Anda di halaman 1dari 3

Laporan Praktikum Mekanika Batuan 2014

JERY INDRAWAN 1-1


H1C112044

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Mekanika batuan merupakan suatu cabang dari ilmu geomekanika.
Mekanika batuan adalah ilmu pengetahuan geologi yang membahas menganai
perilaku batuan apabila batuan tersebut dikenakan suatu gaya (stress), yang
diantaranya ada gaya tekan, gaya tarik, gaya ganda (couple), gaya putaran dan
lain-lain. Dalam mekanika batuan, kita dapat mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik
dari suatu batuan. Hal-hal ini yang menyebabkan mekanika batuan memiliki peran
penting dalam operasi penambangan, seperti pekerjaan pembuatan terowongan,
pemboran, penggalian, peledakan dan pekerjaan lainnya.
Mekanika batuan sangat penting dipelajari karena sangat erat kaitannnya
dengan kegiatan pertambangan. Secara garis besar ilmu mekanika batuan
digunakan dalam kegiatan eksplorasi, yaitu penentuan sifat-sifat hidromekanika
dari massa batuan induk pada lokasi pertambangan, perumusan model tambang,
aplikasi metode matematis serta komputerisasi untuk mengkaji beberapa tata letak
serta strategi tambang. Dalam kegiatan produksi pertambangan mekanika batuan
dapat berguna untuk pemantauan kinerja batuan akibat operasi pertambangan.
Sumberdaya bumi yang meliputi mineral, air, minyak bumi dan panas bumi
adalah andalan dalam melaksanakan pembangunan nasional. Pemahaman
endapan bahan galian secara lebih ilmiah dengan menggunakan teknologi maju
akan sangat membantu dalam kegiatan penambangan, pengolahan dan
mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kerusakan lingkungan. Untuk
itu dibutuhkan para ahli dalam dunia teknik pertambangan, yang memiliki
kemampuan, kecakapan dan keterampilan dalam pengembangan atau
penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengupayakan
penggunaannya bagi masyarakat, bangsa dan negara khususnya dalam bidang
pertambangan. Sebagai ahli geologi dan pertambangan, setidak-tidaknya harus
memenuhi beberapa kriteria, yaitu memiliki kepribadian yang baik dan integritas
yang cukup memadai dalam dunia geologi khususnya pertambangan, memiliki
kemampuan pada perencanaan, eksplorasi, perancangan, eksploitasi dan
pengolahan dalam industri pertambangan, memiliki kemampuan untuk ikut serta


Laporan Praktikum Mekanika Batuan 2014
JERY INDRAWAN 1-2
H1C112044

dalam pengembangan IPTEK di bidang teknik pertambangan, memiliki kemampuan
dasar untuk melakukan penelitian dan memecahkan masalah-masalah di bidang
industri pertambangan, memiliki rasa kerjasama dan mampu bertahan di segala
macam medan dan kondisi geologi di alam.
Para ahli geologi selalu berinovasi untuk menemukan hal-hal baru yang
dapat membantu dunia pertambangan. Hal-hal yang sering dilakukan adalah
pencarian suatu sumberdaya yang dapat ditambang dan memperhitungkan
cadangan dari sumberdaya tersebut, melakukan aktivitas penambangan mulai dari
pengupasan over burden (OB), pengambilan, pengolahan sampai penjualan, dan
juga merancang permodelan geologi yang nantinya dijadikan sebagai titik acuan
dalam kegiatan penambangan, seperti kenampakan permukaan bumi dan juga
persebaran batuan (formasi batuan).
Dari pengalaman di lapangan telah dibuktikan bahwa aplikasi mekanika
batuan digunakan untuk rancangan dan pelaksanaan operasi penambangan.
Aplikasi mekanika batuan telah berhasil meningkatkan efisiensi struktur-struktur
dalam tambang dan faktor keamanannya. Struktur-struktur tersebut berupa lereng
penggalian, lubang bukaan dan sebagainya. Dari aplikasi mekanika batuan inilah
semua kegiatan dalam dunia pertambangan dapat dilakukan dengan baik dan juga
aman (safety).
Pertambangan di indonesia sudah marak-maraknya dilakukan di setiap
daerah-daerah yang berpotensi memiliki bahan galian yang ekonomis. Membuat
lahan bukaan tambang itu tidak semudah hanya menggali saja tanpa ada
perhitungan dan perhatian terhadap kondisi lingkungan, batuan dan tanah itu
sendiri. Di Indonesia yang kaya akan sumberdaya alam, baik yang berupa makhluk
hidup maupun benda mati terutama batuan yang bernilai ekonomis, layak membuat
Indonesia dijadikan sebagai zona pertambangan. Singkapan menjadi faktor penentu
keterdapatan suatu batuan, yang berarti ada atau tidaknya batuan yang kita cari di
suatu daerah. Di Indonesia banyak sekali jenis-jenis batuan, baik yang diketehui
maupun yang tidak diketahui keterdapatannya, seperti batu kuarsit, batu serpentinit,
batulempung, batu tuff, batugamping, batu gabro dan masih banyak lagi yang
tersebar di berbagai daerah.
Di setiap waktu dan tempat di dunia ini selalu ada suatu permasalahan,
seperti permasalahan dalam mekanika batuan yang harus dibahas dan diselesaikan
atau dengan kata lain dicari solusinya untuk memecahkan permasalahan tersebut.
Permasalahan dalam mekanika batuan dapat disebabkan oleh faktor manusia


Laporan Praktikum Mekanika Batuan 2014
JERY INDRAWAN 1-3
H1C112044

(human error) dan gejala alamiah. Persoalan rekayasa yang umumnya berkaitan
dengan peran mekanika batuan mulai dari tahap pra-rancangan hingga tahap
operasional. Permasalahan yang akan dibahas kali ini adalah pengujian sifat fisik
dan sifat mekanik dari batu kuarsit. Untuk mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik
suatu batuan, kita dapat melakukan berbagai macam uji coba, baik itu di lapangan
secara langsung atau insitu maupun di laboratorium, seperti uji sifat fisik, uji kuat
tekan uniaxial, uji kuat tarik tidak langsung, uji kuat geser langsung, uji triaksial, uji
cepat rambat gelombang, uji schmidt hammer, dan uji beban titik (point load test).
Yang melatar belakangi pengujian pada batu kuarsit adalah banyaknya
penelitian yang dilakukan oleh orang lain, terutama para ahli yang bertujuan untuk
mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik dari batu kuarsit. Pengujian ini dilakukan
agar kita sendiri dapat memahami dan mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik dari
batu kuarsit.
1.2. Tujuan Praktikum
Adapun beberapa tujuan dari praktikum mekanika batuan, yaitu sebagai
berikut :
1. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan preparasi sampel uji batuan.
2. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji kuat tekan uniaksial.
3. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji sifat fisik batuan.
4. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji kuat tidak langsung.
1.3. Manfaat Praktikum
Adapun beberapa manfaat dari praktikum mekanika batuan ini, yaitu sebagai
berikut :
1. Memberikan pemahaman tentang ilmu mekanika batuan terutama mengenai sifat
fisik batuan dan pengujian batuan dalam skala laboratorium.
2. Mendapat hasil data dan suatu gambaran di ketika dilakukannya pengujian sifat
fisik dan sifat mekanik batuan di laboratorium, sehingga dapat diaplikasikan pada
konstruksi bidang rekayasa pertambangan.
1.4. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Praktikum
Praktikum Mekanika Batuan ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi
Pertambangan, Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas
Lambung Mangkurat, Banjarbaru, pada hari Senin, 24 Februari 2014.