
1. Letakkan janazah membujur di atas kain kafan, dalam keadaan tertutup selubung kain kafan
(jangan sampai mayat telanjang secara terbuka).
2. Tutuplah tujuh lubang yaitu, 2 mata, 2 telinga, 2 hidung dan 1.pusar dengan bulatan kapas
yang ditaburi serbuk kapur barus
3. Tutuplah lembaran kapas yang ditaburi sebuk kapur barus pada:
h. Wajah muka
i. Leher kanan & kiri
j. Ketiak kanan & kiri
k. Lengan siku kanan dan kiri
l. Di bawah dan atas peregelangan tangan.
m. Kedua pergelangan kakinya.
n. Kedua lingkaran mulut.
4. Bungkus dengan plastic
5. Mengakafani jenazah
Bagi Jenazah pria :
d. Tutuplah segitiga kain putih di bagian rambut kepala dengan ikatan pada jidat.
e. Katupkan tutup dada melalui lubang pada lehernya
f. Katupkan lipatan tutup Celana dalam-nya
Bagi jenazah Wanita :
e. Letakkan tiga pintalan rambut ke bawah belakang kepala
f. Tutupkan kain mukena pada rambut kepala.
g. Tutupkan belahan kain baju pada dada.
h. Lipatkankain basahan melingkar badan perut dan auratnya, di atas penutup celana
dalam-nya.
6. Katupkan dengan melingkar tubuh badannya kain kafan yang rapat, tertib, dan menyeluruh.




Stase V
PENGUBURAN JENAZAH

1. Letakkan usungan keranda Janazah di sebelah liang kubur yg longggar.
2. Dibuka tutup keranda dan selubung jenazah.
3. Dua/tiga orang lelaki, dari keluarga jenazah terdekat dan diutamakan yang tidak junub
pada malam hari, sebelumnya.masuk dalam liang kubur dengan berdiri, menyiapkan diri
menerima jenazah.
4. Masukkan jenazah dari arah kaki , didahulukan kepalanya (dimasukkan dari arah selatan)
5. Letakkan jenazah secara membujur, arah kepala di sebelah utara, dan badan jasadnya
dihadapkan miring/serong, mukanya menghadap kiblat.
6. Lepaskan semua ikatan tali, serta dilonggarkan kain kafannya (pipi pelipis tidak harus
meneyentuh tanah)
7. Letakkkan gumpalan tanah sebagai penyangga di bagian belakang badan, kepala,
pinggang, perut, kaki, agar jasad tidak terlentang.
8. Tutuplah rongga dengan rapat dengan kayu atau batu untuk kemudian ditimbuni tanah
yang cukup padat dan rapat.
9. Buatlah onggakan gundukan tanah asal tidak melebihi sejengkal tangan tingginya.
10. Para pelayat diutamakan turut serta menimbuni tanah dengan tiga kali taburan tanah
(sambil memohonkan ampunan).