Anda di halaman 1dari 7

Nama Anggota

Dessy Susanti (ERC1C012037)


Fuad Rahardi (EC1C012006)
Kholila Okdatami (ERC1C012133)
Kurnian Nufis Virhith (EC1C012005)


Pengertian Desentralisasi
Istilah desentralisasi digunakan dalam sejumlah besar
literature yang beragam. Dengan demikian, istilah ini
memiliki arti berbeda bagi orang yang berbeda.
Desentralisasi mempunyai beberapa arti yaitu :
Suatu organisasi administrative adalah tersentralisasi
sejauh keputusan dibuat pada tingkatan yang relative
lebih tinggi dalam organisasi tersebut; terdesentralisasi
sejauh keputusan itu didelegasikan oleh manajemen
puncak kepada tingkatan wewenang eksekutif yang
lebih rendah.( H.A. Simon)

Alasan-alasan dibutuhkannya Desentralisasi
Mencakup Hal-hal
Desentralisasi membebaskan manajemen puncak untuk fokus pada
keputusan-keputusan strategis jangka panjang dan bukannya terlibat
dalam keputusan-keputusan operasi. Hal ini berarti penggunaan yang
lebih baik atas waktu manajerial yang sangat berharga.
Desentralisasi memungkinkan organisasi untuk memberikan respons
secara cepat dan efektif terhadap masalah, karena mereka yang paling
dekat dengan suatu masalah (manajer lokal) memilih informasi yang
paling baik dan oleh sebab itu dapat memberikan respons lebih baik
terhadap kebutuhan-kebutuhan lokal.
Sistem yang tersentralisasi tidak mampu menangani semua informasi
rumit yang diperlukan untuk membuat keputusan yang optimal.
Desentralisasi menyediakan dasar pelatihan yang baik bagi
manajemen puncak masa depan.
Desentralisasi memenuhi kebutuhan akan otonomi dan dengan
demikian merupakan suatu alat memotivasional yang kuat bagi para
manajer.
Pilihan atas struktur desentralisasi yang sesuai
membutuhkan dua keputusan inti
1) Bagaimana membagi tugas/keputusan dalam suatu
organisasi
2) Sistem akuntabilitas seperti ini yang sebaiknya
diterapkan terhadap sumber daya yang digunakan
dalam melaksanakan berbagai tugas/keputusan
PENGEMBANGAN ANGGARAN
DASAR
Pilihan atas struktur yang sesuai merupakan langkah pertama di jalan
yang menuju pada desentralisasi. Tugas yang sama pentingnya adalah
pengembangan anggaran dasaryakni, sekelompok aturan dan prinsip
operasi yang akan mengatur hubungan antara subunit dengan kantor
pusat (KP) dan antara satu subunit dengan subunit yang lain.
Hubungan antarunit memerlukan penetapan pedoman untuk
mengatur pertukaran antara satu subunit dengan subunit yang lain.
1. Pendelegasian Aktivitas.
2. Menerapkan Norma-norma Keperilakuan.
3. Klarifikasi Hubungan Antarunit.
4. Pendekatan Kompetitif versus Kolaboratif.
5. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pilihan
6. Desentralisasi dan penentuan harga transfer.
7. Jenis-jenis harga transfer.
8. Harga Transfer dan Anggaran Dasar Desentralisasi.

Mengukur dan Mengevaluasi
Kerja
Atribut-atribut dari ukuran-ukuran kinerja yang
kemungkianan besar akan mengarah pada keselarasan
tujuan adalah :
1. Kemampuan untukmengendalikan/kontrolabilitas
(controllability).
2. Kelengkapan.
3. Pemisahan aktivitas dan evaluasi manajerial.