Anda di halaman 1dari 5

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi di
segala bidang, khususnya kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi
di bidang kesehatan, merupakan salah satu fokus pembangunan di
arahkan kepada semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan
bangsa yang sehat (DepKes, 2012).
Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan
peningkatan tekanan darah melebihi normal ( Junaidi, 2010)
Hipertensi sering mengakibatkan keadaan yang berbahaya
karna keberadaannya sering kali tidak disadari dan kerap tidak
menimbulkan keluhan yang berarti (Ardiansyah, 2012)
(WHO) Menurut laporan Badan Kesehatan Dunia atau WHO,
hipertensi merupakan penyebab nomor 1 kematian di dunia. Data
tahun 2010 di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 28,6% orang
dewasa berusia 18 tahun ke atas menderita hipertensi.
Angka hipertensi di dunia cukup tinggi 10% dari populasi
dunia. Di India, misalnya, jumlah penderita hipertensi mencapai 60,4
juta orang pada tahun 2012 dan diperkiakan 107,3 juta orang pada
tahun 2025. Di Cina, 98,5 juta orang mengalami hipertensi dan bakal
menjadi 151,7 juta orang pada tahun 2025. Di bagian lain di Asia,

2

tercatat 38,4 juta penderita hipertensi pada tahun 2013 dan diprediksi
akan menjadi 67,4 juta orang pada tahun 2025(WHO, 2013)
Indonesia, angka kejadian hipertensi itu berdasarkan Riset
Kesehatan Dasar (Riskedas) Departemen Kesehatan tahun 2013
mencapai sekitar 41% dan angkanya pun meningkat 2-3 kali lipat Di
Indonesia ( DepKes 2013)
Dan hasil pendataan Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Juni 2012
Juni 2013 khususnya Perawatan Interna di dapatkan daftar kunjungan
pasien sebanyak 3.467 orang, sedangkan angka kejadian penderita
hipertensi sebanyak 368 (10,61 %) jiwa, terdiri dari laki-laki 207 orang
(56,25%) dan perempuan 161 0rang (43,75%). Disebabkan oleh
beberapa faktor seperti faktor genetik atau faktor keturunan,
pelayanan kesehatan, kondisi lingkungan hidup, atau pola hidup
sehari-hari.
Berdasarkan fenomena-fenomena ini, penulis tertarik untuk
menerapkan asuhan keperawatan pada klien Tn. S dengan masalah
utama Gangguan Kardiovaskuler : Hipertensi di Rumah Sakit Tk.II
Pelamonia Makassar.
B. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Untuk mendapatkan gambaran proses keperawatan kasus
Hipertensi pada klien Tn. S Di Ruang Teratai Perawatan Interna
Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Makassar.

3

2. Tujuan Khusus
a. Dapat melakukan pengkajian, analisa data, masalah
keperawatan pada klien Tn. S.
b. Dapat menyusun rencana/intervensi keperawatan pada klien
Tn. S
c. Dapat melaksanakan / mengimplementasikan rencana
keperawatan pada klien Tn. S
d. Dapat menilai hasil (evaluasi) tindakan keperawatan pada klien
Tn. S
e. Dapat membuat dokumentasi keperawatan pada klien Tn. S.
C. Metodologi Penulisan
1. Studi kasus
Menganalisa penemuan data dan masalah dalam tahap
keperawatan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang
dimulai dari pengkajian sampai evaluasi asuhan keperawatan.
2. Studi kepustakaan
Yaitu mengambil beberapa refrensi dari berbagai buku
keperawatan, kedokteran, dan internet/jurnal.
3. Referensi sekunder
Dari pusat data Rumah Sakit Tk. II Pelamonia yaitu
mengambil data pada klien Tn S dengan penyakit Hipertensi di
ruang Teratai.


4

4. Medical Record
Untuk mengambil data penunjang klien berupa pemeriksaan
diagnostik dan pengobatan selama di rawat.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka
rumusan masalah yang akan dibahas adalah Bagaimana penerapan
Asuhan Keperawatan Klien Tn. S dengan gangguan sistem
Kardiovaskuler Hipertensi di Ruang Teratai Rumah Sakit Tingkat II
Pelamonia Makassar Tahun 2013.
E. Batasan Masalah
Dalam penulisan ini, penulis membatasi permasalahan pada
asuhan keperawatan klien Hipertensi yang terdiri dari pengkajian,
perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi keperawatan
pada klien Tn. S selama tiga hari dari tanggal 10-12 Juni 2013.
F. Manfaat Penulisan
1. Manfaat Ilmiah
Karya tulis ilmiah ini diharapkan dapat menambah
khasanah ilmu dan pengetahuan dan sebagai referensi bagi
peneliti selanjutnya, khususnya pada kasus Hipertensi.
2. Manfaat Praktis
Karya tulis ini dapat menjadi sumbangsih referensi bagi
instansi rumah sakit khususnya Rumah Sakit Tk. II Pelamonia

5

Makassar dalam proses manajemen pemberian asuhan
keperawatan khususnya pada kasus Hipertensi.
3. Manfaat Bagi Peneliti
Karya tulis ilmiah ini dapat menambah khasanah ilmu
pengetahuan peneliti dalam bidang ilmu keperawatan serta
penerepannya dalam proses keperawatan khususnya pada kasus
Hipertensi.