Anda di halaman 1dari 1

Pembahasan prosedural lapak furosemid

Pada praktikum pembuatan tabket furosemid ini, metode pencetakan yang digunakan
adalah metode kempa langsung. Metode kempa langsung adalah pembuatan tablet dengan
mengempa langsung campuran zat aktif dan eksipien kering. Metode kempa langsung ini
cocok untuk zat aktif yang tidak tahan panas dan lembab. Alasan pemilihan metode ini yaitu
furosemid merupakan zat yang tidak tahan panas dan air sehingga tidak cocok jika dikempa
dengan metode granulasi basah. Selain itu, furosemid juga memiliki daya kompresibilitas
yang cukup baik sehingga tidak perlu digunakan metode granulasi kering. Akan tetapi, sifat
alir furosemid buruk, sehingga perlu ditambahkan kombinasi Mg stearat dengan talkum
lubrikan dan glidan sebagai untuk membantu memperbaiki sifat alirnya.
Pertama, disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Setelah alat dan bahan siap,
bahan kemudian diayak lalu ditimbang sesuai formula untuk 500 tablet. Zat yang ditimbang
yaitu Furosemid sebanyak 2 g, Avicel pH 102 25 g, Sodium Starch glycolate 2 g,
Magnesium stearat 1,5 g, dan Talcum sebanyak 1,5 g.
Setelah diayak dan ditimbang, bahan-bahan tersebut kemudian dicampurkan dalam
kantong plastik dan dikocok selama 15 menit. Penambahan Mg stearat diberikan terakhir
agar dapat melapisi semua bahan karena fungsinya adalah sebagai lubrikan yang berguna
untuk mereduksi gesekan granul dengan lubang cetakan selama kompresi dan ejection.
Ukuran yang relatif seragam memudahkan proses pencampuran karena antara partikel yang
satu dengan partikel yang lain akan memiliki peluang yang sama untuk bercampur.
Pencampuran harus berlangsung secara diffusive mixing, yaitu perpindahan yang terjadi
bukan perpindahan secara kelompok tetapi perpindahan masing-masing partikel secara
difusi. Jika yang terjadi perpindahan secara berkelompok, campuran akan sulit menjadi
homogen. Sifat fisik masing-masing bahan dalam obat tersebut merupakan hal yang sangat
kritis, adanya perubahan sedikit atau kesalahan perbandingan komposisi dapat mengubah
sifat alir dan kegagalan proses pengempaan.
Setelah proses pengocokan selesai, selanjutnya serbuk ditimbang sebanyak 10 g
untuk dilakukan evaluasi....